[Sinopsis] Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 7 Part 2


AAAAAAAAAAAAAAAKKKKH!!!!
T_________________T
Nangis darah akuuuu, kenapa bisa tertekan CTRL-Z dan malah ter-klik 'simpan' OMG!!!! BAKA BAKA BAKA!!!!
Padahal semalam sengaja udah selesaikan episode 7 dan akan di posting pagi ini dan saia ingin membuat episode 8 hari ini, tapi apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur dan semua postingan part 2 hilang.
Salah sendiri sih, biasanya aku copy dulu ke notepad dan disimpan di komputer. Tapi TAPI TAPI!!! BAKA!!!!
Dan alhasil aku harus mulai menulis dari awal lagi.
Padahal semalam sudah perfect dengan komentar-komentarnya T______________________T



Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 7 Part 2

 Kotoko ada di ruangan tempat upacara pengucapan sumpah perawat. Naoki datang di hari bahagia Kotoko dengan membawa buket bunga mawar yang Kotoko inginkan. Naoki dengan senyuman di wajahnya mengucapkan selamat pada Kotoko. Ia juga memuji topi perawatnya cocok untuk Kotoko. Kotoko tersenyum bahagia menatap Naoki.
KOtoko sangat bahagia menatap Naoki, bahkan Kotoko didunia nyata menyadari kalau hal itu terlalu indah untuk menjadi kenyataan, bahwa ia menerima karangan bunga dari Naoki.

Kotoko di dunia nyata sedang senyam senyum sendiri membayangkan betapa indahnya malam pengucapan sumpah perawatnya. Moto Chan kesal melihat Kotoko yang menutup mata sambil senyam senyum sayangnya Kotoko ada di alam mimpi dan tak akan bisa disadarkan dengan cepat.
Tomoko kemudian bertanya mengenai Funatsu yang akhir-akhir ini jarang kelihatan. Moto Chan tersenyum mengatakan kalau Marina mungkin akan dapat buket bunga dari Funatsu.
Marina kesal sekali dan mengatakan OGAH.
Lalu tiba-tiba mereka mendengar suara seseorang membicarakan parasit dan tanpa melihat mereka sudah tahu kalau Funatsu datang ke kantin.
Sementara itu Kotoko masih dialam mimpi sambil memonyongkan mulutnya, HAHAHHAHHA.

 Funatsu tampak datang bersama Naoki ke kantin. Begitu tahu Naoki ada, Kotoko langsung sadar dan memanggil Naoki sambil melambai bahagia. Naoki sih hanya melihatnya saja.
Funatsu sadar ada Marina disana, Marina menatapnya dengan tajam dan tetiba Funatsu jadi gugup bukan main, ia mulai bersembunyi dan mengindari tatapan, ujung-ujungnya ia lari ke atas lagi, ga jadi makan dan katanya kalau ia ga enak badan. LOL.
Marina nggak percaya melihat seorang pria lari begitu.

Kotoko tidak peduli dengan Funatsu dan sibuk mengambil satu kursi lagi agar Naoki duduk disampingnya. Ia menggandeng Naoki untuk bergabung dengan mereka. Tomoko bertanya tentang Funatsu, Naoki mengatakan kalau Funatsu sedang tak enak badan.
Marina bete dan mengatakan kalau dia bohong. IA kemudian bertanya apakah Naoki dapat peringkat pertama lagi. Naoki membenarkan. Moto Chan mengatakan dulu Naoki mengatakan hasil ujiannya kurang bagus tapi ternyata...
Moto Chan mengambil kesempatan untuk menyentuh tangan Naoki, tapi Kotoko dengan sigap memukulnya HAHAHHAHAHAHA.
Kotoko bahagia dan mengatakan kalau suaminya memang hebat, Kotoko mulai menempel lagi.

Marina makin kesal, ia menarik kesimpulan kalau Funatsu tidak berani menatapnya karena dia berada di peringkat dua lagi.  Marina beneran kesal dan mengeluh kalau Funatsu itu pengecut. Dia laki-laki nggak sih?!!!
Tomoko dan Marina berusaha menenangkannya.
 Sementara itu Kotoko sama sekali tidak peduli dan ia sibuk dengan urusannya sendiri. Ia berdiri di belakang Naoki sambil berbisik manja.

Kotoko berkata, Hei, Irie-kun... Aku ada permintaan, Kau tau kan sebentar lagi ada upacara pelantikan perawat? Ada sebuah tradisi untuk memberi karangan bunga pada perawat wanita....
Kotoko dengan lucu berpindah-pindah dari sudut kanan ke kiri Naoki dengan harapan besarnya kalau Naoki akan datang.
Ia tak menyadari wajah Naoki beberan sudah berubah BEte.
Kotoko sibuk dengan kebahagiaannya mengatakan kalau ia suka bunga apa saja, tapi ia lebih suka bunga mawar.
akhirnya Naoki bicara, TIDAK BISA.

NAoki menjelaskan kalau hari itu ia ada konferensi di Nagoya.
Kotoko terkejut. EEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEHHHHHHHHHHHHHHH???
Kotoko kecewa berat, TApiiii......Tapi............
Naoki menjelasan kalau ia akan menginap disana.Lagi pula ia tak tertarik mengikuti tradisi yang memalukan itu. Konyol sekali.
Naoki kemudian meninggalkan semuanya. Kotoko kehilangan kata-kata dan harapannya. HIDOIII!!!

Kotoko lemas, ia kecewa berat. Marina dan Moto Chan puas, mereka tertawa tertahan tanpa suara mengejek Kotoko.
Tomoko mencoba menyemangati sayangnya ia membuat Kotoko makin kesal. Tomoko mengatakan Naoki sangat populer dikalangan mahasiswi keperawatan, tahun lalu banyak yang mengajaknya tapi ditolak semua oleh Naoki. Jadiiiii...
Maksud Tomoko mungkin Naoki emang gitu sejak dulu, tapi Kotoko kesal karena artinya ia sama saja dengan senior senior itu, padahal dia kan istrinya, HAHHAHAHHA.
Moto Chan dan Marina terus tertawa. Kotoko makin bete.

Karena upacara pelantikan akan tiba, Kepala Perawat Universitas Tonan diundang untuk melakukan pengarahan tentang pelantikan nanti. Kepala Perawat itu Hosoi Sayuri. Ia gendut banged dan tampak menyeramkan.
Kotoko dan Marina berbisik-bisik berdua. Marina mengatakan kalau perawat Hosoi pandai sekali mencari perawat yang ia benci dan akan mengalami kesulitan kalau sudah di tandai oleh kepala perawat Hosoi.
Kotoko khawatir, mudah-mudahan ia tidak masuk dalam daftar.

TApi ternyata sejak awal perawat Hosoi sudah tertarik dengan Kotoko karena marganya Irie.
Ia memanggil nama Kotoko dan Kotoko shock, ia pun berdiri. Perawat Hosoi agak nggak yakin melihat wajah Kotoko. Ia kemudian mengatakan kalau suami Kotoko magang di rumah sakit Tonan. Perawat Hosoi kemudian bersemangat menceritakan Irie Naoki yang tampan dan juga pintar. Ia menjadi bahan pembicaraan karena kehebatannya.
Ia menatap tajam Kotoko dan mengatakan kalau ia berharap Kotoko juga sehebat suaminya.
Kotoko tersenyum tak enak hati. Moto Chan tersenyum dan mengatakan kalau Kotoko hebat. Kotoko kesal dan memukul Moto Chan.
Perawat Hosoi mengatakan kalau sepertinya Kotoko menjanjikan.

Kemudian pembicaraan kembali ke topik utama, pembacaan sumpah perawat nantinya akan di ucapkan oleh 4 orang. Moto Chan bersemangat mengajukan diri kalau ia akan mengucapkannya.
Perawat Hosoi menatap Moto Chan dan berkata, Kau laki-laki kan? Tidak bisa!
Moto Chan shock, matanya mulai berkaca-kaca.
Perawat Hosoi mengatakan sudah tradisi di Tonan yang mengucapkan sumpah perawat adalah perawat wanita. Dan lagi, laki-laki tidak memakai topi, tapi diberikan lencana.
Moto Chan shock dan terjatuh lemas.

Moto Chan menangis dan mengatakan kalau itu adalah impiannya. Sejauh ini ia berjuang demi impiannya itu.
Moto Chan menangis keras di kelas itu. Kotoko yang duduk disampingnya menepuk-nepuk punggung Moto Chan agar tenang.

Sementara itu nama-nama 4 perawat yang akan mengucapkan sumpah disebutkan. MEreka adalah Tomoko, Mori dan Marina.
Lalu nama Kotoko di sebutkan. Kotoko shock, ia membesarkan matanya, HEH?
Kepala Perawat Hosoi mengatakan kalau ia mengarapkan Kotoko. Kotoko merasa tak enak.
Moto Chan menatap Kotoko dengan kesal.

Malam harinya, Kotoko dan Marina menemani Moto Chan yang bersedih di cafe, mereka minum bir dan Moto Chan beneran sudah mabuk. Dia kesal sekali kenapa mereka semua terpilih.
Marina juga kesal,, ia terpilih bukan karena ia mau melakukannya.
Kotoko juga mengatakan semuanya karena Moto Chan mengatakan kalau ia mampu, padahal ia sebenarnya tidak berminat. Kotoko kesal sekali ia akan menghafal bagian terakhir yang panjang.
Moto Chan sedih lagi, jangankan mengucapkan sumpah, ia bahkan tidak akan menerima topi.
Kotoko khawatir dan kembali menepuk punggung Moto  Chan.
Marina mendapat telpon dan keluar sebentar.

Moto Chan kemudian merenung dan mulai mengucapkan kalimat sumpat perawat yang sudah lama ia hafal. Kotoko tersenyum melihatnya dan memuji Moto Chan sudah hafal. Moto Chan melirik Kotoko dan menyuruhnya menghafal kalimatnya. Jangan membuat malu dirinya dan juga Naoki.
Kotoko mengangguk, ia tahu, tapi tetap saja tekanannya....

Kotoko cemberut. Ia tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi kemudian ia merubah ekspresinya, ia mendapat ide. Kotoko tampak senang dan mengatakan kalau ia punya ide bagus.
Moto Chan bingung, Kotoko kemudian membisikkan sesuatu pada Moto Chan.
Moto Chan terkejut, HEH???

Satu minggu kemudian. Upacara pelantikan keperawatan.
Para perawat berkumpul di aula dan upacara dimulai. Satu per satu perawat di panggl kedepan. Perawat wanita akan dipasangkan topi perawat dan perawat pria dipasangkan lencana.
Marina dan Tomoko tampak bahagia karena mereka resmi menjadi perawat.
Sementara itu Keita agak bingung karena sejak tadi tida melihat Motoki.

Giliran Kotoko. Ia dipanggil dan naik ke atas panggung,. Ia memberi hormat pada kepala perawat Hosoi.
Perawat Hosoi mengatakan pada Kotoko agar berusaha keras.
Kotoko tersenyum. Dalam hati ia berkata kalau ia selangkah lebih dekat lagi pada Naoki. Ia berharap Naoki melihat dirinya dengan topi perawatnya hari ini.

Kotoko masih di panggung saat nama Motoki di panggil. Moto Chan masuk ke aula dan membuat shock semua yang ada disana. Motoki datang memakai pakaian perawat wanita. Moto Chan naik ke atas panggung.
Perawat Hosoi shock dan menyuruh Moto Chan mengganti pakaiannya karena ia akan menodai upacara ini.
Moto Chan terlihat shock lagi. Tapi Kotoko berusaha meyakinkan perawat Hosoi kalau Moto Chan sudah berusaha sejauh ini. Pria dan wanita tidak akan membedakan pasiennya, mereka sama-sama peduli pada pasien mereka.
Kotoko bahkan membungkuk memohon agar Moto Chan dibiarkan menerima topi perawatnya.  Moto Chan terharu melihat Kotoko yang mendukungnya.

Tim kelompok dua tidak kalah. Mereka juga memohon agar Motoki dibiarkan menerima topi perawat.
Perawat yang lain juga mendukung Moto Chan dan memohon agar Moto Chan dibiarkan memakai topi. Seluruh ruangan ribut dan perawat Hosoi jadi bingung, ia ahkirnya mengalah. Ia akhirnya membiarkan Moto Chan menerima topi perawat.
Semuanya bersorak untuk Moto Chan. Moto Chan memeluk Kotoko dengan bahagia, ia juga mengucapkan terima kasih dan melambai pada semuanya.
semuanya berteriak dan bertepuk tangan untuk Moto Chan.

 Upacara pemasangan topi perawat akhirnya di lanjutkan. Kotoko tersenyum melihat Motoki menerima topi perawatnya, semuanya berakhir dengan bahagia.

Pengucapan sumpah perawat. Tiap perawat memegang lilin masing-masing yang dinyalakan melalui lilin pada sebuah patung. Upacara diadaan di ruangan yang temaram dan disaksikan oleh perawat Hosoi dan koleganya.

Sumpah pertama di ucapkan oleh Tomoko, Aku berjanji di hadapan Tuhan dan di pertemuan ini. Untuk melalui hidupku dengan kemurnian dan berlatih sungguh-sungguh.
Marina mengucapkan sumpah kedua, Aku akan menjauhi hal-hal yang merusak maupun jahat, dan tidak akan mengambil atau dengan sengaja memberikan obat yang berbahaya. Akan kulakukan semampuku untuk mempertahankan dan meningkatkan standar profesiku

Perawat bernama Mori-san sepertinya digantikan oleh Moto Chan untuk membacakan sumpah ketiga, dan menahan keyakinan pribadi dan berkomitmen mengesampingkan urusan pribadi maupun keluarga di saat aku bertugas.

Kotoko mengucapkan sumpah keempat, ia mengucapkan sambil memikirkan Naoki, Dengan setia aku akan berusaha membantu dokter dalam tugasnya dan mengabdikan diri untuk kesejahteraan bagi mereka yang menjadi tanggung jawabku.
Kotoko berkata dalam hati, ia akan berusaha semampunya untuk membantu Naoki.

Malam menunjukkan pukul 8 waktu Jepang. Kotoko masih di aula temaram itu sendirian. Ia duduk di kursi sambil memegang topi perawatnya. Ia merenung, ia tidak pulang cepat malam ini, karena Naoki juga akan menginap diluar.
Kotoko menatap topi perawatnya, ia berkata dalam hati kalau ia tahu, menjadi perawat berarti menuntutnya terampil secara akademis, emosional dan fisik. Itu mungkin sulit, tapi ia akan berusaha melakukannya. Saat ia putus asa suatu hari nanti, ia akan mengingat hari ini.

Kotoko masih dalam renungannya saat tiba-tiba terdengar suara pintu dibuka, Kotoko kaget dan menjatuhkan topinya, ia bersembunyi dibawah kursi. Takut takut ia bertanya, siapa itu? Hantu?
BAKA.
Suara yang sangat dikenal KOtoko terdengar begitu menghangatkan.
Kotoko berdiri, ia melihat Naoki ada di sana. Kotoko terkejut, Irie-kun?
Naoki berjalan mendekati KOtoko, sampai kapan kau mau disini?
Kotoko bertanya, bagaimana dengan pekerjaanmu di Nagoya?
Naoki meletakkan tasnya dan mengambil topi Kotoko yang jatuh, ia mengatakan ia pulang naik Shinkansen.
Kotoko terkejut, Kau pulang demi aku?
Naoki menghela nafas, ia membersihkan topi Kotoko, meski sepertinya tak tepat waktu. Toko bunga juga sudah tutup.

Kotoko menggeleng, ia berlari mendekati Naoki, Kotoko mulai menangis, Aku tidak peduli, aku tidak butuh bunga. Kau datang....
Naoki memasangkan topi perawat milik Kotoko, ia menatap Kotoko, Ucapkan lah....Bagianmu.

 
Kotoko mengangguk. Ia mengucapkan sumpah perawat bagiannya lagi, Dengan setia aku akan berusaha membantu dokter dalam tugasnya dan mengabdikan diri untuk kesejahteraan bagi mereka yang menjadi tanggung jawabku.

Naoki menarik KOtoko kedalam pelukannya. Naoki meminta Kotoko mengucapkannya lagi.
Kotoko menangis sambil mengucapkan sumpahnya lagi, Dengan setia aku akan berusaha membantu dokter dalam tugasnya... dan mengabdikan diri ....untuk kesejahteraan .....bagi mereka ...... yang menjadi..... tanggung jawabku.

 
Kotoko menangis. Naoki menatapnya.  Kotoko menatap Naoki dengan penuh cinta.
Naoki mendekatkan wajahnya ke wajah Kotoko dan keduanya berciuman di malam yang temaram dan  romantis itu.

"Nightingale-sama. Tak peduli kesulitan yang menungguku, takkan pernah kulupakan hari ini."
-END-

They Cut This Scene :

Kotoko yang habis bertengkar dengan Naoki menginap di rumah Chris. Malam itu untuk melupakan kesedihannya, Kotoko minum-minum bersama Kin Chan dan Chris. Ada Screencapture di weibo juga kalau Chris dan Kotoko tidur nya romantis, HAHAHHAHA

KAlau melihat dari ekspresi Moto Chan, sepertinya ini setelah Moto Chan tahu dia tidak bisa mengucapkan sumpah dan tak menerima topi perawat. Dia sangat sedih dan tidak mood melakukan tugasnya.

Mereka juga meng-cut cinta bersemi pada pasangan lainnya. Setelah upacara pelantikan selesai, seperti yang aku perkirakan, Funatsu datang dan memberikan buket bunga untuk Marina. Meski kelihatan kesal, Marina menerima bunganya. DAn kelihatannya ini awal cinta keduanya.

Screencapture di weibo juga memperlihatkan kalau Kotoko menerima buket bunga dari Keita. Karena Kotoko sangat mengharapkannya, jadi Keita membelikannya, meski sebenarnya harus dokter yang memberikannya. TApi Kotoko kelihatan senang sekali, karena teman-temannya perhatian padanya.


Komentar :

Untung saja sinopsis yang terhapus tidak panjang, jadi bisa aku selesaikan juga, Hohohohohoho.
Sumpah tadi pas udah posting episode 7 part 2 aku salah tekan dan sinopsisnya hilang, mana langsung tersimpan otomatis. Ya ampuuuuuuuun. Padahal biasanya aku waspada dengan hal-hal seperti ini.
komentar untuk episode 7 ini udah perfect di postingan yang hilang. JAdi aku malah lupa apa aja yang aku komentari sebelumnya, LOL.

 
Well, Di episode 7 ini kita bisa melihat gimana cintanya Naoki pada Kotoko. kita bisa melihat betapa cintanya naoki pada Kotoko. Naoki tipe pria yang kikuk kalau soal cinta, dia tidak suka mengekspresikan cintanya berlebihan dan bersikap lebay sedangkan kotoko tipe cewek yang suka cinta lebay lebay.
MAkanya meski Naoki kelihatan dingin, dia masih tetap suami Kotoko yang memikirkan istrinya.
Ia tidak suka sesuatu yang di ekspos di luar, makanya ia hanya bisa bersikap romantis kalau berdua saja dengan Kotoko. Bahkan di depan keluarganya pun ia terkesan dingin, tapi tiba saatnya ia romantis pada Kotoko.
Makanya Naoki malu banged pas Kotoko menceritakan hal di kantin pada keluarga.

Dan cinta Naoki memang besar, kita bisa melihat bagaimana ia sengaja kembali dari Nagoya ke Tokyo naik Shinkansen hanya untuk menghadiri penantikan Kotoko. Hari pelantikan menjadi perawat adalah hari penting bagi Kotoko. Naoki berkata ia tidak bisa hadir karena ada konferensi di Nagoya, tapi ujung-ujungnya ia datang meski tidak membawa bunga. TApi dengan datangnya Naoki, menunjukkan kalau Naoki sangat memikirkan Kotoko. KYAAAAAAAA!!!

Aku menyukai persahabatan Kotoko dan Keita. Orang mengatakan tidak ada persahabatan antara pria dan wanita. Itu benar, pasti ada salah satu pihak yang menyukai duluan, tapi jika cinta mereka tidak jadi, toh, akhirnya mereka bisa bersahabat.
Aku suka sekali Keita membantu Kotoko seperti biasanya dan mencoba bersikap biasa pada Kotoko. Itu tentu sangat membantu Kotoko agar ia tidak merasa bersalah terus pada Keita.
Di versi anime, adegan itu ada sebelum Naoki dan Kotoko baikan. Naoki sempat melihat Kotoko dan Keita latihan diam-diam di pagi hari jadi ia cemburu buta. Itu menjelaskan kenapa Naoki segitunya sama Kotoko. Karena di versi anime Kotoko memang sangat dekat dengan Keita.
Tapi di versi ini, adegan ini untuk memperjelas kalau sekarang keduanya bersahabat.

Aku suka sekali Keita vs NAoki setelah Kotoko dan Naoki baikan. Keita berbaik hati mengatakan kalau ia melepaskan Kotoko, eh si Naoki malah ambil kesempatan untuk memanas-manasi Keita dengan mengatakan, sekarang kau tahu seberapa besar cinta Kotoko padaku. HAHAHHAHAHAHAHAH.
Keita tentu saja kesal mendengarnya. LOL.
Tapi bagaimana pun, Naoki tidak akan melupakan perasaan cemburu itu, karena meski Kotoko itu dimatanya BAKA dan BAKA di mata orang lain Kotoko itu imut dengan kebodohannya itu,
Jadi harus jaga-jaga, kalau nggak Kotoko bisa di embat orang.
Kotoko sih bisa di terima semua lelaki, tapi Naoki? Meskipun di kagumi oleh semua orang, tapi mungkin kalau seruamh sehari aja sama Naoki pasti si cewek bakalah gak tahan dengan sikap dinginnya itu, HAHAHHAHAHAHA.
Cuma Kotoko yang bisa mengatasi Naoki. LOL.

BTW Off Of Topik, semalam aku re-run lagi BTS Itakiss LIT S1, pas bagian kissu scene pertama. Miki tampak nervous banged, ia bahkan memegang pipinya sampai memerah dan Yuki ketawa melihat Miki. Saat itu Miki baru 16 tahun, Yuki sudah 26 tahun.
Miki 16 tahun sepertinya ciuman pertamanya memang dengan Furukawa Yuki. Karena kalau udah pernah, kayaknya dia nggak akan senervous itu.
Masalahnya adalah, Ciuman pertama dan selanjutnya itu dengan Yuki. HAHAHHA. Di Itakiss S1 ada 5 ciuman yang kelihatan, ciuman pertama, bayangan Kotoko di RS, di RS saat Yuki sakit, saat hujan badai dan saat pernikahan, atau ada lagi?
Di S2 aja udah sebanyak apa, ciuman di okinawa ada 2, di OP scene okinawa 1, di S2 ada banyakkkkkk, ga ingat aku ngitungnya. Aku nggak tahu apakah di movie lain Hononon ada ciuman, tapi yang jelas, Furukawa beneran gile mengambil semua ciuman ciuman Miki HAHHAHAHAHHAHAHA.
Mudah-mudahan jodoh, Aminnn.

Huft. Episode selanjutnya cerita mulai beralih ke Rumah Sakit Universitas Tonan. Akan ada banyak kisah lucu dan menyentuh lagi. Aku menantikan Naoki mengatakan 'Meski dia tidak bisa melakukan 90% yang bisa aku lakukan, tapi dia bisa melakukan 10% yang tidak bisa aku lakukan.'
Well, pasangan itu bukan mencari yang terbaik, tapi yang saling melengkapi, barulah terasa sempurna :)

BTW, Tolong sabar menunggu sinopsisnya yaaaa.
Aku membuat sinopsis sendiri, disela-sela waktu luang.
aku anak tugas akhir yang sibuk dan memusingkan :'(
Jadi aku harap jangan hujani pertanyaan kapan kapan dan kapan.
Aku pasti akan membuat sinopsisnya sampai tamat. PASTI.
Terima kasih.

DO NOT SHARE WITHOUT CREDITS
DO NOT REPOST IN OTHER SITE!


19 comments:

  1. Jadi pengen nonton versi animenya XD

    ReplyDelete
  2. Makasih mba sinopsis nya, lanjut teruuuss ... Hehe
    Sehat slalu n lancar yaa tugas akhirnya ^.^

    ReplyDelete
  3. Makasih udah buatin sinopsisnya..smoga lancar tugasnya😊klo bisa buatin sinopsis versi anime ya hehe😃...arigato

    ReplyDelete
  4. Arigatou hazuki san (^-^)
    Whoaa pantes anak semester akhir juga~ semangaaat tugas akhirnya (^。^)/
    Baca sinopsis LIT2 ini jd penghibur di sela2 penulisan skripsiku~ jd lanjut terus yaa(^人^)

    ReplyDelete
  5. makasih ya kk, moga lancar tugas akhirnya hehehe maaf nggak sabaran soalnya nggak tau klo kk smstr akhir, pokoknya sukses ya kk aamiin

    ReplyDelete
  6. Wah udah keluar, Arigatou Gozaimatsu Unni Hazuki.
    walaupun agak lama sinopsisnya gag papa kok unni, aku pribadi akan dengan senang hati menunggu . apalagi unni semester akhir.,aku doakan somoga sukses unni. Gambatte ne...
    aku juga pengen denger naoki ngomong kayak gitu di eps 8 nanti. :D

    ReplyDelete
  7. Makasih ya kak udah buatin eps 7 nya tadinya aku gk sabar ehhh akhirnya keluar jg gk sabar liat eps 8nya deh~ well naoki-kun keren bgt pas nyataiin kalau dy cemburu.

    ReplyDelete
  8. makasih kak udah nyempetin waktu, buat sinopsissnya,. tetep semangat lah pokoknya

    ReplyDelete
  9. klo ak udah lama nonton versi animenya jd udah tau jln critanya bahkan udah baca mangany tp ak tetp penasaran versi ini agk kcwa ya ad yg d cut scenenya tp lumayanlah
    Ak udah nonton ep 8 tetep d tunggu deh sinopsisny

    ReplyDelete
  10. Aku tunggu sinopsis berikutnya Mba :)
    Semangat Mba :D

    ReplyDelete
  11. kalo sempet bikin yang anime dong kak..
    Lanjutan nya jangan lama lama yah kak #maksa^_^""

    ReplyDelete
  12. Aku sudah nonton versi animenya beberapa tahun lalu mbak. Bagus banget. Tapi pas nonton versi korea, aku rada kecewa. Aku jg nonton versi taiwan dannn romantiss banget meski ada jalan cerita yg beda jauh. Nah aku sangat menantikan apa jadinya itakis ini kalau dimainkan di negaranya sendiri makanya selalu menunggu nunggu. Makasih udah update ya mbak. Semoga tugas akhirnya cepet kelar...

    ReplyDelete
  13. semangat mbak buat sinopsisnya, kutunggu episode episode selanjutnya hehe

    ReplyDelete
  14. Ada yang punya link donwload anime format mp4 nya ngak,kalau ada yang punya bagi donk

    ReplyDelete
  15. Kamu bs nonton ato download di soul-anime.tv untuk yg sub english ato di shinokun untuk yg sub indo.

    ReplyDelete
  16. makasih ya mba sinopsisnya :) btw neliat BTS yg season 1 dmn ya mba pas adegan kiss scene pertama kali? kok di yt gaada ya?

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story