[Sinopsis] Boku no Ita Jikan Episode 4 Part 2

-------------------------------------------------------------
Boku No Ita Jikan Episode 4 Part 2

Pagi harinya, Megumi sikat gigi dan cuci muka di kamar mandi. Rikuto masuk untuk mengawali aktifitas paginya. Megumi segera memebreskan barangnya, ia bertanya pada Rikuto, apa tidak apa-apa meninggalkan sikat giginya dan sabun mukanya disana. Rikuto menjawab dengan ketus, asal itu tidak mengganggunya.
Megu menghela nafas dan mengatakan ia tak akan menaruhnya disana. Ia bertanya, apa menurutmu aku menghalangimu?
Rikuto terus menggosok gigi sambil bertanya, kapan aku mengatakannya?
Megu terus merasa tak enak karena cara mengatakan Rikuto membuatnya berfikir begitu.

Rikuto mengentikan gosok giginya, ia menatap Megu, Apa begitu?
Megu tersenyum dan mengatakan Iya, kau harus berhati-hati jika tidak kau akan kehilangan teman-temanmu.
Megumi kemudian meninggalkan Rikuto. Rikuto memikirkan apa yang dikatakan Megumi.
*okay, aku mulai paham. kayaknya itu memang bawaan Rikuto deh, bukannya dia kesal atau apa, tapi cara bicaranya memang begitu, makanya ia ga punya teman.

Rikuto sedang memperbaiki suasana hatinya dengan bermain piano. Ia menutup matanya menikmati musik. Takuto keluar dari kamarnya dan melihat hal itu. Kemudian perhatiannya beralih pada mug couple dirinya dan Megu. Takuto berfikir dan kemudian meninggalkan rumah.

Malamnya Takuto pergi ke toko Ibu Megumi. Ibu cukup kaget melihat Takuto disana. Takuto mencari alasan ia ingin membeli sesuatu. Ibu heran melihat Takuto dan mengajaknya makan malam bersama karena Megu akan pulang telat malam ini.


Takuto makan dengan ibu Megumi. Ibu memuji Takuto karena makannya banyak. Ia sangat menyukai orang yang suka makan banyak, karena biasanya ia dan Megu makannya sedikit.
Ia juga mengatakan ayah Megu makannya banyak dan selalu bilang enak untuk setiap makanan yang ia masak. Ia takin kalau pasti ada masakannya yang tidak enak, tapi karena ayah Megumi selalu memuji masakannya, ia selalu ingin membuat makanan lebih banyak lagi.
Takuto tersenyum mendengarnya.
Takuto kemudian bertanya apakah ia boleh menanyakan sesuatu tentang ayah Megumi. Ibu memperbolehkannya.

Megumi baru selesai bekerja saat ia ditelpon oleh Shigeyuki yang meminta bertemu dengannya. Mereka bertemu di cafe. Shige memberikan hadiah pada Megumi, balasan untuk sandwich waktu itu. Shige memberikannya sekotak cokelat. Meski mengatakan kalau itu bukan hal yang istimewa, Shige cukup cepat menemukan ide dan alasan untuk bertemu dengan Megu.
Ia bahkan mengatakan kalau MEgu bukan pacar Takuto, ia ingin menjadi pacar Megu. Megu sampai kaget mendengarnya, tapi Shige mengatakan ia hanya bercanda.
Megu meminum kopinya dan Shige tak henti menatap megumi. ISh!

Takuto melihat album masa kecil Megumi. ada Megumi dan ayahnya juga.
Ibu datang membawa apel untuk dimakan. Takuto bertanya dengan hati-hati, saat itu, bagaimana ibu bisa mengetahui penyakit suaminya.
Ibu mengatakan ia tidak mengingatnya dengan jelas. Saat itu megumi masih kecil, ia harus tetap kuat dan menyokong suaminya. Ia tak punya waktu untuk menangis. Tapi air mata akan menetes saat ia tidak menduganya. Ia pernah menangis saat dikereta atau memandang kosong ke luar jendela. Takuto menatap ibu Megumi dan bertanya lagi apakah sulit untuk merawatnya.

Ibu mengatakan sulit, ayah megumi tak mau tinggal di rumah sakit, ia mau di rumah, jadi ia yang merawatnya.
Takuto bertanya lagi, apakah ibu pernah melarikan diri karena kesulitan merawat ayah.
Ibu menjawab pernah, hanya sehari, ia ingin menghabiskan waktu untuk dirinya sendiri.
Takuto menelan ludah. Ia sepertinya membayangkan jika nanti Megumi mengalami kesulitan seperti itu karena dirinya. Ia bertanya lagi, apakah ibu pernah berharap tidak bertemu dengan suaminya.
Ibu menjawab dengan cepat, Tidak. Aku tidak pernah memikirkan hal itu sekalipun.
Takuto menatap ibu dengan tatapan kaget.

Ibu terus mengupas apel dan mengatakan sesuatu sambil tersenyum. Ibu berkata, Penyakit tidak hanya memberikan beban kesulitan. Ada kalanya aku merasa bahagia, waktu yang aku habiskan bersama suamiku sangat berharga untukku.
Takuto tersentuh. Ia hampir menangis. Ia memalingkan wajahnya lalu melihat foto ulang tahun pertama Megumi kecil dengan ayah dan ibu disampingnya. Takuto berkata ayah megumi juga pasti sangat bahagia.
Kemudian mereka mulai makan apel bersama.

Takuto ke rumah sakit lagi. Disana langkahnya terhenti saat melihat pasangan suami isteri dimana suaminya menderita ALS. Takuto menatap mereka berdua. Suaminya di kursi roda dan sang istri menemaninya menikmati udara siang itu.
Takuto memandangi mereka seolah melihat masa depannya.
*Aigoo,, I wanna crying,, mana musiknya sedih lagi :'(

Takuto di kamarnya. Ia menatap formulir kesehatan ALS. Ia mulai mengisi biodatanya di formulir itu.
Ia kemudian teringat dengan Megumi. Ia kelihatan berfikir keras untuk melakukan sesuatu.

Hina dan Megumi sedang minum kopi di kedai kopi tempat Mamoru bekerja. Pelayan wanita bergosip dibelakang mereka. Mereka tidak percaya kalau gadis secantik Hina pacaran dengan Mamoru. Mereka bahkan menjelek-jelekkan Mamoru dan menganggapnya pembohong.
Mamoru yang baru tiba di cafe terkejut melihat Hina ada disana dan menegur pelayan itu.
Hina yang kesal berdiri dan mengatakan kalau ia memang pacar Mamoru. Mamoru tentu shock dengan hal itu.

Setelah pelayan wanita itu pergi, Mamoru mendekati Hina dan Megumi. Hina mengatakan ia tidak melakukannya untuk Mamoru. Ia hanya tidak suka pada penggosip. Ia selalu digosipkan dengan jelek seperti mengatakan dirinya adalah simpanan direktur dan lain sebagainya. Tapi sekarang ia merasa jauh lebih baik.
Mamoru tampak senang dan berterima kasih. Ia meninggalkan mereka dan kembali bekerja.
Megumi memuji Hina.

Megumi mendapat telpon dari Takuto yang ingin mengatakan sesuatu padanya.
Megumi siap mendengarkan, tapi Takuto mengatakan ia tak bisa mengatakannya di telpon. Dan mereka janjian untuk bertemu.

Megu penasaran dengan hal itu. Hina bertanya ada apa.
Megu mengatakan Takuto ingin mengatakan sesuatu, tapi tak mau mengatakannya di telpon. Hina excited dan mengatakan kalau Takuto pasti akan melamar Megu.
Megu tidak takin karena Takuto baru mendapat pekerajaan dan baru akan melakukan hal yang ia inginkan sekarang. KEmudian Megu mengatakan kalau saat ia tak ada dirumah, Takuto dan Ibunya makan malam bersama.
Hina makin Yakin kalau Megu akan dilamar Takuto. Megu memikirkan hal itu juga. Hina tertawa karena sekarang Megu memikirkan hal itu juga. Megu terlihat senang dan menanti hari itu tiba.

Megu sedang memijat tangan ibu dan bertanya pada ibunya apakah ibu bahagia menikah dengan ayah.
Ibu mengatakan tentu saja, jika tidak, Megu tak akan lahir.
Megu bertanya lagi, kenapa ibu memilih ayah?
Ibu menjawab, Jika bukan ayah orangnya, tidak bisa. Megumi akan mengetahuinya jika tiba waktunya.
MEgu tersenyum dan bertanya lagi, apa yang dikatakan ayah saat melamar ibu.
Ibu mengingat dan mengatakan tak ada yang istimewa, karena mereka selalu bersama-sama jadi tak ada yang formal.
Megu mengerti.

Malamnya, Megumi masih memikirkan tentang lamaran. Ia berharap kalau Takuto akan melamarnya. Ia bahkan tak bisamenghentikan senyumnya karena bahagia.
Sementara itu Takuto juga masih terjaga, memikirkan hari esok.
*tetiba jadi sedih karena aku tahu Takuto tak akan melakukan itu.

Paginya, Megu datang duluan ke tempat janjian. Ia menunggu sambil senyum-senyum deg degan. Takuto datang dan mengajaknya bicara di taman.
Mereka berdiri berhadapan. Takuto berusaha menyampaikan sebaik mungkin.
Takuto : Megu.
Megumi : Ya.
Takuto : Aku rasa ini terakhir kalinya.
Megumi : . . .
Takuto : Aku tidak bisa menemuimu lagi.
Megumi tertawa dan menganggap itu bercanda, apa ini? Apa maksudmu, aku tidak mengerti.

Takuto menatap Megumi tanpa ekspresi, ia hanya berusaha menahan kesedihannya dan berusaha tidak terlihat rapuh.
Takuto : aku ingin putus dengamu.
Megumi mencoba tetap tenang, Kenapa?
Takuto mengatakan Tidak ada gunanya bagi kita untuk terus berpacaran.
Megumi heran, ia melangkah mendekati Takuto, apa maksudmu tak ada gunanya.
Takuto menghindari tatapan MEgumi, ia sambil tertawa mengatakan pokoknya ia tak akan menemui megumi lagi dan minta maaf.

Takuto melangkah pergi tapi Megumi masih butuh penjelasan. Ia menghentikan Takuto dan bertanya apakah ia melakukan sesuatu yang tidak Takuto Sukai? Atau Takuto menyukai orang lain?
Takuto tidak bisa menatap Megumi, jadi ia terus menghindari wajah Megumi. Ia membalikkan wajahnya dan menahan tangisnya sambil berkata kalau hubungan mereka semakin serius.
Megumi masih tak mengerti. Takuto menghapus air matanya, ia menghela nafas dan berusaha memasang wajah baik-baik saja. Ia tersenyum menyakitkan seperti biasa dan mengatakan aku tidak bisa memikirkan masa depanku bersamamu. Karena itu ia ingin putus.

Megu yang masih belum terima menatap Takuto dan mengatakan Takuto tak boleh memutuskannya sendiri.
Takuto menatao Megu dan mengatakan ia tak bisa melakukannya lagi. Aku tak bisa bersamamu lagi, Megu.
Megu kehilangan kata-kata. Takuto minta maaf dan meninggalkannya sendirian.

Megumi masih berdiri di tempat yang sama. Ia masih belum bisa mengerti dan tak percaya apa yang terjadi barusan. Sementara itu Takuto dengan cepat segera meninggalkan tempat itu sebelum tangisnya pecah, sebelum ia berubah pikiran.

Shige sedang di lapangan futsal berlatih. Ia melihat Megumi disana dan tersenyum, ia bertanya apa Megumi punya janji dengan Takuto?
Megu yang masih shock mengatakan tidak. Ia bertanya orang seperti apa Takuto itu.
Shige heran dan bertanya apakah mereka bertengkar. Megu mengatakan kalau mereka putus.
Shige tak percaya dan mengatakan ia mengenal banyak pasangan yang mengatakan putus tapi sebenarnya mereka tidak putus.
Megumi hampir menangis dan mengatakan kalau Takuto tak ingin bertemu dengannya lagi. Ia bertanya apakah Takuto selalu seperti itu?
Shige bertanya lagi, apakah Takuto beneran minta putus?

Megu akan menangis dan hanya bisa mengangguk.
Shige tak bisa menyembunyikan kesenangannya karena Megu dan Takuto putus, tentu saja. Ia bahkan mendekati Megu dan ingin memeluknya. Tapi Megu menolak. Shige minta maaf.
Megu menangis dan mengatakan ia baik-baik saja.

Tapi kemudian Megu tidak bisa mengontrol dirinya. Akhirnya tangisnya pecah lagi, ia bahkan mengeluarkan suara dan menunduk. Shige langsung memeluknya. Megu minta maaf karena ia pura-pura baik-baik saja.

Takuto ada di toko buku mengalihkan pikirannya. KEmudian ponselnya berbunyi. Rupanya Shige ingin bertemu dengannya. Takuto menemuinya mereka membicarakan Megumi.
Shige mengatakan kalau ia pernah bilang ada gadis yang ia sukai. Takuto tahu itu. Saat Shige mengatakan kalau itu Megumi, Takuto terkejut.
Shige melihat perubahan wajah Takuto, tapi Takuto mengatakan itu tak ada hubungannya dengannya lagi, karena mereka sudah putus. Jadi shige tak usah sungkan padanya.
Takuto akan pergi dengan sepedanya saat Shige bertanya ada apa dengan Takuto. Karena Takuto bersikap aneh belakangan ini.
Takuto mengatakan tak ada yang terjadi, ia bohong kalau ia baik-baik saja.

Takuto ingin pergi sebelum ketahuan kalau ia berbohong, sebelum tangisnya pecah. Jadi ia buru-buru, tapi tangan kirinya melemah dan sepedanya jatuh, ia terhempas.
Shige khawatir dan bertanya apa Takuto baik-baik saja?
Takuto menolak di tolong dan mengatakan ia baik-baik saja.
Shige mengambil barang takuto yang berantakan karena keluar dari tasnya dan melihat dokumen ALS itu. Shige terkejut. Takuto yang melihatnya langsung mengambilnya.

Shige bertanya, kau mengidap ALS?
Takuto heran kenapa Shige bisa tahu ALS. Shige mengatakan ada pesepakbola Itakia yang mengidap penyakit itu. Shige bertanya apakah itu alasan Takuto putus dengan Megu?
Takuto tak menjawab, ia membereskan barangnya dan mengatakan kalau ia tak punya waktu berkencan dengan perempuan. Shige bertanya apakah Megu tahu akan hal itu?
Takuto mengatakan tak ada alasan memberitahunya.
Shige bertanya lagi, apa kau yakin soal ini?
Takuto mengatakan kalau ia berusaha maksimal mengurus dirinya, ia tak punya waktu pacaran dengan Megu.
Ia meminta Shige tidak mengatakan hal itu pada Megu.
Shige tetap khawatir dan bertanya apakah ada yang bisa ia bantu. Takuto mengatakan tidak ada. Ia lalu meninggalkan Shige.

Tapi kemudian ia menghentikan langkahnya. Ia berbalik dan mengatakan ia pikir Megumi akan bahagia bersama Shige-senpai.

Takuto ada di dekat pemberhentian bus atau di penyeberanga. Ia duduk disana memikirkan sesuatu. Seseorang disampingnya sibuk mencari poselnya yang berdering. Ia melihat rambu pejalan kaki berwarna merah.
Entah kenapa ia merasa ketakutan dengan suara ponsel itu dan terus menatap rambu. saat rambu hijau, Takuto segera menyeberang.

Takuto kembali ke rumah. Ia berhenti dan melihat mug couple dirinya dan Megumi. Takuto mengambilnya dan akan membuangnya ke tempat sampah. Tapi ia tak sanggup melepaskannya.
Takuto berfikir. Ia tak jadi membuangnya dan memeluk mug itu.

-END-

Komentar :
Dan akhirnya Megumi putus dengan Takuto. Aku awalnya sudah tahu kalau mereka akan putus karena Takuto menderita ALS. Tapi setelah mengikutinya aku baru mengerti apa alasan Takuto melakukannya.
Tentu saja karena ia sangat menyayangi Megumi, ia tak ingin Megumi mengalami hal yang sama dengan Ibu Megumi. Ibu Megumi membesarkan Megumi dengan keadaan suaminya yang sakit parah. Ia tak ingin melihat MEgumi punya masa depan yang sama dengan ibunya, menghabiskan waktu merawatnya dan seperti yang ibu Megumi katakan, ada saatnya ia merasakan jenuh. I know.
Sedikit tidaknya, itu yang pernah dialami oleh Ibuku saat aku masih kecil. Jadi aku tahu.

episode selanjutnya aku ingin melihat perkembangan dunia Takuto dan keluarganya. Aku ingin tahu bagaimana reaksi ibu dan ayahnya setelah tahu kalau Takuto sakit. Dan juga bagaimana reaksi Rikuto saat tahu kakaknya mengalami hal yang pahit.
Aku benar-benar tidak suka pada keluarga mereka yang seperti itu.
Dan aku juga baru paham kalau meskipun menyakitkan, Rikuto ternyata punya watak yang tak bisa diubah. Seperti yang Megumi katakan, Rikuto selalu menjawab pertanyaan dengan ketus dan seolah tidak suka. Memang bukan maksudnya begitu, tapi orang lain berfikir begitu.

Aku hanya berharap Shige senpai tidak sekotor yang aku pikirkan. Setidaknya aku merasa senang kalau dia mengkhawatirkan Takuto, tapi aku tidak ingin dia memakai cara licik untuk mendapatkan Megumi. Aku juga penasaran nantinya apa yang membuat Megumi jadi menyukai Shige. Apakah hanya sebagai pelarian?
Tapi aku benar-benar ingin protes dandanan Shige, aku harap dia tampil dengan model rambut baru. Model rambutnya sekarang enggak banged. Kaya ga punya sisir, HAHAHHAHA.

Aku menyukai Hina dan Mamoru. Mereka bisa dibilang cute couple. Hina memang tinggi banged sih, dan Mamoru pendek. Ini mengingatkan aku sama pasangan dalam sebuah drama Lovely Complex. Tapi justru mereka menjadi pasangan yang lucu.
awalnya aku kira Hina bakalan jatuh hati sama Rikuto, tapi setelah aku mengintip episode terbaru drama ini, aku shock karena ternyata ada hal yang diluar bayanganku. HAHHAHAHA.
Aku nggak mau mengataakn itu apa, tapi bagi yang sudah nonton pasti tahu.

Drama ini 11 Episode. Di Jepang sudah tayang 10 Episode dan minggu depan tamat.
Aku berharap akhir yang mengharukan. Tidak happy ending juga ga apa-apa, yang jelas endingnya tidak menggantung. Tapi setau aku drama jepang jarang yang endingnya menggantung :D

by Hazuki Airin @ Clover Blossoms


10 comments:

  1. Kyaaaa... Gak sabar episode 5, Min. ^.^
    Suka sekali baca sinopsis dorama ini. :D
    Semangat nulisnya, Minyu... ;)

    ReplyDelete
  2. Akhirnya pencarianku berakhir jg, blog baru Hazuki ini baru aku temukan...hahaha...telat banget diriku...
    Aku suka sekali ndengerin playlist nya...dan kehilangan beberapa hari ini...

    ReplyDelete
  3. Ceritanya mirip ichi ritoru no namida.tapi ini versi cowoknya ,,, haruma makin cakep aja

    ReplyDelete
  4. Mbak blog lamanya dihapus sejak kapan? Dan gara2 apa? Ada yang bisa dibantu? Untuk memberikan referensi, mungkin.

    ReplyDelete
  5. Huwaaa....sist dilanjut donk sinopsisx �� kadung suka ma drama ini berkat tulisanx mb airin...hayooo tanggung jawab...hehehe becanda tp serius lho sist tlg dilanjut y...
    O y mb kl g salah di episode 2 ditulis Naoki jd guru privatx anak SD,pdhl kan Takuto y hehehe...jd keinget sm Itazura Na Kiss LIT...
    Thx sinopsisx y mb Airin ��

    ReplyDelete
  6. Sist lanjutan nya kmn ? Knp gk di lnjt lg ? Padahal lagi sedih2 nya bngt tuh... mw tw klnjt an nya setelah putus dgn megumi... hikzzz hikzzzz

    ReplyDelete
  7. Iya lagi bagus2nya stop hikzzzzz T_T

    ReplyDelete
  8. Makasih buat sinopsisnya^^
    Seneng bgt lihat Mikako sama Haruma main bareng lagi..*kyaa

    Onnechan, Ganbatte!! Berharap ada sinop untuk episode selanjutnya ~ :D

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story