[Sinopsis] Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 9 Part 1

Sinopsis Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 9
---------------------------------------------------------------------------

Pagi yang cerah. Kamar pasangan muda Irie Naoki dan Irie Kotoko.
Kotoko terbangun lebih dahulu. Ia membuka matanya dan mencoba menyadarkan dirinya. KOtoko melihat ke sampingnya, suaminya tercinta masih terlelap dalam tidurnya. Senyuman muncul di wajah Kotoko pagi itu. Ia menatap Naoki sambil tersenyum dan bertanya-tanya apakah dirinya adalah wanita paling bahagia di dunia ini, karena begitu ia bangun, Naoki tepat disampingnya ? (YEAH, You Are Lucky Girl, I Hope I also end up wake up with Furukawa Yuki in my side, KYAAAA ).

Naoki dan Kotoko sudah menikah selama 2 setengah tahun. WOW.
KOtoko masih mencintai Naoki, lebih dan lebih lagi, setiap hari ia mencapai level baru untuk cintanya terhadap Naoki. Kotoko tersenyum bahagia memandangi wajah tidur Naoki.
Naoki tiba-tiba bergerak, ia membuka matanya dan terbangun. Kotoko masih menatapnya dan mengucapkan selamat pagi pada suami tercintanya.
Naoki menatap Kotoko dan dengan dingin berkata, Wajahmu sembab, tidak cantik lagi.
DOEEEEENGGG!!!!

Kotoko yang mengharapkan sesuatu yang manis di pagi itu berakhir dengan wajah shock sementara Naoki tidak pedulian dan bangkit dari tempat tidurnya.
Kotoko masih membulatkan mulutnya melihat Naoki keluar dari kamarnya.
Kotoko terduduk dan menatap Naoki yang sudah meninggalkan kamar, kemudian ia tersenyum dan begitu lah Kotoko, ia amat sangat mencintai suaminya itu, meski sebagian besar yang bisa Naoki lakukan adalah bersikap cool, cuek. Tapi itu lah pesonanya, KYAAAAA!!!

Pagi itu setelah mandi dan dan dan, Kotoko seperti biasa menemui ibu mertuanya di dapur untuk membantu menyiapkan sarapan. Meski ibu menyuruhnya untuk tidur lebih banyak, ia tidak mau menyalahgunakan kebaikan mami Irie dan mengatakan kalau ia adalah seorang istri. Mami Irie memanjakannya seperti biasa.
Papi Irie juga ramah pada Kotoko seperti biasa, dan seperti biasa pula, karena kebodohan Kotoko, Yuuki-kun marah padanya. Kali ini karena Kotoko mencuci pakaiannya tanpa mengecek kantongnya dulu, sehinggal buku catatan kecil Yuuki mengembang HAHHAHAHHA, aku ragu itu masih bisa dibaca.
Dan puncak kebahagiaan pagi itu adalah saat Naoki dengan korannya datang untuk sarapan dan meminta Kotoko membuatkannya kopi. Kotoko merasa kehidupan pernikahannya bahagia sekali, jika terus seperti ini.

Saat sedang sarapan ibu teringat sesuatu dan bersemangat mengatakan Rika-chan akan tinggal bersama mereka selama beberapa waktu kedepan.
Yuuki tampak bersemangat dan Naoki juga bergumam mengenai Rika yang akan kembali.
Kotoko yang sama sekali tidak tahu menjadi bingung.
Ibu mengatakan kalau Rika-chan adalah sepupu Naoki dan Yuuki. Yuuki mengatakan kalau Rika itu cantik dan pintar, tidak seperti Kotoko.
Ibu mengatakan dulu Rika sering main ke rumah mereka karena ayahnya sering ke luar negeri. Naoki dan Yuuki sering main bertiga, tapi kemudian keluarga Rika pindah ke Amerika.
Naoki bertanya kenapa Rika akan tinggal bersama mereka.
Papi Irie menjelaskan kalau keluarganya akan pindah ke Jepang bulan Mei tapi Rika akan mulai masuk sekolah bulan April, Jadi Rika akan datang lebih awal dan tinggal bersama mereka untuk sementara.

Yuuki tampak tersenyum membayangkan Rika yang kembali. Kotoko merasa aneh karena biasanya Yuuki itu benci dengan perempuan.
Papi Irie memulai percakapan memuji Rika, bahwa Rika sering memenangkan kompetisi piano dan memasak.
Ibu juga memujinya, kalau Rika adalah gadis baik dan ceria.
Bahkan Naoki juga, Naoki mengatakan sejak kecil Rika memang berbakat.
Kotoko kemudian mulai bicara, sepertinya Rika-chan itu adalah gadis yang sempurna, ya?
Yuuki mulai mengejek Kotoko, Dia kebalikan dari dirimu.
Ibu tersenyum saja dan meminta Kotoko menganggap Rika sebagai adik sendiri.
Meski merasakan firasat buruk, Kotoko hanya bisa mengangguk dan tersenyum.

Kotoko pulang dengan setumpuk belanjaan yang harus ia bawa. Ia kesulitan karena belanjaannya dan melangkah pelan-pelan karena berat banged. Ia bahkan ga bisa memandang lurus karena belanjaannya tinggi menjulang hingga akhirnya Kotoko menabrak seseorang dan belanjaannya terjatuh.
Kotoko panik dan meminta maaf pada gadis kecil itu. Gadis kecil itu mengatakan itu juga kesalahannya jadi Kotoko tak perlu meminta maaf. Gadis itu membantu Kotoko memunguti belanjaan yang jatuh dan Kotoko menatap gadis itu. Kotoko jadi bingung kenapa gadis kecil itu ada di depan rumah mereka.
Kotoko kemudian terlihat bersemangat dan bertanya apakah gadis itu adalah Rika-chan.
Gadis itu bingung dan mengatakan kalau ia bukan Rika. Kotoko kemudian tertawa karena ia salah.

Kotoko dan gadis itu selesai memasukkan belanjaan kembali ke kantongnya.
Tapi setelah beberapa saat Kotoko baru sadar dan bertanya lagi, Jangan-jangan kau adalah temannya Yuki?
Gadis itu kebingungan dan tak tenang kemudian mengatakan kalau ia bukan temannya Yuuki. Ia pun pergi dengan cepat meninggalkan Kotoko yang masih bingung. Kotoko berbalik untuk bertanya lagi tapi ia menabrak sesuatu lagi dan menjatuhkan belanjaannya kembali.
Kotoko emnghela nafas kesal. Ia menatap yang ia tabrak dan ternyata itu Naoki yang baru kembali dari kampus.
Naoki menatap Kotoko sambil menghela nafas dan mengatakan, Tadaima.
Kotoko tersenyum malu dan mengatakan Okaerii, sambil mencoba bersikap manis meski khawatir akan di omeli. HAHHAHAHAHA.

Naoki dan Kotoko kembali ke rumah dengan setumpuk belanjaan. Naoki membantu Kotoko membawa beberapa sambil mengomel agar Kotoko lihat-lihat kalau jalan. Kotoko mengerutkan bibirnya dan mengatakan kalau ia lihat-lihat kok.
Kotoko kemudian masih memilirkan tentang gadis yang ada di depan rumah mereka tadi, sepertinya gadis itu seumuran Yuuki.
Yuuki berlari dari dalam rumah sambil memanggil kakaknya. Kotoko akan mengatakan 'kalau tadi ada teman Yuuki di luar' tapi tak sempat menyelesaikan kata-katanya, Yuuki terlalu bersemangat mengatakan Rika-chan sudah datang.

Kotoko dan Naoki tampak terkejut. Yuuki memanggil Rika.
Seorang gadis muncul perlahan. Gadis yang tinggi dan cantik. Tersenyum dan hanya menatap pada satu wajah.
Kotoko memuji kalau gadis itu cantik.
Rika kemudian memanggil nama Naoki dan berlari ke arah Naoki dan tanpa peringatan memeluk Naoki membuat Kotoko shock.


Rika tersenyum pada Naoki dan mengatakan kalau Naoki makin tampan. Rika melingkarkan tangannya di leher Naoki. Naoki tersenyum dan mengatakan kalau Rika juga tambah cantik.
KEduanya tersenyum saling menatap.  Melihat keduanya, terutama Naoki yang jarang sekali bersikap begitu. Dan gadis yang meneyrang Naoki duluan tapi di terima oleh Naoki dengan senyuman.
Kotoko shock berat, APA INIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII?????????????????????

Episode 9
~ Here Comes A Cute Little Vixen! ~

Keluarga Irie mengadakan pesta penyambutan untuk kedatangan Rika. Mereka bersulang satu sama lain. Rika juga tak lupa menyapa Kotoko.
Kotoko cukup shock saat tahu Rika akan bersekolah di SMA Sumiregaoka, sebuah SMA yang cukup selektif dalam memilih siswanya. Rika mengatakan kalau sekolah itu cukup dekat dengan rumahnya makanya ia memilih sekolah itu. Yuuki mulai berkomentar kalau seharusnya Kotoko belajar lebih banyak dari Rika.
Ibu berkata kalau nilai ujian Rika pasti bagus. Membicarakan nilai, Kotoko yakin kalau Rika sangat pintar.
Tapi Rika mengatakan Kotoko lebih hebat darinya. Yuuki shock, dari mana hebatnya?
Rika berkata, soalnya kalau nilai Kotoko tidak bagus, tidak mungkin Kotoko bisa memenangkan hati Naoki.

Naoki diam saja dan pergi dari lingkaran, ia tak tahu mesti ngomong apa.
Mami malah membenarkan hal itu, karena Naoki begitu keras kepala.
Rika terus bicara tentang ketidakpercayaannya kalau Naoki sudah menikah, padahal dulu ia tak tertarik pada perempuan,  ia yakin Kotoko pasti luar biasa.
Kotoko hanya bisa tertawa aneh dan mengatakan kalau ia sudah berusaha sangat keras.
Rika mulai tidak sopan bertanya, Tapi, kau duluan yang mengejar Naoki kan?
Kotoko dengan polos menjawab, Iya.
Rika senang dan tersenyum, Benar juga, kalau tidak.......
Rika terus tersenyum menatap Kotoko membuat Kotoko mulai kesal dan menatap Rika dengan mata terbelalak, mungkin ia berfikir, 'berani juga gadis ini....'

Rika kemudian mendekati Naoki sambil menggandeng tangan Naoki, Ahhhh, kalau tahu begini aku pasti akan menyatakan perasaan sebelum berangkat ke amerika.
Kotoko melihat hal itu dan ia mulai amat sangat kesal, sayangnya ia hanya bisa berteriak dalam hati, AAAAA, Aku tahu mereka sepupu, tapi itu terlalu dekat!!!!!
Kotoko kesal sekali tapi ia tak bisa apa-apa. hanya bisa menatap keduanya dengan banyak ekspresi.

Ibu kemudian datang dan mengatakan kalau Naoki sudah menikah dan jangan banyak melakukan skinsip. Ibu sengaja lewat di tengah keduanya sehingga Rika harus melepaskan tangannya dari Naoki. HAHAHHAHA.
Ibu menegur dengan cara halus.
Tapi Kotoko masih tak tenang dan menatap Rika dengan penuh rasa kesal.

Kotoko yang merasa posisinya terancam mengajak Moto-chan untuk curhat di sebuah cafe.
Moto Chan makan parfait dengan anggun sambil mengatakan pendapatnya tentang Rika. Ia mengatakan kalau Rika adalah ancaman besar, dia gadis yang cantik dan menawan, serta pintar. Selain itu dia punya banyak kenangan masa kecil bersama Naoki yang Kotoko bahkan tidak tahu. Dia mungkin saja memeluk Naoki, dan bahkan memanggil Naoki dengan nama kecil yang berarti bahwa mereka sangat akrab. Musuh yang tangguh.
Kotoko bahkan membayangkan hal yang tidak-tidak dan merasa khawatir, tapi ia tak setuju saat Moto Chan mengatakan kalau Rika adalah musuh.

Moto-chan mengatakan tentu saja si Rika adalah musuh, Bagi Kotoko dan bagi dirinya juga.
Kotoko masih merasa ragu, mungkin saja Rika sama sekali tak punya perasaan pada Naoki, mungkin...
Moto Chan kesal, ia memukul meja dan membuat Kotoko kaget, Tentu saja ada! KAu ini kenapa???? Kita sedang membicarakan tentang Irie Naoki??!!!
Kotoko hanya bisa tertawa, HHHH, Begitu ya????
Moto Chan menikmati es nya saat Kotoko mengatakan memang sih si Rika itu kelihatan ceria dan baik, tapi ia hanya merasa diabaikan sejak Rika muncul. seperti diasingkan.
Kotoko membuat ekspresi lucunya saat menjelaskan hal itu.

Moto Chan kemudian mengatakan dengan serius kalau kendala utama Kotoko adalah keluarga Naoki.
Kotoko terkejut, EHHHHHHHHH??
Moto Chan menjelaskan kalau selama ini  keluarga Naoki selalu memperhatikan Kotoko, tapi sekarang mereka memperhatikan Rika.
Kotoko masih tak menerima hal itu dan mengatakan Moto Chan terlalu berlebihan. Moto Chan menjadi kesal dan meninggikan suaranya, KAU INI TERLALU MURAH HATI!
Moto Chan menatap Kotoko dengan tatapan serius yang menakut-nakuti Kotoko, Saat semuanya memanjakan Rika, Irie-san bisa di rebut.

Kotoko shock dan membulatkan mulutnya, membukanya lebar, HAHHAHAHHA. Kotoko ketakutan, Tidak mungkin!!!
Moto Chan makin menakut-nakuti Kotoko, Dan kau sendiri akan dilupakan.
Kotoko beneran masuk dalam hal itu, ia bahkan mengangkat tangannya seolah-olah mencari sesuatu, HAHAHHAHAHHA
Kotoko kesal dan akan menangis memanggil nama Moto Chan yang malah makin membuatnya khawatir bukannya menghiburnya.
Sementara Moto Chan sibuk dengan parfaitnya dan mengucapkan terima kasih atas traktirannya sambil menghela nafas.
Kotoko shock, sejak kapan ia menyetujui mentraktir Moto Chan? HAHHAHAHA

Kotoko tak bersemangat berjalan pulang dari cafe. Ia lemah lunglai dan tiba-tiba Rika ada disana memanggilnya. Keduanya pulang bersama.
Rika sibuk mengatakan kalau ada banyak anak cowok yang mau mengantarnya pulang. Ia mengatakan cowok disini nggak dewasa.
Kotoko hanya menjawabnya dengan tak bersemangat, Iii desu ka???
Rika juga mengatakan cowok-cowok dikelasnya juga tak ada yang layak. Ia tumbuh besar bersama Naoki, jadi seleranya lumayan tinggi.
Kotoko hanya bisa membuat ekspresi lucu dengan bibirnya, ia malas mendengarkan tapi apa daya.
Kotoko hanya bisa tertawa dan menyuruh Rika jangan membandingkan mereka dengan Naoki, karena mereka akan terlihat menyedihkan.

Rika menghentikan langkahnya, Kotoko-san?
Kotoko berbalik menatap Rika.
Rika  menatap Kotoko serius, Naoki.... Bolehkan dia untukku?
Kotoko terkejut, Eh?
Rika tersenyum, Kenapa tidak? Bolehkah Naoki untukku?
Kotoko tak tahu harus bilang apa, ia mencoba bicara, Yahh... Rika-chan.... Itu....
Tiba-tiba melihat ekspresi Kotoko Rika tertawa.

Rika berkata, ada apa dengan ekspresimu itu? Aku cuma bercanda.
Rika tertawa dan melanjutkan langkahnya.
Kotoko masih shock dan berusaha membuka pikirannya, Bercanda? Bercanda, ya?
Kotok mencoba tersenyum dan mengikuti Rika.

Malam harinya, Kotoko lagi berendam di kamar mandi mewah keluarga Irie. Ia sedang merenung dan berkata kalau ia tak akan membiarkan Rika mengerjainya lagi.
Tiba-tiba ia dikagetkan karena ada yang masuk ke kamar mandi (sebenarnya malah lebih mirip osen deh, HAHHA).
Rika masuk dan ingin berendam dengan Kotoko. Awalnya Kotoko menolak, tapi apa daya dia udah buka baju. Dan Kotoko shock dengan badan Rika yang ternyata jauh lebih bagus darinya, HAHHAHAH.

Rika dan Kotoko berendam air susu di kamar mandi. Mereka kemudian mulai membicarakan Naoki lagi. Rika bertanya apakah Kotoko yang melamar Naoki?
Kotoko menjawab panik, tentu saja tidak.
Kemudian Kotoko mulai menyalahkan dirinya sendiri karena selalu panik tiap ditanya tentang Naoki. Ia meminta dirinya sendiri untuk tenang menghadapi Rika, tegar dan percaya diri, karena Rika adalah anak SMA.
Ia bahkan memukul pipinya sendiri dan membuat pose semangat, karena ia adalah istri Naoki.

Rika kemudian mulai bertanya lagi, Apakah aku boleh bertanya lagi?
Kotoko mencoba tenang dan tersenyum, Apa?
Rika bertanya, apakah Naoki pandai berciuman?
Kotoko tak bisa mengontrol dirinya lagi untuk tenang karena ini pertanyaan yang tidak pernah ia perkirakan sebelumnya, jadi ia panik, EH??? ohohohho, ehhhhh, Kenapa? Bagaimana ya..... aku juga tidak tahu... Aku hanya mencium Irie-kun dan....
Rika berkata, Ehhhh... Begitu ya??? Jadi kau tidak tahu?
Kotoko hanya bisa tertawa ga enak.

Rika berkata, aku punya beberapa pacar di Amerika, Kami sering berciuman.
Kotoko mulai merasa tak enak dan mulai merasa lemas karena kelamaan berendam, ia mengipas badannya. Kotoko mengatakan ia akan pergi duluan.
Kotoko keluar dari bak mandi dan memakai handuknya.
Rika menatap Kotoko dan berkata, Tapi, pencium terbaik yang aku kenal adalah Naoki.
Kotoko terkejut, EH?

Kotoko berbalik menatap Rika. Rika dengan percaya diri mengatakan kalau Naoki adalah pencium yang baik (Well, melihat ciuman Naoki dan Kotoko, aku ga merasa kalau dia pencium yang baik, HAHHAHA )
Rika tersenyum menantang. Kotoko shock karena itu artinya Rika dan Naoki pernah berciuman.
Rika terus bicara, Enaknyaaa Kotoko-san, Kau bisa menciumnya semaumu. Aku juga ingin menciumnya sekali lagi.
Kotoko mulai mencoba bicara, Tapi, bukannya ada beberapa jenis ciuman, seperti menempelkan pipi ketika kita masih kecil.
Rika berkata, Saat itu aku kelas 5 SD dan Naoki sudah SMA, tentu saja itu di bibir.
Kotoko makin shock, EEEEEEEEEEEHHHHH?
Ia lemas, tak bisa bersuara lagi.
Rika terus memanas-manasi Kotoko, Itu adalah ciuman pertama kami.

Kotoko menatap Rika dan mulai membuat ekspresi kagetnya yang lucu, USOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!
Kotoko mulai berkeringat dingin. Matanya berkunang-kunang. Dalam hati ia berkata, Ciuman pertama Naoki bukan denganku tapi dengan Rika-chan????????????
BRUKKK!!!
Kotoko terjatuh di lantai, ia lemas banged karena suasana ruang pemandian yang panas ditambah hatinya yang panas. Ia terjatuh ke lantai, meski ia masih sadar, ia mencoba bicara dalam hati, Tolong katakan kalau semua itu bohong...!!! Irie-kun..... Irie-kun......
Dan akhirnya Kotoko kehilangan kesadarannya.

Gelap. Sangat Gelap.
Tiba-tiba sebuah cahaya terlihat dan hanya menyinari Rika yang berdiri dihadapan Kotoko.
Rika berkata, Kotoko-san, aku ingin berpacaran dengan Naoki.
Kotoko shock, Apa? Tapi Naoki sudah menikah denganku!
Rika tertawa, Tapi kami berdua adalah pasangan yang serasi. Dan lagi aku lah yang pertama menciumnya. Benarkan, Naoki?

Tiba-tiba Naoki muncul, Ya, begitulah.
Naoki berdiri di samping Rika.
Rika berkata kalau mereka sama-sama berbagi ciuman pertama. Naoki, tinggalkan dia dan mari berciuman.
Rika tersenyum dan melingkarkan tangannya di leher Naoki. Keduanya siap berciuman.
Kotoko panik dan shock, HENTIKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNN!!!!!
Ia berteriak.

Kotoko terbangun dari mimpi buruknya.
Ia shock dan panik. Meski begitu ia lega karena semuanya hanya mimpi.
Ia menghela nafas tapi kemudian sadar kalau diluar sudah terang.
Ia mengambil jam dan shock karena ia kesiangan,. Kotoko panik dan berteriak lagi, ia bangkit dari tempat tidurnya.

Kotoko berlari ke ruang makan dan melihat ibu dan Rika sibuk di dapur dan Naoki serta Yuuki di meja makan.
Rika menyapa Kotoko. Ibu bertanya apakah Kotoko baik-baik saja. Rika mengatakan semalam Kotoko pingsan di kamar mandi, jadi sebaiknya Kotoko istirahat hari ini. Ia juga meminjam celemek milik Kotoko.
Kotoko merasa terancam.

Rika mendekati Naoki dan bertanya apakah Naoki mau dibuatkan omelet, karena Naoki biasanya suka omelet buatannya. Naoki membenarkan, Yuuki juga minta di buatkan. Rika tersenyum.
Kotoko panik dan mendekati Rika, ingin merebut bahan omelet dari Rika, ia mengatakan ia yang akan membuatnya.

Rika tak menyerahkan semudah itu, karenaomelet buatannya lebih enak.
Kotoko tak mau kalah, bagaimana kau bisa tahu kalau buatanmu lebih enak dari buatanku?
Rika kesal, sudahlah, Kotoko-san, Kau tidur saja.
Keduanya saling tarik menarik mangkok berisi bahan. Keduanya tak mau kalah membuat ibu heran melihat keduanya.
Keduanya saling tarik menarik dan ga mau kalah. Kotoko akhirnya mendapatkan mangkoknya setelah pertarungan sengit dan menunjukkan wajah menangnya.
Sampai ia sadar kalau bahan-bahan terbang karena ia terlalu bersemangat menariknya.

Kotoko shock melihat telur terlempar ke kepala Yuuki. Naoki yang tenang hanya bisa menghela nafas melihat hal itu. Kotoko menunjukkan wajah menyesal tak enak hatinya melihat Yuuki yang kayak di ceplokin telur, HAHAHHAHAHA.

Kotoko yang masih merasa posisinya terancam mencari tahu tentang Rika melalui Yuuki. Malam harinya ia kekamar Yuuki menanyakan tentang Rika, ia yakin Yuuki pasti tahu banyak.
Yuuki sepertinya ga marah sama Kotoko, jadi ia menceritakannya. Yuuki mengatakan mereka bertiga sudah seperti saudara sejak kecil.
Mendapat angin segar, Kotoko mendekati Yuuki dengan hati-hati, ia mulai bertanya, apakah Rika-chan menyukai Irie-kun?
Yuuki menghela nafas dan mengatakan kalau ia tak tahu, Tapi yang ia tahu adalah bahwa dirinya menyukai Rika-chan. Jadi ia meminta Rika untuk tinggal bersama mereka. Tapi Rika berkata padanya, 'Jika aku menikahi kakakmu, aku akan menjadi kakakmu yang sesungguhnya.'

Kotoko shock dan mendekatkan wajahnya ke wajah Yuuki, ME-MENIKAH?????!
Yuuki agak ketakutan, ia mengangguk, Jadi jika aku ingin dia menjadi kakakku, aku harus membuatnya menikah dengan kakakku. Aku harus membantunya menikah dengan kakakku. Aku ingat aku pernah berjanji begitu padanya.
Kotoko makin shock, ia membuat ekspresi khawatir yang lucu dan ingat kembali saat Rika memintanya menyerahkan Naoki.
Kotoko sadar kalau selama ini Rika menyukai Naoki. Ia bertanya-tanya apakah benar kalau Rika mencintai Naoki?
Kotoko hanya bisa memasang ekspresi lemasnya.

Keesokan harinya, Kotoko yang merasa ancaman makin besar bangun pagi-pagi sekali. Kali ini ia bersemangat untuk menunjukkan kalau ia istri yang baik.
Ia bersemangat keluar dari kamar untuk menyiapkan sarapan sebelum semuanya bangun. Tapi langkahnya terhenti di pintu saat melihat Rika-chan sudah ada disana menyiapkan sarapan.
Keduanya slaing menyapa tapi kemudian saling pandang dengan taapan permusuhan.
LOL.

Pagi itu, sarapan mewah terhidang di meja . Ibu dan Yuuki cukup shock melihat betapa banyaknya menu sarapan pagi itu. Ibu memuji keduanya yang membuat sarapan bersama-sama, padahal ibu ga tau maksud dibalik semua itu.
Sementara itu keduanya masih menunjukkan tatapan permusuhan yang dalam. HAHAHHAHA.
Dan akhirnya orang yang diharapkan datang ke ruang makan.


4 comments:

  1. Akhirnya keluar jg sinopsisnya....pertarungan yg sengit antara kotoko dan Rika. Hazuki thanks ya d sela sela ksibukanya msh tetep buat sinopsis.

    ReplyDelete
  2. Di tunggu sinopsis episode slnjutng. Thanks hazuki, walaupn sbum masi smpet buat nglnjutin sinopsisny... ganbatte!!!

    ReplyDelete
  3. Makasih banyak mbag Hazuki udah ngelanjutin sinopsisnya :)
    Di tunggu next episodenya

    ReplyDelete
  4. Baguss Hazuki. Sinopsisnya thanks. Ya

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story