[Sinopsis] Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 4 Part 1

Sinopsisnya telat lagi, HAHAHAHHAHAHHA.
Nggak apa lah ya? Aku juga baru nonton pas buat sinopsisnya, hehehhehhehe.

Sinopsis Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 4 Part 1


Kotoko meyakinkan niatnya untuk menjadi seorang perawat dan atas izin dan dukungan suaminya, ia mengikuti ujian keperawatan dengan baik.
Sementara itu, Chris yang telah di tolak oleh Kin Chan berkali-kali menghela nafas melihat kalender di kamarnya karena waktunya tinggal sebentar lagi.

Episode 4 : Exciting! My First Date

Episode 4 dibuka dengan banyaknya mahasiswa yang turun dari tangga, yang wanita mengenakan kimono, yang pria mengenakan jas putih. Salah satu diantaranya adalah Yuko Matsumoto. Yuko mengenakan kimono cantik seperti dalam still (yang aku kira adalah pertunangannya) dan ternyata itu adalah hari kelulusan. Yuko menuruni tangga dan terlihat tersenyum, pasangan Kotoko dan Naoki menunggunya. Naoki megucapkan selamat atas kelulusan Yuko. Kotoko juga mengucapkan selamat. Yuko mengomentari Kotoko yang pindah ke jurusan Keperawatan dan Kotoko terkejut kenapa Yuko bisa tahu. Yuko dengan tenang mengatakan ia sudah yakin karena Kotoko pasti akan mengejar NAoki lagi, bahkan setelah Naoki pindah ke jurusan kedokteran.
Kotoko cemberut karena kata-kata Yuko menunjukkan Naoki-lah motivasi-nya satu-satunya.
Naoki tersenyum mengejek, bukannya memang begitu?
KOtoko makin cemberut meskipun ia membenarkan, kekekekkeke.

Yuko tertawa melihat Kotoko dan bertanya bagaimana hasil tes keperawatannya.
Kotoko tampak senang sekali ditanya begitu, kemudian ia mengeluarkan dokumen dari tas nya dan menunjukkannya pada Yuko, Jjeng!!
Yuko shock karena Kotoko lulus tes-nya. Kotoko dengan bangga mengatakan ia lulus tes keperawatan yang sangat kompetitif itu.
Kotoko amat senang ia lulus tes.
Yuko mengatakan meski pun itu bukan lah sesuatu yang special, ia tetap mengucapkan selamat.
Naoki juga mengomentarinya dengan dingin dan membuat Kotoko agak kesal.

Kemudian dari kejauhan terdengar suara heboh dan terlihat Jinko dan Satomi yang menyelamati temannya sambil menangis. Teman satu jurusannya ada yang lulus dan keduanya bersedih karena belum lulus juga. Mereka menangis dan saling berpelukan, sangat heboh.

Yuko mengomentari, bukan kah itu temanmu?
Kotoko menatap mereka dan membenarkan, ia mengatakan kalau dua temannya itu tidak lulus. Satomi tak lulus karena banyak tak hadir, Jinko ga lulus karena membantu adiknya sementara disertasinya kacau. Kotoko menghela nafas mengatakan hal itu terdengar tidak nyata, tapi itu benar. Pacar mereka bahkan telah lulus dan mereka telah mendapat tawaran pekerjaan.
Yuko berkata kalau teman Kotoko luar biasa. Tapi Kotoko mengatakan ia kasihan melihat keduanya.

Naoki berkomentar, Jangan berlagak seakan kau hebat. Kau seharusnya juga gagal kan?
Kotoko terkejut dan menghentikan kata-kata Naoki, Yuko terkejut, He???
Naoki tak peduli, ia terus bicara, untungnya dia masuk ke akademi keperawatan.
Kotoko mencoba yakin dan bicara sambil tersenyum, Kupikir nialiku sudah cukup agar lulus, tapi aku sedikit salah perhitungan.
Naoki kesal. Kau seharusnya tidak tertawa.
Yuko berkata ia juga tak yakin Kotoko bisa lulus, bahkan KOtoko tak bisa menghitung nilai sendiri dengan akurat. Ia ragu apakah Kotoko cocok menjadi perawat.
Kotoko yakin kalau ia akan lebih hati-hati kedepannya.

Yuko menghela nafas, karena pada kenyataannya tiga sekawan tak lulus. Dan lagi menjadi perawat bukan tugas mudah. Ia benar-benar terkesan dengan kerja keras Kotoko.
Kotoko cemberut karena Yuko berkata kejam. Yuko berkata setidaknya mereka bisa bersama-sama lagi.
Naoki mengomentari Yuko yang akan mendapatkan pekerjaan impiannya. Yuko membenarkan, ia mendapat perkerjaan dibidang IT. Tujuannya adalah bekerja keras dan menemukan orang terbaik di luar sana.
Yuko mengatakan ia ingin membalas Naoki. Kotoko tersenyum menatap Naoki dan senyumnya berubah menjadi senyum ejekan melihat sesuatu yang datang. Kotoko berkata, Itulah orang terbaik Yuko, datang membawa bunga.

Yuko, Naoki dan Kotoko melihat ke arah Kotoko melihat dan kita melihat Sudou Senpai datang dengan memakai jas dan membawa buket mawar gedeeee.
Yuko mencoba kalem dan mengatakan ia tak bisa melihat karena terlalu jauh, kekeekkeke.
Yuko gantian menatap Naoki, ia mengucapkan terima kasih, karena berkat Naoki kehidupan kampusnya tidak membosankan. Ia meminta Naoki menjadi dokter yang baik.
Naoki tersenyum dan berterima kasih. Yuko kemudian menyalami Kotoko (ia masih memanggil Kotoko dengan Aihara-san).
Ia mengatakan senang saat bersama Kotoko dan memintanya tidak melepaskan Naoki. Semoga Kotoko menjadi istri yang baik.
Kotoko sangat senang dan berterimakasih. Ia juga mendoakan Yuko sukses di IT.
Yuko tersenyum dan meninggalkan keduanya.

Yuko masih berjalan saat Sudou senpai mendekat dan mengucapkan selamat pada Yuko yang akan bergabung di kehidupan jajaran masyarakat.  Sudou senpai memberikan buket bunga nya pada Yuko.
Yuko tersenyum padanya dan mengatakan ia akan menghadiri pesta, jadi ia pergi dulu. Ia melangkah meninggalkan Sudou senpai yang mematung.
Sudou senpai tak menyerah, ia berlari dan mengatakan ia juga akan ikut pesta. Ia mengekor dibelakang Yuko sambil teriak-teriak.
Kotoko dan Naoki tersenyum melihatnya.

Chris dan Kotoko sedang berjalan berdua. Chris terlihat sedih, ia mengatakan kalau Kin Chan tidak akan pernah menyukainya, yang dicintai Kin Chan hanyalah Kotoko. Kotoko mencoba menenangkan Chris, ia mengatakan Kin Chan tidak seperti itu, KIn Chan hanya malu. Ia yakin Kin Chan memikirkan Chris.
Chris mengatakan ia harus kembali ke Inggris, membiat Kotoko terkejut. Seandainya Kin Chan menyuruhnya tinggal, ia mungkin akan tinggal di Jepang. Chris membayangkan dengan tersenyum tapi perlahan senyumannya menghilang. Chris terlihat sedih.
Kotoko khawatir melihatnya.

Di restoran ayah Kotoko, Kotoko ingin mengadakan pesta perayaan ulang tahun untuk Kin Chan. Kin Chan yang lagi beres-beres terlihat tidak tertarik. Kotoko mencoba meyakinkannya karena Kin Chan belum pernah merayakan ulang tahunnya, jadi mereka memutuskan akan merayakannya.
Kin Chan sibuk beres-beres sambil mengatakan ulang tahunnya tanggal 29 Desember, 3 bulan lalu. Kotoko berfikir, ia baru ingat kalau ulang tahun Kin Chan sudah lewat, ia mencoba mencari alasan lagi, ia mengatakan ini perayaan bulan ketiga ulang tahun Kin Chan.
Kin Chan mengatakan kalau itu memalukan. Ia seperti VIP saja. Kotoko membenarkan kalau Kin Chan VIP mereka. Kin Chan jadi tertarik, kalau Kotoko mau ya ia ikut saja, hehehehhehe.
Ia bersemangat akan datang. Kotoko senang dan kilatan matanya memperlihatkan kalau ia punya rencana.

Selamat ulang tahun, Kin Chan!!!
Akhirnya Kotoko, Jinko, satomi dan Chris merayakan ulang tahun Kin Chan dengan bersemangat. Kin Chan pun kelihatannya senang-senang saja, ia berterima kasih pada semuanya.
Mereka merayakan dengan gembira dan Satomi mengambil kue ulang tahun Kin Chan yang cantik. Kin Chan bersemangat, tapi semangatnya berkurang saat tahu kue itu buatan Chris. Ia bahkan mengatakan 'kue inggris' berlebihan untuknya.
Chris tampak sedih. Kotoko menatap Kin Chan dengan mata lebar dan menyuruhnya berhenti dengan memanggil namanya, memperingatkan.

Babak selanjutnya adalah makan malam. Kin Chan terpesona melihat banyak makanan terhidang di meja. Ia tak sabar mencoba masakan itu. Ia mencoba satu dan memuji rasanya enak sekali. Ia berfikir itu masakan Kotoko. Tapi Kotoko berkata itu masakan Chris dan membuat Kin Chan BT. Chris udah senang banged karena masakannya enak. KIn Chan mengatakan kalau mungkin itu hanya kebetulan saja dan ingin mencoba yang lainnya. Ia mencoba masakan lain dan mulai mengejek mengatakan masakan itu mengerikan, begitu lah seharusnya masakan Chris.
Kotoko memanggil Kin Chan dengan kesal dan mengatakan kalau itu masakannya.KIn Chan ternganga. Satomi mengatakan pada Kin Chan untuk lebih menghargai Chris.
Jin Ko juga mengatakan Chris selama 6 bulan ini belajar keras untuk menjadi gadis jepang dan belajar banyak masakan tradisional hanya untuk Kin Chan.

Kin Chan tampak tak enak hati dan Chris mengeluarkan hadiah ulang tahun untuk Kin Chan. Ia memaksa Kin Chan membukanya. Kin Chan tampak tidak bersemangat membukanya, sebuah T-Shirt bertulisan Kin. Yang lain excited melihatnya. Chris juga mengeluarkan miliknya, couple dengan Kin Chan, tulisannya 'kuri'. Chris mengatakan ia tak terlalu bisa merajut tapi ia membuatnya dengan sepenuh hati.
Kin Chan sama sekali tak tersenyum. Kotoko bersemangat melihat baju Chris dan berfikir untuk merajutkan Naoki, ia meminta Chris mengajarinya. Kin Chan menatap Kotoko dengan sedih. Chris sekali lagi mengatakan kalau ia tak pandai merajut, tapi ia membuatnya dengan penuh rasa cinta.

Semuanya excited dengan rasa cinta Chris dan deg degan sendiri. KIn Chan diam saja menunduk. Semuanya menyangka kIn Chan malu. Chris bahkan mencubit pipi Kin Chan.
KIn Chan tak tahan lagi dan berdiri sambil memukul meja membuat semuanya kaget. Kin Chan kesal, ia mengatakan kalau ia sudah mengingatkan Chris berkali-kali kalau ia mencintai Kotoko dan hanya Kotoko. Ia tak punya perasaan apapun pada Chris.
Chris terkejut. Kin Chan kesal banged dan berkata, Apa-apaan ini? Siapa yang mau memakai sweater jelek ini?
Kin Chan bahkan membuang Sweater buatan Chris. Kin Chan menyuruh Chris segera kembali ke Inggris.

Chris terkejut. Ia menahan air matanya dan berdiri. Ia akan pergi dan berbalik. Ia mengatakan keinginan Kin Chan akan terwujud. Ia meninggalkan ruangan itu. Kotoko dan yang lain terkejut melihatnya.
Kin Chan malah ketawa, Kenapa dia marah? Apa dia bodoh?
Kotoko kesal dan menampar Kin Chan, Kin Chan no Baka!! Chris pergi! Kau tak peduli?
Kin Chan mengatakan kalau Kotoko berlebihan. Kotoko berteriak, Chris akan pulang ke Inggris minggu depan! Sebenarnya dia tak ingin pulang. Dia berusaha keras untuk mendapatkan hatimu. Kau mungkin tidak menyukainya, tapi kau tak perlu menyakitinya! kau kejam!
Kotoko menangis dan meninggalkan Kin Chan yang terdiam.

Bandara Narita.
Kotoko, Jinko dan Satomi mengatar kepergian Chris di bandara. Chris sangat senang ketiganya datang, ia berterima kasih karena mereka selalu baik padanya.
Ketiganya berpelukan, pelukan Kotoko paling dalam.

di Restoran, Chris tidak konsentrasi, ia bahkan memecahkan piring. Ia bahkan melukai tangannya sendiri.
Ayah Kotoko dan pegawai melihatnya, ia mengatakan KIn Chan kelihatan gelisah hari ini. Pegawai berkomentar kalau mungkin itu karena Chris, akhir-akhir ini Chris tidak datang, mungkin Chris sudah mulai menyerah akan Kin Chan.
Ayah Kotoko baru sadar kalau Chris jarang ke restoran akhir-akhir ini, biasanya setiap hari ke sini. Ia merindukannya.

Pegawai malah curiga kalau Ayah Kotoko tertarik pada Chris. HAHAHAHHAHA.
Ayah Kotoko tentu saja membantah, ia hanya menganggap Chris sudah seperti anaknya.
Kin Chan sejak tadi terdiam mengatakan kalau Chris akan pulang hari ini. Kin Chan kelihatan gugup dan permisi kabur. Pegawai dan ayah Kotoko mencoba menghentikannya. Tapi Chris sudah keluar duluan. Ayah Kotoko berteriak teriak karena Kin Chan bahkan belum sempat membersihkan pecahan piringnya.

Kin Chan tampak berlari kencang sambil teringat kenangannya bersama Chris selama ini. Ia terus berteriak 'sial' sepanjang jalan.

Perpisahan masih terjadi di bandara. Jinko berjanji akan mengirimi Chris surat. Ia menangis.
Kotoko masih melihat-lihat sekitar siapa tahu Kin Chan muncul.
Tapi pesawat akan segera berangkat dan Chris harus cek ini. Kotoko meminta Chris menunggu sebentar lagi, Kin Chan akan segera datang. Chris menggeleng, ia mengatakan ia baik-baik saja. Ia mengatakan Kotoko sudah membantunya dengan baik.
Kotoko masih berusaha membuat Chris menunggu, karena siapa tahu Kin Chan benar-benar akan datang. Ia meminta Chris menunggu sebentar lagi.
Chris berterima kasih, tapi ia sudah menyerah.
Chris meminta Kotoko memberitahu Kin Chan kalau menyenangkan baginya tinggal di jepang selama ini, karena ada Kin Chan. Chris terlihat akan menangis. Kotoko juga. Tapi mau bagaimana lagi. Chris akhirnya akan meninggalkan mereka tapi Kotoko dkk memanggilnya.

Chris kelihatan menangis dan mengatakan sejujurnya ia berharap Kin Chan akan datang.  Chris menghapus air matanya dan mengatakan ia sangat ingin melihat Kin Chan untuk terakhir kalinya.
Chris akhirnya meninggal mereka semua. Kotoko amat sedih dan menangis melihat kepergian Chris. Ia kemudian memeluk dua sahabatnya dan keduanya menenangkan Kotoko.

Dan sebuah pesawat terlihat lepas landas, dan setelah aku perhatiin itu beneran GARUDA INDONESIA. HAHAHHAHAHA. Bisa-bisanya yang ter-rekam itu ya? LOL.
Kotoko dkk melihat kepergian pesawatnya Chris.
Satomi mengatakan kalau Kin Chan beneran ga datang melihat kepergian Chris. Jinko pun mengajak mereka untuk pulang.
Kotoko mengangguk dan ketiganya akan meninggalkan tempat itu saat mendengar suara Kin Chan memanggil Chris.

Kotoko terkejut melihat KIn Chan datang ke bandara menggunakan sweater merah pemberian Chris. Kin Chan melihat mereka dan mendekati mereka dengan ngos-ngosan bertanya dimana Chris, apakah dia ke toilet?
Kin Chan terlihat mencari-cari sosok Chris disana. Satomi terkejut melihat Kin Chan disana itu membukatikan Kin Chan peduli pada Chris tapi sayangnya Chris sudah pergi.
Kin Chan yang kelelahan membungkuk dihadapan Kotoko dan meminta maaf. Ketiganya khawatir melihat Kin chan.
KIn Chan berteriak memanggil nama Chris. Ia mengatakan ia datang demi Chris dan memintanya kembali.
Jinko prihatin melihat Kin Chan dan mengatakan Kin Chan sudah terlambat, Chris sudah pergi. 

Ketiganya memandangi langit dan Kin Chan tampak menangis. Ia memukul kaca bandara dan mengatakan Chris bodoh, kenapa tidak menunggu dirinya.
Kin Chan mengatakan ia datang demi Chris dan bahkan memakai sweater jelek demi Chris. Ia harus pulang dulu untuk mengambilnya.
Ketiganya sedih melihat Kin Chan. Satomi menunduk, seandainya Kin Chan datang lebih cepat.
Jinko mengatakan kalau semuanya sudah terlambat.
Kin Chan tampak terluka, ia mengatakan ia sudah mulai sedikit mencintai Chris. Ia bergumam memohon Chris untuk tetap di Jepang.
Tiba-tiba terdengar logat bule, Apakah itu benar?

Kin Chan masih belum sadar membenarkan hal itu. Tapi kemudian saat ia berbalik ia shock melihat Chris ada disana. Ia terkejut dan berteriak EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEHHHHHHHHHHHHHH?
Chris bersemangat, Jika itu yang kau inginkan....
Ketiganya juga shock, mereka pikir Chris sudah naik ke pesawat. Chris bersemangat menceritakan kalau ia sudah naik ke dalam pesawat tapi ia kembali terbayang wajah Kin Chan dan ia turun dari pesawatnya. LOL.
Chris bahkan membayangkan hal itu dan menceritakan dengan gerakan membuat Kotoko ikutan menggerakkan tangan dan memasang ekspresi lucunya.

Chris sangat senang dan mendekati Kin Chan, ia juga bahagia melihat Kin Chan memakai sweaternya dan bahkan mengajaknya meari, Kin Chan hanya bisa tertawa tak percaya, LOL.
Kin Chan kembali bersikap sok cool mengatakan kalau ia datang untuk mengembalikan sweaternya dan meminta Chris tidak salah paham.
Chris tidak peduli dan memeluk setra mencium Kin Chan dengan erat. Kin Chan hampir kehabisan nafas dalam pelukan Chris dan meminta Kotoko membantunya. KOtoko hanya tertawa melihat ekspresi Kin Chan.
Dan musim semi telah datang untuk Kin Chan.

Di kamar Kotoko dan Naoki, tempat tidur berantakan dengan baju-baju. KOtoko sedang memilih baju mana yang akan ia pakai dan bergaya di depan cermin. Ibu melihatnya dan tertarik untuk bertanya. Kotoko mengatakan sebenarnya ia akan kencan bersama Naoki. Ibu sangat senang karena aklau dipikir-pikir keduanya belum pernah berkencan sungguhan. Ibu mengucapkan selamat pada Kotoko.
Kotoko sangat senang dan bahkan mencoba meniru gaya bicara Naoki, Sebenarnya sebelum tes Naoki mengatakan 'jika kau lulus tes, aku akan mengajakmu berkencan.' Begitulah katanya!
Kotoko sangat excited dan memasang wajah excited akan kencan pertamanya. Membayangkannya saja Kotoko sudah berbunga-bunga.

Dan yang sebenarnya terjadi adalah....
Malam itu, Naoki mengajari Kotoko matematika untuk persiapan tes. Naoki sibuk menjelaskan pada Kotoko dan Kotoko kembali terpesona dengan wajah Naoki. Ia berakhir dengan memandanginya. Naoki sadar dan bertanya ada apa?
Kotoko tersenyum dan mengatakan, kalau aku lulus tes, mau kah kamu mengajakku kencan?
Naoki kesal dan menghela nafas, Dakara! Omae...
Kotoko mencoba memaksa, Aku akan lebih termotivasi jika ada hadiahnya. Dan lagi kita belum pernah kencan sesungguhnya.
Naoki bertopang dagu mengatakan kalau mereka selalu bersama. Kotoko tetap memaksa, Tapi kita tak pernah berkencan.

Naoki mengingatkan, bukankah kita ke Odaiba?
Kotoko ingat, Oh, saat aku mengikuti kencanmu dengan Matsumoto. Benar! Kamu mengajak kencan Matsumoto! Tapi tidak dengan istri tercintamu, bukankah itu aneh?
Kotoko kesal karena ia belum pernah diajak kencan oleh Naoki. Jadi sekarang ia menuntut.Kotoko bahkan memukuli Naoki, Hehehehehhe.
Naoki menghela nafas. Ia bertopang dagu tidak menatap ke arah Kotoko. Kotoko menggoyang badan Naoki dengan manja mengatakan, Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya kencan bersamamu! Irie-kun.....

Kotoko terus mengguncang-goncang badan Naoki dengan manja membuat Naoki kesal. NAoki yang biasanya bicara kalem akhirnya meninggikan suaranya, Baiklah! Baiklah! Jadi belajarlah dengan giat!
Kotoko tersenyum senang, Hontou??? Yatta!! Aku akan belajar dengan giat!
Kotoko excited banged, ia bahkan tertawa dengan mulut terbuka lebar dan bersemangat untuk kembali belajar giat.

Dan Kotoko kembali ke masa kini, membayangkan hal membahagiakan itu. Ibu mengatakan ia bangga dengan Naoki, tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi, LOL.
Kotoko tersenyum, ia mengatakan mereka sangat sibuk, sulit sekali mencari waktu luang. Tapi akhirnya, besok adalah hari kencan-nya!
Ibu excited, besok? Jadi kau memilih baju untuk kencan ya?
KOtoko membenarkan. Ibu mulai lebih excited ketimbang Kotoko, HHAHAHAHHA.
cocok deh keduanya menjadi mertua dan menantu. Ibu mengatakan syukur sekali Kotoko bisa lulus. Kotoko juga senang, Suami dokter dan istri perawat, selangkah lagi lebih dekat dengan impiannya.
Kotoko membayangkannya sambil tersenyum. Ibu juga kelihatan excited, ia yakin Kotoko pasti belajar giat demi ini. KOtoko malah agak sombong mengatakan kalau sebenarnya ujiannya cukup mudah, LOl.

Tiba-tiba mereka dikagetkan dengan suara Naoki dekat pintu. Kotoko terkejut dan melihat ke arah pintu. Naoki berkomentar, ujiannya cukup mudah?
Kotoko tertawa, menghindari pertanyaan selanjutnya. Naoki hanya bergumam, Hmmmmmm...
Kotoko segera mendekati Naoki dan mengucapkan selamat datang. Naoki berhenti di depan meja rias dan Kotoko segera kesana untuk menyembunyikan secarik kertas.

Kotoko senyam senyum nggak jelas. Kemudian ia mengungkit soal kencan mereka dan memperlihatkan kertas itu pada Naoki, Jjang!!!
Naoki melihatnya dan bertanya, apa itu?
Naoki ingin mengambilnya tapi Kotoko menariknya lagi. Ia senyam senyum sambil melihat-lihat kertas itu dan mengatakan ia membuatnya sepanjang malam dan berharap kencan mereka akan mengikuti jadwal itu.
Ibu ikutan nimbrung karena Kotoko seorang pekerja keras sampai membuat jadwal kencan segala. Naoki geleng-geleng melihat Kotoko dan menyuruhnya belajar saja. Kotoko sih senyam senyum aja.

http://clover-blossoms.blogspot.com/2014/12/sinopsis-itazura-na-kiss-2-love-in-tokyo-ep4-2.html
[click picture for part 2]

6 comments:

  1. Semangat Juang'y Kotoko thu tingi bnget.. Patut di Contoh.:-D


    Semangt2 buat episode 6 nya.

    ReplyDelete
  2. hahaha...iya barusan ngulang lagi nonton ep 4 pesawat yang take off itu emang garuda indonesia ya...

    ReplyDelete
  3. Ditunggu episode 5 nya mbaaaaa...

    ReplyDelete
  4. suka deh liat style rambutny kotoko tiap episode,,, :D

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story