[Review] J-Movie : Wood Job!!

Bosan menonton variety show, akhirnya aku membuka folder lama J-Movie, dimana ada buanyak movie yang belum aku tonton dan sembari memilih movie mana yang akan di tonton, aku udah bosa duluan.
Makanya temenku mengatakan aku orang yang suka koleksi tapi tidak menontonnya, well, jika ada mood aku akan menontonnya, seperti hari ini.
Beberapa waktu yang lalu aku berhasil menjadi fans Hiroomi Tosaka berkat great movie HOT ROAD, dimana aku sudah membuat reviewnya minggu lalu.



Aku mencoba menonton beberapa movie lagi seperti My Pretend Girlfried (Karena Osamu Mukai tentu saja) dan Beyond The Memories / Kiyoku Yawaku (karena Yuki Furukawa). Sayang sekali dua movie itu tidak meninggalkan kesan mendalam, kecuali My Pretend Girlfriend untuk OST-nya.
Tapi Beyond The Memories tidak berhasil mencuri hatiku, entah kenapa tapi well, padahal kisahnya biasanya menjadi tipeku, hanya saja ga ada kesan mendalam yang memasukkannya dalam list must watched movie again.

Malam kemarin aku mencoba menonton movie yang tentu saja movie jepang (Aku adalah fans sejati movie Jepang) berjudul WOOD JOB. Jika kalian pencinta movie jepang, aku yakin kalian sudah menonton movie ini. Aku sudah mendownloadnya sejak BluRay DVD pertama kali rilis, tapi sekarang baru sempat menontonnya dan WOW. WOOD JOB IS A GOOD JOB!!! GOOD MOVIE EVER!

Movie yang diangkat dari novel berjudul sama ini dibintangi oleh Masami Nagasawa (Beyond The Memories, Nada Sou Sou) dan Shota Sometani (Parasyte). Jujur saja, alasan pertama aku mendownload movie ini adalah karena Yuki Furukawa menjadi cameo dan setidaknya aku mengenal Masami Nagasawa yang aku sukai sejak menonton Nada Sou Sou. Sempat ragu awalnya, karena akting Masami Nagasawa di Beyond The Memories tidak memberiku kesan mendalam, tapi ternyata MAsami di Wood Job menarik.
Sama sekali belum pernah menonton akting Shota Sometani, ini adalah pertama kali aku menonton aktingnya, dan aku shock saat tahu dia yang kelahiran 1992 menikah dengan seorang aktris 11 tahun diatasnya WOW. Untung aku belum sempat menjadi fangirl nya HAHHAHAHAHHAHAHAHHAHAHA (Sudah cukup deh jadi fangirl Higashide & Mukai yang sudah menikah, HAHHAHAHAHAH).

Wood Job. Pekerjaan Kayu. seperti judulnya, movie ini berkisah seputar para pekerja penebang kayu. Tapi jangan salah sangka penebang kayu disini bukan penebang liar seperti di Indonesia, tapi benar-benar penebang kayu yang WOW, baik, mengikuti aturan alam, pekerja keras, salut! Bagaimana mereka menebang kayu di hutan, tidak semuanya, dan menanam lagi untuk anak cucu mereka nanti. Aku masih teringat kata-kata  'Kita bukan petani yang memetik hasil di musim gugur, kita menanamnya sekarang, tapi hasilnya akan terlihat setelah kita meninggal nanti, kita tak bisa merasakannya."

Gegara poster ini dia memutuskan mencoba menjadi penebang kayu
Wood Job berkisah seputar laki-laki bernama Hirano Yuki yang mendapati dirinya tidak lulus di Universitas yang ia inginkan. Bahkan pacarnya minta putus karena dia tidak lulus. Ia mencoba melupakan kesedihannya dengan minum dan karaoke bareng teman-temannya yang lulus, semuanya mencoba memberinya semangat dan ia bisa mencoba lagi tahun depan. Niat awalnya, Yuki memang ingin mencoba tes masuk tahun depan, tapi bagaimana pun melihat teman-temannya yang senang karena lulus, ia sedih.
Yuki yang merasa merana tentang hidupnya melihat selebaran pekerjaan di estalase toko dan menutup matanya, ia meludahi permen karet ke selebaran itu, dimana nanti ia akan mencoba takdirnya ke pekerjaan yang kena. Permen karet menempel di selebaran untuk masuk tim pertahanan, tapi ia tak yakin, selebaran jatuh dan terlihat selebaran lain, 1 selebaran lain terselip dibelakangnya, 'Bergabunglah bersama Trainee Hijau'. Jatuh cinta pada gadis di poster, Yuki memutuskan untuk mencoba training menjadi penebang kayu.

Ular tanah, LOL.
wajah Yuki saat pertama tiba didesa, desanya indah tapi tetap saja desa.
Tangannya luka karena kena pisau, kasian, darahnya lemah, langsung pusing, sama kayak aku kalo liat darah T_____T
Ia datang ke desa yang hanya ada 1 jalur kereta api, tidak ada signal HP, ular dimana-mana, makanan yang aneh karena banyak ularnya, kehidupan yang sangat sangat jauh dari kehidupan kotaTidak mudah. Dengan sikapnya yang malas dan tidak bersemangat, ia menganggap semuanya mudah-mudah saja dan meremehkan training 1 bulan itu. semua orang yang masuk trainee hijau tampaknya sudah putus asa dengan hidup, kecuali satu orang, HAHAHAHHAHAH.
Ada seorang instruktur yang kesal pada Yuki karena terlihat tidak serius dan menunjukkan betapa berbahayanya pekerjaan itu jika tidak serius. Tangan Yuki terluka karena shock, hahahahha, dia pusing melihat darah.

Yuki saat ingin kabur dari tempat trainee
Akhirnya ia medapat sertifikat sebagai penebang kayu
Karena hal itu, suatu malam ia mencoba kabur karena tidak tahan dengan pekerjaan yang cukup keras, tapi ia tidak jadi kabur setelah bertemu dengan gadis di poster. Meski gadis itu merasa kesal karena Yuki ternyata masuk trainee hijau karena poster dirinya.
Tapi pertemuan itu membuatnya lulus training 1 bulan, dimana selanjutnya ia akan ditugaskan di lokasi selama 1 tahun, terjun ke lapangan.
Karena menyukai gadis poster, Yuki sengaja memilih lokasi di tempat gadis itu tinggal, tanpa tahu apa-apa sama sekali.

Shock saat tahu dia akan serumah dengan Yoki
Yoki yang lebih shock saat tahu Yuki si anak yang tidak tahu apa-apa akan bersamanya
Hari pertama jadi penebang kayu membuatnya acak-acakakan
Yuki yang kabur bertanya pada nenek-nenek desa dimana stasiun kereta/bus, jangan kaget sama nenek-nenek ini, meski nenek-nenek mereka gaul lhoo~
Yuki memilih desa tempat gadis poster itu tinggal yang ternyata tempat tersulit yang ada dimana ada di nun jauh di atas gunung, dimana kehidupan lebih sulit dari tempat training. Mana lagi Instruktur kejam itu bernama Yoki Lida dan ternyata akan menjadi instrukturnya lagi selama setahun kedepan. Yuki sudah kehilangan semangat.. Tidak di perhatikan, diperlakukan kasar oleh Yoki bahkan sampai lintah menempel di badannya, Yuki pun memutuskan kabur dari rumah itu Yoki. Bahkan saat kabur para anak-anak sudah mengenalinya sebagai pria lintah. Sayang sekali, niat kaburnya gagal lagi karena ketangkap basah meski ia berkilah ia hanya ingin ke kota memperbaiki HP nya yang rusak (karena begitu sampai di desa, ia di kejar lebah, HP nya masuk ke penampung air, bahkan seekor ular akan menggigitnya, LOL).

Yuki sok ganteng saat melihat gadis poster yang ternyata bernama Naoki, yang ternyata seorang Janda HAHHAHA, gile die makan daun, cinta sih cinta sama pohon tapi ga makan daun juga kaleee~
Yuki sakit pinggang saat menanam pohon
Hampir jatuh karena tangga pijakan jatuh HAHAHHA
Makan siang para pria Hutan
Disanalah Yuki memulai kehidupannya, belajar menjadi penebang kayu, bagaimana cara menebang kayu yang benar, bagaimana masyarakat menghormati leluhur, betapa sulitnya menjaga hutan, menanami hutan dan lain sebagainya. Tapi disana ia juga belajar kehangatan, keteladanan dan kerha keras.
Karakter Yuki memang terlihat berkembang selama kehidupannya di desa.
Butuh waktu 1 bulan sehingga ia terbiasa dengan kehidupan disana, tapi tidak dengan makanannya. HAHAHAHHAHAHA.

Pertama kali menebang kayu
Penebang profesional
Kayu pohon 105 tahun milik tim Yuki, terjual dengan harga termahal.
Yuki memang masih terlihat seperti anak Kota yang agak sombong, tapi ia sebenarnya tidak sombong, ia hanya tidak tahu harus bagaimana. Makanya kepala desa kurang menyukainya. Tapi Yuki adalah pria yang baik, meski ia masih belum terbiasa dengan banyak hal, ia mencoba menerimanya. Ia bahkan mulai menghormati apabila ada batu berukir didesa dimana ia membagi makanannya untuk persembahan dan karena hal itu ia bisa menemukan anak yang hilang di dalam hutan.
Perlahan, Yuki mulai diterima didesa itu. Ia sudah terkenal, ikut dalam kegiatan desa dan bahkan festival besar. Sayangnya Yuki tetaplah Yuki, naif dan agak sial HAHAHHAHAHHA.

Ini bukan twilight, HAHHAHAHHA
Kisah cinta yang belum ada perkembangan
Yuki Furukawa (Yellow Coat) jadi cameo sebagai anak Kota
Drama ini beneran indah. Selain emandangan desa yang menyejukkan, humor kecilnya benar-benar menyenangkan untuk ditonton.
Kalian akan tertawa sepanjang episode. Banyak kesan moral dalam movie ini, terutama tentang hutan, bagaimana kita menjaga hutan karena hutan yang ada sekarang adalah titipan nenek moyang kita. Bahkan jika kita menanamnya sekarang, kita tidak akan bisa menikmati hasilnya sekarang, tapi hasilnya untuk anak cucu kita.
Menebang kayu bukan hanya asal tebang, ada tekniknya juga, dan menebang kayu bukan sekali tebang, tapi mengambil di beberapa titik agar hutan tidak gundul.
I know, why japanese have beautiful forest, thats why...

setelah pekerjaan berat, para pekerja pulang dengan bernyanyi~
Aku teringat saat dosenku memberi ceramah tentang anak-anak pertanian yang melamar pekerjaan di RAPP, banyak anak-anak dari jurusan kami menyerah dan keluar. Katanya karena kami kurang kuat. Terlalu kekotaan. Dan aku baru teringat saat menonton film ini, mungkin begitulah senior-senior kami dulu. Ternyata kehidupan yang berhubungan dengan hutan seperti itu, tidaklah mudah.
Seperti Yuki, berkali-kali ia menyerah dan kabur, tapi takdir membuatnya tetap pada pekerjaan itu. Meski awalnya aku yakin niatnya pasti ingin cepat menyelesaikannya, tapi ternyata saat semuanya telah selesai, ia merindukan masa-masa itu, bahkan bau hutan, bau kayu sudah menjadi bau tidak asing baginya.
Aku salut saat Yuki memarahi teman-temannya yang datang dan malah mengejek para tukang kayu. Itu karena ia sudah tahu bahwa pekerjaan itu tidaklah mudah, dan lebih mulia dari yang ia bayangkan selama ini.
Diantara sekitar 30 orang yang mendaftar untuk trainee hijau, hanya 3 orang yang bertahan selama waktu 1 tahun 1 bulan itu. Aku senang melihat mereka bertiga termasuk Yuki, 2 yang lainnya yang menolong Yuki saat jarinya terluka pertama kali :)

Ular menggigit telinga Yuki
akibat racun ular, HAHAHHAHAHAHHAAHHAHAHAHHAHAHAH
 
Shota Sometani sangat cocok dengan peran Hirano Yuki. Aku merasa dia sama sekali tidak canggung dengan peran ini. MAsami Nagasawa, meski jarang muncul, tapi perannya cukup penting, setidaknya dia yang membuat Yuki menjadi penebang kayu. Aku sebenarnya berharap kisah cinta mereka agak lebih diperlihatkan. Tapi inti movie ini bukanlah kisah cinta, melainkan pengembangan karakter seseorang yang 0% tentang kehutanan tiba-tiba menjadi anak hutan.
Good Job untuk pemeran Yoki Lida, aku suka sekali ajushi itu, dia kejam tapi baik. Aku suka hubungannya dengan istrinya, mereka menikah tapi tidak punya anak, si istri pengin cepat-cepat punya anak tapi suaminya malah main sama cewek di klub, tapi akhinya mereka punya anak juga HAHHAHAHAH. Lucu banged pas mereka nyuruh Yuki tidur di luar malam itu HAHHAHAA.

aku sangat merekomendasikan movie ini untuk kalian, baik pria dan wanita, movie ini beneran DAEBAK!!!
aku bahkan ingin menonton movie yang seperti ini lagi!
Kalau kalian tahu, silakan rekomendasikan pada saia yaaa :)

Poster baru traine hijau, Yuki Hirano~
Story : 10/10
Music : 7/10
Character : 9/10
Cinematography : 9/10
 Recomended!

1 comments:

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story