[Review] Short Anime : Dareka no Manazashi

Entah bagaimana aku menemukan sebuah anime pendek ini, tapi anime pendek berdurasi hanya 7 menit ini mampu membuat aku meneteskan air mata. Aku bahkan terkejut kenapa aku bisa menangis karenanya, tapi jujur saja, hanya 7 menit, dan pesan yang ingin disampaikan anime ini benar-benar masuk dan membuat kita berfikir mengenai masa lalu.



Dareka no Manazashi a.k.a Someone's Gaze adalah anime pendek karya Makoto Shinkai. Siapa Makoto Shinkai? Bagi kalian penggemar anime, maka nama ini pasti sudah tidak asing lagi. Karyanya yang sarat akan pesan moral, juga mampu menyentuh hati penontonnya. Sebut saja karyanya yang populer seperti 5 Centimeters Per Second dan Kotoha No Niwa. Movie lainnya adalah The Place Promised in Our Early Days yang sedang dalam antrian untuk ditonton dan Childern Who Chase Lost Voice yang sudah aku tonton dan akan aku tulis reviewnya dalam waktu dekat.

Dengan 2 karyanya yang paling populer, 5 Centimeters Per Second dan Kotoha no Niwa, aku menjulukinya sebagai penulis dengan cinta tak terbalas yang indah. Kalian pasti tahu donk gimana galaunya menonton 5 cm/s. Setelah semua ini dan itu, endingnya beneran menusuk hati. Masih mending ending Kotohana. Tapi jujur saja, cara pengambilan gambar, artwork, story dan pesan dalam setiap kata-kata tokohnya beneran bermakna. Indah tapi menyedihkan. Aku menyukai karya yang seperti ini.

Dareka no Manazahi sendiri menceritakan tentang seorang gadis yang berusaha menjadi dewasa setelah berpisah dengan ayahnya dan hidup mandiri di Tokyo. Anime ini lebih ke arah hubungan ayah dan anak yang berubah dan cinta orang tua pada anaknya.

Berpusat pada Aya Okamura yang mendapat pekerjaan di Tokyo sehingga harus berpisah dengan keluarganya. Ia harus berpisah dengan ayah dan kucing kesayangannya Mii. Sedangkan ibunya sejak lama bekerja diluar negeri. Mii adalah kucing yang sudah tua, ayahnya membelikan kucing pada Aya kecil agar Aya punya teman dirumah dan tidak bersedih karena kepergian ibunya.
Anime ini diceritakan melalui persfektif si kucing.

Kisah ini dimulai saat Aya kembali ke rumah selesai bekerja. Ia sangat kelelahan dan malam itu ia mendapat telpon dari ayahnya untuk mengajaknya makan bersama. Tapi Aya menolak dengan alasan ia masih bekerja.
Si kucing Mii sebagai narrator kemudian menceritakan tentang masa kecil Aya, kehidupannya dan keluarganya, bagaimana seiring berjalannya waktu menciptakan jarak antara ia dan ayahnya.
Malam itu juga ia mendapat telpon dari ayahnya mengenai kematian Mii. Kabar itu membawanya kembali ke kampung halamannya, ia bertemu dengan ayahnya dan menghabiskan waktu bersama, meski canggung tapi  keduanya jauh lebih dekat.

Lalu, Min, apa yang membuatmu menangis???
Kalian harus menonton sendiri jika ingin tahu alasannya. Tapi jujur saja, aku rasa yang akan lebih mengerti perasaan Aya dan perasaanku adalah bagi kalian yang tinggal jauh dari orang tua, entah itu sekolah, kuliah atau bekerja dimana kalian tidak serumah dengan orang tua kalian.
Tentu saja, kalian akan langsung mengingat kedua orang tua dan akan menelpon mereka, seperti yang aku lakukan setelah menonton movie ini.

Jujur saja, aku selalu menangis jika menonton movie tentang ibu, mungkin karena jarang menonton movie tentang ayah, jadi aku tidak ingat kapan terakhir kali aku menangis karenanya. Tapi movie ini sukses membuat aku menangis karena teringat akan keluarga.
Aku rasa hubunganku dengan ayahku mirip-mirip seperti itu. Karena aku lebih dekat dengan ibu dari pada ayah. Seorang ayah kadang sulit menunjukkan perasaannya. T_________T

Ending Song lagu ini juga menyentuh sekali. Ternyata di Jpopsuki.tv pernah diupload, jadi aku download dari sana. Screencapture yang aku gunakan di postingan ini aku ambil dari PV-nya, bukan movienya, HAHHAHAH.
Lirik lagunya beneran pas sama film-nya!! OMG!!! Koleksi nih laguu!!!
OST dinyanyikan oleh Kazusa, judulnya Sore de Ii yo / It's alright....

there is someone who surely will wipe your tears
there is someone who will be looking after you in your hard times
‘why does heart exist?’
i noticed that..
it can’t be understand when you are alone

until now i just look to the sky that different each morning
it’s alright  it’s alright
there’s a gaze that tell you that somethings start

happiness surely means that you have someone who understand you
there someone who share the warmth with you
i noticed that…
protecting someone doesn’t mean we strong

maybe, i chose a longer path than i expected
but, it’s alright  it’s alright
if you start tomorrow with the things you could do

just one important thing that you have embrace more
it’s alright  it’s alright
there’s a gaze that will give you strength

Aku sangat merekomendasikan movie ini! Aku bahkan memutuskan mengoleksinya, hehehhehhehe.
Mau donwload? search aja di kumpulbagi, ato di google banyak.
Kalo mau streaming, ada di youtube yang engsub.

Kita kadang sering melupakan hal-hal kecil dan sering meremehkan dan bahkan mengabaikan hal-hal kecil. Padahal hal-hal kecil itu bisa saja menjadi sangat berarti bagi orang lain, dan bisa jadi itu adalah hal yang sangat berarti bagi orang yang kita sayangi.
Itu benar, semua orang akan berubah, tidak ada yang sama dengan bagaimana dia sejak kecil. Jika kalian perhatikan diri kalian, kalian juga sudha mulai berubah banyak. Terutama pada keluarga.
Bagaimana kalian sejak kecil di rumah bermain dan selalu bergantung pada orang tua, tapi semakin dewasa, waktu kalian bersama orang tua semakin dan semakin sedikit.

 
Seperti halnya Aya-chan, benar bahwa ia sangat lelah malam itu. Orang tuanya menelpon dan ia ingin segera menutupnya karena lelah. Ia tidak tahu kalau ayahnya menunggunya dibawah apartemennya untuk mengajak makan malam dan akhirnya ayahnya pulang tanpa melihat wajah puteri yang ia rindukan.
Kebanyakan anak perempuan lebih dekat dengan ayah daripada ibunya setelah dewasa. Apa kalian tahu kalau ayah kalian kesepian? Karena semakin dewasa, jarak antara kalian dan ayah, akan semakin jauh lho...

"Kau akan menyadari bahwa kebahagiaan sejati akan bertahan lama."

1 comments:

  1. Walaupun aku masih SMA mbak tapi aku jadi mengerti jg ttg anime ini,karena walau masih tinggal 1 rumah dgn ayah dan ibu aku tapi aku merasa lebih dkt dgn ibu,slalu cerita dgn ibu,dan jarang bicara dgn ayah lagi kayak semasa kecil,duhh gitu2 ayah kita jg psti merasa kesepian jg,jdi walau kita jauh dari orangtua kita ttp hrus menyempatkan wkt kita buat mreka,smakin dewasa kita maka semakin tua jg orangtua kita

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story