[Sinopsis] Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 10 Part 2

------------------------------------------------------------------------------------
 Sinopsis Itazura na Kiss 2 ~ Love in Tokyo Episode 10 Part 2

Di rumah keluarga ibu Kotoko, pesta perayaan datangnya menantu pertama kali dimulai. Anggota keluarga dan undangan duduk di meja panjang dan Naoki serta Kotoko di ujung meja.
Mereka minum-minum saat Naoki melihat-lihat tulisan di spanduk.
Seorang gadis menuangkan minuman untuk Naoki. Kotoko menyapanya sebagai Miharu. GAdis itu membesarkan matanya dan mengatakan kalau ia adalah Hidemi. LOL. Kotoko lupa nama sepupunya sendiri. HAHHAHAHAHHA.
GAdis itu kesal dan mengatakan kalau di keluarga mereka gak ada yang namanya Miharu.
Kotoko hanya bisa ketawa-ketawa gak jelas. PAman berkomentar, DAsar Kotoko, kau tak pernah baik dalam mengingat sesuatu.

Kotoko kesal, Hentikan! Saat ke kebun binatang, paman sendiri salah mengira anak sendiri kan? Kau bahkan membawa orang asing ke rumahmu.
Paman ikutan kesal, Kau masih mengingat hal itu! Itu salahnya, dia tidak mengatakan apa-apa.
Kotoko melawan, Salah anak kecil?! Kau lah yang ceroboh!
Naoki hanya bisa melihat perdebatan Kotoko dan pamannya yang tepat di hadapannya, ia bahkan tak mengerti apa yang mereka perdebatkan. LOL.

Tiba-tiba 3 anak kecil datang membawa poster Koto-rin dan tahu kalau Naoki adalah orang yang membuat Kotorin. Mereka bahkan meminta tanda tangan Naoki. LOL.
Kotoko mengatakan kalau Naoki bukan artis, ngapain minta tanda tangan?
Lalu ada lagi yang bergabung, nenek-nenek dari klub Kumashiro. Mereka awalnya membawa makanan tapi tak peduli dengan makanan lagi saat melihat Naoki yang tampan, mereka menjadi terpesona.
Mereka mendekati Naoki dan mulai memegang-megang Naoki dan memuji ketampanannya. MEreka bahkan menyingkirkan Kotoko dari posisinya karena ingin dekat-dekat dengan Naoki. LOL.
Para ayah mendekati ayah Kotoko dan mengajaknya minum bersama, Kotoko kemudian tersingkir pula dari samping ayahnya. Kotoko benar-benar diabaikan.

Para nenek menggoda Naoki dengan mengatakan kalau jantungnya berdetak kencang, ia yakin kalau itu berarti sesuatu. Para nenek bertengkar karena Kotoko dan mereka saling dorong, Kotoko yang kena dan kesakitan. Rumah beneran heboh.
HAHAHHAHAHAHA. KAsian banged si Kotoko.

Malam harinya. Setelah selesai makan malam, Paman datang membawa album lama ibu Kotoko. Foto ibu saat masih sekolah. Cukup mengejutkan saat Kotoko mengatakan kalau ia juga belum pernah melihatnya.
Kotoko membuka album lama ibunya. Terlihatlah ibu Kotoko yang sangat mirip dengan Kotoko sedang makan sesuatu LOL, menganga.
Paman berkomentar kalau Etsuko selalu jajan sepulang sekolah. Etsuko sangat menyukai Takoyaki. Naoki tersenyum dan mengatakan kalau Etsuko mirip dengan Kotoko. Ayah mengangguk, Kotoko malah bingung.

Naoki menunjuk salah satu foto, dia mempunyai tahi lalat disini.
Ayah bingung, setahu aku dia tidak punya tahi lalat. Kotoko mencoba mengingat-ingat wajah ibunya.
Paman tertawa dan menyuruh mereka melihat lagi, kalau itu bukan tahi lalat tapi serpihan rumput laut.
Kotoko dan ayah tertawa, Kotoko mengatakan kalau ibu konyol sekali.

Halaman selanjutnya, sepertinya ibu Kotoko ikut lomba lari di festival olahraga. LOL.
Ibunya ga kuat lari dan mendapat peringkat terakhir.
Kotoko bingung dan ga bisa berkomentar. Ia membuka halaman selanjutnya, ibu Kotoko terlihat menyanyi di depan kelas, naik ke atas meja dan memakai sapu sebagai mike. LOL.
Naoki akhirnya tak tahan lagi dan tertawa. Untuk pertama kalinya ia terlihat tertawa seperti itu. KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!

Kotoko berkomentar, kenapa dengan foto-foto ini... aku tidak tahu apa-apa...
Lalu ia membuka halaman selanjutnya, foto ibu Kotoko memegang sesuatu, dan ada spandul di belakang bertuliskan 'Miss Tonburi'.
Kotoko terkejut, EH?!!! Miss Tonburi?????
Naoki tertawa lagi dan lagi, Kau bilang dia Miss Akita-Komachi?
Kotoko mengelak dan mengatakan ayah yang mengatakan itu.
Ayah bahkan ikut bingung, karena ibu Kotoko yang bilang begitu padanya.
Ayah tertawa dan mengatakan ternyata dia malah miss Tonburi. HAHAHHHAHAHA.
Kotoko mencoba meyakinkan dengan memuji ibunya, Tapi aku yakin kenyataannya ibu cantik, lembut, berkelas dan cerdas! Pasti begitu..

Tiba-tiba paman tertawa terbahak-bahak mendengar Kotoko mengatakan adiknya cerdas dan berkelas, Cerdas? BErkelas? Kau bercanda?!
PAman tertawa lagi, Kotoko dengan wajahnya menyuruh mereka berhenti.
Paman mengatakan, Et-chan itu selalu ceroboh dan menjadi siswa dengan nilai terendah di kelasnya. Dia sama sekali tidak atletis!
Ayah dan paman tertawa. Naoki ikutan tertawa juga. Kotoko merasa bete karena ia sama sekali tidak tahu apa-apa tentang ibunya.

PAman menceritakan kalau Etsuko jatuh cinta pada pria desa sebelah, dia menunggunya saat salju turun dan hampir mati  karena kedinginan. Dia membuat geger desa.
Kotoko terkejut, Ibu? Hampir mati?
Paman melanjutkan, dia ditemukan setengah terkubur di salju!!
Paman tertawa terbahak-bahak. Dan Naoki beneran tertawa terbahak-bahak. WOOW.
Kotoko bahkan terkejut karena belum pernah Naoki tertawa begitu keras.

Naoki masih tertawa dan mulai berkata, Aku hampir tak bisa bernafas, sepertinya dia mirip sekali denganmu. Wajah maupun kepribadiannya.
DAn Naoki tertawa lagi dan lagi. PAman mengatakan semua orang di desan ini memang begitu.
Kotoko kesal, karena secara tak langsung ia di ejek. IA berdiri dan ngambek, mengatakan kalau ia akan pergi tidur.
Kotoko pergi ke kamar dan ayah mengingatkan kalau besok mereka akan ke makam jadi harus bangun pagi-pagi. KOtoko mengatakan ia mengerti.
Ayah, Naoki dan paman pun melanjutkan pembicaraan dan minum-minum.

Tengah malam, Kotoko terbangun. Ia melihat Naoki tidak ada di sampingnya, jadi ia keluar dari kamar.
Ia mendengar kalau Naoki dan ayahnya masih bangun dan berbincang.
Kotoko mendengarkan dari luar.

Naoki bertanya, sudah berapa lama sejak ayah pertama kali kesini?
Ayah menjawab, pertama kali aku kesini, sekitar 25 tahun yang lalu. Tapi aku tidak setiap tahun datang ke sini.
Kotoko melihat ayah dan Naoki minum berdua sambil curhat.
Naoki bertanya, jadi ayyah bertemu dia saat ayah berusia 20 tahun?
Ayah membenarkan, saat itu ia masih belajar menjadi koki dan ibu Kotoko berusia 19 tahun. Kami sama-sama pendatang baru di Tokyo. aku sedang jalan-jalan di kota ketika ada seorang gadis pingsan di depanku.
Naoki mengomentari kalau itu hebat.

Kotoko mendengarkan cerita tentang ibu dan ayahnya yang tidak pernah ia tahu dalam diam dan kegelapan malam.
Ayah mengatakan ia berlari ke arah gadis itu dan bertanya ada apa? Ia terkejut saat tahu gadis itu belum makan selama 3 hari. Ia bertanya-tanya bagaimana jadinya kalau ia tak ada disana saat itu? Lalu aku berfikir dia harus makan dan aku memasakkannya sesuatu.  Dan hebatnya dia menghabiskan empat piring nasi.
Naoki tersenyum, hebat sekali, dia pasti sangat lapar dan masakan ayah terasa nikmat baginya.
Ayah tersenyum, mungkin begitu. Tapi dia adalah orang pertama yang memakan masakanku dengan bersemangat. Dia terlihat sangat menyukai masakanku. Lalu dia mulai datang ke restoranku setiap hari, makan makanan yang paling mahal. Dia selalu duduk di depanku, dan sebelum aku menyadarinya...
Naoki tersenyum, sudah kuduga, dia ibu Kotoko.

Ayah membenarkan, Dia suka makanan yang enak, tapi masakannya sendiri tidak enak. Kenapa bisa begitu ya?
Naoki tertawa, dia mirip dengan Kotoko.
Ayah ikutan ketawa. Aku mulai merasa kalau sudah tugasku memberinya makanan yang enak.
Naoki bertanya, lalu ayah jatuh cinta padanya.
Ayah tertawa.

Kotoko hanya mendengarkan dari luar, kisah yang mungkin dirinya tidak pernah mendengarnya. Bagaimana Naoki yang selama ini mungkin ingin tahu bagaimana tentang ibu Kotoko, tapi tak bisa menanyakan padanya karena ia kehilangan ibunya sejak kecil, jadi mungkin ia tidak terlalu ingat kenangannya bersama ibunya.
Ia mendengar lagi ayahnya meminta Naoki jangan memberi tahu tentang itu pada Kotoko, karena itu memalukan.
Kotoko menghela nafas dan kembali ke kamarnya.

Ayah dan Naoki masih mengobrol, mereka membicarakan ibu Kotoko yang ternyata bukan Miss Akita-Komachi melainkan Miss Tonburi. Miss Akita Komachi terdengar sedikit mempesona tapi Miss Tonburi adalah gunung sayuran.
Ayah bertanya-tanya kenapa Ibu Kotoko berbohong. Naoki mengatakan kalau ibu Kotoko lumayan cerdik. Ayah tertawa dan mengatakan kalau ia tertipu.

Kotoko di kamarnya. Ia belum tidur. Tiba-tiba ia merindukan ibunya. Ia menatap langit-langit, rumah temapt ibunya dibesarkan. Kotoko mengangkat tangannya ke arah langit-langit dan bertanya, apakah ibu juga menatap langit-langit ini saat tidur?
Kotoko mulai sedih. Ia sama sekali tak tahu apa-apa tentang ibunya. Ibu yang ia bayangkan ternyata berbeda dengan yang sebenarnya. Tapi entah kenapa, sekarang ia merasa lebih dekat dengan ibunya.
Kotoko tersenyum. Ia kemudian menatap futon tempat Naoki tidur. Ia tersenyum karena Naoki ternyata sangat memikirkan ibunya. Ia selalu malu dan tak membicarakan tentang ibunya, Kenapa ya? Aneh... Tapi dia membuatku senang...

Kotoko tertidur. Pintu kamar terbuka. Naoki masuk ke dalam kamar. IA menatap istrinya yang sedang tertidur. Naoki menarik selimut Kotoko dan menyelimutinya dengan nyaman.
Naoki duduk di samping Kotoko. Ia menatap istrinya dengan penuh cinta. Ia perlahan menepuk-nepuk bahu Kotoko yang tertidur.
Merasakan kenyamanan, Kotoko tersenyum dalam tidurnya.
So SWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEETTT!!!!!!
KYAAAAAAA!!!!
AKHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!
Tatapan Naoki membunuhku!!!!! >//////<

Pagi hari yang cerah. Sebelum berangkat ke makam, Naoki terbangun lebih dahulu dan duduk di ruang keluarga, membaca buku. Sepupu-sepupu Kotoko sedang belajar disana.
Hidemi bertanya pada Naoki, Naoki-san, apa maksudnya 'mencekik dengan tali sutra'?
Naoki menjelaskan, sutra itu halus dan lembut, tapi sangat kuat. Maksudnya menyakiti seseorang secara perlahan dan tidak langsung.
Hidemi mengerti.

Kemudian seorang anak yang memanggil Naoki kak Koto-rin bertanya tentang sesuatu yang ia tak mengerti.
Naoki melihat dan mengatakan kalau lebih mudah mengerjakannya dengan rumus kuadrat, ia mengambil pensil dan memberi contoh.
Naoki menyuruhnya mengingat rumusnya.
Lalu seorang anak yang memnaggil Naoki dengan Kotorin oni-chan bertanya, ini bacaannya apa?
Naoki melihat dan memberikan jawaban, pemotong bambu tua.

Kemudian seorang anak bertanya lagi, ini bacaannya apa?
Naoki berkata 'From'.
Si anak belum mengerti. Naoki membaca lagi, Cheese is made from milk... jadi...
Si anak mengikutinya, Cheesu isu... made... from miluk.
Naoki memperbaiki cara membacanya, Bukan 'miluk' tapi 'milk'.
Milk.
Miluk.
Milk.
Miluk.
Milk.
HAHHAHAHAHAHAHHAH.

Kotoko kemudian memanggil Naoki dan berlari ke arahnya tapi kemudian ia protes karena mereka seperi sedang belajar private.
NAoki tidak menjawab, tidak ada yang peduli. Hidemi bertanya lagi, Naoki-san, apa artinya 'istri buruk membawa kemalangan seumur hidup?'
Kotoko memajukan bibirnya, ia berfikir.
Naoki menjawab, Istri yang tidak mendukung suaminya akan membuat dia menderita selamanya.
Kotoko mengerti, Ohhh, begitu yaaa...
Tapi kemudian Kotoko tersinggung, Tunggu dulu, kenapa kamu bertanya begitu, Miharu chan? Istri yang buruk?!
Hidemi kesal, Aku Hidemi! Jangan membuat kesalahan yang sama!
Kotoko kemudian jadi malu, ahahahha, begitu yaa...

Hidemi mulai menggoda Naoki lagi, Naoki-san, maukan memetik bunga bersama kami?
Naoki mengiyakan. Salah satu sepupu mengajak main mobil-mobilan, satu lagi menangkap serangga dan satu lagi mengajak main bola.
Mereka berempat kemudian ribut dan bertengkar. Kotoko kesal dan berteriak, Tunggu dulu!! Kami harus pergi ke makam!!!
Tiba-tiba ada yang memanggil, Naoki-san~
Kotoko shock.

Paman dan Tetangga mereka ada di halaman membawa orang tua dan berkata, orang tua ini penasaran, apakah kau mau memeriksa sakit nyerinya.
Kotoko beneran kesal. Naoki sih santai aja dan mengiyakan, dia mendekati kakek itu untuk memeriksanya. LOL.
Kotoko cemberut padahal ada puskesmas disana, ia yakin semuanya ingin menahan Naoki. Ia kesal sekali. LOL.
Lucu banged si Kotoko.

Akhirnya mereka berangkat ke makam, tapi bukan hanya Kotoko, Naoki dan Ayah, warga kampung juga ikutan.
Kotoko mengeluh kesal karena mereka jadi terlambat untuk pergi ke makam gegara ulah pamannya.
Kotoko lemas, karena seharusnya mereka pergi tadi pagi, sekarang malah sudah sore.
Paman tertawa dan mengatakan Kotoko ketinggalan zaman. Kotoko kesal dan marah tapi ayahnya menahannya.

Naoki menghela nafas, aku tak menyangka kau akan bilang begitu.
Kotoko cemberut, Kau membuatku terdengar seperti tidak memiliki akal sehat.
Paman mengatakan tidak apa-apa, mereka juga pernah ke makam di sore hari dan tidak di kutuk.
Warga mengatakan kalau Et-chan pasti tidak akan keberatan. Mereka tertawa.
Kotoko mengerutkan keningnya dan berkata, sebenarnya aku ingin bertanya sejak tadi, kenapa kalian mengikuti kami?????????????

Mereka terdiam dan menghela nafas, saling pandang. Paman bertanya, kenapa ya???
Salah seorang mengatakan mereka ingin pergi ke makam bersama suami KOtoko.
Kotoko kesal, ia mencoba menjelaskan lagi agar mereka meninggalkannya, ini pertama kali Irie-kun bertemu dengan ibuku. Ini adalah hari yang penting bagiku! Irie-kun datang kesini bukan untuk mengurusi kalian semuanya!!!
Ayah menegur Kotoko yang sudah bicara keterlaluan.
Kotoko mengerutkan keningnya, Aku pikir Irie-kun kesini untuk bertemu dengan ibu.

Semuanya terdiam. PAman berkata Kotoko memang benar, mereka sangat senang Naoki datang ke desa tapi sepertinya mereka sudah merepotkan Kotoko. Paman meminta maaf dan menyuruh Kotoko serta Ayah dan Naoki menemui Etsuko sendirian.
Mereka minta maaf dan mengajak semuanya pulang.
Akhirnya rombongan warga desa pun pulang. Kotoko jadi merasa tak enak hati.

Naoki mendekati Kotoko, Keluargamu sangat mudah menyenangkan orang lain, usil dan suka ikut-ikutan.
Kotoko meminta maaf pada Naoki karena keluarganya merepotkan.
Naoki menatap Kotoko, mereka mirip denganmu.
Kotoko kesal, ia tidak setuju.
Naoki berkata, Karenanya, tidak pernah membosankan. Aku menyukai mereka.
Kotoko tersentuh, ia tersenyum.

Naoki berkata pada Kotoko untuk memanggil mereka. MEreka bisa mengunjungi makam ibu Kotoko bersama-sama.
Naoki memegang kepala KOtoko dan membelainya.
Kotoko tersenyum melihat suami tercintanya.
KYAAAAA!!!

Akhirnya warga sekampung ikutan ke makam ibu Kotoko. Kotoko menggandeng suaminya dengan mesra, ia mengatakan mereka hampir sampai dan menunjuk makam ibunya ada disana.
Tapi Naoki menatap ke arah lain, ia mengatakan penandanya sangat jelas.
Kotoko heran dan menatap ke arah pandangan Naoki.
Dan ada tanda disana, tanda kayak penanda jalan, 'Makam Aihara Etsuko di Sebelah Sana.
HAHAHHAHAHAH.

Kotoko bingung, ia mendekati penanda itu dan kemudian melihat ke arah yang di tunjuk dan berteriak, AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!
PAman dan yang lain terlihat terawa.
Makam ibu Kotoko sudah di hiasi dengan kertas warna-warni. LOL.

Kotoko heran melihat makam ibunya, apa-apaan ini?
Paman tertawa dan mengatakan kalau mereka membuatnya agar mudah di temukan.
Kotoko tersinggung, apa maksudmu agar mudah di temukan? Kami sudah ke sini puluhan kali (jadi ga mungkin lupa).
Paman menjelaskan, Bukan untukmu, Kotoko-chan, tapi untuk Naoki-san. Karena Et-chan menyukai pesta.
Naoki membungkuk dan berterima kasih. Karena Aku bisa langsung ke makam ibu Kotoko.
Semua warga ikutan membungkuk.

Ayah kemudian berkata, kami sudah menemukannya, jadi bolehkan kami membersihkannya?
Akhirnya semua warga mulai membersihkan bunga-bunga kertas, spanduk, dan bla bla bla warna warni yang mereka hias di makam.
LOL.

Ayah berdoa di makam ibu Kotoko. Ia mengatakan harusnya ibu Kotoko di makamkan di makam yang sama dengannya, tapi ibu Kotoko pergi terlalu cepat. Ia pikir ibu Kotoko akan merasa senang dekat dengan orang tuanya, makanya ia memakamkannya di kampung halaman ibu Kotoko.
Ayah mengatakan, saat ia meninggal nanti, ia akan di makam kan disini juga. Jadi, tolong biarkan Kotoko bersama Naoki.
Naoki mengangguk.
Ayah kemudian bicara pada Ibu Kotoko, Etsuko, suami Kotoko hari ini datang mengunjungimu. Dia terlalu baik untuk Kotoko. Jadi jangan pikirkan, Etsuko.
Naoki tersenyum.

Kotoko membantu paman dan yang lain membersihkan sampah di pemakaman itu. Kotoko berkata pada pamannya, ia menghargainya tapi tolong jangan lakukan lagi hal-hal seperti ini.
Paman mengatakan kalau ia mengerti. TApi Kotoko tak yakin pamannya menegrti. Paman hanya mengatakan ia mengerti dan tertawa.
Kotoko mengerutkan keningnya dan melangkah membawa tempat air ke makam ibunya, tapi kemudian langkahnya terhenti, ia melihat Naoki berdoa untuk ibunya, pertama kalinya.

Kotoko berdiri di belakang Naoki yang sedang berdoa dengan serius.
Kotoko tersenyum melihatnya.
Angin berhembus lembut sore itu. Kotoko menatap makam ibunya dan dalam hati ia berkata, Ibu, Dia suami-ku, Irie-kun. Hari ini dia mengunjungimu. Bukankah dia orang yang tampan? Dia adalah orang yang aku cintai, sepanjang hidupku.
Kotoko menatap Naoki dan tersenyum.

Hari semakin gelap. Para warga dan Kotoko serta Naoki akan meninggalkan makam untuk kembali ke rumah.
Naoki dan Kotoko berjalan paling belakang.
Kotoko bertanya, Irie-kun.
Naoki menatapnya, Apa?
Kotoko tersenyum, Apa yang kau doakan untuk ibuku?
Naoki dengan tenang mengatakan, Itu rahasiaku dan ibu.

Kotoko memonyongkan bibirnya, karena Naoki tak mau memberitahunya.
Ia kemudian tersenyum menatap Naoki.
Kotoko memeluk tangan Naoki dengan bahagia.
Naoki bertanya, kenapa?
Kotoko hanya tersenyum, bukan apa-apa.
Naoki berkata kalau Kotoko aneh.
Kotoko tertawa.

Keduanya berjalan meninggalkan makam, Kotoko menggandeng tangan Naoki.
Mereka kemudian membicarakan untuk membeli oleh-oleh sebelum pulang ke Tokyo.
Naoki berkomentar kalau Kotoko sangat suka berbelanja.
Kotoko tertawa, ia bertanya, kita beli apa yaaa?
Naoki menyarankan mereka membeli Tonburi.
Kotoko agak kesal, Irie-kun~!

Hari semakin gelap. Perlahan suara Naoki dan Kotoko mulai memelan.
Makam kembali sepi.
Makam Aihara Etsuko. Foto Miss Tonburi di tinggalkan disana.
Makam yang hari ini dipenuhi oleh bunga bermekaran.
"Salam kenal, NAoki-san. Tolong jaga Kotoko."

-END-

Komentar :

Episode yang menghangatkan hati, setengah episode 10 adalah menjadi episode favorite saia.
Aku suka bagaimana pihak editing mengedit video di lagu ending, biasanya suasana Tokyo dan di ubah menjadi suasana pedesaan, desa kelahiran Etsuko, ibu Kotoko.
Yang bisa aku katakan adalah, dari pada ciuman, aku merasa episode ini romantis dengan sendirinya. No Kissu. TApi sangat menyentuh. BAgaimana Naoki menepuk bahu Kotoko saat tidur, bagaimana Naoki berdoa di makam ibu Kotoko, bagaimana Kotoko sangat sangat bahagia di akhir episode.

Melihat bagaimana Naoki begitu tertarik dengan ibu Kotoko, sampai-sampai mereka begadang bercerita, itu bukti bahwa Naoki selalu ingin tahu lebih banyak tentang Kotoko dan keluarganya. Ia tak bisa bertanya langsung pada istrinya, karena Kotoko kehilangan ibunya di usianya masih sangat muda, sekitar 7 atau 6 tahun. Mungkin Kotoko punya kenangannya sendiri, tapi tidak banyak. Meski begitu, Kotoko tumbuh menjadi anak yang menyayangi orang tuanya.
MElhat bagaimana Naoki menatap Kotoko saat tidur setelah mendengar kisah Etsuko dari ayah Kotoko, aku yakin ia menyayangi Kotoko sangat dalam, bahkan saat di makam, aku sangat-sangat menyukai adegan dimana Naoki berdoa dan Kotoko tersenyum melihatnya, makanya saat membuat sebuah MV Naoki dan Kotoko, aku memasukkan adegan itu sebagai adegan terakhir MV. Menurutku itu romantis sekali.
KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!
Naoki sangat menyayangi Kotoko. He really love her!!!

Akhirnya Sagawa Konomi mulai muncul.
Aku sudahmengecek episode selanjutnya dan aku rasa aku menyukai Konomi dewasa. Konomi yang tampil sekarang masih anak-anak, tapi dewasanya dia sangat cantik.
Dia hanya menyukai Yuuki, sayangnya Yuuki dingin banged sama dia.
Sedikit spoiler aja, Konomi ini nantinya cukup populer, tapi pemalu. Malu-malu nya itu membuat banyak yang suka sama Konomi.
Nah si Yuuki ini cemburu diem kayak Naoki tp terpengaruh sama Kotoko dan sering ngintipin Konomi. Yuuki ini pencemburu. Konomi yang kalem malah gemesin.
Aku mikirnya si Konomi ini cocok sama NAoki dan membuat Kotoko & Yuuki cemburu.
kekekkeekkekekekeke.

Syuting terakhir Itakiss 2 adalah episode ini, dimana mereka melakukan syuting di Akita. Episode 10 ini, dimana Naoki akhirnya bertemu dengan ibu KOtoko, tidak ada di versi Anime. Tapi di versi Taiwan ada. Lucu juga di versi Taiwan adegan ini ada setelah masalah Yuuki dan Konomi selesai. Sedangkan di Itakiss 2 ini, masalah Konomi dan Yuuki baru akan ada di episode 11 nanti, heheheheh.
Di versi Taiwan, kedatangan Kotoko dan suami disambut dengan petasan dan baringsai. LOL. Lucu banged, mereka juga ngadain pesta dan heboh. Tapi makam ibu Xiang Xin entah kenapa kok kayak di sungai ya, atau karena banjir kah???
TApi ending-nya sama-sama manis dengan Itakiss 2 ini :)

BTW, di Itakiss 2 ini nggak ada kunjungan ke rumah keluarga Naoki. Di anime dan versi TAiwan ada. Kita bisa membandingkan dua keluarga sama-sama anehnya, HAHAHHAHAHAH.
Padahal akan sangat kocak kalau ada adegan Naoki membawa Kotoko ke kampung halamannya. Ketemu sama kakek si tukang paksa dan ketemu juga sama arwah buyut Naoki.
Tapi kayaknya Kotoko diselamatkan dari sana, dari pembullian sepupu-sepupu Naoki KEKEKEKKEKE.

Aku sekali lagi minta maaf kalau sinopsisnya lama. Aku mengerjakannya sedikit demi sedikit.
Aku udah jarang post di facebook karena beberapa hal. Banyak banged kata-kata yang nggak nyenengin dan malah membuatku emosi.
MAkanya spoiler dan lain-lain aku post di instagram aja, lagian kan bisa di private.
JAdi maap-maap aja kalau ada yang nggak suka yaa .
Kadang saya merasa sedih.

Sekedar info aja bagi yang belum tahu. DVD BOX 1 kan bisa di donlod versi beningnya (Info : cek CB facebook).
Itu cuma episode 1-8 minna. JAdi episode 9-10, untuk cut scene-nya ada di DVD BOX 2 yang kayaknya link downloadnya baru akan ada april mendatang (Janji-nya mbak hawai).
JAdi aku ga bisa nulis yang mana scene yang di cut, yang jelas yang kelihatan di lagu ending aja yang bisa sedikit aku bahas.
Kayaknya yang versi TV ini memang khusus Naoki dan Kotoko aja, peran keluarga dan sahabat sangat secikit, jadi memang lebih puas nonton yang versi cut scene. Lebih terasa feel-nya.
Aku nonton ulang episode 1-8 versi cut scene (yang jelas bahasa inggris, no sub indo), dan memang lebih bagus dan ceritanya lebih dapet.



Beberapa waktu yang lalu aku membuat MV Itakiss 2 dari episode 1-10. Aku memasukkan beberapa cut scene. Link diatas adalah MV-nya. Pertama kali coba ngedit video pake Vegas Pro, tapi cukup mudah, hehehhehehe.
Aku rencananya mau buat beberapa MV lagi tapi belum sempat XD XD
Gabungan 16 episode dan juga MV Honoki yang BTS, lagi milih-milih lagu yang cocok saia, HAHAHHAHAHA.

Happy Birthday Miki Honoka
BTW, 7 Maret 2015 adalah ulang tahun Miki Honoka ke 18 lhoooo!!!
Wow, Hononon udah 18 tahun, sejak awal Itakiss 2, saia mengenal Hononon dan kalau dikilas balik, Hononon makin dewasa sekarang, pasti karena kenalan sama bang Yuki, yang telah mencuri ciuman pertama, kedua, ketiga dan seterusnya, HAHHAHAHAHA.
Bang Yuki sudah 2 tahun membelikan Miki kue di hari ulang tahunnya. Lalu bagaimana dengan tahun ini? APAKAH mereka berdua akan merayakan bersama secara diam-diam????
HAHHAHAHAHAH. Ngarep.
Besok ayo kita ramaikan twitter dengan hastag #HBD18thHonokaMiki :)

Synopsis by HAzuki Airin.
DO NOT REPOST IN OTHER SITE!!!
DO NOT SHARE WITHOUT CREDITS!!!

11 comments:

  1. Akhir nya.. Hazuki tetap semangat apa pun itu..terimakasih sinopsis nya

    ReplyDelete
  2. Terimakasih sinopsisnya 😊 tetep semangat menulis kak.. jangan terlalu memikirkan hal2 yg tdk penting ^_^

    ReplyDelete
  3. (y) akhirnyaa tiba juga sinopnya .. hehe
    terima kasih :)

    ReplyDelete
  4. Semangat nulis selalu ditunggu bolak balik buka blognya. Meski ngintip2 sinopsisan blog2 tetangga tp tetep suka baca disini lebih ngena ke hati semangaaaatt

    ReplyDelete
  5. Yeeaay... Episod 10 ud dipost... Seneng d liat episod ini biar g ad kissny tp sweet... Makin cinta sm pasangn ini d... Hehehe... Arigato min ^^ n tetp semangt :-)

    ReplyDelete
  6. seneng sekali sinopsis episod 10 nya udah di post...
    makasihh yaa :)

    ReplyDelete
  7. Numpang share yaaa... Gomen klo mengganggu

    Yuk,yuk,yuk!! Buat yg penasaran dan suka bgt sm Itazura na Kiss,boleh nih di visit : dramaaroundtheworldbyyora.wordpress.com

    ReplyDelete
  8. baca sinopsis disini bikin nangis -_-

    ReplyDelete
  9. Ditunggu kelanjutannya sist 😊
    Thx buat sinopsisx 😃

    ReplyDelete
  10. Sweetttt... Meleleh..😘😘😍😍
    Terimkash kakak, udh kerja keras buat sinopsis.a uhuuuyyyyy... Ditunggu karya selanjut.a 🙌

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story