[Sinopsis] All For You Episode 2

Jawaban 1997 Episode 2 : "Becoming More and More Different"

Kita masuk ke Episode 2 Sitcom Answer Me 1997/Answer To1997/Reply 1997 dimana Episode ini penuh dengan langkah menuju dewasa dan juga cinta. Jika di Episode 1 Narasi dilakukan oleh Sung Shi Won (Jung Eun Ji) maka di episode 2 narasinya oleh Yoon Yoon Jae (Seo In Guk). Note : Untuk tulisan dalam tanda petik adalah Narasi Yoon Yoon Jae^^

-Juli, 2012, Reuni SMA Busan-
Kembali ke Reuni Shi Won dkk. Mereka masih menikmati reunian mereka. Yoo Jung berbisik pada Shi Won dan membuat Shi Won terkejut. Sepertinya Yoo Jung akan melakukan operasi plastik. Shi Won berkata apa kau gila? Yoo Jung mengatakan kalau ia akan terlahir kembali sebagai wanita berdada besar. Yoon Jae yang duduk di samping Yoo Jung mendengarnya, operasi? kau akan melakukan operasi? Yoo Jung berkata itu bukan urusan Yoon Jae. Yoon Jae berkata para wanita punya banyak rahasia. Yoo Jung membela dengan mengatakan operasi itu hanya bisa dilakukan perempuan. Sung Jae jelas menebak benar : Dada? Operasi di thailand paling bagus. Yoo Jung merasa mlu dan marah, ia menjambak Sung Jae, wkwkwkwk. “Ada operasi yang hanya bisa dilakukan laki-laki..."
 
-Musim Semi, Februari 1997- Yoon Jae bersama ibu di klinik, Yoon Jae habis disunat (HAAA??? 18 tahun???). Ia minta ibu tidak mengatakan pada Shi Won. Ibu bertanya, apa kau malu? Yoon Jae berjalan gaya orang baru di sunat (HAHAHHAHHA) dan berkata iya. Ibu mengatakan ia akan mengunci mulutnya. Jadi Yoon Jae jangan khawatir. Yoon JAe berkata lagi, pokoknya Shi Won jangan sampai tahu.

Dan sang gadis sedang berlari menuju Yoon Jae dan langsung memeluk Yoon Jae dari belakang, tepatnya piggy rideback. Shi Won berkata : Uri Yoon Jae sudah menjadi laki-laki seutuhnya sekarang! Ibu menarik Shi Won sehingga gadis itu jatuh. Yoon Jae kesakitan dan malu. Shi Won menggodanya lagi, apa itu menyakitkan? Aku tak tahu rasanya. Tapi kau harus hati-hati.

Yoon Jae memandangi ibu dengan pandangan mencurigakan. Ibu mengatakan bukan dia yang memberitahu Shi Won. Gadis itu yang terlalu punya mata jeli. Ibu menghiburnya dan mengatakan akan memasakkan sup enak untuk Yoon Jae. Yoon Jae berkata ayah Shi Won belum tahu. Ibu mengatakan ia akan menutup mulutnya juga. Kecuali gadis ini, aku tak akan membiarkan siapapun tahu. Tapi kemudian mereka lewat didekat ajumma dan ajumma itu bertanya : Apa operasi Yoon Jae lancar? HAHHHHAHHAH. Ibu melepaskan tangannya, atau Yoon Jae yang melepaskan tangannya dari ibu. Sepertinya semua orang tahu.

Beberapa saat kemudian mereka melewati seorang ajusshi dan ajusshi itu juga tahu, L.O.L. Ibu dan Shi Wan takut Yoon Jae marah dan segera mempercepat langkah mereka. Sementara Yoon Jae mengikuti mereka dari belakang dengan kaki terjepit. Sepertinya sleuruh orang sudah tahu. HAHHHAHA.
Shi Won sedang mencoba menari tarian Candy milik HOT, sementara Yoon Jae ada di kamar Shi Won mencari sesuatu. Shi Won berteriak ia meletakkannya sekitar sana. Yoon Jae berkata tidak ada, ia ingin Shi Won mencarikannya. Tapi Shi Won tetap menyuruhnya mencari sendiri. Yoon Jae lagi-lagi berteriak ia tak bisa menemukannya, apa SHi Won sudah kehilangan benda itu. Shi Won tak konsentrasi latihan, ia akhirnya pergi ke kamarnya. Shi Won berkata : Apa kau bodoh? Itu saja tidak bisa kau temukan? Ia mulai menghina Yoon Jae dan terus berbicara. Yoon Jae hanya menunduk sambil menerima satu per satu benda yang dikeluarkan Shi Won dari tasnya. Shi Won tak sengaja mengeluarkan pembalut, mereka saling pandang sampai ayah masuk dan mengucapkan selamat atas operasi Yoon Jae. Yoon Jae kesal karena semuanya tahu mengenai dia yang di sunat. Sementara itu Shi Won dan Yoon Jae masih memegang pembalut itu, sampai akhirnya Yoon Jae sadar dan melepaskannya. L.O.L

-Busan, April 1997-
Ibu dan Tae Woong sedang main Go Stop (permainan kartu Korea). Ayah sedang sakit perut dan minta obat pada ibu. Tapi ibu bilang nanti juga sembuh. Ibu berkata pada Tae Woong, mereka akan makan snack tengah malam kalau Tae Wong bisa memenangkan uang pamannya. Ayah mencoba berkonsentrasi, tapi perutnya sakit lagi. Ayah kembali ke kamar mandi dan minta ibu jangan curang. Tapi Ayah bahkan baru nyampe pintu, ibu sudah melihat kartu yang dimiliki ayah. Tae Wong hanya tersenyum. Ibu bertanya bagaimana keadaan Yoon Jae sekarang pasca operasi, Tae Wong menjawab harusnya ia sangat sehat setelah itu.
 Flashback, pagi itu... Tae Woong bangun dan masih mengantuk. Ia membuka pintu kamar mandi dan Yoon Jae sudah ada disana, sedang mencuci. Tae Woong bertanya, kau mimpi lagi? Hari ini siapa? HAHHAHAHHAHA, Tae Woong menggoda adiknya yang beranjak dewasa itu. Yoon Jae malu dan kesal, ia lalu menutup pintu.

Kembali saat bermain Go Stop. ayah sepertinya sudah sembuh. Ia kembali bermain serius. Ibu dan Tae Woong juga. Ibu sudah 2 kali mennag, dan ayah tak ingin kalah lagi. Dan ibu ternyata menang lagi. Ibu senang. Tae Woong bertanya dimana Shi Won. Ibu dengan tenang mengatakan kalau Shi Won kabur dari rumah. Shi Won bertengkar lagi dengan ayahnya.

-2 Jam Lalu-
Orang tua makan siang. Tapi Shi Won belum juga turun dari kamarnya. Ayah berteriak memanggil putrinya itu. Ibu terganggu dengan teriakan ayah dan berkata kalau anak itu lapar ia akan makan sendiri. Ayah berkata anak itu pasti sedang membuat surat cinta untuk monyet itu. Lalu ayah melihat ada surat di meja makan. Ibu berkata itu surat dari sekolah. Ayah membukanya dan membacanya. Itu surat peringatan dari sekolah, Shi Won mendapat peringkat ke-48 dari 48 siswa. Ayah terkejut puterinya di peringkat terakhir. Sementara ibu biasa-biasa saja.

Dan Shi Won di kamarnya memakai headphone, makanya ia tak bisa mendengar panggilan ayahnya yang marah besar. Ia mendengarkan mudik HOT sambil melihat koleksi foto Tony. Ayah masuk ke kamar dan mulai marah. Ayah bertanya Shi Won tahu atau tak tahu kalau ia ada diperingkat terakhir? Shi Won dengan tenang menjawab ia tahu sambil memakai kembali headphonenya. Ayah : Kau ingin jadi apa dewasa nanti? Shi Won : Istri Tony. Ayah mulai marah dan kembali melepas Headphone Shi Won. Siapa yang mau menikahi otak ayam sepertimu? Ia memandingkan Shi Won dan Yoon Jae yang selalu dapat peringkat pertama.

Ayah menceramahi Shi Won habis-habisan. Dan ayah menyalahkan semuanya karena Tony. Ia mulai mengambil poster yang terpasang didinding dan menyobeknya. Shi Won menghentikannya. Ayah marah-marah dan mengiha Tony. Shi Won marah dan berkata cabut kembali ucapan ayah yang menghina Tony. Tapi ayah mengatakan kalau Shi Won berani melawan. Gadis bodoh, orang ini juga bodoh. ayah kembali menyobek poster HOT yang dipasang di dinding. Ayah benar-benar kesal. Sepeninggal ayahnya, Shi Won menangis di kamarnya sambil mencoba memperbaiki poster Tony yang rusak. Tapi rusaknya terlalu parah sehingga tak bisa meski telah diselotip. Ia sangat sedih dan terus minta maaf pada oppanya

Kembali ke saat main Go Stop, ayah kembali kalah, dikalahkan ibu untuk kesekian kalinya. Sepertinya ibu memang berbakat main Go Stop, hahhaah. Tae Woong berkata Shi Won pasti sangat marah, ajusshi terlalu berlebihan. Ibu tak terlalu khawatir karena Shi Won pasti mencari Yoon Jae nantinya. Sementara itu Yoon Jae sedang merenung memandangi jendela. Entah apa yang ia pikirkan. Sepertinya ia galau.

 Shi Won sendiri mencoba menghubungi seseorang di telpon umum. Tapi setelah ia memasukan koin, ia tidak jadi menelpon. Di rumah, ibu masih memenangkan permainan Go Stop. Ayah kalah telak. Mereka juga memperdebatkan masalah Shi Won yang bodoh dan juga mengenai Yoon Jae. Tae Wong mengatakan kalau Shi Won gadis yang ceria dan pandai bergaul, sedangkan Yoon Jae pemalu dan tidak pandai bergaul, ia khawatir bagaimana nasib adiknya itu kelak.

 -9 Jam lalu-
Di kelas, Yoon Jae sedang belajar. Sung Jae terus mengganggunya. Yoon Jae mengatakan ia tak mau tanpa melihat pada Sung Jae. Namun sung Jae terus memaksanya. Sung JAe menyodorkan sebuah kaset pada Yoon Jae dan minta Yoon Jae mendengarkannya. Namun Yoon Jae tak mau, ia kesal dan mengatakan nama penyanyinya saja Yangpa (=bawang). Itu hanya lagu cinta anak kecil. Yoon Jae mulai menghina lagu itu membuat Sung Jae kesal. Sung Jae mengatakan Yoon Jae sama saja mengesalkannya seperti kakaknya. Dan bodohnya, Yoon Jae mengatakan jika lagu itu menjadi hit , maka ia akan telanjang di lapangan sekolah khusus wanita.

1 bulan kemudian di sekolah khusus wanita Busan, Sung Jae dan Joon Hee sedang tertawa melihat Yoon Jae setengah telanjang di lapangan. Yoon Jae malu minta ampun, tapi itu adalah janjinya dulu. Yoon Jae jungkir balik disana dipandangi oleh siswi SMA itu yang memandang aneh pada Yoon Jae. Joon Hee bertanya ada apa sebenarnya. Sung Jae menjawab kalau sekarang Yangpa sangat terkenal, makanya aku kesini. Sementara Yoon Jae jungkir balik, Sung Jae dan Joon Hee kabur.

-9 Jam sebelumnya, sebelum hal itu terjadi-
Shi Won didalam kelas bersama teman-temannya. Ia menunjukkan majalah dimana HOT berpose paling keren. Mereka membuka majalah itu dan terpesona dengan foto idola mereka. Shi Won menyobek satu poster san memberikannya pada Dan Ji. Berikutnya muncul gambar Kang Ta dan Yoo Jung mengaku itu suaminya. Shi Won menyobeknya untuk Yoo Jung. Saat membalik halaman selanjutnya, mereka menemukan foto rival dari HOT, idol Sechkies dan mereka lalu cemberut. Sebelum Shi Won menutup majalahnya, Yoo Jung menghalanginya, ia ingin foto Woo Hyuk oppa juga, yang disebelahnya adalah foto Eun Ji Won, member Sechkies. Dan Shi Won merobekkan untuknya.

Kelas dimulai, guru meminta mereka mengeluarkan tugas rumah. Yang tidak mengerjakan tugas disuruh ke depan. Guru tiba di bangku Shi Won, dan ia tak membuat tugas. Guru tanya kenapa. Shi Won mengatakan kalau bukunya dipinjam oleh temannya, makanya ia tak membuatnya. Guru tanya siapa yang meminjamnya. Shi Won kaget dan mengatakan Yoon Yoon Jae. Guru memanggil Yoon Jae. Tanpa tahu apa-apa Yoon Jae jujur menjawab ia tak meminjamnya. Guru marah dan Shi Won duduk sambil mengangkat kedua tangannya di luar kelas. Ia kesal karena Yoon Jae tak membantunya sama sekali.

 -7 jam sebelumnya pertandingan (mungkin maksudnya sebelum main Go Stop itu kali ya)-

(Suer, drama ini banyak banged Flashback-nya. Didalam Flashback, ada flashback lagi). Saat pelajaran olahraga, Yoon Jae dan Sung Jae bermain basket. Sedangkan Shi Won, Yoo Jung dan Joon Hee duduk dekat lapangan. Tangan Shi Won masih pegal. Shi Won masih mengutuk Yoon Jae dan memanggilnya dengan panggilan menghina. Sementara Yoo Jung masih terpesona dengan Yoon Jae. Ia bahkan memuji Yoon Jae yang langsung di patahkan oleh argumen Shi Won yang masih kesal pada Yoon JAe. Sung Jae menyadari kehadiran Shi Won dan minta Yoon Jae segera minta maaf atas kejadian tadi. Yoon Jae mencetak gol lagi dan Yoon Jae menang. Hukumannya Sung Jae harus membelikan makanan. Saat Sung Jae akan pergi, Yoo Jung berteriak minta dibelikan roti.

Joon Hee membuka kotak makan bawaannya. Ada sushi. Shi Won dan Yoo Jung kagum. Yoon Jae datang dan duduk didekat Yoo Jung. Shi Won jutek mengatakan Joon Hee membawanya bukan untuk Yoon Jae. Shi Won berubah baik saat bicara dengan Joon Hee, ia minta Joon Hee memakannya bersamanya. Yoo Jung mengambil satu kotak dan akan menyuapi Yoon Jae. Tapi Yoon Jae menolak. Shi Won membuka makanan kaleng dan jarinya terluka. Joon Hee dengan sigap membantunya. Tangan Shi Won berdarah dan Yoo Jung khawatir. Bener deh, Yoon Jae tak peduli dan melanjutkan makannya. Shi Won mengatakan ia baik-baik saja. Yoon Jae mencemoohnya dengan mengatakan kau tak akan mati karena itu. Shi Won kesal dan menendang Yoon Jae hingga jatuh. HAHAHHAHHAHHA.

Kembali ke permainan Go Stop, ibu, ayah dan Tae Woong. Ibu sepertinya berbuat curang hingga ayah menghentikannya dan minta Tae Woong lebih mengawasi ibu. Ibu masih bertanya-tanya jika Shi Won tidak ke rumah Yoon Jae, lalu kemana ia? Sementara itu Shi Won akhirnya menghubungi pager Yoon Jae. Namun tak diangkat. Shi Won sedikit resah. 

-4 Jam sebelumnya-
Shi Won sedang mencari sesuatu di rerumputan. Sepertinya ia menemukan apa yang ia cari dan ia tersenyum senang. Dalam perjalanan pulang sekolah, ia diikuti oleh Yoon Jae. Yoon Jae minta maaf pada Shi Won. Shi Won bertanya kau benar-benar ingin minta maaf? Yoon Jae berkata iya. Shi Won berkata lain kali kau tak akan begini lagi? Yoon Jae mengangguk. Shi Won mengerti dan menyuruhnya mendekat. Yoon Jae agak ragu, kau tidak akan memukulku dengan kakimu kan? Hehehheheh Shi Won mengatakan ia tak akan memukul Yoon Jae. Yoon Jae perlahan mendekat, dan mendekat. Setelah cukup dekat, Shi Won tersenyum dan minta Yoon Jae mengulurkan tangannya. Yoon Jae masih ragu sehingga Shi Won menyuruhnya lebih cepat.
Yoon Jae : Ini bukan hal yang menakutkan, bukan? Shi Won : Bukan. Yoon Jae mengulurkan tangannya. Shi Won lalu memberikan sesuatu di tangan Yoon Jae dan menyuruh Yoon Jae menutupnya. "Ada dua hal yang aku takutkan di dunia ini. Sung Shi Won dan katak". Yoon Jae perlahan membuka tangannya dan KATAK kecil. Yoon Jae terkejut dan mulai takut. Ia mencoba menyingkirkan katak itu, tapi tak mau. Ia ketakutan setengah mati. Tapi Shi Won masih mengerjainya. Ia mengambil katak tadi dan mendekatkannya ke wajah Yoon Jae yang terbirit ketakutan. Ia mencoba lari dari Shi Won dengan mengatakan : Gadis gila, gadis gila. Shi Won tak semudah itu melepaskannya. Ia menarik jas Yoon Jae sehingga Yoon Jae terpaksa melepaskannya dan berlari menjauhi Shi Won. LOL. Mereka menuruni tangga sambil berlari. Yoon Jae masih berusaha menjauh dari Shi Won dan katak itu. Ia terus mengatakan Shi Won gadis gila. Dan di ujung tangga terjadi hal yang cukup mengejutkan. Tak sengaja, Yoon Jae salah menaruh tangannya, ia menaruhnya tepat di dada Shi Won. HAHAHHHHAAHHAHAAHHA.

Sepertinya waktu terhenti. Berhenti untuk mereka yang saling pandang. Kembali ke tempat Shi Won yang menghubungi Yoon Jae di telpon umum. Ia ingat kejadian memalukan itu dan sepertinya enggan menghubungi Yoon Jae, lagi. Shi Won menghela nafas dan menutup telponnya. Sementara itu Yoon Yoon Jae masih duduk di meja belajarnya yang menghadap kaca jendela. Yapz, ternyata hal itu lah yang menjadi penyebab galau hatinya. Hehehheh. Dan akhirnya Shi Won menghubungi Yoo Jung. Ia bertanya dimana Yoo Jung sekarang. Shi Won mengatakan ia menghubungi rumah Yoo Jung tapi Yoo Jung tak ada. Shi Won mengaku ia kabur dari rumah karena ayahnya sangat marah padanya. Aku akan menunggu di kamarmu, cepatlah kembali.

Yoo Jung sendiri ada di telpon umum lain. Mendengarkan pesan itu dan terkejut karena Shi Won mau ke rumahnya. Ia panik dan segera berlari.
Kali ini Scene beralih secara cepat. Dari permainan Go Stop di rumah Shi Won dimana ibu masih unggul, Shi Won yang dalam perjalanan menuju rumah Yoo Jung dan Yoo Jung yang panik berlari untuk menghalangi Shi Won. Shi Won tiba di rumah Yoo Jung. Ibu Yoo Jung mengatakan kalau Shi Won bisa menunggu di kamar Yoo Jung karena sebentar lagi Yoo Jung pulang. Yoo Jung berlari dan memasuki rumahnya. Shi Won membuka kamar Yoo Jung dan menyalakan lampu. Ia melihat sesuatu, tepat saat Yoo Jung tiba di tangga. (IKLAN!!! TVN Memang pandai membuat kapan iklan di tayangkan, AAAKKKH KAu juga mengalami ini saat menonton Queen In Hyun's Man).

Permainan Go Stop masih berlanjut dengan ibu yang akan mendapatkan kemenangan. Ibu sangat senang dan terus tertawa karena ia akan menang lagi. Namun ayah dan Tae Woong punya rencana, mereka saling melirik dan akhirnya mengeluarkan kartu bagus. Ayah bersorak permainan berakhir dengan kekalahan ibu. Ibu yang tadi kesenangan langsung berubah wajah. Ia kesal dan memukul kepala ayah. Ayah terkejut. Ibu juga terkejut ia tak sengaja atau mungkin karena kesal ia tak sadar itu suaminya. HAHHHAHHAHHAH.

Kembali ke ketegangan yang terjadi antara Shi Won yang menatap Yoo jung dengan tatapan 'jadi kau selama ini...' dan Yoo Jung yang panik menatap Shi Won. APA MASALAHNYA???? Shi Won menyeringai melihat kamar Yoo Jung dipenuhi dengan poster idol Sechkies. Ada tanda hati, catatan-catatan keinginan Yoo Jung dengan Sechkies, majalah yang ada Sechkies-nya, bahkan gambar Eun Ji Won yang ditulisi dengan keinginan Yoo Jung. WOW. Di rumah, Ayah murka karena kepalanya di pukul oleh ibu. Ia kesal dan marah pada ibu. Tae Woong mencoba menghentikan mereka. Kasian Tae Woong yang ada di tengah pertengkaran suami istri itu.

"Go Stop adalah sebuah permainan dimana kau harus bertanding dengan nilai sama agar menang. Ada satu masa dimana kita berjuang menjadi sama. Tapi ada saatnya, kita menjadi berbeda. Bahwa kita bisa menjadi orang yang berbeda, itulah kenapa sangat sulit untuk mengakui saat itu? Setiap orang berbeda, itu hukum alam, hukum kehidupan manusia. Delapan belas tahun. Kami menjadi dewasa, menjadi orang yang berbeda. Dan harus menerima perbedaan itu yang artinya kami menghadapi lagi satu konsekuensi untuk tumbuh dewasa".

Kenangan saat-saat mereka ikut konser HOT terbayang. Mereka sangat ceria sa itu. Sepertinya Shi Won beneran marah. Yoo Jung menangis sambil menelpon di telpon umum. Yoo Jung minta maaf. Walau begitu ia tak membenci HOT oppa. Hanya saja Sechkies masuk begitu saja kedalam hatinya. Diseberang sana Shi Won menerima telpon dari Yoo Jung (Shi Won sudah pulang ke rumahnya kayaknya). Ia tak percaya Yoo Jung menangis karena itu. Ia tak menutup telponnya dan membuangnya.
Dan Yoon Jae masih galau di kamarnya.

Beberapa waktu kemudian, Shi Won sehabis membersihkan kelas dan menemui Yoon Jae yang baru selesai olahraga. Yoon Jae mencuci kepalanya dan ia membuka bajunya. OMO!!! Mereka bertengkar mulut lagi. Yoon Jae mengomentari tubuh Shi Won, Shi Won mengatakan tubuhnya cantik. Saat akan pergi, Shi Won berhenti sejenak dan memperhatikan Yoon Jae. Dada yang bidang, wajah yang tampan. OUCH!!! Mereka sedikit kaku sekarang.  

"Musim semi 1997, Aku dan dia sudah memasuki masa kedewasaan. Kami sekarang sudah tak sama. Tapi aku ingin mengkonfirmasi sesuatu. Apakah rasa malu yang kami alami karena kini kami berbeda... atau Dia sudah menjadi cinta pertamaku."

Yoon Jae melihat Shi Won dengan tatapan penuh arti. Sementara Shi Won terlihat malu. Yoon Jae mendekat untuk mengkonfirmasi sesuatu. "Konfirmasi". Lalu Yoon Jae mencium Shi Won.

Lalu kenangan masa kecil mereka satu per satu muncul. Sejak kecil mereka saling menghibur satu sama lain. Saling berteman dengan akrab. Jika ada yang memberikan minuman pada Yoon Jae, maka ia akan memberikannya pada Shi Won. Padahala Yoon Jae tahu itu ungkapan cinta seseorang untuknya. Well, tapi ia memang sejak awal menyukai Shi Won yang selalu ada di sampingnya.

Ciuman mereka cukup lama. "Dalam hukum orang dewasa, anak laki-laki akan tumbuh menjadi seorang pria dan seorang gadis akan tumbuh menjadi wanita. Tapi masalahnya adalah, ketika seorang anak tumbuh menjadi seorang pria dan gadis itu masih tetap gadis. Ketika waktunya salah..."

Shi Won mulai gugup. Ia tak tahu harus berbuat apa. Bingung. Gugup. Dan pada akhirnya ia menendang kaki Yoon Jae : Kau brengsek! Rasakan itu! Yoon Jae kesakitan. Sementara Shi Won terus memukulinya. Yoon Jae berlari dan Shi won terus mengejarnya.

 -Seoul, 2012- (Music latar : A Pink - It Girl, my favorite Song of A Pink).
Kembali ke saat reunian, Sung JAe mengatakan pada saat SMA, bukankah kalian pernah tidak saling menyapa? Shi Won dan Yoo Jung menjawab bersama : kami? Sung JAe berkata saat itu adalah masalah serius. Joon Hee berkata ia juga mengingatnya. Shi Won membantahnya. Saat mereka berdebat, baju Shi Won sedikit tergeser sehingga tali bra-nya kelihatan. Yoon Jae menyadari hal itu dan ia membantu Shi Won menutupnya. Shi Won lalu tersenyum. Yoon Jae juga. OMO!! Aura apa ini? Apakah masih ada cinta diantara mereka??

-END-
 
Comment :
Aku rasa ayah terlalu jahat pada Shi Won. Tapi Shi Won juga salah. Karena ia menyukai dan terlalu menyukai oppa-nya itu, nilainya jadi anjlok. Harusnya kalau dia suka, maka ia juga tak lupa belajar. Jika ia tetap bisa mempertahankan prestasinya sambil menyukai idolanya, ayahnya nggak akan begitu marah. Pertengkaran antara sahabat memang sering terjadi. Aku juga pernah mengalaminya. Tapi sepertinya Shi Won dan Yoo Jung bisa mengatasinya dengan baik. Hari-hari mereka di masa SMA benar-benar bermakna ya. Pasti menyenangkan mengenang masa-masa itu bersama.

Usia 18 tahun bagi mereka, langkah menjadi dewasa, namun ada juga yang masih kekanak-kanakan. Andai saja aku masih 18 tahun saat drama ini di tayangkan. hikzzz... Kisah cinta yang terjalin manis. Yoon Jae bukannya cowok lemah. Walaupun Shi Won terlihat lebih bersemangat dari Yoon Jae, namun itu karena Yoon Jae memang sudah mencapai kedewasaannya atau hampir, sehingga ia lebih bisa mengatur emosinya.

Cinta pertamanya adalah teman sepermainannya sejak kecil. Pasti sulit baginya. Bagaimana hatinya berdebar pada gadis yang lebih menyukai Tony dibanding ayahnya. Tapi Shi Won sebenarnya juga punya perasaan yang sama. Hanya saja itu masih samar-samar baginya. AKH... menonton drama ini mengingatkan kita ke masa remaja, dimana ada banyak kenangan disana. Cinta, Keluarga, persahabatan dan perubahan. Saat menjadi dewasa kamu akan berbeda. Manfaatkan masa remajamu dengan baik ^^

Oia, aku hampir lupa. Katanya T-Shirt hadiah ultah Yoon Jae itu yang beli bukan Tae Woong, tapi Shi Won. Ternyata....

created by Hazuki Airin @ Clover Blossoms

.

0 comments:

Post a Comment

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story