[Sinopsis] Reply 1988 Episode 10 ~ Part 2


--------------------------------------------------------------------------

Sinopsis Answer Me 1988 Episode 10 Part 2

Dalam perjalanan ke tempat Dong Ryong, anak-anak terus bernyanyi mengikti irama musik sampai akhirnya Bo Ra berteriak lagi dan menyuruh mereka diam.
Sun Woo bertanya dimana Dong Ryong dan Jung Hwan mengatakan kalau Dong Ryong bersama Choi Yun Fat. Sun Woo bingung dan Jung Hwan juga ga ngerti maksudya.
Lalu kita melihat kalau Dong Ryong ada disebuah pantai, meringkuk kedinginan, didekat poster Choi Yun Fat. LOL.

Ayah dan ibu Jung Hwan sedang menonton TV sambil makan ubi jalar rebus, saat diam-diam Jung Bong ingin mencuri uang dari dompet ibunya dan ibu segera tahu dan menyuruhnya mengambil 10ribu saja.
Jung Bong sangat senang dan ia mendekati ibunya, membuat adegan iklan dimana ia memegang kepala ibu dan mengecup pipinya kemudian tersenyum ke kamera.
Ibu kesal dan memukulnya karena ia makin mirip ayahnya.
Ayah juga memprakterkkan hal itu, dengan ubi ditangannya dan melihat ayah sudah ceria ibu pikir dia sudah tidak sedih lagi, tapi ayah mengatakan kalau dia masih badmood dan ingin menangis. Ia pergi dari sana LOL.
Ibu menatap Jung Bong dan bertanya apakah dia mau main game lagi. Jung Bong tak menjawab tapi ibu sudah tahu dan memukulnya lagi. LOL.

Dong Ryong di pantai sedang mencuri makanan para pemain volly disana saat tiba-tiba ad adua orang yang menyeretnya dengan cepat dan Dong Ryong teriak-teriak karena di tangkap. Ternyata itu adalah Jung Hwan dan Sun Woo yang langsung menguncinya dalam mobil.
Dong Ryong berteriak-teriak lagi minta dikeluarkan. Bo Ra ada disana dan langsung teriak memukulinya dengan kasar HAHHAHAHAHAHA. Dong Ryong terdiam. Tentu saja bO Ra mengancamnya.
Bo Ra keluar dan mengatakan kalau mereka tidak bisa pulang bersama karena mobilnya penuh, mereka juga baru menyadarinya. Bo Ra kesal itu semua karena mereka minta ikut.
Bo Ra menyarankan satu rang pulang sendiri dengan bus, lagian mereka bukan anak kecil lagi. Tapi mereka bingung siapa yang akan pulang sendiri.

Sun Woo mengatakan dari pada sendiri, mereka sebaiknya meninggalkan 2 orang saja. DAn Bo Ra melihat Deok Sun dan Taek tampak makan cemilan berdua dengan bahagia tak jauh dari sana, ia berniat meninggalkan keduanya untuk pulang pakai bus saja.
Jung HWan sama sekali ga terlihat masalah dengan hal itu, dia sama sekali tidak cemburu atau apa, OMG!!!

Deok Sun dan Taek makan cemilan berdua dimana Deok Sun mencuri cemilan Taek dan Taek akhirnya memberikannya semuanya.
Deok Sun juga usil, pura-pura menyuapkan Taek cemilan tapi malah memasukkan jarinya ke mulut Taek, persis seperti yang dilakukan ayah Jung Hwan dulu LOL.
Keduanya menikmati hari mereka sambil tertawa cekikikan.

Ibu Jung Hwan diam-diam membuang barang lama ayah ke luar dan saat ia akan memasukkan ke tempat sampah, ternyata ayah sudah berdiri disana dan menyuruhnya membuangnya.
Ia menyuruh istrinya membawa masuk ke rumah lagi. Ibu Jung Hwan kesal sekali karena ketahuan dan ia membawa kmebali karang-barang itu ke rumah.
Di kamar, ayah mengecek barang lama dan setelah yakin ga ada yang hilang, ia menempatkan kembali ke tempat semula, dalam lemari.
Ibu menatapnya dengan sangat kesal.

Para ibu makan cemilan dan minum bir di rumah Jung Hwan. Ibu mengeluh tentang suaminya yang tidak mau membuang barang-barang lama itu, karena hanya menyempitkan lemari mereka, lagi pula barang itu tidak ada gunanya lagi.
Ibu Deok Sun mengatakan siapa tah itu masih ada artinya bagi ayah. Ibu kesal sekali dan jelas-jelas benda itu ga bergna lagi.
Ibu Sun Woo bertanya bagaimana suasana hari ini, karena ini adalah ulang tahun ayah Jung Hwan. Ibu Jung Hwan mengatakan suasana hati ayah tidak baik dan tidak seperti biasanya. Jadi ibu Sun Woo menebak, jangan-jangan ayah teringat pada cinta pertamanya. Ibu Jung HWan ga percaya hal itu.
Kemudian mereka menanyakan tentang ayah TAek dan ibu Sun Woo mengakui dia merawatnya dengan baik dan ibu yang lain mulai menggodanya untuk menikah dengan ayah TAek.
Ibu Sun Woo tentu saja menolak, tapi Ibu Jung Hwan mengatakan tidak masalah jika mereka menikah. Ibu Deok Sun juga mengatakan hal yang sama, karena keduanya cocok dan juga akan saling membuntuhkan.
Ibu Sun Woo beneran kesal di godain begitu.
Sementara ibu Jung Hwan memastikan besok ia akan membuang barang ayah lagi.

Bora dkk meninggalkan Taek dan Deok Sun begitu saja di pantai, tanpa permisi mereka melaju dengan mobil.
Taek dan Deok Sun hanya melihat mereka pergi begitu saja, keduanya bahkan tidak kaget atau setidaknya bertanya. Mereka ga peduli.
Deok Sun kemudian meminta melihat dompet Taek dan memastikan Taek punya uang untuk ongkos. Tapi kemudian ia melihat banyak yang dan menawarkan membeli daging, tentu saja dengan uang Taek. Taek hanya tersenyum.

Deok Sun dan Taek makan daging panggang di sebuah kedai dan Deok Sun makan, makan, makan, makan dan makan dengan lahap sementara Taek hanya menatapnya sambil tersenyum.
Deok Sun akhirnya sadar Taek belum makan sedikitpun dan ia mengambilkan satu untuk Taek, meletakkannya di nasi Taek.
Taek menyumpit daging dan mengembalikannya ke panggangan. Deok Sun menatapnya dengan menyipitkan mata menyuruhnya makan. TApi Taek menolak.
Deok Sun memaksanya dan akhirnya Taek makan juga HAHHAHAHAHAHA. It's like your mom feed you~

Saat Deok Sun keluar dari kamar mandi, ia menemukan TAek sudah duduk bersama para haraboji, bermain baduk dengan mereka.
TAek bermain dengan baik melawan kakek itu dan Deok Sun mendekatinya, ia tersenyum sambil menarik Taek karena mereka akan pergi.
Taek menurut saja meski akhirnya ia bilang kalau permainannya belum selesai.
Deok Sun bete banged dan mengejek TAek bukan hantu baduk. LOL.

Deok Sun dan Taek masih di pantai, Deok Sun mengambilkan Taek kopi susu yang dijual di mesin penjual minuman dan ia mencampurnya, memberikan satu pada Taek.
Taek minum tapi tumpah-tumpah dan membuat Deok Sun harus mengurusnya seperti seorang ibu, dan mengelap baju TAek yang kena tumpahan kopi susu.
Deok Sun khawatir bagaimana Taek akan melewati kehidupannya jika tarus seperti ini, bagaimana kalau orang lain menipunya dan mengambil keuntungan darinya.
Tapi Taek hanya tersenyum mendengar Deok Sun mengomelinya. Deok Sun kesal dan menyuruhnya berhenti tersenyum.
Deok Sun berdiri, akan pergi saa Taek melihat jam dan mengatakan masih jam segini, kenapa mereka cepat sekali pulangnya.
Deok Sun tersenyum dan mengatakan mereka sudan ada di pantai, jadi tak mungkin mereka membuang waktu begitu saja.

Deok Sun pegangan pada TAek saat membuka kaos kakinya dan TAek mulai seperti anak kecil, ia menolak membuka kaos kakinya karena udara sangat dingin. Tapi Deok Sun memaksa dan ia menolak dengan merengek.
Deok Sun mengejeknya Taek bukan seorang pria, dan tiba-tiba sebuah bola volly melaju ke arah mereka dan Taek dengan cepat melindungi Deok Sun agar tidak terkena bola.
Deok Sun terkejut. Pemain volly minta maaf pada mereka dan Deok Sun tersenyum mengatakan kalau Taek ternyata seorang pria juga.

TAek tersenyum, Jika aku bukan seorang pria, lalu apa aku wanita?
Deok Sun tersenyum menatapnya dan kemudian menyuruh Taek membuka sepatunya kalau begitu. Taek terkejut dan tak bisa menolak lagi.
Deok Sun mulai usil dan memaksa membuka sepatu Taek sehingga TAek harus guling-guling di pasir pantai dan melepaskan diri. Taek kabur dan Deok Sun mengejarnya. Keduanya berlari-lari dipantai karena Deok Sun mengejar Taek untuk melepaskan sepatunya.
Setelah itu ia menarik TAek masuk ke dalam air dan Taek tentu saja menghindar. Deok Sun bahkan menyeret TAek masuk ke air dan TAek kedingingan.
Tapi suasana itu sangat menyenangkan untuk dilihat karena keduanya begitu menikmati sore itu sambil tertawa dan tersenyum bersama.

OMG!
Aku tidak bisa untuk tidak menyukai adegan ini.
APAKAH MEREKA SYUTING MV ATAU SEMACAMNYA!!!!!!! aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!

Suasana hati ayah masih belum baik dan ia menolak makan malam.
Ibu mendekatinya dan menawarkan membuat makanan kesukaan ayah tapi ayah tetap menolak makan, dia tidak berselera.
Kemudian ia penasaran kemana Jung Bong pergi.

Jung bong tentu saja di tempat main game dan mencetak rekor barunya lagi. Ia sangat senang karena ia menang dan akan memulai dari awal lagi saat tiba-tiba seseorang memegang tangannya dan menghentikannya.
Jung Bong dikelilingi preman-preman.
Sementara itu Jang Mi Ok tampak akan keluar rumah dan menyadari hari akan hujan, jadi ia kembali mengambil payung ke rumahnya yang WOWOOWOWWOOWOW. GILE! Dia beneran orang kaya! Rumahnya gede banged!

Jung Bong dikejar oleh preman-preman itu dan ia berhasil melarikan diri.
Mi Ok menelpon Ja Hyun di telpon umum dan sepertinya mereka berdua akan bertemu tapi Ja Hyun ga jadi datang karena mengatakan ia bertemu pria yang ditakdirkan dengannya.
Mi Ok yang ga percaya takdir mengejeknya da menyuruhnya jangan percaya hal begituan. Ia menyuruh Ja Hyun cepat dan ia akan menunggu.

Hari hujan, Mi Ok berjalan dengan payungnya sambil mengejek-ngejek tentang takdir bodoh dan sebagainya, dia tidak percaya tentang hal itu.
Tiba-tiba para gangster melewatinya dan ia terkejut. Bahkan ada yang menabraknya.
DAn tiba-tiba ada yang masuk ke dalam payungnya, memeluk bahunya. Mi Ok terkejut.
Hujan menjadi romantis, kita bisa melihat dibawah payung adalah Jung Bong dengan senyuman gaya CF-nya dan entah kenapa ia terlihat tampan sesaat.

Mi Ok terpaku padanya, ia melihat tangan Jung Bong yang memeluk bahunya, Mi Ok perlahan tersenyum.
Jung Bong menatapnya dan mengatakan kalau ia seperti pernah melihat Mi Ok sebelumnya dan bertanya Mi Ok sekolah dimana. Mi Ok mengatakan kalau dia anak SMA wanita Ssangmun dan Jung Bong mengatakan ia mengenal seorang anak yang sekolah disana juga, Sung Deok Sun.
Mi Ok mengatakan kalau Deok Sun adalah sahabatnya dan Jung Bong mengatakan kalau ini sebuah kebetulan. Tapi kemudian ia memperbaiki dan mengatakan kalau ini adalah Takdir.
Mi Ok tersenyum lebar dengan kawat giginya, dan sekarang dia percaya takdir.
Keduanya berdiri dengan payung mereka cukup lama dan orang-orang bergantian melewati mereka.

Bo RA dkk tiba di kompleks mereka malam harinya dan hujan sudah berhenti.
Bo Ra memastikan Jung Hwan untuk mengantar Dong Ryong sampai ke kamarnya, takut-takut nanti dia kabur lagi LOL.
Sun Woo bertanya kenapa Dong Ryong kabur dari rumah. Jung Hwan menebak itu karena ayahnya, ia bertanya apakah ayah memukul Dong Ryong lagi.
Dong Ryong mengatakan kalau ini karena ibunya. Tampaknya yang lain terkejut karena Dong Ryong kabur bukan karena ayahnya.
Dong Ryong mengatakan kalau ibunya sudah menjadi raja asuransi selama 7 tahun di perusahaan dan ibunya hanya peduli tentang uang dan kliennya. Kemarin adalah ulang tahunnya dan bukannya memasak untuknya, ibunya hanya meninggalkan yang untuknya, itu membuatnya sedih.


Dong Ryong sadar bagaimana orang tuanya yang sibuk bekerja sehingga ia sudah biasa makan diluar atau makan di rumah yang lain. Tapi ibunya sangat pandai memasak sup rumput laut, dan ibu hanya akan memasak itu sekali setahun dan di hari ulang tahunnya. TApi sejak 7 tahun lalu, ibunya tidak pernah memasak sup rumput laut lagi dihari ulang tahunnya.
Jung hwan dan Sun Woo merasa buruk pada Dong Ryong. Bo Ra hanya mendengarkan kemudian menyuruh Dong Ryong jangan cengeng dan melihat merk sepatunya. Merk terkenal.
Bo Ra kemudian mengatakan kalau Dong Ryong termasuk beruntung dengan bisa mengenakan pakaian bermerk dibanding adiknya Deok Sun yang sudah memakai sepatu tanpa merk selama 3 tahun.

Kemudian kita melihat Deok Sun pulang ke rumah malam itu dengan sepatu yang basah dan dia segera mengambil tissu toilet dan mengeringkan sepatunya.

Dong Ryong menatap Bo Ra. Bo Ra mengatakan kalau orang tua Dong Ryong bekerja keras untuk menghasilkan uang yang sekarang bisa digunakan Dong Ryong dengan baik.
Ia menyuruh Dong Ryong jangan kabur dari rumah lagi hanya karena masalah seperti itu. Bo Ra terus menasehati Dong Ryong dan membuat Sun woo kagum.
Bo Ra menyuruh Dong Ryong pulang dan minta maaf pada orang tuanya karena membuat mereka khawatir.
Karena Dong Ryong ga juga keluar, Bo Ra mulai marah dan mengatakan akan hujan lagi, ia benci hujan dan menyuruh Dong Ryong pulang karena ia juga mau pulang.

Jung Hwan mengantar Dong Ryong sampai ke pintu depan dan Dong Ryong ragu-ragu mau masuk.
Ia bertanya pada Jung Hwan apakah jung Hwan mau masuk bersamanya, tapi Jung Hwan menyuruhnya untuk masuk sendiri.
Dong Ryong masuk ke dalam rumahnya takut-takut, ia melihat ibunya sedang menelpon dan ia akan mengucapkan kata maaf saat tiba-tiba ibunya malah marah padanya karena dia pulang kemalaman. Dan ternyata yang ditelpon ibunya adalah kliennya. Ibu bahkan tidak sadar Dong Ryong kabur dari rumah.
Ayah Dong Ryong keluar dari dalam kamar dengan piyama pink polkadot-nya dan malah mengomeli Dong Ryong yang selalu menghabiskan waktu di rumah temannya.
Dong Ryong terlihat sedih tapi juga kesal karena tak ada yang menyadari pemberontakannya, ia pun keluar dari dalam rumah.

Bo Ra dan Sun Woo berjalan dibawah payung yang sama. Sun woo sedang mengatakan apa yang akan ia laukan selanjutnya, makan malam dan belajar.
Bo Ra mengatakan kenapa dia harus tahu tentang hal itu dan Sun Woo menjawab kalau ia hanya ingin Bo Ra tahu.
Kemudian Sun Woo mengatakan kalau ia ingin Bo Ra menunggunya selama 10 menit diluar rumah malam ini. Bo Ra bingung, kenapa aku harus melakukannya?
Sun Woo mengatakan kalau ia hanya ingin Bo Ra melakukannya dan menyuruh Bo Ra jangan terlalu terganggu dengan hal itu kalau dia memang tidak mau.
Bo Ra mendesah dan menggigit bibirnya, ia ga tahu lagi mau diapain anak satu ini.


Kemudian ia melihat bahu Sun Woo basah terkena hujan karena SUn Woo memayungi Bo Ra agar tidak basah.
Bo Ra menatap bahu Sun woo. Sun Woo tersenyum manis tapi saat Bo Ra menatapnya, ia mencoba untuk tidak tersenyum alias menahan senyumannya.
Bo Ra menatap tajam pada SUn Woo sambil memikirkan sesuatu.

Jung Hwan keluar rumah membuang sampah dan berselisih dengan Bo Ra.
Jung Hwan melihat Sun Woo di depan gerbang rumah dan mengajaknya makan ayam bersama karena orang tuanya baru memesan ayam.
Sun Woo bertanya bagaimana dengan TAek.
Jung Hwan mengatakan kalau Taek dan Deok Sun tiba lebih cepat dari mereka dan mengatakan kalau Bo Ra mengemudi seperti kura-kura.
Sun Woo tersenyum manis.

Sun Woo masuk ke kamar Jung Hwan dan terkejut karena Dong Ryong juga disana. Deok Sun mengatakan kalau Dong Ryong kabur lagi.
Dong Ryong merasa bete karena orang tuanya bahkan tidak sadar kalau dia kabur dari rumah, makanya ia sekalian aja kesini makan ayam bareng mereka.
Ibu Jung Hwan masuk dan menyapa semuanya, menyuruh mereka makan dengan lahap.

Ayah, Jung Bong dan Ibu makan ayam juga di kamar utama dan ayah mengeluh kalau perutnya sakit dan ia akan BAB.
Ibu menggunakan kesempatan itu untuk membuang barang tua ayah dan meminta Jung Bong membantunya.
Di luar, ibu membuangi barang ayah satu per satu dan menemukan sebuah kaset disana, ibu tersenyum melihat kaset itu dan mengatakan, ternyata dia ada disini.
Jung Bong tidak mengerti, ibu hanya tersenyum menatapnya.

Kembali ke kamar Jung Hwan, anak-anak shock saat mendengar kalau Deok Sun mendorong Taek masuk ke dalam air saat di pantai.
Deok Sun membela diri dan mengatakan kalau hanya kaki Taek yang basah.
Dong ryong menyuruh Deok Sun jangan melakukan itu, ia membuka dahi TAek dan Jung Hwan mengingatkan kalau Deok Sun juga membuat Taek terluka saat mereka berusia sekitar 9 tahun dan Jung Hwan tidak begitu ingat.
Taek tidak ragu menyebutkan kalau itu luka saat mereka berusia 9 tahun.
Jung Hwan mulai mengomeli Deok Sun tapi Deok Sun tidak peduli karena dia tidak ingat.
Dong Ryong berkomentar kalau itu percobaan pembunuhan, Deok Sun hanya mengangkat bahu.

Mereka mengomeli Deok Sun tentang sesuatu dan meminta Deok Sun untuk bertanggung jawab atas Taek, karena masa kecil TAek sangat menderita karena Deok Sun. Deok Sun mengatakan kalau ia akan bertanggung jawab kalau perlu.
Taek terekjut dan menatap Deok Sun, Deok Sun juga tersenyum pada Taek. Taek mengatakan kalau ia beruntung dalam kesepakatan itu.
Jung Hwan bergumam kalau TAek tidak melakukan kesalahan apapun untuk menerima tanggung jawab itu (maksudnya tanggung jawab itu akan menjadi derita TAek nantinya).

Taek diam saja dan  ia tersenyum dan yang lain melihat TAek tersenyum dan Sun Woo bertanya, kenapa kau diam saja? Kau menyukai Deok Sun kan?
Taek tertawa dan mengatakan tidak. Dong ryong menyuruh mereka berkencan saja agar Taek merasakan pahitnya kehidupan bersama Deok Sun HAHHAHAHAHA.
Deok Sun kesal sekali dan menatap tajam Dong Ryong.
Taek diam-diam tersenyum menatap Deok Sun, tapi tak ada yang melihatnya.

Deok Sun keluar untuk pergi ke kamar mandi disertai ejekan Dong Ryong karena dia mau pup.
Setelah Deok Sun keluar, Dong Ryong bertanya lagi apakah TAek menyukai Deok Sun dan Sun Woo mengatakan kalau itu bukan hal yang buruk.
Jung Hwan tertawa dan mengatakan Taek tidak gila, ada banyak gadis diluar sana yang lebih baik.
Taek menatap Jung Hwan dan mengatakan kalau ia menyukai Deok Sun.
Taek menghentikan tawanya dan berganti dengan wajah terkejut.

Dong Ryong meyakinkan pendengarannya dan bertanya, Deok Sun, kau menyukainya sebagai seorang wanita? benarkah?
Taek membenarkan, ia menatap Jung Hwan, Aku menyukai Deok Sun, bukan sebagai teman, tapi sebagai wanita.
BAAAAAAAAAAAAAMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMm!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Jung hwan terdiam. Dong Ryong dan Sun Woo juga terpaku.

Jung Hwan menatap Taek yang sedikit tersenyum malu. Ia berusaha mengatur ekspresinya. Jung Hwan mengalihkan pandangannya untuk berfikir. Mata Jung Hwan kelihatan tidak tenang dan ia berusaha sebaik mungkin mengatur ekspresinya.
Dong Ryong dan Sun Woo mulai heboh, Dong ryong mengira dia salah dengar dan Sun Woo tertawa, benarkah?
Taek tersenyum manis dan malu-malu.

Yang lain masih bertanya benarkah dan benarkah, mereka masih sangat terkejut dan Taek tidak bisa menghentikan senyumannya. Mereka menganggap TAek terbentur kepalanya di pantai tadi karena menganggap Deok Sun sebagai wanita.
Jung Hwan masih berusaha mengatur arut wajahnya dengan baik. Ia melihat kedua temannya yang tertawa dan Jung Hwan berusaha keras untuk ikut tersenyum dan bergabung dengan mereka, Jung Hwan ikut tertawa beberapa detik, kemudian ia menunduk dan mengubah ekspresinya lagi.
Jung Hwan sangat sangat sangat terkejut.

Ayah, ibu dan Jung Bong memutar kaset yang ditemukan ibu saat membuang barang lama ayah.
Itu adalah sebuah rekaman saat Jung Bong berusia 9 tahun dan Jung Hwan 3 tahun. Jung Bong terdengar menyanyi disana dan ayah dan ibu tersenyum mendengarnya. Ibu bertanya apakah Jung Bong ingat dan Jung bong mengakui kalau dia tidak terlalu ingat tapi ia masih mengingatnya.
Kemudian terdengar Jung Hwan juga menyanyi, ibu mengatakan kalau dulu Jung Hwan sangat imut, ia tidak mengerti kenapa JUng Hwan berubah menjadi seperti itu sekarang.
Ayah yang tadi tertawa sekarang terlihat diam dan entah kenapa ia menjadi sangat sedih.

Ibu melihatnya dan menyadari ekspresi ayah berubah.
Ayah tidak mendengarkan nyanyian anaknya, ia fokus pada suara ibunya di rekaman itu, suara nenek Jung Hwan yang kadang terdengar kadang tidak, memuji cucu mereka yang pintar menyanyi.
Ibu mendengarkan dan mengatakan kalau sepertinya rekaman itu setahun sebelum ibu meninggal. Ayah menjadi emosional mendengarkan percapakannya dan ibu dalam rekaman itu.
Ayah menyentuh speaker dan mendengarkan percakapannya dengan ibunya, dimana mereka bertengkar kecil saat ibu meminta anaknya menyanyi, tapi ayah menolak karena ini ulang tahunnya harusnya ibu yang menyanyi.
Ayah makin emosional dan air matanya menetes. Ayah berdiri dan meninggalkan kamar.

Hujan malam itu makin deras.
Ayah Taek di kamarnya menonton TV di kamarnya.
Rekaman masih menyala, tidak ada siapapun disana. Ayah Jung Hwan berdiri di luar, menatap hujan, sambil menyanyikan sebuah lagu yang diminta ibunya nyanyikan waktu itu.
Ayah meneteskan air matanya, ia merindukan ibunya.

Ibu Sun Woo masuk ke kamar ayah Taek dan mengantar makanan seperti biasa. Ayah meminta ibu untuk makan bersamanya tapi ibu mengatakan kalau ia harus makan malam bersama Sun Woo.
Ayah Taek tahu ibu berbohong, karena anak-anak sedang makan ayam di rumah Jung HWan.
Ayah meminta ibu duduk dan makan dengannya, ayah Taek mengatakan kalau ia benci makan sendirian.
Ibu Sun Woo tidak menolak lagi, ia tidak berkata apa-apa. Ibu kelihatannya agak tidak enak menerima tawaran ini dan ia berfikir beberapa detik dan akhirnya memutuskan makan bersama ayah TAek.
KYAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!! NEW COUPLE!

Ayah dan ibu Jung Hwan tidur bersama. Ayah akhirnya menyadari kenapa ia sedih di hari ulang tahunnya, apa yang membuatnya sedih. Ibu menebak, karena ibumu bukan?
Ayah mulai menangis dan mengatakan kalau ia bahkan tidak tahu kalau ia selalu ingat akan ibu saat hari ulang tahunnya, itu lah yang membuat dia selalu sedih. Ia ingin sekali menelpon dan mengatakan kalau sekarang hari ulang tahunnya, tapi aku tidak tahu harus menelpon kemana.
Ayah menangis sedih, ibu turut berduka. Ayah mengatakan kalau ia sangat sangat merindukan ibunya.
Ayah berbalik dan menangis memunggungi ibu. Ibu menepuk punggungnya untuk menenangkan.

Malam itu, Mi Ok menelpon Deok Sun untuk menanyakan tentang Jung Bong yang membuat Deok Sun terkejut setengah mati karena Mi Ok percaya takdir dan lagi percaya pada takdirnya dan Jung Bong.
Deok Sun memastikan kalau Jung Bong yang Mi Ok maksud adalah yang badannya gendut dan Mi Ok membenarkan dengan menambahkan yang tampangnya cute HAHHAHAHAHA.
Deok Sun mengerutkan wajahnya karena ia tidka percaya akan kecepatan cinta mereka.

Mi Ok kemudian menanyakan tentang Jung Hwan, bagaimana hasil investigasi Deok Sun.
Mendnegar Mi Ok menanyakan hal itu, tiba-tiba senyuman Deok Sun mengembang tapi ia menahannya.
Ia mulai terlihat malu dan memutar-mutar kaber telpon disekitar jarinya saat Mi Ok penasaran bagaimana jawaban Jung Hwan tentang kencan buta itu.
Deok Sun tersenyum dan mengatakan dia tidak tahu, kemudian mengatakan kalau itu rahasia.
Deok Sun tersenyum manis mengingatnya.

Malam itu, saat Deok Sun menanyakan pendapat Jung Hwan tentang apakah dia harus pergi kencan buta atau tidak, Deok Sun menanyakan dengan serius dan mendekatkan wajahnya ke wajah Jung Hwan untuk memastikan.
Jung Hwan terdiam. Deok Sun menatapnya lebih dekat.
Jung Hwan diam, ia menatap Deok Sun dan tiba-tiba berkata, Jangan pergi.
Deok Sun terkejut. Jung Hwan berkata lagi, jangan pergi, jangan pergi ke kencan buta itu.
Deok Sun terkejut. Ia membuka matanya dengan lebar menatap Jung Hwan. Jung Hwan juga tidak melepaskan pandangannya.
Deok Sun menahan nafasnya.

Malam itu, Jung Hwan duduk di meja belajarnya, ia kelihatan frustasi dengan tangannya di dahi, ia berfikir.
Ia mengeluarkan sesuatu dari dalam lacinya, tiket konser Lee Moon See.
Ia menatap tiket itu cukup lama dan kemudian ia menutup matanya dan menghela nafas, ia meletakkan tangan di kepalanya, ia pusing.

Sun Woo pulang dari rumah belajar malam itu dan menghentikan langkahnya di persimpangan saat ia melihat Bo Ra menunggunya di gerbang rumah Jung Hwan.
Sun Woo tak bisa menyembunyikan senyumannya. Ia menemui Bo Ra dan bertanya apakah Bo Ra menunggunya.
Bo Ra membenarkan, ia mengatakan ia ingin mengatakan sesuatu.

Bo RA menghela nafas panjang dan Sun Woo tiba-tiba menjadi takut Bo Ra akan menyuruhnya untuk jangan mengikutinya seperti biasa, jadi ia mengatakan kalau mereka bicara besok saja.
Tapi Bo Ra memaksa ia akan mengatakannya malam ini,ia ingin Sun Woo mendengarkan dengan baik.
Bo Ra berkata, kau benar-benar tahu bagaimana cara membuat orang lain khawatir. KAu selalu saja mendekatiku dan setiap hari mengikutiku.
Sun woo mulai tidak tenang. Bo Ra mengatakan kalau mungkin Sun Woo melakukan itu juga karena kesalahannya, karena ia tidak tegas pada Sun Woo sehingga Sun Woo terus mendekatinya.

Keduanya terdiam cukup lama. Sun Woo menatap Bo Ra.
Bo Ra sedikit tersenyum dan mengangguk, baiklah, ayo kita pacaran.
Sun Woo terkejut, saking kagetnya dia tidak bisa mengatakan apa-apa meski kelihatannya ia ingin mengatakan sesuatu.
Bo Ra dengan malu-malu mengatakan kalau ia juga menyukai Sun Woo dan Bo Ra menunduk.
Sun Woo sangat sangat bahagia mendengarnya, ia tersenyum dengan mulut terbuka, tapi tak bisa mengeluarkan sepatah katapun.
Bo Ra mengingatkan untuk tidak mengatakan pada orang tua mereka dan teman-teman mereka.

Sun Woo mengangguk sambil tersenyum sangat manis.
Bo Ra juga tersenyum padanya. Sun Woo benar-benar bahagia dan tiba-tiba ia bertanya apakah ia boleh mencium Bo RA.
Senyuman Bo Ra langsung menghilang dengan wajah marahnya, padahal ia malu dan mengatakan tidak boleh. Bo Ra segera masuk ke rumahnya dan Sun Woo mengucapkan selamat malam.
Sun Woo etrtawa bahagia malam itu, ini seperti mimpi baginya.
Ia tak bisa berhenti tertawa dna masih saja di depan rumah Jung Hwan.

-The End-

Komentar:

OMOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!
Apa ini!!!!!! Gini aja! Secepat ini kah hubungan Bo RA dan Sun Woo berkembang?!!!
Aku ga menyangka kalau SW nim akan membuat kisah mereka berakhir secepat ini dari status noona-dongsaeng menjadi pacaran.
Aku pikir akan ada banyak hal yang terjadi lagi, eh, ternyataaaaaaaaaaaaaa.
Well, memang sih perjalanan masih panjang, jadi pasti akan ada masalah nanti. Tapi aku menyukai Bo Ra yang tersenyum itu. Dia pasti berfikir keras dan membuat keputusan berat mengubah status mereka.

Aku merasa epiosde ini semua ship berjalan dengan lancar. DAn aku benci karena hanya ship aku yang ga lancar.
Pertama jelas, Bo Ra dan Sun Woo, jadian.
Kedua, Mami Sun Woo dan ayah Taek, entah kenapa aku merasa ayah Taek punya maksud lain saat ia mengatakan kalau ia benci makan sendiri, makanya ibu Sun Woo agak ragu gitu. Apakah yang ia maksudkan ia benci makan sendiri selamanya jadi ia ingin ibu Sun Woo menemaninya seumur hidupnya?
Ketiga, Mi Ok dan Jung Bong HAHAHAHAHHHAHAHAHA. Aku ga nyangka kalau keduanya bakalan di jodohkan begini, mana scene-nye romantis pula.
Gadis yang tidak percaya pada takdir langsung luluh karena takdir itu sendiri LOL.
Keempat, pasangan Taek dan Deok Sun!!!!! Aku yakin Taek shipper pasti sangat bahagia dengan perkembangan ini OMG!!!

Tim Jung Hwan harus siap dengan kemungkinan  terburuk kalau Jung Hwan akan step down dari cinta segitiga ini.
Karena dia memang sejak awal sama sekali tidak menaruh rasa curiga pada Taek yang sudah dianggap adik, tapi ternyata langsung mengambil alih menjadi saingan kuatnya.
Aku beneran ikut sedih saat scene Jung Hwan mendengarkan pengakuan Taek. AKTING RYU JOON YEOL TOP!
Aku menonton berkali-kali dan merasakan bagaimana perasaan Jung Hwan saat tahu TAek suka Deok Sun.
Kelihatan banged betapa shock nya dia, tapi dia tidka bisa menunjukkan raut wajah itu, jadi dia berusaha mengatur emosi dan ikut tertawa bresama yang lain.
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA JUng HWan a~

Aku menyukai tips Mi Ok dan Ja Hyun yang menyuruh Deok Sun membuktikannya sendiri bagaimana pendapat Jung Hwan kalau ia pergi kencan buta dan aku shck karena Jung Hwan beneran menyuruhnya jangan pergi.
Jadi FIX kalau Deok Sun sudah tahu Jung Hwan menyukainya. Sekarang tinggal perasaan Deok Sun.
HAnya saja sejak awla kita sudah tahu perasaan Deok Sun. Kalau dia ga punya sama sekali rasa, untuk apa dia susah payah mencari tahu apakah Jung Hwan suka padanya atau tidak, dia mau melakukannya karean dia juga penasaran, karean dia juga ada rasa suka.
Dan lagi, Deok Sun kelihatan malu-malu dan bahagia saat Mi Ok bertanya di telpon bagaimana hasilnya, ia bahkan tersenyum dan merahasiakannya, jadi FIX Deok Sun juga suka pada Jung Hwan.

Nah, maslahanya adalah perasaan Taek!
Hanya Jung Hwan yang tahu, dan Jung Hwan ini kelihatannya tipe yang mundur. Saat berfikir Sun Woo menyukai Deok Sun, Jung Hwan jelas langsung mengatakan dia tidak mau mendengarkan kisah cinta orang lain. Mungkin kali ini dia akan melakukan hal yang sama.
Jelas terlihat di preview ep 11, saat ia dan Deok Sun makan bersama, Deok Sun bertanya, kau akan pergi kan? TApi Jung Hwan menjawab kayaknya aku ga bisa pergi.
Dan Deok Sun terlihat kecewa atau kaget gitu. Jangan-jangan ini tanda-tanda kalau Jung Hwan akan mengalah.
Dan aku benci ini!!!!! Karena sudah jelas OTP kita saling suka!!!

Sayang sekali aku tidak bisa membenci Taek dalam hal ini. Karena ini adalah perasaannya sendiri dan lagi, siapa yang bisa membenci pria semanis dia?!!!
Park Bo Gum manis banged! Aku udah tahu sejak Naeils Cantabile kalau dia manis HAHHAHAHAHHAHAH.
Tapi aku masih belum bisa mendapatkan romantisme diantara dia dan Deok Sun.
Itu benar aku sangat menyukai adegan di pantai itu, malahan kelihatan kayak sebuah movie dan MV, tapi aku tetap tidak bisa merasakan bumbu romantisme-nya. HAHHAHAAHAHAAHAHHAH.
OSt-nya pas banged sama adegannya, mana ada scene yang dibuat gerakan lambat, Aigoooo~ PD nim beneran deh.

TApi tetap saja, aku tidak ingin mereka memperpanjang plot, aku ingin mereka tetap fokus seperti ini, karena memperpanjang plot akan merusak semuanya.
Banyak hati yang akan terluka. Tapi aku menyukai bagaimana tim Taek mengatakan kalau mereka juga merasakan patah hati saat Jung Hwan patah hati. Atau mereka tim Taek tapi tahu Jung Hwan jadi suami Deok Sun. HAHHAHAHAHA.
Aku beneran berharap banyak adegan romantis diepisode selanjutnya, tapi aku ga akan tahan kalau banyakan adegan Taek dan Deok Sun juga LOL.
Tapi aku sedikit takut Taek yang biasanya kayak anak-anak jadi agresif dan menguasai Deok Sun T____T

 
Tapi ada satu yang membuat aku penasaran.
Deok Sun mengetahui perasaan Jung Hwan sebelum mereka pergi ke pantai kan?
Jadi artinya selama ini dia mencoba bersikap biasa di hadapan Jung HWan setelah pengakuan itu?
Atau diam-diam Deok Sun juga excited dan menyembunyikan perasaannya?
Atau dia ngaja dekat dengan Taek untuk melihat reaksi Jung Hwan?
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA.
Saat tahu kalau ada yang naksir kamu mana bisa kamu bersikap biasa! Akh!

Jang Mi Ok ga disangka kaya banged yak?!
Gile rumahnya gede banged, di tahun 1989 itu mungkin termasuk keluarga paling kaya, dimana keluarga Jung Hwan aja udah dianggap keluarga kaya.
DAn aku rasa unik juga Jung Bong dijodohin sama Mi Ok, sepertinya takdir Jung Bong adalah menjadi kaya HAHAHAHAHAHAHAHAA
Sekarang tinggal nungguin pasangan Jung Bong nih, apakah dengan Ja Hyun? LOL. Aku bisa merasakan frustasi Dong Ryong kalau Ja Hyun mengejarnya.
Dong ryong kasian banged yak?
Apa dia nggak frustasi tinggal di rumah seperti itu? Kelihatan orang tuanya sibuk dan sibuk kerja, bangun dan ga ada orang di rumah, pulang ga ada kehangatan. WOW. Aku mengerti kenapa dia memilih tidur di rumah belajar aja dari pada di rumahnya.

Kisah para orang tua juga sangat menyentuh seperti biasa.
Aku suka bagaimana para ibu terus menyuruh ibu Sun woo untuk memikirkan menikah dengan ayah Taek dan bagaimana ayah Taek kelihatan nyaman juga bersama ibu Sun Woo.
Kemarin aku bilang kalau aku ga jadi nge-ship mereka, tapi kayaknya, jadi deh kali ini HAHHAHAHAAHHAHAAHAHAHHAHA.
Pasangan tua ini cute juga kalau berdua, ayah Taek yang biasanya pendiam jadi cerewet didepan ibu Taek. I love them!
Kisah ayah Jung Hwan juga sangat sedih, ia merindukan ibunya dan hanya dengan mendengar suara ibunya ia kembali teringat masa-masa dulu dan akhirnya sekarang ia hanya bisa mengenangnya dalam hati.
Itu lah sebaiknya kita jangan membuang barang-barang lama, karena setiap benda ada makna-nya.
Aku juga masih mengumpulkan beberapa benda lama dirumah, dan selalu ada kenangan disetiap benda itu (kebanyakan sih buku LOL).

Aku yakin banyak yang ribut soal preview episode 11 yang bagian ending. HAHAHHAHAA.
Adaa yang bilang kalau itu real, Rumah Deok Sun mungkin roboh dan keluarganya pindah ke rumah Jung Hwan. Aku suka hal ini! Ini adalah yang paling aku nanti selama ini HAHAHHAHAAHAHA.
Tapi ahl itu tidak akan membuat mereka tidur sekamar kan? LOL.
Aku merasa itu hanya bayangan salah satu dari mereka saja, aku yakin itu. Ga mungkin mereka satu selimut LOL..
Bisa jadi itu bayangan Deok Sun, karena aku rasa Jung Hwan sedang galau banged dan ga sempat membayangkan itu, kalau pun dia membayangkan harusnya di tempat tidurnya saja, bukan di tempat tidur Deok Sun.
Tapi tentu aja aku menyukai kalau itu beneran terjadi.

Pasangan Sun Woo Bo Ra minggu depan juga bakalan HOT!
Aku kesal karena Sun Woo selalu minta kissu! NGapain tanya boy! Langsung aja kalau mau, karena Bo Ra pasti terlalu malu untuk bilang iya HAHAHHAHAHAHHAHAHA.
Dan entah kenapa, aku merasa kita akan segera mendapatkan adegan ciuman minggu depan! YAI!
Aku yakin dengan perasaan ini, karena mereka mengungkin kissu di preview.
Meski aku ga yakin siapa, aku hanya berdoa itu JUng Hwan dan Deok Sun, tentu saja. LOL.

Sedikit curhat, Aku selalu mengirim komplain ke official twitter reply_tvn, karena mereka selalu mengeluarkan Official Still Taek dan Deok Sun.
Aku rasa sudah sangat banyak official still yang ada mereka berdua, dan aku masih ingat kalau Jung Hwan dan Deok Sun hanya ada 2 buah.
Still Ryuu Jun Yeol juga sedikit sekali, banyakan Park Bo Gum.
Aku hanya ingin mereka adil, toh, adegan Jung Hwan dan Deok Sun berdua juga banyak, tapi entah kenapa mereka jarang mengeluarkan still keduanya.
JAdi aku akan terus komplain HAHAHHAHAHAHHAHAHAHAHHAHAHA.
Kan aku juga pengin koleksi still OTP!!!!
Yang lain juga, bantuin mention HAHHAHAHAAH.

Synopsis and Screencapture by Hazuki Airin
DO NOT SHARE AND REPOST IN OTHER SITE!
JUST PUT THE LINK WITH CREDITS!




21 comments:

  1. adegan jung bong sm mi ok, plesetan film temptation of wolvesnya kang dong won mbak...haha
    persis sama kayak gtu...ak blm liat videonya sih,tp ngeliat screencaps jungbong senyum sama kyk kang dong won..
    sun woo bo ra cepet bnget progressnya,tp biasanya yg cpet kyk gni psti ntar ada mslah deh ntar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh aq juga pernah liat filmnya kang dong won....

      Delete
  2. Waaa airin team junghwan banget :)))) ... Kalo di reply 94 gampang ketebak future husband , soalnya go ara nunjukin bgt rasa sukanya ke seurekki doang , reply 88 agak bikin pnasaran pertama suwoo , kita jd ngira .. ( ah pasti sunwoo ) kedua junghwan dengan perhatiannya sama DS .. ( alhasil team junghwan waaaa banyak ) sekarang taek ikutan nimbrung ( jd bertambah lah 2 kubu team taek dan junghwan )
    Tinggal satu yg belum di ceritakan , karena writernim drama korea apalagi reply series .. Gak nutup kemungkinan Dongryong suaminya ... Pasti daebak banget hahahahha ..

    Aku sih pertama tim junghwan , tp waktu taek of the box , langsung deh kecintaan sama pak bogum muncul lagi hehehehe .. Btw , susah spekulasi skrg 10 ep to be .. Aku suka semua yg post d web ini .. Smangat airin

    ReplyDelete
  3. Sperti kmrn aq blng mski aq cinta mati sm jung hwan tp jjr aq jg ga rela ngeliat taek sedih.aq ska liat senyum dan tawa taek jd kalo mikir taek patah hati aq jg ga tega.drama ini bkn qt dilema yah.semoga siapapun yg jd swmi ga akan ada shiper yg kecewa krn ending dbkn happy smw.oya krn aq ga ntn yg 97 sm 94 jd aq tau kehebohan drama trsebut saat dl tayang.konon yg ngeship chilbong pada skt hati krn d PHP in sw nim nya yah.mdh2 skrng ga ada ship yg skt hati yah.krn aq ga pngn liat jung hwan atwpn taek yg sedih.oya airin plis dong bknin artikel tntng smw clue yg ada d soompi ky yg kmrn sarung tangan atwpn teaser yah soalnya cpk mikir bc komen d soompi tp penasaran sm smw investigasi mereka soal clue2 yg bertebaran d tiap ep nya.makasi airin udh sinop nya ep 10 s indah ni jd agak sdkt terhibur mski msh skt liat jung hwan qu

    ReplyDelete
  4. Mna ada yg benci Taek... menurutq jika Taek tersenyum seluruh dunia ikut tersenyum dan Jika Taek menangis seluruh dunia ikut menangis... tapi Jung Hwan... Keliahatannya Jung Hwan akan mundur teratur seperti Yoon Jae yg langsung mundur waktu tahu kakaknya naksir Si Won... Berharap Jung Hwan tidak akan mundur mungkin cuma sekedar berpikir lalu mantap mengejar deok sun...

    ReplyDelete
  5. btw,,,, suami DS ga ada bekas luka dijidatkan??

    ReplyDelete
  6. aku team junghwan, dia itu badboy tapi sebenernya memperhatikan hal2 kecil dari DS, jadinya sweet banget.
    admin kalo nonton yang ada engsub nya di mana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Knapa ga nunggu indosubnya aja. Biasany hr rbu udah muncul indosub tp emang agak lama...

      Delete
  7. junghwan to taek: "jangan ada chilbong diantara kita" lol.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kekeke.... Siapakah yg rela menjadi chilbong kedua?....

      Delete
  8. Taek buat aq aja... biar Jung hwan dg deok sun... kekeke.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buruan mbaaa... kekepin Taek. Biar nda kabur :D
      Usia matang jg kan park bo gum tuh.. 30th :D
      Omooo... bakal klepek2 tiap hari klu dapet masbojo yg senyumnya muaniiissss ky gt. Haha...

      Delete
  9. aku juga team jung hwang
    nggak sabar dech nunggu episode 11...^_^

    ReplyDelete
  10. Pion warna hijau dikamar JH jatuh semua waktu DS bilang mau pergi kencan buta

    ReplyDelete
  11. apa mungkin nanti.... doksun dkasih kado sepatu sama jung hwan.... hahaha
    khan bora bilang, adiknya make spatu butut selama 3 tahun

    ReplyDelete
  12. @ulvia untari
    komen yg di atas, jempolnya aku tarik kembali 1 setengah dech....
    kalaupun bakalan bekas luka di dahi juga akan dijadikan salah satu teka teki nebak suami doksun,
    di ep.3, ingatkan jung hwan gak sengaja kena pukul ibu doksun pake penggaruk hadiah dari doksun pulang wisata..... jeng jeng jeng

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, iya makanya aku nanya,,,
      bener..bener, bru ingat JW disambit pke tongkat garukan itu, wkwkwk

      Delete
  13. @oktaviana
    bener... aku nonton ulang setelah baca komen kamu

    baru kali ini nonton drama sambil ngeliatin satu per satu properti nya
    biasanya cuma ngeliat interior / eks rumahnya aja, atau bangunan yg wah.
    pengecualian untuk drama 1 ini, karena harus diperhatikan mendetail propertinya

    ReplyDelete
  14. Iyaaaaa mba betul banget, aku tim Taek dan meskipun dari ep 9 seneng banget karena banyak momen bahagia taek sama deok sun tapi tetep aja sedih karena aku pun berfikir kalo suami deok sun itu jung hwan, kesedihan dalam kebahagiaan ini jadinya

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story