[Sinopsis] Reply 1988 Episode 8 ~ Part 2

-----------------------------------------------------------------------------------

Sinopsis Answer Me 1988 Episode 8 Part  2

Jung Bong sudah bisa tidur malam itu. Ibu mengenakan baju rajutnya dan akan keluar saat ayah bertanya dia mau kemana. Ibu mengatakan ia ingin keluar nonton TV.
Ayah memujinya, istrinya sudah kuat sekarang, padahal dulu tidur saja tidak bisa, tapi sekarang dengan tenang sudah bisa menonton TV.
Ibu mengatakan operasi dulu berbeda skalanya dengan yang sekarang, tentu saja ia tidak sekhawatir dulu.
Ibu menyuruh ayah tidur duluan saja. Ayah mengerti. Setelah ibu keluar, ayah menatap puteranya yang seang tidur dan ia tidak bisa menahan air matanya.
Ayah masih sedih dan sangat khawatir meski ia tak bisa mengatakannya. Ayah menghapus air matanya.

Anak laki-laki tidur di kamar Taek malam itu. Mereka merenung mengenai Jung Bong hyung. Mereka bertanya apakah Jung Hwan benar-benar tidak ke rumah sakit malam ini. Jung Hwan mengatakan ia akan kesana besok saja.
Kemudian mereka teringat saat masih kecil dulu mereka sering bermain sepak bola bersama Jung Bong dan Jung Bong cukup pandai main bola, bahkan Taek juga pandai bermain bola, dulu.
Sun Woo berkata juga kalau impian Jung Hwan waktu kecil adalah menjadi pemain bola. Jung Hwan tidak mengatakan apapun, ia menghela nafas.
Saat ia bersiap akan tidur tiba-tiba mereka merasakan bau kentut yang menyengat dan tentu saja Dong ryong kentut bau banged HAHHAHAHAHAHA.
Dong Ryong bahkan kentut lagi dan sengaja menyerang mereka semua LOL. Taek yang sudah tidur tidak terganggu dengan ributnya mereka, hanya saja dia batuk-batuk karena bau kentut itu HAHHAHAHAHA.

Jung Bong tidak bersemangat, pandangannya melambung entah kemana. HAri ini Jung Bong sedang puasa untuk persiapan operasinya.
Jung Hwan datang berkunjung dan membawakan pisang dan nanas untuk JUng Bong, dari Taek.
Jung Hwan melihat ekpsresi hyung nya dan mulai berkomentar lagi kalau hyung tidak perlu terlalu khawatir.
Tapi tetap saja Jung Bong tak bersemangat. Ibu melihat buah itu dan JUng Bong pasti suka, JUng Hwan menyadari Jung Bong sedang puasa dan ibu memutuskan menanyakan pada dokter apakah Jung Bong bisa makan buah.

Ibu menemui dokter kim untuk menanyakan hal itu dimulai dengan mengatakan kalau Choi Taek, pemain baduk populer itu membawakan anaknya buah, ia bertanya apakah Dokter kim mengenalinya?
HAHAHHAHHAAH. Tentu saja dokter terdiam. akhirnya ibu bertanya pertanyaan utamanya, apakah Jung Bong boleh makan sekarang dan puasa setelah operasi saja.
Dokter Kim beneran dingin banged, ia mengatakan terserah pada ibu saja. LOL.

Ibu memotong nanas di kamar inap Jung Bong.  Ibu mengomentari bercak di baju JUng Hwan dan bertanya apakah dia mimisan pagi ini. Jung Hwan bingung karena dia merasa tidak mimisan hari ini. OWOWOWOWOW.
Ibu menyuruh Jung Hwan memberikan buah pada Jung bong, tapi Jung Bong menolak. Jung Hwan mengatakan kalau hyung-nya kelihatan beneran takut operasi kali ini, sampai menolak makanan segala.
JUng Bong mengatakan firasatnya tidak enak kali ini dan ayah berteriak padanya jangan mengatakan hal yang tidak-tidak.

Deok Sun tak sabaran menunggu No Eul yang menelpon seseorang. Ia memainkan kakinya dan mengingatkan kalau ia mau menelpon temannya, jadi menyuruh No Eul menelpon dengan cepat.
No Eul bicara dengan nada biasa di telpon tapi kelihatan agak takut juga. Saat No Eul menutup telponnya, Deok Sun langsung duduk disampingnya dan menariknya, Kau punya pacar ya? Anak sekolah mana? Kelas berapa?! KAu seorang siswa harusnya belajar saja!!
Deok Sun yang kesal keduluan adiknya punya pacar mengancam akan memberitahukan ibu mereka.
No Eul mengatakan mereka hanya beberapa kali bertemu, dia bukan pacarnya, hari ini ia akan berpisah dengannya.
Deok Sun makin kesal, dia bahkan bukan pacarmu dan kau mau putus?
No Eul menjelaskan dan membuat Deok Sun makin kesal,tapi akhirnya No Eul kelihatan menghela nafas panjang dan meninggalkan kakaknya.

No Eul sedang bersama pacarnya, pacarnya rambutnya di warnai dan kelihatan seperti gadis nakal, atau memang begitu karena saat mereka kaget seekor kucing melompat, gadis itu menyumpah piip piip piip.
No Eul yang awalnya ingin bilang putus ga jadi, karena takut di sumpahi gitu LOL.
Pacarnya Soo Kyung bertanya tadi No Eul mau bilang apa, No Eul mengatakan bukan apa-apa, tapi Soo Kyung tahu dan bertanya, kau mau bilang kita putus? Kenapa? KAu membenciku?
No eul dengan cepat menjawab, tidak, aku menyukaimu, tapi ia hampir di pukul dengan kata-kata, LOL.
No Eul ketakutan dan ia cegukan. Soo Kyung mengatakan lakukan sesukamu. Lalu No Eul melihat 3 teman pacarnya, kelompok gang sudah disana dan ia makin cegukan. HAHHAHA.

Deok Sun dan 2 temannya sedang berjalan bersama sambil bercanda dan mereka melihat No Eul bersama pacar premannya disana. No Eul kelihatan seperti sedang dibully, ia takut.
Mereka menyapa No Eul dan Soo Kyung bertanya siapa mereka dengan manis. Mi Ok ingin mengatakan kalau mereka mengenal No Eul karena No Eul adik Deok Sun, tapi ia mengurungkan niatnya saat melihat ekspresi ketakutan No Eul.
Deok Sun sama sekali tidak sadar. Mi Ok ingin menyelamatkan No Eul dan mengajaknya makan toppokki bersama mereka, tapi Deok Sun yang ga peka tidak setuju.
Salah satu anggota gang mengatakan kalau No Eul ada urusan dengan mereka dan menyuruh mereka pergi dulu.

Deok Sun berjalan melewati mereka begitu saja, No Eul menangis. Ja Hyun menyadarinya dan bertanya, No Eul a, kau menangis?
Deok Sun menghentikan langkahnya. Ia menatap mereka dengan membelalakkan mata dan menarik rambut Soo Kyung, Apa yang kau lakukan pada adikku!!!!!?

Temannya tidak mau kalah dan menolong So Kyung, Ja Hyun dan Mi Ok juga menolong Deok sun dan terjadilah pertengkaran antara wanita dengan jambak-jambakan rambut.
Polisi yang sedang patroli lewat dan yang lain menyadarinya dan kabur. Deok Sun tidak mau melepaskan kaki Soo Kyung, ia memegangnya dengan kuat bahkan menggigitnya.
No Eul juga tidak melepaskan kaki kakaknya LOL.

Musik yang mengiringi pertengkaran mereka berkumandang di rumah keluarga Sun Woo dimana Sun Woo dan Jin Joo sedang menonton kartun. Dimana Jin Joo dan Sun Woo sama-sma menyanyi OST kartun tersebut dengan baik.
KYAAAAAAAAAAAAAa!!! Lucu!!!!
Ibu kemudian keluar untuk mengambil jemuran. Sun Woo menyuruhnya di rumah saja, karena dingin, dia yang akan keluar.

Bo Ra sedang belajar di kamarnya saat ia merasa suntuk dan ingin merokok, rokoknya habis.
Bo Ra keluar untuk membeli rokok dan ternyata pacarnya sudah ada diluar menunggunya.
Pacarnya (cameo Park Jung Min) meminta bicara dengan Bo Ra dan Bo Ra mengatakan dia tidak ingin bicara dan mendengarkan apapun. Tapi pacarnya tetap memaksa.

Sun Woo ke atas rumah untuk mengambil jemuran saat ia terjatuh dan terluka di tangga. Ia akhirnya berhasil ke atas dan mengambil jemurannya. Tapi kemudian ia terkejut melihat Bo Ra berduaan dengan seorang pria.

Bo Ra bicara dengan pacarnya tentang kejadian itu dan pacarnya mengatakan kalau itu adalah kesalahan, karena dia terlalu mabuk malam itu dan begitu saja terjadi. Ia bahkan masih sempat tertawa disaat seperti ini, dan kelihatannya pacar Bo Ra ini sama sekali tidak merasa bersalah.
Bo Ra tidak bicara, ia menatapnya dengan tajam. Pacarnya mengatakan lagi anggap saja kalau itu bukan sebuah kesalahan, tapi aku memang bersalah, aku tahu itu. Aku memang sudah gila saat itu.
Pacar meminta maaf pada Bo Ra dan melirik untuk melihat reaksi Bo Ra, ia meminta maafkan dirinya satu kali ini. Meski beberapa kali meminta maaf, pacar Bo Ra kelihatannya memang tidak tulus sama sekali, makanya Bo Ra hanya diam.

Bo Ra akhirnya bicara, Hanya karena kau minta maaf apakah semuanya akan berubah? kau bilang itu kesalahan? Sejak kapan kau minum karena kesalahan?
Bo Ra terus bicara dan mengatakan bagaimana pacarnya bisa selingkuh dengan teman baiknya, apakah itu manusia.
Pacarnya meninggikan suara, sekali saja, maafkan kenapa sih?! Bukankah aku sudah bilang maaf! Berapa kali aku harus mengatakannya! Ck!
Pacarnya marah dan melempar tasnya, ia mulai mengatai Bo Ra yang dingin padanya. Ia tahu Bo Ra pintar tapi tidak dalam hal pacaran.

Pacar mengatakan Bo Ra bahkan tidak membiarkan dia memegang tangan Bo Ra kapan saja dia mau, dia bahkan mencontohkannya dan Bo Ra tidak memberikan tangannya dengan mudah. Ia mengatakan Bo Ra tidak punya perasaan sama sekali. Pacar mengatakan ia merasa tertekan pacaran dengan Bo Ra, bahkan saat kencan ia merasa tercekik. Ia merasa tidak memiliki pacar melainkan pacaran dengan balok es.
Pacar Bo Ra mengatakan agar Bo Ra memperbaiki kepribadiannya kalau tidak maka tidak akan ada yang mau kencan dengannya. Pacar mengatakn kalau Bo Ra adalah wanita yang paling buruk.
Bo Ra terdiam, ia tidak membantah atau apapun.
Pacar mengambil tas-nya dan meninggalkan Bo Ra sendirian.

Bo Ra masih berdiri di tempat yang sama, ia menahan air matanya. Ia mencoba setegar mungkin, tapi kemudian ia berjongkok, kakinya lemas, badannya gemetar dan ia sesak.
Bo Ra mengepalkan tangannya dan jarinya sekeras mungkin. Ia menahan semuanya.
Air hujan mulai jatuh, air mata Bo Ra menetes. Bo Ra menangis dengan sedih dalam hujan malam itu.
Tiba-tiba seseorang muncul dengan payungnya dan memayungi Bo Ra. Sun Woo. Bo Ra yang masih menangis menatapnya. Sun Woo menghela nafas dan mengatakan kalau hyung itu tidak tahu siapa Bo Ra, Bo Ra adalah orang yang hangat dan baik.
Bo Ra makin menangis jadinya.

Flashback 2 tahun yang lalu.
Hari dimana ayah Sun Woo meninggal dunia. Bo Ra datang terlambat, saat pemakaman sudah selesai. Ayah menyuruhnya masuk karena ibu dan adiknya juga didalam.
Bo Ra akan masuk saat matanya menangkap Sun Woo yang duduk sendirian menahan air matanya dan menggenggam tangannya dengan kuat seperti yang dilakukan Bo Ra tadi.

Sun Woo duduk sendirian menahan agar dia tidak menangis. Bo Ra mendekatinya dan berkata, menangislah. Kau boleh menangis disaat-saat seperti ini.
Bo Ra duduk disamping Sun Woo, Sun Woo mulai menangis. Bo Ra mengatakan, menangislah, tidak apa-apa, menangislah.
Sun Woo menangis sedih karena kehilanga ayahnya, sebagai anak tertua dia tidak boleh menunjukkan kelemahannya. Bo Ra memeluknya dengan lembut dan Sun Woo meluapkan semua kesedihannya dalam pelukan Bo RA.
Bo Ra ikut sedih dan menatap ke langit, ia menyadari akan hujan, jadi ia mengatakan pada Sun Woo akan turun hujan dan mengajaknya pulang, karena ia tidak suka hujan.

Bo Ra menggenggam tangan Sun Woo untuk menggandengnya pulang.
Sun Woo masih terisak dan bertanya kenapa tangan Bo Ra dingin sekali.
Bo Ra tersenyum dan mengatakan tangannya dingin karena hatinya hangat.
Ia menarik Sun Woo dan mereka pulang bersama-sama, lalu hujan pun turun.

Kembali ke masa sekarang, Sun Woo dan Bo Ra berteduh di depan toko kue dan Sun Woo membelikan Bo Ra secangkir kopi panas di mesin penjual minuman.
Sun Woo memberikan secangkir kopi pada Bo Ra, Bo Ra bertanya kenapa Sun Woo tidak membeli untuknya sendiri. Sun Woo menjawab kalau dia hanya punya 100 won di kantong.
Bo Ra terdiam, kemudian ia memanggil nama SUn Woo lagi dan Sun woo memotongnya mengatakan kalau ia tidak akan bilang siapa-siapa.
Sun woo sepertinya mengajak Bo Ra bercanda tapi Bo Ra mengatakan ia sedang tidak ingin becanda.

Sun Woo memegangi tangannya yang tergores tadi  dan Bo Ra melihatnya, ia bertanya itu kenapa. Sun Woo menjawab kalau ia terjatuh saat mengambil jemuran.
Bo Ra mengejeknya yang seperti anak kecil. Bo Ra kemudian memegang tangan Sun woo dan melihat lukanya, melihatnya saja Bo Ra sudah tahu kalau itu pasti sakit sekali.
Sun Woo menatap Bo Ra dalam diam, tiba-tiba ia mendekat dan mendaratkan sebuah kecupan di pipi Bo Ra.
Sun Woo gugup dan segera kabur dari sana. Bo Ra tentu saja shock dan tertegun karena hal itu.
KYAAAAAAAAAAAa!!!!!!!
Perkembangan mereka lebih cepat dari pada couple utama nih!!

Deok Sun menunjukkan tatapan permusuhan yang dalam pada pacara No Eul, Soo Kyung. Soo Kyung juga tidak mau kalah dan keduanya saling tatap tajam di kantor polisi menunggu wali mereka datang, sementara No Eul berdiri juga disana.
Ibu Deok Sun datang untuk menjemput anaknya dan Deok Sun langsung menangis begitu melihat ibunya dan menunjukkan lukanya.
Ibu Deok Sun khawatir dan memeriksa apakah ada lupa yang lain dan bertanya siapa yang melakukan itu padanya. Deok Sun menunjuk gadis itu dan ibu melihat No Eul dan bertanya kenapa No Eul disana.
Deok Sun mengatakan kalau itu pacar No Eul dan ibu marah besar padanya LOL.

Ibu duduk bersama anaknya dan terus mengomel pada Soo Kyung bagaimana anak SMA bisa semengerikan itu dan bertanya-tanya orang tua seperti apa yang membesarkannya.
Deok Sun manja dan minta pulang karena dia lapar, tapi pakpol belum memperbolehkan mereak pulang sebelum wali Soo Kyung datang dan mereka harus tanda tangan dulu.
Tiba-tiba seorang gadis berambut pink masuk dan ibu menatapnya dengan curiga, kalau itu mungkin ibu muda.
Gadis itu memperkenalkan diri sebagai wali Soo Kyung dan mengatakan kalau dia kakaknya, karena orang tua mereka meninggal dalam kecelakaan mobil tahun kemarin.
Ibu langsung terkejut dan melihat ke arah Soo Kyung dengan perasaan bersalah. Sepertinya No Eul sudah tahu.

KAkak So Kyung menandatangani surat perjanjian dan mendekati adiknya, ia memukul Soo Kyung dan menyuruhnya berdiri.
Kakak Soo Kyung merasa sangat bersalah dan membungkuk minta maaf berkali-kali membuat ibu jadi ga enak juga dan mengatakan kalau ia juga minta maaf dan memukul Deok Sun LOL.
KAkak Soo Kyung mengatakan kalau dulu Soo Kyung gadis yang baik, tapi setelah orang tua mereka meninggal dia jadi seperti ini, karena ia bekerja ia tidak punya waktu mengawasinya.
kakak marah pada Soo Kyung dan menyuruhnya membungkuk minta maaf, tapi Soo Kyung menolak, jadi ibu mengatakan tidak apa-apa. Ibu membungkuk minta maaf dan Deok Sun serta No Eul juga. Kakak jadi ga enak juga.

Tiba-tiba ayah masuk dan mengamuk di kantor polisi, apalagi saat melihat Soo Kyung dan unni-nya yang rambutnya di warna, ayah mulai mengomel ini dan itu, mengatakan kenapa mereka sebagai perempuan bertengkar dan dimana orang tua mereka kenapa tidak mengajari anaknya dengan baik dan bla bla bla.
Ibu dan Deok Sun mencoba sebaik mungkin memberikan kode pada ayah agar ayah diam, tapi ayah tidak mengerti dan terus saja mengomeli mereka.
Lalu tiba-tiba ia kembali bicara formal pada ibu dan membuat ibu kesal, ibu memutuskan memakai bahasa biasanya dan mengomeli ayah ini dan itu.
Deok Sun mengatakan kalau bahasa formal keluarga mereka berakhir.

Ayah akhirnya tahu kalau Soo Kyung tidak punya orang tua lagi dan merasa bersalah, tapi ia dan ibu malah bertengkar berdua dengan suara keras, menahan semuanya selama ini LOL.
Pakpol bahkan harus memukul meja menyuruh mereka diam. Kakak Soo Kyung meminta maaf dan membungkuk pada ayah, ia mengatakan akan mengajari adiknya dengan baik.
Ayah jadi merasa ga enak dan membungkuk juga. Ayah jadi emosi dan akan memukul No Eul dan Deok Sun LOL.

Dan ada yang datang lagi, Ayah Dong Ryong dan temannya. Ayah Dong Ryong datang untuk membela Deok Sun dan bahkan akan memasukkan mereka ke penjara, ia juga membawa pengacara bersamanya LOL.
Ia mengatakan ia adalah dekan dan membela Deok Sun tetangganya, ia menyiapkan pengacara untuknya.
Ayah dan ibu berusaha memberi kode agar ayah Dong Ryong berhenti, tapi ayah salah menangkap kode dan mengatakan kalau mereka menuntut hukuman gantung dan lain sebagainya LOL.
Keluarga Deok Sun sangat malu malam itu HAHHHAHAHA.
Akhirnya ayah Deok Sun harus berteriak meminta ayah Dong Ryong menghentikan sandiwara mereka LOL.

Akhirnya malam itu berjalan dengan damai, dimana semuanya saling minta maaf. Ayah juga minta maaf pada pengacara yang dibawa ayah Dong Ryong, ayah Dong Ryong mengatakan kalau ia pengacara bohongan LOL.
Ayah Deok Sun kelihatan marah banged karena sempat tertipu.
Deok Sun dan No Eul mengatakan kalau mereka lapar dan ibu mengajak mereka pulang. Saat mereka menunduk pada keluarga Soo Kyung, perut Soo Kyung bunyi dan ibu memutuskan mengajak mereka makan di rumah mereka.
Tapi Soo Kyung menolak. Deok Sun angkat bicara, ia kesal dan mengatakan kalau ia sangat lapar, jangan berlama-lama, kalau mau ikut ayo ikut.

Soo Kyung dan kakaknya makan di rumah kecil keluarga Deok Sun dengan hangat. Ibu mengatakan lauk mereka tidak banyak tapi kakak mengatakan itu sangat enak karena sudah lama mereka tidak makan masakan rumahan, dirumah mereka hanya makan ramyun. Ibu tersenyum melihat keduanya.
Deok Sun tertarik dengan Soo Kyung dan bertanya bagaimana SOo Kyung mewarnai rambutnya. soo Kyung menjelaskan dengan apa dan bagaimana ia mewarnai rambutnya pada Deok Sun membuat Deok Sun mengangguk angguk.
Ayah keluar setelah ganti baju dan mulai mengamuk pada Deok Sun, ia akan memotong rambut Deok Sun jika dia mewarnainya. Deok Sun jadi bete.
Ayah juga memarahi Soo Kyung dan mengatakan Soo Kyung harus menghitamkan rambutnya lagi, dan berhenti memakai make up,  ia  meyakinkan akan mengecek sekali seminggu untuk melihatnya berubah.
Dan Soo Kyung mengangguk setuju. semua orang terkejut melihat Soo Kyung setuju begitu saja, apalagi kakaknya.

No Eul mencoba bersikap baik pada Soo Kyung dan mengambilkan sup, sementara Soo Kyung mencoba bersikap biasa dan meminta nasi pada ibu, tapi kakak memaksa dia sendiri yang akan mengambilkannya.
Deok Sun penasaran lagi dan bertanya kenapa Soo Kyung bisa suka pada adiknya, padahal adiknya biasa-biasa saja dan SOo Kyung kelihatan cantik juga.
Soo Kyung mengatakan itu karena No Eul aalah orang pertama yang menyuruhnya untuk tidak merokok dan memperlakukan dia seperti gadis biasa, setelah orang tuanya meninggal.
No Eul tersenyum mendengarnya. Soo Kyung tersenyum dan berterimakasih pada No Eul.
Deok Sun menatap Soo Kyung dan ia kelihatan begitu iri dengan cinta mereka.

Di rumah sakit, Jung Hwan sudah tidur saat ibu masuk untuk mempersiapkan keperluan operasi dan menyuruh ayah keluar untuk bersiap juga.
Itu malah sebelum operasi dan Jung Bong tidak bisa tidur. Ibu bertanya kenapa Jung bong belum tidur, Jung bong mengatakan ia tak bisa tidur.
Ia mendekati puteranya dan bertanya, kau takut?
Jung Bong mengatakan, sedikit.
Ibu mencoba menyemangati Jung bong lagi dan mengatakan kalau ia sudah bertanya pada seluruh dokter di rumah sakit dan kemungkinan terjadi kesalahan dalam operasi aalah 0, jadi Jung Bong tidak perlu khawatir.
Ayah dan ibu bahkan tidak khawatir sama sekali.

Jung Bong menatap ibunya dan mengatakan itu karena ibu adalah orang yang kuat, sedangkan dia adalah anak yang lemah.
Ibu hampir meneteskan air mata tapi ia menahannya. Ibu mencoba bersikap biasa dan mengatakan Jung Bong tidak lemah tapi kuat, bisa berhasil dengan operasi sebesar itu dan tetap hidup sampai sekarang itu mengesankan. Ibu mengatakan Jung Bong lebih kuat darinya.
Ibu tidak tahan lagi dan mencari alasan untuk keluar dari kamar. Ia menyuruh Jung Bong segera tidur.
Jung Bong masih khawatir, tapi ai sedikit bisa untuk tidur, sebelum itu ia melihat adiknya dan merapikan selimutnya, baru lah dia mencoba untuk tidur.
*AOPPAAAA!!!!!!

Ibu duduk di ruang tunggu rumah sakit, badannya bergetar kecil, ia menangis, sebisa mungkin tanpa suara.
Doketr kim yang akan pulang lewat dan melihatnya, dokter kim langsung mengenalinya. Dokter merasa perlu menghampiri ibu dan menyapanya. Dokter duduk disamping ibu dan bertanya sedang apa dia.
Ibu menghapus air matanya dan mengatakan kalau ia menonton TV. Dokter tahu kegalauan hati ibu dan akhirnya mengatakan kalau itu hanya operasi kecil dan ia akan melakukan kurang dari satu jam.
Ibu yang mendengarkannya jadi emosional lagi dan menangis semakin deras. Itu adalah hal yang ingin dia dengarkan dari dokter selama ini.'Ibu menanngis makin menjadi dan dokter memintanya berhenti, dokter meyakinkan lagi kalau itu hanya operasi kecil dan ia akan segera menyelesaikannya.
Ibu tidak bisa menahan air matanya dan berterima kasih pada dokter Kim.
Ayah diam-diam mendengarkan mereka dari sudut dan ia juga ikut menangis dalam diam.

Keesokan harinya, keluarga Kim di depan ruang operasi menunggu operasi Jung Bong selesai.
Mereka begitu khawatir, saat pintu terbuka dokter keluar dan mereka berdiri. Dokter mengatakan kalau operasinya berjalan dengan sangat lancar dan mereka tidak akan kembali ke rumah sakit dalam 10 tahun mendatang karena alat pacu jantung akan diganti 10 tahun lagi.
Ibu sangat bersyukur dan berterimakasih. Dokter kim tersenyum dan meninggalkan mereka.
Ibu gemetaran dan terus-terusan menangis dan membungkuk bahkan saat dokter sudah pergi. Ibu menangis dan terlihat lemah. Jung Hwan dan ayah mendekatinya dan menepuk punggung ibu.

Jung Bong akhirnya sadar setelah operasinya, ibu menggenggam tangannya dan mengelus kepalanya, memanggil JUng Bong,
Jung Bong membuka matanya dan ibu mulai emosional lagi, ia menangis. Ibu mengatakan Jung Bong sudah berusaha keras, operasinya berhasil dengan baik.
Ibu minta maaf karena Jung Bong dilahirkan tidak sehat dan menganggap kalau itu salahnya, ibu menangis lagi dan tak tahan jadi ia sedikit menjauh.
Ayah menenangkanya dan mengelus ibu. Ia memeluk ibu dan ayah meyakinkan Jung Bong kalau semuanya baik-baik saja.

Jung Bong yang masih separuh sadar memanggil adiknya.
Jung Hwan mendekat dan bertanya ada apa. Jung Bong bicara sangat lemah, jadi Jung Hwan harus mendekatkan telinganya ke mulut Jung Bong.
Hyung bertanya apakah mimisan Jung Hwan baik-baik saja, dan Jung Hwan langsung menarik nafas menahan air matanya.
Ia menjauh dari tempat tidur Jung HWan dan meneteskan air mata diam-diam.
Hyung sangat menyayangi adiknya, bahkan saat seperti ini adiknya hal pertama yang ia khawatirkan T_____T
I am cry right now!!!!

"Kata-kata yang kau simpan dalam hatimu, dan kata-kata itu juga memiliki suhu tertentu. Ada hal yang membuatnya menjadi dingin, dunia yang kita tinggali kadang tidak bijaksana, tapi satu kata yang hangat akan ada, sehangat suhu tubuhmu."

Deok Sun makan topokki bersama No Eul di keadi toppokki, ia terlihat sudah menghilangkan warna rambutnya karena ancaman ayahnya.
No Eul makan topokki dengan saos belepotan dan Deok Sun menggunakan jarinya untuk menyeka saos di mulut No Eul kemudian menjilatnya. Kakak yang baik, tapi No Eul sedikit terganggu.
Kemudian No Eul bertanya kira-kira siapa yang mengambil uang ibu. Deok Sun heran bagaimana No Eul bisa tahu, No Eul mengatakan Bo Ra yang mengatakan padanya,
Deok Sun menyipitkan matanya, bukan kau?
No Eul kesal, michosso!

Deok Sun berfikir, lalu siapa? Bukan Sung Bo Ra, bukan kau dan kalau bukan aku?
Tiba-tiba Deok Sun mendapat ilham.

Malam saat uang ibu hilang, tengah malam ada yang mengambilnya diam-diam saat semuanya tertidur. Tentu saja ayah HAHAHAHAHAH.

November 2015
Deok Sun dan suaminya masih diwawancarai saat bel berbunyi dan Deok Sun keluar membuka pintu.
No Eul datang dan JRENG!!!! Seorang ajushi muncul LOL. Aktor Woo Hyun.
No Eul memakai seragam baseball, sepertinya ia main baseball. No Eul menyapa kakak iparnya.
Deok Sun kemudian melihat luka di kaki No Eul dan ia kelihatan khawatir. Suami Deok Sun malah berkomentar sepertinya itu sakit.

Deok Sun bangkit dan mengambil jaketnya, ingin melabrak pelakunya tapi No Eul menyuruhnya duduk dan mengatakan dia bukan anak-anak lagi.
Deok Sun akhirnya duduk dan melihat kaki adiknya lagi, ia bertanya pada suaminya benarkah tidak perlu ke rumah sakit?
Suami Deok Sun berkomentar kalau sepertinya itu harus di operasi.  Deok Sun kesal mendengar komentar suaminya.
No Eul memintanya jangan khawatir karena dia bukan anak 17 tahunan lagi, tapi Deok Sun mengatakan dimatanya No Eul selalu 17 tahun LOL.
No eul berkomentar kalau noona-nya tidak berubah sama sekali, tapi Deok Sun berkomentar kalau No Eul makin tua HAHHAHAHAA.
Suami Deok Sun berkomentar kalau No Eul terlihat persis seperti usianya sekarang alias makin tua. Deok Sun kesal dan menyuruhnya diam HAHAHAHAHA.
IA bahkan menyentuh wajah No Eul dan menyuruhnya jangan mendengarkan Jung Hwan *eh suaminya HAHAHHAHAHHAHAH.

-The END-

Komentar:
Aigo~~
Pandai banged sih mereka memilih pemeran dewasanya HAHHAHHHAHHA.
No Eul makin dewasa makin tua aja, tapi sikapnya tetap sama LOL.
Manja-manja gitu sama kakaknya, aku senang akhirnya Deok Sun bersikap baik pada No Eul.
Ya, meski masih bertengkar, tapi pasti sesama saudara saling menyayangi kan?

Semua orang khawatir Jung Bong bakalan mati, tapi aku senang dia baik-baik saja.
Aku hanya shock ternyata dia punya sakit jantung sejak kecil, sedih banged!!
Awalnya aku kiraa pas ibu ngomongin Jung bong sakit, waktu adegan ayah membeli jaket itu, sakit demam biasa, ternyata operasi besar.
Aku baru mengerti kenapa ibu ingin hidup senang-senang setelah kaya, karena dulu hidupnya paling menderita diantara 4 keluarga itu. bekerja siang dan malam demi anak-anaknya, bukan hanya untuk makan, tetapi juga biaya operasi bahkan mereak sempat kelaparan.
Aku yakin keluarga lain juga membantu sebisa mereka. DAn aku senang pada kenyataannya keluara Kim sama sekali tidak sombong setelah kaya. Mereka berbagi juga pada tetangga, susah senang bersama T___T

Reply 1988 ini ceritanya fokus ke keluarga, memang, tapi ternyata setiap episode pasti ada adegan menangisnya yak?
Jadi yang bagian komesinya berkurang. Episode panjang ga terasa sama sekali. Aku salut sama SW-nimnya, membuat cerita seperti ini, panjang, menyentuh, banyak clue, rahasia, membuat penasaran dan kisah yang mengejutkan. WOWOOWOWOWOWOW.
Pantes dadap rating yang tinggi untuk setiap dramanya dan pertahankan lah!!!

Orang tua selalu merasa khawtair pada anaknya. Sekhawatir apapun kamu akan sesuatu, orang tua bisa merasakannya dan merasa jauh lebih khawatirm hanya saja didepan kita mereka berusaha untuk terlihat kuat.
Saat kita sakit, kita mungkin merasa kesakitan, tidak bisa tidur dan lain sebagainya, tapi saat kita tertidur, orang tua masih terjaga dan menjaga anaknya, bahkan mereka tidak tidur untuk itu.
Melihat kita sakit, mereka juga merasakan sakit yang sama. Meskipun mereka marah dan berteriak padamu, tapi artinya mereka mencintaimu.

Sedikit momen OTP di episode ini! Akh!!! Agak membuat sebal sih, tapi karena fokusnya ke keluarga Jung Hwan jadi apa boleh buat, dia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit.
Mengenai mimisan Jung Hwan, aku agak khawatir. Khawatir sekali.
Ternyata hyung pernah sakit jantung dan meski mereka bilang Jung Hwan sudah di periksa dan tak ada masalah apa-apa, tapi mimisan terus ini berbahaya. Awalnya saat menulis spoiler aku pikir itu mimisan karena dia mikir jorok atau apa, tapi kalau gini ceritanya lain.
Aku punya skenario sendiri. BAgaimana kalau nanti ternyata Jung Hwan sakit? Ternyata dia masuk rumah sakit dan harus operasi juga. Aku membayangkan disana Deok Sun baru menyadari perasaannya dan emnangis semalaman.
Aigooo~ aku sudah mulai membayangkan hal-hal aneh nih, tapi aku yakin Jung Hwan pasti akan bertahan, hanya saja kalau benar begitu aku harap PD nim membuatnya seromantis mungkin LOL.

Mengenai OTP Bo Ra dan Sun Woo, aku salut banged sama SUn Woo, sejak dia menyatakan perasaan dia jadi lebih berani ambil tindakan sendiri!
Tebakan aku benar, terjadi sesuatu saat hari kematian ayahnya, aku udah membayangkan hal ini sejak awal sih, tapi ternyata di kemas dengan lebih manis!
Aku suka sekali adegan saat Sun Woo menangis di pelukan Bo Ra. Meski Bo Ra adalah anak yang menyeramkan sejak dulu, tapi ia punya kehangatan hati seperti itu dan SUn Woo jatuh cinta padanya sejak saat itu.
Tentu saja, orang yanga da disaat sedih dan sulitmu biasanya menjadi orang yang paling kau ingat :')
NAh, sekarang Bo Ra sudah putus dan Sun Woo bahkan sudah mendaratkan ciuman di pipi Bo RA, apa yang akan terjadi selanjutnya?!!!

Yang mengkhawatirkan ya OTP kita!
Adegan di bus itu lucu banged, awalnya sih romantis, Jung Hwan berdiri menjaga Deok Sun yang sedang tidur, Cuma closingnya nyebelin HAHAHAHAHA.
Ternyata Deok Sun tidur nganga gitu, imutnya jadi hilang. LOL. Jung Hwan bahkan harus menutupi hal memalukan itu AHAHAHAAHAHA.
Bahkan hanya dengan satu momen mereka berdua itu, aku masih aja deg degan sama degan mereka berdua!!! Kebanyakan adegan OTP kemarin jadi hanya satu sekarang HAHHAHAHAHA.
Meski ada momen lain, sayangnya mereka ga berdua. Aku menunggu sepak terjangmu Jung HWan! Jangan kalah!

Nah, masalahnya adalah Taek. Jika aku ga salah tangkap, Jung Hwan kelihatannya sama sekali ga kahwatir dengan Taek. Karena dia kelihatan biasa aja saat Deok Sun menjemput TAek sendirian, sedangkan Deok Sun berdua dengan Sun Woo atau Dong ryong aja dia udah was was,
aku rasa dia menganggap TAek polos dan ga akan mengerti tentang hal itu. Dia menganggap Taek adek kecil mereka, tanpa dia tahu Taek akan menjadi saingan terberatnya AKH!!!!!
Aku galau menunggu sepak terjang Taek dan membuat Jung Hwan galau, apakah dia akan mundur? Apakah dia akan maju?!

Aku agak bete sama Deok Sun diepisode ini meski aku mengerti kenapa dia begitu.
KAyaknya dia memang tidak bisa membayangkan JUng Hwan menyukainya, bahkan saat teman-temannya sudah membahas itu, dia jadi kesal dan mengatakan tidak akan tertipu lagi. Atau jangan-jangan dia mungkin merasa hanay saja tidak mau mengakuinya? Bisa jadi kan? Buktinya saat ia memilih sarung tangan ia sedikit ragu.
Dan itu membuat aku kesal juga! Kenapa dia ragu coba! Akh!!!!!!!!!!!!!!!!
Awalnya aku kira Taek belum memberikan kadonya, ternyata udah aja ck!

Di Preview episode 9, Taek dan Deok Sun ke China!!!! Deok Sun menemani Taek bertanding baduk dan kelihatan banged, Taek yang biasanya tidak pernah kelihatan gigi kalau lagi tanding, ini malah senyam senyum gitu karena ada Deok Sun. BAhkan jika dia kalah aku rasa dia bahagia karena Deok Sun disampingnya!
Ayah Taek masuk rumah sakit dan mengatakan kalau Taek menyukai Deok Sun, tapi menurutku itu tidak dalam arti romantis sama sekali. Well, who know? sister maybe?
Dan aku yakin semuanya paling penasaran dengan apa yang dilihat Deok Sun di akhir preview? Kita-kita apa?
Ingat, preview reply selalu menipu, akalu aku menebak ada 3 hal.
1. Taek menangis karena ia kalah / karena ayahnya makin parah dan kemungkinan paling buruk, ayah meninggal but NO!
2. Taek pingsan karena kelelahan atau efek obat yang ia minum.
3. Taek sedang bertanding baduk dan Deok Sun shock melihat betapa seriusnya dia.
Kemungkinan yang tak mungkin adalah ada 3 sekawan disana Heollll
Tapi yang paling aku ingin lihat adalah, bagaimana reaksi Jung Hwan saat tahu Taek dan Deok Sun pergi berdua ke China?!!!

Kalau PD nim tidak cepat membuat progres yang cepat, maka akan terlambat nih Deok Sun menyadari perasaan Jung Hwan.
Tapi aku harap kalian ga lupa, pas preview episode 7 kemarin semuanay pada galau karena banyak yang fikir Taek-Deok Sun akan banyak momen, tapi ternyata malah momen Jung Hwan - Deok Sun yang banyak.
Apakah kali ini akan kejadian lagi?!
Akh! Ga sabaaaaaaaaaaaar!!!!

 
DO NOT SHARE AND REPOST IN OTHER SITE!!
PLEASE JUST PUT LINK WITH CREDITS FROM THIS BLOG!

13 comments:

  1. daebak.... tiap episode yg lebih kental kekeluargaanx pasti ratingnya lbih tinggi dari scene romancenya, contohnya ep 8 dan ep 5 kemarin, episode 5 kan lebih tinggi raatingnya daripada ep6,
    yg lucu adalah ayah n ibu duksun yg marahan pake bahasa formal, jadi penasaran pengen liat langsung,
    setelah liat cutenya pasangan bora dan sunwoo, hazuki gak bete lagi kan sama sunwoo gara2 nolak duksun,
    yg bikin kaget d episode ini, yaa kehidupan keluarga jung hwan sbelum kaya, ya ampun ibu sampai segitunya bekerja,
    reply memang bener2 dech, ini SWnim nya kece badai sangat......
    kisah kehidupan sehari2 yang bisa dkemas semenarik ini,
    luar biasa..

    btw, foto yang ber4 dpantai,yg pake baju hijau sapa ya??? gak jelas... sudah aku zoom dtab q masih murang jela aja, yg jelas duksun,sunwoo,jung hwan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bapak sama ibu Deok Sun yang bicara pake bahasa kerajaan lucu banged, sumpah HAHAHHAAHHA. Udah kayak dayang sama rajanya LOL

      yang foto berempat, bukannya yang baju ijo itu dong ryong ya?

      Delete
  2. Omoooo...
    Q nyari2 di youtube emang blum muncul2 juga sub nya,,
    Thank kaka, utk sinopnya smngt trus bkin nya.. hehee
    Ditunggu lnjutnnya..
    Q juga sama ditim jung hwan.
    Oh ya ka mau nanya tuh pas scene akhir wawancara tuh suaminya beneran jung hwan atau bukan?? Kaka yang nambahin sendri kah? Atau memang bner????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, itu ane sendiri yang nambahin LOL

      Delete
  3. Halo hazuki-nim, perkenalkan silence readermu dari jaman R97 😅
    Eeh tapi beneran loh, awal2 ngikut drama reply gara2 liat preview sinopsisnya hazuki-nim. Dan sejak itu jadi pengunjung setia kalo reply series tayang.
    Untuk komentar pertamaku ini, cuma mau bilang "ngikutin alur waktunya aja" kan udah ada hazuki-nim hahaha.
    Soalnya trauma sama R94 (tim chilbong sih) hahaha. Eeh tapi cerita cintanya mirip R97 deh, udah d yakinin dalam hati tapi tetap was2 sama jalan ceritanya heol hahaha.
    Oke itu ajah dulu utk komentar pertamaku, annyong hazuki-nim hahaha

    ReplyDelete
  4. sering-sering aja komentar ya hihihi

    ReplyDelete
  5. Makin lama semakin banyak spekulasi nih wkwkwk gak bkalan nyangka aja smakin bnyk rhasia yang harus dibuka,aku malah smkin penasaran kenapa Jung Hwan sering mimisan,tkut trjadi apa2 dgn dia,tp ya begitulah teringat bagaimana mbak blg sbelumnya kalau Jung Hwan sakit parah dan Deok Seon akhirnya menyadari perasaannya,kan okeey juga tuh hahahaha
    Gak sabar nunggu episode 9,aku jadi semakin khawatir dengan Taek ini,walau dia rasanya polos tapi dia bisa jadi saingan Jung Hwan,gk bisa kebayang tuhhh
    Makasih ya mbak buat sinopnya gomawoo

    ReplyDelete
  6. Hye Hazuki

    Thanks for every episode synopsis for Reply 1988.. its very2 help me to understand the story.. memandangkan eng sub nya yang lewat update plus i love ur review hehe..

    ReplyDelete
  7. ih kalo beneran junghwan sakit parah terus deoksun nangis dan menyadari perasaannya... apa ga terlalu klise yah? setau aku pd-nim benci sama hal yg klise (terbukti sama pemilihan castnya yg gabisa aku duga daridulu HAHAHAHAH) tapi entahlah... semakin banyak membuat spekulasi malah bikin aku tambah khawatir.
    setuju mba!! mimisan junghwan emang bikin kita khawatir.. mimisan itu kan biasanya karna kelelahan tapi kalo keseringan bisa jadi penyakit berat/?
    hyeri!!! omg i love her so much. ga nyangka dia bisa acting tanpa jaim gitu. dan taek! omg omg senyum dia manis banget... tapi walaupun senyumnya berhasil bikin aku meleleh, tetep junghwan di hati HAHHAHA

    ReplyDelete
  8. kok dapet subnya cepet banget mba?
    dapet dari mana?
    aku udah nyari di subscene, di dramafever gak ada.
    di viki malah belom upload sama sekali :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku buat sinopsis tanpa sub, karena dikit-dikit aku juga ngerti bahasa korea HAAHAHAHA dan sedikit bantuan rekap dramabeans juga sih :)

      Delete
  9. Wuhuuu, makin makin penasaran aja menanti momen-momen DeokSun-JungHwan yg bikin hati deg-deg-ser sendiri. XD Reply-series, selalu suksees bikin aku senyum-senyum sendiri dan tentunya juga bikin meneteskan air mata. Dan seperti yg Mbak bilang, di reply1988 ini, gak melulu ttg kisah cinta si pemeran utama tp juga fokus ke setiap keluarga dalam drama itu. :)

    ReplyDelete
  10. Blog inii keren bangedd ....
    Sering2 update yaa kk..
    Hehhehehe ..
    Thankss^^

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story