[Sinopsis] From Five To Nine Episode 7

SONG Of THE DAY
Nagi Yanagi - Vidro Moyou [download]

Banyak juga yang nanya kapan posting Recaps From Five to Nine, well, aku terlambat posting karena sub indonya baru rilis kemarin. Aku memang menunggu sub indo dulu baru menulis recaps drama ini, karena kalau menulis tanpa sub dan english rasanya berat banged HAHHAHAHA.
Episode kali ini kita kedatangan saingan baru, saingannya Takane dan sepertinya mendekati ending ini, masalah makin dan makin berat.


Sinopsis From Five to Nine Episode 7

Gegara Junko memberanikan diri pegangan tangan saat pesta pernikahan di ELA, dia kena batunya. Ia bahkan memimpikan hal itu dan membayangkan hal itu berkali-kali. Ia tidak bisa membayangkan kalau ternyata dia lah yang memulai suasana romantis itu LOL.
Ia bahkan meyakinkan dirinya sendiri kalau itu hanya kesalahan, ia hanya terbawa suasana saja, karena saat itu adalah pesta pernikahan.  Saat itu pikirannya sedang tersesat. LOL.
Tapi saat ia melihat tangannya, ia malah senyam senyum sendiri membayangkannya HAHHAAHAHHHA. Tapi ia tetap menyangkal perasaannya meski ia juga kepikiran apa mungkin ia sudah jatuh cinta pada Takane. Tidak tidak tidak, memangnya cinta itu apa? APA?!
Junko pusing sendiri, tapi kemudian ia menemukan sesuatu untuk meyakinkan dirinya tidak menyukai Takane, yaps, impiannya ke New York, dia harus memikirkan hal itu karena ia sudah susah payah menabung hingga saat ini.

Junko yang menemukan semangatnya kembali akhirnya bisa tersenyum dan menyapa keluarganya tapi ia shock menemukan Takane disana yang langsung mengatakan kalau mereka akan segera menikah. Ayah, Ibu dan Nene bertepuk tangan dan mengucapkan selamat atas pernikahan Junko.
Junko tentu saja bingung dan mengatakan kalau itu kesalah pahaman. Takane mengatakan itu bukan kesalah pahaman, mereka bahkan sudah bergandengan tangan. Junko menganga.
Ayah mengatakan eskpresi Junko juga kelihatan bahagia dan Junko bingung bagaimana ayah bisa tahu. Ternyata Nene memotret momen Junko dan Takane di pernikahan dan Takane sudah mencetak fotonya 100 buah (maybe) Lol, ditambah tanda hatinya tentu saja, ia mengatakan akan membagikan pada semuanya sebagai undangan pernikahan HAHAHHAHA.

JUnko tentu saja sangat menolak hal itu. Nene kemudian mengubah topik kalau ia dan Hachiya & Yuki akan merayakan ulang tahunnya. Takane tertarik dan mengatakan kalau ia akan membantu dan ayah serta ibu malah ikut-ikutan mengatakan tanggal ulang tahun mereka karena mereka juga ingin Takane yang kaya merayakan bersama LOL.
Takane mengatakan kalau ia juga akan merayakan ulangtahunnya dan Junko, Junko jadi bingung. Takane mengatakan mereka punya banyak hari ulang tahun, seperti hari pertemuan pertama mereka, pertama kali Junko memanggil namanya, pertama kali Junko menyentuhnya, pertama kali Junko kerumahnya dan lain-lain membuat Junko kesal, kalau itu dihitung bisa jadi setiap hari adalah ulang tahun. Takane tidak peduli dan ingin tetap merayakannya. HAHHAHAHAHA. Junko tertohok.

Junko bete banged karena dia ga mungkin bisa menang kalau adu mulut sama Takane, jadi dia memilih makan dan ibu meminta Takane melayani Junko. Dengan senang hati Takane melakukannya. Lucunya Takane masih saja mengingatkan tentang genggaman tangan waktu itu, dan saat menyajikan makanan pada Junko, Takane sengaja dekat-dekat dan membuat Junko panik, dikirain bakal di kissu atau apa HAHHAHAHA. Dua kali digituin Junko kesal banged karena dia jadi deg degan dekat-dekat dengan Takane LOL.


Pagi itu JUnko bekerja seperti biasa di ELA dan ia masih terlihat melarikan diri dari Kiyomiya. Junko bahkan benci dirinya yang seperti itu.
Pagi itu ELA heboh karena ada pria menyeramkan di ELA yang pegawai ga mengenalinya, pokoknya dia bukan murid ELA. Junko melihat mereka dan si pria menatap mereka. Para pegawai takut dan minta Junko menghadapinya, Junko tentu saja menolak tapi pria itu berjalan mendekatinya dan makin dekat, Junko ketakutan. Pria itu mengenali Junko dan tiba-tiba Takane datang menghalanginya.
Takane mengenal pria itu yang ternyata adiknya!
Junko cukup shock karena ternyata Takane punya adik. Hoshikawa Amane.

Amane adalaha dik kandung Takane (maybe) dan dia selama ini belajar di sebuah kuil di Kyoto. Nenek yang memanggilnya ke Ikkyou dan meminta Amane memisahkan Junko dan Takane. Sebagai balasannya ia akan menjadikan Amane sebagai kepala pendeta yang baru.
Amane kelihatan menyukai ide itu karena menurutnya itu menarik.
Nenek kelihatan tidak begitu menyukai Amane, karena gaya pakaian yang kebarat-baratan dan juga Amane menggunakan aksen Kansai. Nenek menyuruhnya berhenti melakukan itu.

Sankyuu sedang membaca legenda 12 Zodiak saat Amane datang mendekatinya. (KYAAAAAAAAa!!! Aku suka banged Legenda 12 Zodiak, karena baca Fruits Basket).
Dalam legenda 12 Zodiak, saat dewa memanggil para hewan untuk makan malam, tikus membohongi si kucing dan mengatakan kalau makan malamnya lusa, bukan hari ini. Jadi kucing malam itu tidur sambil membayangkan makan malam enak besok, tapi ketika besok dia datang, tidak ada siapapun disana. Karenanya, kucing tidak masuk kedalam 12 zodiak.
Sankyuu merasa kasihan sekali pada kucing dan menganggap si tikus jahat.
Amane berkomentar dan mengatakan kalau bukan tikus yang jahat, tapi si kucing yang bodoh karena mau ditipu.

Junko mengajar seperti biasa dimana ada Takane, Yuki dan Hachiya disana. Saat ia mulai mengajukan pertanyaan tentang natal, Takane menjawab kalau natal itu hari untuk pasangan begini dan begitu, ia bahkan mendorong kursinya maju mendekati Junko sambil mengungkit sepengetahuannya kalau pegangan tangan itu tandanya dua orang saling menyukai. Junko kesal sekali dan mendorongnya, menyuruhnya fokus. LOL.
Junko mengajukan pertanyaan lagi dan Takane megangkat tangannya. Junko ogah memilihnya dan meminta Hachiya menjawab. Setiap jawaban ia puji sementara Takane terus mengangat tangan dan memainkan jarinya. Junko tidak peduli dan menyuruh Yuki yang menjawab.
Takane bete dan mengangkat  dua tangannya ke atas, Junko masih ga peduli dan menyuruh 2 orang dibelakang yang menjawab. Takane kesal dan melihat kebelakang, mengancam dengan matanya jadi dua orang itu takut HAHAHAHHA. Bahkan saat Junko menyuruh mereka menjawab, mereka menolak karena ketakutan. Hachiya akhirnya angkat bicara dan mengatakan kalau Takane sejak tadi angkat tangan. HAHAHHAAAHHAHA.
Junko menyerah dan menyuruh Takane menjawab. Dan seperti biasa, Takane menjawab dengan mengaitkan jawaban dengan genggaman tangan LOL.

Pelajaran selesai. Junko terkejut melihat Nene datang ke ELA dan Nene mengatakan ia, Hachiya dan Yuki ada janji untuk persiapan ulang tahunnya. Junko menyipitkan mata dan mengingatkan Nene untuk hati-hati, mengingat kejadian dulu. Hachiya berjanji akan menjaga Nene.
Takane juga ada disana dan mengeluarkan gulungan rencana ulang tahun Nene yang panjang sepanjang-panjangnya HAHHHAHAAH.
semuanya terkejut karena Takane akan mengundang penyanyi kelas dunia seperti Lady Gaga dan Avril LOL. Junko kesal dibuatnya dan mengatakan terlalu mewah.
Tapi Takane bilang dia bisa memesan Budokan LOL.
Takane bahkan mengira Junko iri dan mengatakan ia akan melakukan pesta yang lebih mewah untuk Junko HAHHAHAHHAA.

Malam itu Junko tidak bisa tidur sama sekali, jadi dia kedapur mengambil bir dan kepiting untuk dimakan. Ia mulai mabuk dan mengeluh tentang betapa kasihannya kepiting palsu karena Takane selalu membawa kepiting asli ke rumahnya LOL.
Ia juga penasaran kenapa Takane tidak pernah mengenakan pakaian barat, selalu memakai pakaian pendetanya, padahal ia akan sedikit lebih tampan kalau menggunakan pakaian biasa.
Sementara itu yang diomongin lagi menyiapkan kepiting asli sambil bicara sendiri pada si kepiting dan bahkan membaca puisi untuk Junko yang tampak cantik hari ini.
Takane bahkan bicara sendiri pada kepiting dan mau menciumnya HHAHHAHAHAHAHAHA.
Kakek melihatnya menjadi gila dan mengingatkan kalau Takane ga boleh begitu LOL.

Para wanita berbicara di ruang ganti dan Masako protes pada Junko karena Junko kelihatan tidak tegas dalam hal percintaan. Junko seolah-olah tetap mempertahankan Kiyomiya dan Takane disisinya dan tidak mau melepaskan salah satu diantara mereka. Itu akan membuat keduanya sakit hati.
Junko memikirkan hal itu dan merasa kalau itu memang benar, dia harus lebih tegas lagi.

Junko memberanikan diri bicara dengan Kiyomiya setelah sekian lama, dengan membungkuk 180 derajat, Junko meminta maaf karena ia selama ini selalu lari dari Kiyomiya.
Ia tidak butuh penjelasan apa-apa dan mengatakan pada Kiyomiya kalau ia akan tetap ke New York tapi ia akan kesana dengan usahanya sendiri. Ia akan terus belajar dan bekerja dengan baik, kemudian kembali ikut tes kerja dengan kerja kerasnya sendiri.
Kiyomiya tersenyum dan memuji semangat Junko. Well, itu penolakan secara ga langsung kan?

Amane datang lagi ke ELA untuk menemui Junko dan mereka bicara berdua di bar ELA. Amane mengatakan pada Junko apakah Junko berniat menikahi Takane dan Junko tidak bisa menjawab dengan jelas. Amane mengatakan kalau Junko serius maka Junko harus menanggung resikonya nanti, sebagai istri pendeta kuil, Junko 24 jam akan berada di kuil, melakukan ini dan itu, tidak bisa hidup dengan bebas dan lagi harus mengabdi sepenuhnya.
Amane ingin Junko memikirkan hal itu dan satu lagi, jika ia menjadi istri Takane, maka sepenuhnya Junko akan di atur oleh nenek yang membenci kehidupan kebarat-baratan.
Junko memikirkan hal itu.

Momoe Sensei sedang makan sendirian di luar sambil melihat komik Yaoi dan mendengarkan rekamannya dengan earphone. Momoe ketawa-ketawa sendiri karena ia sangat menyukainya.
Tiba-tiba Mishima datang mendekati dan menyapanya. Momoe sensei terkejut melihat salah satu tokoh Yaoi favoritnya berdiri disana HAHAHHAHAHA.
Dimata Momoe, Mishima terlihat bersinar-sinar dan bunga disekelilingnya, Ia bahkan berfikir Mishima yang mengucapkan rekaman dalam kepalanya HAHHAHAHA. Lucu banged, ia membayangkan Mishima yang ngomong padahal Mishima cuma bilang kau lagi ngapain, kenapa kau kelihatan aneh.

Momoe terpesona dan menjatuhkan diri dalam pelukan Mishima membuat Mishima jadi bingung. Sampai earphone-nya lepas dan Momoe baru sadar kalau kata-kata cinta itu hanya bayangannya saja.
Ternyata Arthur sensei mengikuti Momoe dan ia panik melihat keduanya berpelukan.
Arthur keluar dari pesembunyiannya dan marah pada Momoe, kenapa Mishima boleh sementara dia tidak HAHAAHAHHA.
Kayak pacar yang ngambek, dia pergi. Mishima dan Momoe cuma memandangi dengan bingung LOL.

Pasangan lainnya ada di ELA, Masako dan Hachiya. Masako udah cantik dan berniat menyapa Hachiya, tapi Hachiya keburu dikelilingi cewek-cewek membuatnya kesal.
Masako sengaja berjalan didekat Hachiya dan mengatakan kalau ia benci anak-anak LOL. Cemburu nih ye~

 Malam harinya Junko pulang ke rumah dan mendengar orang tuanya memanggil Takane dan Junko bersemangat karena Takane di rumah mereka lagi, sayangnya tidak ada Takane disana dan ia kecewa.
Junko ga bisa tidur malam itu dengan baik karena ia terus kepikiran Takane yang tidak kelihatan hari ini.
Junko merindukannya HAHAHHAHA. Ia mengatakan padahal ia sudah bicara dengan jelas pada Kiyomiya, kalau Takane muncul hari ini, ia mungkin akan menyatakan perasaannya.

Pagi harinya, Takane ada disamping Junko, tanpa pakaian dan terlihat sangat tampan. Junko jatuh cinta padanya. Takane membangunkan Junko dan Junko ga suka dibangunkan dengan kata-kata dan minta ciuman. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Takane dan siap menciumnya saat ia terjatuh dari tempat tidur.
Tentu saja semua itu hanya mimpi saja HAHAHHAHAHA.
Junko kesal sekali dan menendang-nendang dengan kakinya karena dia sampai kebawa mimpi saking kangennya sama Takane LOL.

Alhasil, supaya bisa bertemu dengan Takane, Junko sengaja menelponnya dengan alasan menemaninya berbelanja untuk hadiah ulang tahun Nene.
Mereka sudah di butik dan Junko bingung memilih pakaian yang mana sampai sekali-kali melirik Takane. Cieeeeee!!
Takane menyarankan membeli semua yang ada di toko tapi Junko tentu saja menolak HAHAHHAHA.
Dan mereka hanya membeli satu baju saja.

Keduanya mengantri membeli makanan dan Junko agak sebal kenapa mereka harus mengantri dengan panjang di tengah panas, padahal restoran itu sudah dipesan Takane LOL.
Takane mengatakan ia ingin sekali merasakan mengantri bersama pacarnya. Dan Junko jadi malu-malu. Takane menyadari dan mengatakan kalau Junko akhir-akhir ini berubah. Takane menebak apakah itu karena Kiyomiya-san. Junko bingung kenapa tiba-tiba mengungkit Kiyomiya. Takane ternyata tahu kalau Junko ke rumah Kiyomiya malam itu dan Junko mengatakan kalau ia hanya terbawa suasana saat itu, lagipula tidak terjadi apa-apa.
Takane tak habis fikir dan mengatakan kalau Junko harusnya memikirkan tentang daya tarik dan pesonanya. Junko kesal dan Takane mengatakan lagi kalau Takane harusnya memikirkan tentang keimutannya.
Junko marah dan menyuruh Takane bicara dengan jelas apakah memuji atau mengejeknya. Tentu saja Takane mengatakan ia memuji Junko dan Junko berteriak terimakasih.
Pertengkaran sepasang kasih yang lucu itu dipandangi semua yang emngantri disana LOL dan mereka berseru HOOOOOOOOOOOOOOo~


Takane dan Amane kelihatan menunjukkan percikan api pertarungan saat keduanya akhirnya bertarung main catur. Takane memang dengan mudah. Amane mengatakan Takane memang selalu menang dan ia selalu kalah dalam hal apapun, dia tidak bisa menang dari Takane. Amane menyinggung Takane memikih cinta atau kuil dan Takane mengatakan ia tetap akan menikahi Junko dan mensukseskan kuil Ikkyou.
Tatapan Amane mengatakan kalau kakaknya begitu serakah, tapi ia tidak mengatakan apapun.

Nene yang asyik melihat ramalam pagi zodiaknya senang karena ia akan beruntung. Dan pasangan zodiak Libra, zodiak Junko, akan cocok dengan pasangan sagitarius. Nene senang karena ia dan Takane adalah sagitarius.
Junko penasaran dan membuka file Takane di kantor dan menemukan sesuatu yang membuatnya terkejut.

 
Kepala pendeta dan Amane memohon pada nenek agar memikirkan lagi keputusannya untuk mencabut Takane dari daftar calon kepala pendekat berikutnya. Tapi nenek tidak mendengarkan. Mereka teru memohon dan membungkuk sehingga nenek luluh dan mengatakan ia akan memberikan kesempatan terakhir. Ia meminta mereka memberitahukan Takane agar menemuinya malam ini dan ini adalah kesempatan terakhirnya.
Amane menawarkan diri untuk mengatakannya pada Takane dan Kaori mencium ada yang aneh, dia tahu kalau Amane punya rencana sendiri. Amane tidak peduli Kaori tau atau tidak, ia bahkan mencoba menggoda Kaori dan menyuruhnya menikahinya saja.
Takane masih dikuil bersiap ke rumah Junko saat Amane menahannya dan mengatakan sesuatu.

Junko dan Nene pulang berdua dan merasa aneh karena rumah gelap, padahal mereka janjinya merayakan ulang tahun Nene malam ini. Tapi tentu saja sebuah kejutan muncul saat mereka menyalakan lampu!
Semuanya berkumpul di rumah Nene dan mengenakan perlengkapan ulang tahun, ucapan Happy Birthday besar tergantung disana. Rumah kecil keluarga Sakuraba menjadi sangat sangat penuh, karena para tetangga dan teman dekat dari ELA juga hadir.
Mereka merayakan ulang tahun Nene dan bersulang.

Saat pesta berlangsung, dua pasangan lainnya mengambil waktu mereka berdua untuk bicara empat mata. Arthur menggoda Momoe alias menembaknya dan HAchiya menjelaskan pada Masako kalau ia tidak punya hubungan apa-apa dengan para wanita itu.

Nenek menunggu kedatangan Takane malam itu sambil mengelus jubah pendeta bergambar bulu merak yang dulu digunakan Takane saat kencan dengan Junko.
Nenek kelihatan menangis gitu.

Sementara itu orang yang ditunggu asyik berpesta di rumah Junko. Semuanya senang karena Takane menyiapkan semuanya dengan baik, mulai dari pernah pernik-nya sampai makanan kepitingnya juga.
Junko melihat Takane tidak bisa menggulung sesuatu dan membantunya. Takane ingin mengabadikan makanan pertama yang digulung JUnko untuknya dan memasukkan ke dalam sakunya AHAHHAHAHA. Junko tentu saja melarangnya dan menyuruhnya makan saja.
Junko bahkan menyuapkan satu. Takane memuji masakannya sendiri dan lagi-lagi ia ingin menyimpan gulungan itu sebagai gulungan pertama Junko dan semuanya tertawa lol.

Pesta belum berakhir. Ibu mendapatkan 100 tiket gratis karaoke dan mengajak mereka semuanya  melakukan ronde 2 di karaoke. Nene setuju dan semuanya pergi.
Junko dan Takane masih di rumah berdua, beres-beres sebelum pergi kesana.
Saat Junko cuci piring dan Takane membersihkan meja, Junko bertanya apakah Takane menyukai karaoke dan Takane mengatakan kalau ia mmembencinya. Junko tertawa.
Tiba-tiba Junko menyuruh Takane mematikan lampu. Takane bingung.
Junko menyuruhnya cepat cepat cepat mematikan lampu. Takane gugup dan akhirnya mematikan lampu.

Junko datang dengan sepotong cake dan sebuah lilin sambil tersenyum. Junko tahu kalau sekarang adalah ulang tahun Takane, hari yang sama dengan Nene. Takane terkejut melihatnya.
Keduanya duduk dan Takane mengatakan kalau ini kedua kalinya ia merayakan ulang tahunnya. Pertama kali saat setahun setelah orang tuanya meninggal, nenek dan kepala pendeta merayakan untuk menyemangatinya. Nenek mengatakan akan memberikannya hadiah yang ia ingin kan dan Takane meminta orang tuanya kembali.
Sejak saat itu mereka tidak pernah merayakan ulang tahunnya lagi.
Junko yang mendengar cerita Takane menjadi sedih dan menangis.

Suasana makin romantis dan Junko menyentuh wajah Takane. Junko dengan senyuman diwajahnya mengatakan kalau ia sudah jatuh cinta pada Takane dan ia tidak bisa menahan perasaannya lagi.
Takane tentu saja terkejut mendengarnya.
Keduanya mulai saling mendekatkan wajah dan akan berciuman saat pintu terbuka dan Nene berteriak menyuruh mereka cepat-cepat ke karaoke.
HAHAHHAHAHAHHAA.
Ciuman. GAGAL!
Keduanya tertawa dan Takane mengatakan lagi kalau ia benci karaoke LOL.

Malam itu Takane pulang dengan melompat kecil sambil bernyanyi, aku rasa itu lagu yang ia nyanyikan saat karaoke HAHHAHAHA.

Junko tidak bisa tidur malam itu, wajahnya memerah dan ia kelihatan sangat bahagia sudah mengungkapkan perasaannya.

 Di gerbang kuil, Amane menghentikan Takane.
Takane terkejut melihat Amane mengenakan jubah kepala pendeta dan Amane tersenyum licik padanya.
Amane mengatakan kalau ia sudah berbohong pada Takane, nenek meminta bertemu malam ini, bukan besok malam.
Semuanya sudah terlambat, ia sudah dipilih menjadi kepala pendeta yang baru. Kali ini ia menang.
Amane tersenyum licik dan mengatakan, bagaimana rasanya menjadi kucing yang ditipu?
Ia berjalan melewati Takane dan tersenyum dibalik pintu gerbang kuil yang tertutup.

-END-

Komentar:
Jun Shison cocok banged sama peran-peran kayak gini!
JAdi ingat efek nonton Anohana dan aku benci banged sama dia, sama disini aku juga benci sama dia!
Awalnya aku pikir dia bakalan baik sama Takane dan tidak akan ada ambisi menjadi kepala pendeta. Tapi apa-apaan ini? Sepertinya ia menyimpan dendam pada Takane, aku yakin itu, karena Takane selalu yang menjadi perhatian dan dia merasa selama ini menjadi kucing yang disisihkan, jadi kali ini ia menang dan ia puas.

Hanya saja aku masih merasa ada sesuatu dibalik semuanya, aku yakin kalau Amane baik kok. Karena biasanya dalam drama jepang, tidak ada tokoh yang benar-benar jahat sampai ke tulang, semuanya ada alasannya. Hanya saja, APA?!

Junko akhirnya mengakui perasaannya! YAi!!!
Sayangnya dia sama sekali belum tahu menahu apa yang terjadi pada Takane, efek malam itu. Dilihat dari preview episode selanjutnya, Takane akan menghabiskan waktu di rumah Junko, alias tinggal disana, karena dia ga punya tempat tinggal lagi.
Sepertinya akan sangat seru HAHAHAHHAHAHA.

Fruits Basket adalah manga yang sangat aku sukai, satu-satunya manga bervolume banyak yang sudah aku baca sampai tamat. Dari semua manga yang aku baca, Fruits Basket mempunyai kesan tersendiri dalam hati, karena kisahnya yang sangat unik dan menghangatkan hati.
Yang paling aku suka adalah bagaimana penulis mengikuti isi hatiku dan menjadikan OTP-ku sebagai pasangan akhir dan membuat mereka bahagia, padahal awalnya aku yakin OTP kebanyakan orang adalah yang satu lagi. Kalau aku, sejak baca volume 1, aku sudah suka sama si kucing.

Nah, apa hubunganya dengan drama ini?
Jadi drama ini menyinggung tentang legenda 12 zodiak dimana hal ini yang diangkat menjadi tema Fruits Basket. Seperti yang aku katakan diatas, legendanya itu sang Dewa mengajak makan malam semua binatang yang ada di 12 zodiak termasuk kucing, hanya saja di tikus bohong pada kucing dan mengatakan undangannya besok malam. Si Kucing percaya saja dengan hal itu dan bermimpi makan enak malam besoknya, ternyata ia baru sadar ia ditipu pas malam besoknya dan kucing akhirnya tidak masuk dalam 12 zodiak.

Dalam Fruits Basket, legenda ini dianggap kutukan dimana ada remaja yang terkena kutukan 12 zodiak dan apabila pelukan dengan lawan jenis akan berubah menjadi hewan sesuati kutukannya.
Jadi disini tokoh utamanya adalah si kucing dan si tikus serta seorang anak perempuan malang, si bola nasi. Pokoknya manga-nya seru banged! Ada Animenya juga, tapi aku lebih suka manganya, karena animenya nanggung, ga ada season 2-nya.
Aku malah berharap akan ada season before ending manganya T___T
Sayangnya ga ada sampai detik ini, malah penulisnya menulis manga baru.
aku senang ahppy ending

3 comments:

  1. makasih banget reviewnya...ditunggu2 dari minggu kemaren, makin gemes ama pasangan Takane Junko..karena kelamaan nunggu jadwal tayangnya di Channel Waku Waku Japan,lebih seru baca sinopsisnya Clover ...jangan bosen nulis yaa

    ReplyDelete
  2. Gyaaaaa!!!!!

    What a wild dream, junko-san *_*

    Amane ky nya pengen dapet pengakuan deh. Kasian kan dy selama ini di kyoto, ky diajuhkan dr keluarganya. Padahal kan dy punya kakak & adik.

    Makasiihhh airin ud rekap-in. Di tungguin dr kmrn2 :D

    ReplyDelete
  3. Yeayyy akhirny ada jg the next epi ,,,,dr awal baca sinop smpe yg skrg bacany ketawa2 sndiri serasa nntn lsg hehe...kl nntn lsg gk ngerti bhsny jd mending baca sinopny aja deh tp nungguin the next epi sinopny lumayan lama yaa....thx and fighting

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story