[Sinopsis] Reply 1988 Episode 17 ~ Part 2


---------------------------------------------------------------------------------------
Sinopsis Answer Me 1988 Episode 17 Part 2


Pagi harinya para orang tua memanggil anak-anak mereka di rumah masing-masing untuk sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
Ibu Jung Hwan menyiapkan sarapan bulgogi pagi ini dan ia menghidangkan dengan penuh keceriaan. Ia mengahrapkan mendapat pujian dari dua anak laki-lakinya sayangnya dua anaknya ini sedang badmood.
Jung Hwan seperti biasa, makan dengan tenang tanpa banyak bicara bahkan ekspresinya biasa saja. Bong yang sedang sedih juga makan seperti biasa. HAnya ayah yang benar-benar penuh dengan pujian terhadap masakan ibu sepanjang sarapan pagi ini.
Ibu hanya bisa mendesah menatap kedua puternya yang bahkan tidak melihat ke arahnya, ia cemberut, dan ia melihat suaminya yang makan sambil masih terus bicara memujinya dan ia mengerutkan kening. Padahal ia mengharapkan pujian dari anaknya.
Poor mama Mi RAn~

Keluarga Sun Woo makan bertiga. Aku nggak ngerti mereka ngomong apa T___T poor me.
Keluarga Sung juga makan bersama dan ibu menghidangkan buanyak sekali makanan dan No Eul bertanya-tanya bagaimana mereka akan menghabiskannya. Deok Sun sih tidak peduli dan mengatakan tentu saja mereka bisa menghabiskannya.
Ia mengambil sosis goreng dan ayah memukulnya, mengingatkan orang tua yang harusnya makan duluan. TApi kemudian keduanya tertawa bahagia lagi.
KYAAAAAAAa!! Aku suka ayah dan anak ini :)

Sementara itu di rumah keluarga Choi, sarapan seadanya, ayah menyiapkan beberapa lauk dan juga telur goreng, kemudian memanggil TAek ke kamarnya.
Taek kelihatan baru bangun dan melamun. Ayah mengajaknya makan dan ia tersenyum mengatakan ia akan segera keluar.

TAek ke luar rumah untuk mengambil susu-nya seperti biasa, tapi dia terlalu linglung dan masih sangat aneh.
IA hanya berdiri di depan pagar rumahnya dengan wajah melamunnya. Jung Hwan keluar dari rumah menyapanya dan Sun Woo juga, mereka akan ke sekolah dan mengingatkan TAek kalau matanya akan jatuh kalau begitu terus.
Taek masih di luar, ia minum susu di tempat duduk depan rumah Jung Hwan, ia masih memikirkan kejadian semalam.

Deok Sun keluar dari pagar rumah Jung Hwan dan melihatnya disana. Deok Sun bersikap biasa saja dan bertanya sedang apa Taek disana.
TAek menjawab kalau ia hanya duduk sebentar. Deok Sun mengerti dan bersiap ke sekolah. Taek menatapnya dan akhirnya memanggil namanya.
Deok Sun berbalik dan Taek bertanya padanya semalam kapan dia pulang dari kamarnya. Deok Sun heran dan menjawab saat Taek tidur dia langsung pulang.
Taek mengangguk dan bergumam, ah, syukurlah.
Deok Sun bingung dan bertanya kenapa? Kau bermimpi?
Taek membenarkan. Deok Sun bertanya lagi, apa aku muncul di mimpimu?
Taek mengatakan bukan apa-apa dan mengubah topik pembicaraan mengenai Dong Ryong.
Deok Sun mengatakan Dong ryong baik-baik saja di rumah sakit, ia sedikit iri karena Dong Ryong bisa libur.

Lalu kita melihat Dong Ryong di rumah sakit dengan senyuman di wajahnya.
Tentu saja ia terlihat bahagia, ibunya disana menemaninya, bahkan menyuapinya makan dengan makanan kesukaannya.
Tidak ada yang lebih bahagia dari itu baginya dan kita bisa melihat kalau dia hanya anak SMA 18 tahun biasanya.
Lucu banged pas dia makan disuapi ibunya sambil senyam senyum HAHAHAHA.

Malam harinya, ayah pulang kerja dan Deok Sun pulang sekolah disaat yang bersamaan dan mereka ketemu di jalan depan rumah Jung Hwan. Ayah menyapa puterinya dan Deok Sun minta di belikan es krim piala dunia. Meski ayahnya mengomel tapi mereka pergi membelinya.

Keduanya kemudian bicara di tangga keramat samping rumah Sun Woo. Deok Sun bertanya pada ayahnya apakah tidak apa-apa jika ia tidak bisa masuk universitas nantinya.
Ayah memintanya jangan mengatakan hal seperti itu dan Deok Sun mengatakan kalau ia tidak yakin.
Ayah memberinya nasehat, bahkan jika Deok Sun tidak bisa masuk ke perguruan tinggi ia tidak apa-apa, ada banyak hal yang masih bisa Deok Sun lakukan nantinya, tidak harus kuliah.
Deok Sun menatap ayahnya dan mengatakan kalau ayahnya bohong. Ayah dan Deok Sun sama-sama tertawa kemudian ayah mengatakan padanya terus berusaha selama 1 tahun ini, jangan menyerah, masalah diterima atau tidaknya itu urusan nanti.

Deok Sun mengerti dan meyakinkan ayahnya lagi, jika seandainya ia sudah snagat-sangat berusaha untuk belajar tapi ia tidak lulus juga, ia meyakinkan ayahnya untuk tidak membencinya dan ayah tersenyum mengiyakan. Deok Sun lega mendengarnya.
Tapi kemudian ayah bertanya tentang impian Deok Sun yang membuat senyumannya menghilang. Deok Sun tidak menjawab dan ayah bertanya lagi, ia mengatakan ia tidak akan memberitahukan pada siapapun tentang hal itu, apakah itu juga rahasia.
Deok Sun menghela nafas dan mengatakan kalau ia tak punya impian, membuat ayahnya terkejut. Deok Sun mengatakan kalau dia sangat menyedihkan dan bodoh karena ia bahkan tidak punya mimpi.
Ayah melihat ekspresi sedih puterinya langsung mencoba memperbaiki keadaan dan meminta Deok Sun jangan memanggil dirinya bodoh.

Ayah mengatakan diusia seperti Deok Sun sangat biasa jika anak-anak belum menemukan impiannya. ayah mengatakan itu normal dan Deok Sun bisa perlahan-lahan mencari tahu impiannya mulai dari sekarang.
Deok Sun lega mendengarnya meski ia meyakinkan ayahnya tidak berbohong dan ia kembali bisa tersenyum. Ayah kemudian mengatakan kalau impiannya dulu juga berbeda, ia bahkan tidak bermimpi untuk bekerja di bank, tapi ia melakukannya sampai sekarang, bekerja keras untuk makan dan hidup mereka sampai saat ini.
Deok Sun kemudian balik bertanya tentang impian ayah dan ayah mengatakan ia hanya punya satu impian, agar Bo Ra, Deok Sun dan No eul hidup dengan baik.
Deok Sun mengatakan bukan itu, ia bertanya impian pribadi ayah dan ayah tersenyum mengatakan lagi kalau itu adalah satu-satunya yang ia inginkan, agar anak-anaknya hidup sehat dan baik.
Deok Sun tersentuh mendengarnya dan ia mulai meneteskan air mata. Ayah melihatnya dan menghapus air mata puterinya dan keduanya tersenyum bahagia malam itu.

Flashback ke rumah Jung Hwan, saat para ayah berkumpul, setelah ayah Dong Ryong selesai menari, ayah Dong Ryong kelelahan dan duduk kembali, kemudian ia mengatakan kekhawatirannya kalau Dong Ryong memiliki sifat yang sama dengannya.
Ayah Dong ryong mengatakan ia tak ingin Dong Ryong mirip dengannya, ia ingin Dong Ryong rajin belajar bukannya suka menari seperti dirinya dulu.
Ayah Taek juga membicaraan keinginannya sekarang, ia berharap Taek tidak mirip dengan dirinya. Ia berharap Taek menjadi seseorang yang terbuka dan mengatakan keluh kesahnya pada orang lain, bukannya di pendam sendiri. Itu juga menjadi kekhawatiran terbesarnya selama ini.
Ayah Jung Hwan mengatakan ia tak menginginkan apapun kecuali Jung Bong hidup dengan sehat seperti sekarang.
Ayah Deok Sun mengeluh harapan mereka semuanya, ia sedikit mengejek, padahal akhirnya kita tahu kalau harapannya sama seperti ayah yang lain, untuk anak-anak mereka.

Para ibu ternyata juga membicarakan hal yang sama, membicarakan impian mereka dulu kemudian pembicaraan beralih ke impian mereka saat ini. Ibu Jung Hwan hanya berharap agar Jung Bong masuk ke perguruan tinggi dan agar Jung Hwan lebih banyak bicara jika di rumah, ia khawatir karena kedua anaknya seperti sibuk dengan dunia mereka sendiri.
Ibu Sun Woo juga mengatakan impiannya adalah agar anak-anaknya hidup dengan baik tanpa kekurangan apapun dan ibu Deok Sun mengatakan impiannya adalah agar Deok Sun dan Bo Ra bisa lebih menyukai satu sama lain.
Lalu pembicaraan ketiganya kembali ke cerita-cerita dan saling tertawa sambil makan-makan.

Kilas balik lainnya, saat Deok Sun pagi-pagi bertemu dengan ayah Dong ryong dan dia tanya ayah mau kemana, ayah menjawab kalau itu rahasia, ternyata ayah akhirnya mengatakan kalau ia mau ke pasar membeli pisang, katanya Dong Ryong sangat menyukai pisang dan minta di belikan pisang.
Pagi yang sama, saat ayah Taek datang dengan sesuatu dalam jaketnya, ternyata itu koran yang ia beli diam-diam, dimana ia menggunting semua berita TAek dan menempelkannya di kliping yang sudah ia buat selama bertahun-tahun OMG!!!
Ayah tersenyum membuka kmebali berita tentang Taek yang sudah ia kumpulkan selama ini.
Para ayah ini sangat menyayangi anak-anak mereka :)
*BTW kayaknya aku pernah nonton dimana yang adegannya mirip dengan ini deh, seorang ayah yang mengumpulkan kliping berita ttg anaknya, tapi aku lupa film atau mvie apa, aku mencoba mnegingatnya sekarang tapi ga ingat HAHAHHAHAHAH.

MAlam harinya, Deok Sun kelihatan bosan di dalam kamarnya.
Ia tiduran, golek sana golek sini, putar sana putar sini dan ia benar-benar bosan.
Ia akhirnya mengambil walkmannya dan diary-nya, ia mulai menulis sesuatu.
Kenapa aku tidak punya impian? Kenapa aku satu-satunya yang tidak memiliki impian. Tapi kata-kata ayah telah membuatku merasa lebih baik. Tapi tetap saja aku iri pada orang lain yang sudah mempunyai impian. Aku iri pada mereka yang sudah menemukan apa yang ingin mereka lakukan, aku bahkan iri pada No Eul yang sudah mempunyai impian untuk menjadi penyanyi. Bagaimana mereka bisa tahu apa yang ingin mereka lakukan? Kenapa aku tidak tahu apa yang ingin aku lakukan?

Deok Sun hari itu ke tempat les kakaknya, diminta ibunya untuk mengantar makanan kesana.
Deok Sun kelihatan mengeluh dan mengeluh karena ia tidak suka bertemu dengan Bo Ra. Bo Ra menatapnya dan menyuruhnya berhenti membuat pandangan seperti itu. Deok Sun cemberut.
Deok Sun mengikuti kakaknya masuk ke dalam gedung itu, ke kamar belajarnya Bo RA.

Deok Sun tiba di depan kamar kakaknya, 108. Ia membuka pintu dan kemudian berhenti disana karena terkejut. Ruangannya benar-benar sangat kecil, apakah itu 1 meter x 1 meter?!!!
WOW, bahkan tidak ada ruang untuk tidur sama sekali, bahkan jika kau tidur kau tidak akan bisa terlentang sempurna.
Deok Sun sangat terkejut melihat hal itu dan ia melihat ada ramen di atas meja, ia mulai menangis.

Aku rasa ini pertama kalinya aku mendengar Deok Sun memanggil Bo Ra Unni, ia bertanya ada apa dengan ruangan itu, kenapa sangat kecil dan kenapa kakaknya makan ramen, kenapa nggak beli padahal dia punya uang.
Bo Ra heran dengan reaksi Deok Sun dan ia tertawa, ia mengatakan ia punya uang hanya saja ia tak sempat ke luar membeli makanan.
Deok Sun menangis dan memeluk kakaknya. Bo Ra tertawa dan bertanya dia kenapa. Deok Sun terus menangis dan menangis di pelukan Bo RA. Bo Ra hanya tersenyum dan menepuk punggung Deok Sun.

Deok Sun masih menulis diary-nya dan air matanya menetes, kali ini ia menulis tentang Bo Ra dan kunjungannya ke sana.

Lalu kita melihat ayah dan ibu makan malam berdua dan hanya ada sisa-sisa kaki kepiting disana, mereka mengirimkan semuanya untuk Bo Ra. KIta bisa melihat Bo Ra membuka bekalnya dan semua kepitingnya disana. Ia makan dengan ramen juga, dan ia makan dengan lahap.
Meski begitu, ayah tetap makan dengan lahap juga di rumah. Kedua orang tua ini makan dengan senyuman T___T

OST yang cover-nya Jung Hwan di putar :)
Jung Bong mencoba menulis surat untuk Mi Ok dengan gaya bahasanya yang bagus dan mencoba sesopan mungkin.
Ia menunggu Deok Sun di halaman rumahnya dan saat Deok Sun keluar, ia memberikannya pada Deok Sun agar menyerahkannya pada Mi Ok.
Dan hari berganti hari, Jung Bong terus mengirimkan suratnya melalui Deok Sun. Namun ia tidak pernah menerima balasannya.
Deok Sun hanya bisa menghela nafas karena ini sudah kesekian kalinya.

MAlam itu Jung Bong duduk di tempat duduk di jalanan depan rumahnya. Ia merenung.
Deok Sun keluar dari pagar rumah mereka dengan membawa sebuah surat. Jung Bong melihatnya dan ia terlihat senang akhirnya ia menerima balasan setelah sekian lama.
Bong menerima suratnya tapi melihat ekspresi Deok Sun, Jung Bong kehilangan senyumannya, ia tahu ini adalah hal buruk.
Deok Sun menangis dan meninggalkannya tanpa mengatakan apapun.

Bong membuka suratnya, hanya ada satu kata di tengah kertas, aku berharap kau melupakanku.
Jung Bong terkejut dan ia melihat Mi Ok mengembalikan kartu kesempatan perjalanan ke ruang angkasa.
Jung bong mulai meneteskan air matanya dan ia menangis. Jung Bong dan Mi Ok putus. Jung Bong patah hati.

Dari narasi Deok Sun, Deok Sun mengatakan kalau Mi Ok akhirnya membalas surat Jung Bong, setelah Jung Bong mengirimkan 35 surat dan itu adalah surat terakhir Mi Ok. Musim panas tahun ini, Mi Ok akan dikirim untuk studi ke Amerika dan bahkan ia dan Ja Hyun juga kehilangan kontak dengan Mi Ok.

Kita kemudian melihat Jung Bong berkemas, sepertinya ia akan pergi ke suatu tempat, ia terlihat membawa buku-buku juga bersamanya. Ibunya memandangnya dengan khawatir.
Ini Juli 1989 ketika Jung Bong berkemas untuk pindah ke kuil dan waktu ujian semakin dekat.

 
 JA Hyun dan Deok Sun belajar dengan serius di rumah belajar. Bahkan Ja Hyun kali ini terlihat lebih serius dari biasanya.
Deok Sun mendapatkan mimisan pertamanya, ia sangat senang dan bahkan tertawa, itu bukti kalau ia belajar dengan sangat keras.

Waktu berlalu dengan sangat cepat. Ini adalah November 1989, Deok Sun menarasikan pertandingan baseball di Tv dan kita bisa melihat kalau ayah Jung Hwan, ayah Taek dan ayah Deok Sun membuat taruhan dan ayah Deok Sun kalah. Ayah deok sun sangat kesal dan melempar uangnya ke meja sementara ayah Jung HWan ketawa kegirangan mencium uangnya.

Para anak laki-laki juga sedang serius belajar untuk ujian mereka di rumah belajar. Tidak ada waktu memikirkan patah hati bagi Sun Woo dan Jung Hwan yang terlihat serius belajar, sementara Dong Ryong masih sama. Dia tertidur di meja belajarnya dengan buku yang digulung sebagai sandaran di kepalanya, jadi kalau nggak seimbang dia akan jatuh dan ya, dia akhirnya terbangun.

Desember 1989, salju pertama turun.
Jin Joo tidur di pangkuan ayah Taek yang sedang makan malam dengan ibu Sun Woo.
Ibu Sun Woo melihat ke jendela dan tersenyum mengatakan pada ayah TAek kalau salju pertama turun. Ayah hanya melihat sekilas dan mengatakan iya. Gitu doank.
Ibu Sun Woo kelihatan agak kesal karena ayah TAek nggak ada romantis-romantisnya. Ibu menghidangkan sup dan ayah melirik ke arah ibu.
Ia kemudian memanggil nama ibu dan ibu menatapnya, kenapa?
Ayah mengatur emosinya dan akhirnya berkata, Hari akan semakin dingin... bagaimana kalau kita mulai hidup bersama?
Ibu terkejut mendengarnya, ia tidak menjawab dan perlahan menunduk menyendok supnya, ayah terlihat dewasa dan ia kembali makan. Ibu diam-diam tersenyum manis.
KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!! Akhirnyaaa~

Deok Sun mengatakan ini seminggu sebelum kelulusan mereka. Deok Sun terlihat datang ke kamar Taek dan memanggilnya, tapi Taek tidak ada.
Kita mendengar Deok Sun bernarasi, sementara mereka semuanya menghabiskan waktu belajar dan belajar, Taek sudah meningkatkan rekornya dengan memecahkan tiga rekor lainnya dalam baduk WOWOWOOWOW.

Ayah dan ibu serta No Eul menonton TV yang memberitakan tentang ujian masuk perguruan tinggi.
Ini 15 Desember 1989, Para Geng berkumpul di kamar Taek minus TAek, setelah ujian masuk universitas berakhir. Dong ryong memeriksa reaksi mereka semuanya, apakah mereka bisa mengerjakan soal ujian dengan baik.
Kemudian ia memberikan kejutan pada mereka kalau dia sudah membeli tiket untuk pergi ke festival Musik Perguruan Tinggi dan semuanya terlihat sangat senang.

LAlu saat Hari-H, malam natal, 5 anggota geng ssangmundong terlihat bersiap untuk pergi ke festival musik universitas. Deok Sun mengenakan jaket pink dan rok kali ini :)
Ada Taek, Sun Woo dan Dong Ryong juga. Tentu saja juga Jung Hwan.
Mereka semuanya pergi bersama-sama ke gymnasium tempat festival diadakan.
Deok Sun bernarasi, itu adalah terakhir kalinya mereka semua berkumpul, menghabiskan waktu bersama sebagai remaja.

Januari 1990, ayah mengganti kalender rumah dengan yang baru.
Deok Sun berkata, Ini adalah tahun 1990 dan kami akan memasuki usia 20tahunan kami.
Jung Hwan terlihat sedang packing di kamarnya dan kita bisa melihat juga kemeja pink masih tergantung di tempat yang sama. Jung Hwan menatapnya dan membawanya bersamanya.
Deok Sun bernarasi kalau Jung Hwan akan masuk ke akademi militer.

Kita melihat ke keluarga SUn Woo dimana ini terharu melihat apa yang ia pegang. Sebuah kertas dimana ia menangis melihatnya.
Sun Woo berhasil masuk ke Yonsei University, dengan beasiswa penuh.
Ibu langsung memeluk puteranya dan menangis di pelukan Sun Woo. Sun Woo hanya bisa tersenyum dan ikut terharu.

Dan setelah 9 tahun gagal ujian, akhirnya Jung Bong bisa masuk ke Universitas, Departemen Hukum, Universitas Sunkyunkwan HAHAHHAHAHHAHA. OMG!!! Sungkyunkwan dank!! KEREN!!
Tentu saja yang paling bahagia adalah ayah dan ibu Jung Bong HAHAHAHAHAHA.
Bahkan mereka memasang spanduk di jalan dan mengundang apa sih itu namanya LOL, kalau dikita kayak kuda lumping gitu, atau pokoknya pesta besar deh HAHAHHAHAHAHA.
DAn kita melihat jung Bong di kamarnya dengan buku hukumnya.

Lalu bagaimana dengan Dong ryong dan Deok Sun?
Kita bisa melihat keduanya ada di kereta bawah tanah, mereka akan ke akademi les bersama-sama.
Sepertinya mereka tidak lulus ujian masuk universitas tahun lalu dan akan berusaha lagi tahun ini.
Deok Sun menarasikan ia senang karean Dong Ryong bersamanya.

Lalu kita melihat lompat tahun setiap tanggal 31 Desember, tahun 1990, 1991, 1992 dan 1993 keluarga Sung minus Bo Ra selalu berkumpul untuk melihat acara penghargaan musik tahunan dan lucunya, ayah selalu menebak pemenang yang salah HAHHAHAHAHHAHA.
Deok Sun, ibu dan No Eul selalu menebak dengan benar, ayah mengeluh kenapa ia selalu salah menebak. KIta melihat perubahan pada Deok Sun dengan rambutnya yang semakin panjang dan No Eul, dengan gayanya yang semakin tampan Hhehheehhehhe.

Kita memasuki 8 Oktober 1994 di Ssangmundong dimana ibu Jung Hwan sedang belajar naik sepeda dan ayah mengajarinya dengan baik. Ibu berteriak-teriak karena takut jatuh, bener deh, suaranya menggema sekompleks.
Ibu Sun woo kelihatan baru pulang dari belanja di pasar dan menyapa mereka. Ibu Sun Woo mengatakan ibu Jung Hwan sudah lama pengin belajar naik sepeda.
Kemudian mereka membicarakan tentang Jung Hwan dan Deok Sun. Ayah mengatakan Jung HWan akan kembali hari ini dan Deok Sun juga akan kembali setelah mengosongkan scedule-nya.
PAra ibu sangat senang karena anak-anak akan kembali ke rumah setelah sekian lama, berkumpul untuk merayakan ulang tahun Taek.

Ibu Sun Woo masuk melalui gerbang rumah Taek dan sekarang dinding pagar rumah Taek dan SuN Woo sudah di lubangi, jadi ini seperti dua rumah satu pemilik sekarang.
Jin Joo ada di dalam rumah menonton TV sambil mencabut uban ayahnya dan sekarang Jin Joo memanggil ayah Taek dengan 'ayah' KYAAAAAAAAAa!!!!
Ia mengingatkan kalau ia sudah mencabut seharga 1000 won LOL.
Ibu pulang dan ayah menyambutnya dan ibu excited karena anak-anak akan berkumpul lagi di hari ulang tahun Taek, terutama Jung Hwan dan Deok Sun yang jarang pulang ke rumah.

Ibu Deok Sun senyam senyum melihat buku tabungannya yang hampir penuh dan ayah masuk tersenyum melihatnya, mereka berfikir untuk segera pindah karena mereka sudah menabung cukup banyak.
Ayah mengatakan sesuatu tentang dua anak perempuan mereka yang sudah bekerja sekarang dan punya gaji yang lebih banyak dan stabil darinya, jadi ia merasa sedikt tenang, meskipun ia cukup sedih karena ia menjadi jarang bertemu dengan puteri mereka.
Ayah kemudian bertanya apakah Deok Sun jadi pulang hari ini dan ibu membenarkan, karena ini ulang tahun Taek jadi Deok Sun akan pulang hari ini, Bo Ra juga akan kembali ke rumah hari ini.
Kemudian pembicaraan mulai ke arah yang lebih dalam saat ibu menyadari anak-anak mereka sekarang sudah dewasa dan akan segera menikah, memikirkannya saja membuat ibu menjadi sedih dan menangis.
Ayah mulai mengejek ibu yang menangis karena hal itu dan ibu membalas kalau ia yakin ayah akan melakukan hal yang sama saat pernikahan puteri mereka nanti.

Jung Bong ada di rumah dengan gaya rambut baru dan sekarang ia pakai kacamata, keluar dari kamarnya sambil menari kecil dan kita melihat kamera mengarah ke sebuah komputer di kamarnya, layar biru dan aku nggak tahu itu apa. Aku menebak kalau dia lebih tertarik ke komputer dari pada kuliahnya atau dia sekarang bekerja jadi programer HAHAHHAHA.
JUng Bong duduk di ruang TV sambil membaca sebuah buku dan menghidupkan TV, tiba-tiba aku merasa tahu banged itu BGM apa, dan ternyata bener, itu BGM CF Bean Pole-nya Ryu Jun Yeol HAHAHHAHA.
Ibu Deok Sun masuk ke rumah dan bertanya dimana orang tuanya.

Ayah dan ibu jung Hwan ada di luar melakukan parody CF Bean Pole-nya Ryu Jun Yeol HAHAHHAAHHAHAHA.
Ayah bersandar di dinding sambil baca sobekan koran dan ibu bersepeda sambil tertawa-tawa persis di CF aslinya, berhenti dan memainkan kaca sepedanya hingga pantulan cahaya matahari mengenai wajah ayah HAHAHAHAHAHAHA. Sumpah deh parody-nya!
Ibu sudah bisa mengayuh sendiri tanpa di tahan sekarang dan ayah bangga padanya, hanya saja ibu enabrak ayah dan pingsan di jalan sementara ibu terus berteriak memanggil Yeoboooo Yeobooo karena dia nggak bisa menghentikan sepedanya LOL.

No Eul pulang dari kampus dan masuk ke kamar kakaknya yang sekarang menjadi kamarnya. WOOW, dia makin keren aja :)
Ia mengecek pager miliknya dan memastikan tidak ada pesan.
Ia memilih lagu yang akan ia putar malam ini dan ia memilih sebiah lagu dan begitu di putar aku tahu itu lagu dari Reply 1994, lagu saat Na Jung merekampan nada sambutan untuk pager Ssereuki Oppa dimana Samcheonpo datang mengganggu dan akhirnya suaranya terekam. Bummmmmmm syalalala huuuuuuuuuu syalalala
Lucunya No Eul membuka bajunya saat musik di putar sambil joged dan WOOWOOWOWOWOOWOW badannya lumayan cuy, abs nya KYAAAAAAA!! HAHAHHAHAHAAHAHA *pengin liat RJY punya eh oh owwww HAHAHAHHA

Sun Woo sudah menjadi dokter residen bersama dengan Michael. Hari ini Sun Woo akan pulang ke rumah meski Michael mengajaknya makan di luar.
Sun Woo mengatakan ia akan libur beberapa hari ini karena temannya ulang tahun. Teman dekatnya dan ia mengatakan kalau itu TAek, pemain baduk yang disukai Michael LOl.
MIchael pengin titip salam tapi Sun Woo udah keburu pulang.

Kemudian kita melihat Dong ryong di jalanan, dengan gaya fashion 90an-nya yang kental, kalau aku liat dia niru gaya Seo Tae Ji deh HAHAHAHAAHHA
IA melihat jam, ia sudah terlambat dan buru-buru pulang.

Taek ada di klub baduk dan dia makin ganteng WOOWOWOOWOOWOWOWOWO. GAya rambut barunya cocok banged, dia jadi kelihatan dewasa.
Dia permisi pulang pada gurunya karena ia ada janji dengan teman-temannya untuk merayakan ulang tahunnya.
Guru menyayangkan karena para hoobae ingin merayakan ulang tahun Taek, tapi ia maklum karena TAek sangat dekat dengan para sahabatnya.
Setelah TAek pergi Ajusshi datang dan menanyakan kenapa TAek pulang sendiri. Guru mengatakan dia sudah punya sim dan mobil sekarang. Ajusshi kagum padanya, tapi guru kemudian tertawa dan mengatakan tapi Taek belum bisa memarkir mobil dengan benar HAHAHHAHAHHAHHA.

DAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANN!!!!!!!!!!
KIM JUNG HWAN KEMBALI KE SSANGMUNDONG!!!!!
Dengan seragam pilot tentaranya yang lengkap, ia berjalan dengan gaya tentara dan masuk ke dalam rumahnya.
Ibu keluar dari kamar dengan excited, bahkan sampai memanjat kursi HAHHAHAHHAAH. Ayah belum sempat melepas tissu toiletnya dan datang dari kamar mandi menyambut anaknya. Bong juag menari mendekati adik laki-lakinya yang sekarang sudah benar-benar menjadi seorang pilot tentara!!!!
Ibu menciumi puteranya dan Jung Hwan hanya diam dan tersenyum. Ia menikmati kehebohan keluarganya atas kepulangannya yang sudah sekian lama.

Dan Female Lead kita!
SUNG DEOK SUN!!!!
Dia kembali dengan koper dan seragamnya! KYAAAAAAAAAAAA!!! Dia beneran menjadi pramugari!!
Dia berjalan dengan anggun dan kembali ke rumahnya, menyapa keluarganya dan excited melihat No Eul kemudian terdengar teriakan ayahnya HAHAHHAHAHAHAHHAHHA.

-THE END-

Komentar:

KYAAAAAAAAAAAAAAA!!! Mereka semuanya menjadi begitu dewasa!!!
Nggak nyangka mereka bisa menunjukkan kalau sekarang anak-anak Ssangmundong yang dulunya 18 tahun, sekarang berusia 24 tahun dan terlihat begitu dewasa!
Aku agak khawatir akan kebawa pikiran kalau mereka semua masih anak-anak dan bagaimana dewasanya, tapi jujur saja aku puasssssssss!!! Mereka benar-benar terlihat berbeda dan lebih karismatik!!!

Aku nggak tahu harus berkomentar bagaimana karena jujur aja, aku udah spoiler episode 18 so kalian tahu apa yang terjadi disana, jadi aku agak gimanaaaaaaa gitu malam ini. Tapi well, sekali lagi, jangan menulis spoiler disini!
Oke, jadi Episode 17 ini tentang apa? IMPIAN!
Kita bisa melihat bagaimana anak-anak Ssangmundong membangun diri mereka dan meyakinkan akan impian mereka semuanya, mulai dari yang tidak ada impian, yang ikut-ikutan sampai yang yakin akan impiannya.
Ada banyak hal yang terjadi, dan itu benar, episode 17 ini seperti rollercoster, bagi kita, Tim Jung HWan.
TApi jika aku boleh jujur, ini adalah episode yang sangat hangat, membuat aku menangis dan tertawa juga. Abaikan cinta segitiga dan fokus pada keluarga dan individunya.

Jika kita membicarakan impian, aku yakin kita akan menemukan beberapa tipe orang, dan kebanyakan adalah tipe seperti Deok Sun. Deok Sun melakukan apapun karena keinginannya tapi ternyata dia sama sekali tidak memiliki impian atau belum menemukannya. Karenanya setiap orang tuanya bertanya, ia terlihat sedih karena dia tidak menemukan apa yang ia inginkan, ia sangat iri pada adiknya yang bahkan bisa menjawab dengan mudah hal itu.
Seperti kata papa Sung, itu adalah hal biasa bagi remaja 18 tahun, mencari dan menemukan impiannya adalah hal yang harus dijalani dan harus dipikirkan, tapi yang lebih penting, kita harus menjalani kehidupan sekarang dengan serius. Berusaha dengan keras lah dan hasilnya itu tuhan yang mengaturnya.
Deok Sun tidak menyerah, ia gagal dalam ujian masuk universitas yang pertamanya dan ia serta Dong ryong tetap berusaha.
Kita tak tahu apakah mereka lulus atau tidak di ujian selanjutnya, tapi kita bisa melihat, mereka 24 tahun sangat bahagia.
Deok Sun benar-benar sangat cantik dengan seragam pramugarinya dan aku kasi jempol buat yang menebak pekerjaan masa depan Jung Hwan dan Deok Sun ternyata benar.

Kim Jung Hwan.
Awalnya aku berfikir sama seperyi teman-temannya, impiannya berubah seiring berubahnya hobinya, karenanya dia punya banyak impain. Tapi aku cukup kaget karena dia melakukan semuanya adalah untuk Jung Bong.
Jung Bong, punya banyak impian, dia lah yang sebenarnya berubah-ubah. jung Hwan paling tahu bagaimana kondisi hyung-nya dan ia ingin membuat hyung-nya bahagia dengan memiliki hobi yang sama dengannya. Karena ia ingin hyung memujinya dan menjadi pahlawan untuk hyung-nya.
Karena itu hyung merasa sangat sedih karena Jung HWan terlihat memaksakan impiannya pada Jung Bong, maksdunya Jung Bong pengin jadi A maka Jung HWan ikutan jadi A. Karenanya Jung Bong berharap kalau jung Hwan melakukan apa yang ingin dia lakukan dan ternyata Jung HWan memang ingin menjadi pilot tentara dan berhasil!!!
WOW! Aku beneran shock karena tebakan netizen benar-benar OKE. Meski tidak menjadi pilot komersial, aku senang karena dia PILOT HAHAHHAHAHA.
Jung HWan dengan seragam benar-benar menghapus semua kegalauan aku di episode ini LOL.

Sun Woo akhirnya menjadi seorang dokter residen. Aku tahu ibunya sangat ingin anaknya menjadi dokter, meski aku berharap agar Sun Woo memilih impiannya sendiri, tapi melihat ibunya bahagia adalah keinginannya, karenanya dia memilih menjadi dokter. Karena kalau dia menjadi pilot, itu akan mengingatkan luka lama ibunya, ayahnya meninggal saat bertugas kalau nggak salah.
Aku agak kurang suka dengan gaya rambut Sun Woo dewasa, tapi dia memang jadi lebih dewasa hehhehehhee. Lebih manis.
Aku senang dia menjadi penghubung Ssereuki Oppa dan Reply 1988 tim HAHAHHAHAHAHA. Tentu saja dia satu rumah sakit sama Trash Oppa kita! KYAAAAAAAAA!! Oppa-ya! Nggak sabar pengin liat kamu lagi :')

Dong Ryong. Aku masih nggak tahu dia jadi apa, tapi aku menebak kalau dia jadi dancer atau sejenisnya, atau itu hanya hobinya, tapi yang jelas dia kelihatan cocok dengan sesuatu seperti menari dan lelucon.
Sung Bo Ra. Dia akhirnya bisa menggapai impiannya di sekolah hukum, meski kita belum melihatnya, aku yakin dia sukses.
Jung Bong, aku bahkan nggak tahu kerjaanmu apa bang. HAHAHHAHAHA.
Choi Taek, master baduk dan baduk. Sekarang udah bisa nyetir tapi nggak bisa parkir, aku takut dia bakalan gimanaaaaaaa gitu bawa mobil HAHAHAHHAHA.

Aku sangat menyukai para ayah dan ibu berkumpul dan membicarakan tentang impian mereka dan berakhir tentang impian mereka saat ini yang semuanya tentang anak-anak mereka.
Impian masa muda adalah hal yang sangat menyenangkan untuk di kenang, bagaimana kita ingin menjadi ini dan itu, pada akhirnya tidak banyak orang yang berhasil amsuk ke dunia yang mereka impikan. Meski begitu mereka tetap menjalani kehidupan dengan bahagia. Seperti papa Sung yang nggak pernah berfikir bekerja di bank dan akhirnya bekerja selama hampir 20 tahun disana.
Aku senang bagaimana seiring berjalannya usia, impian para orang tua berubah menjadi impian mereka akan anak-anak mereka, bagaimana mereka mengkhawatirkan anak mereka akan mirip dengan mereka dan juga mereka berharap anak mereka seperti ini dan itu. YAng utama adalah bagaimana semua orang tua umumnya punya impian yang sama, agar anak-anak mereka sehat dan hidup dengan baik. :')

Semua orang tua itu sama, mereka akan memikirkan anak-anak mereka lebih utama dari pada diri mereka sendiri. Mengkhawatirkan masa depan mereka dan meski terlihat sering marah-marah tapi mereka tetap saja perhatian pada kita.
Sebagaimana ayah Dong Ryong yang kelihatan sangat kasar tapi dia tetap mau membelikan pisang untuk Dong Ryong sakit meski ia harus membelinya cukup jauh.
BAgaimana diam-diam orang tua mengkhawatirkan tentang semua hal, termasuk rasa sedih mereka akan berpisah dari anak-anak mereka karena mereka sudah dewasa dan jarang pulang ke rumah.
KAmu yang serumah dengan orang tua sampai dewasa cukup beruntung, karena kamu bisa berbuat baik setiap hari pada mereka, tapi yang tinggal jauh dari orang tua, kalian mungkin merasakan, bagaimana semakin dewasa kamu, waktumu bersama orang tua benar-benar semakin sedikit.

Aku juga menyukai hubungan kakak adik yang lebih di bahas di episode ini.
Tentu saja aku ikut menangis saat pembicaraan Jung HWan dan Jung Bong di atap.
Bagaimana Jung Bong mengkhawatirkan adiknya, ia takut Jung Hwan tidak memikirkan impiannya sendiri dan ia berharap pada bintang jatuh agar Jung Hwan melakukan apa yang ingin ia lakukan.
Kalian bisa melihat kalau Jung HWan sangat sangat menyayangi hyungnya dan begitu juga sebaliknya.
Aku selalu menyukai hubungan mereka berdua. Aku merasa kalau mereka kadang-kadang agak canggung tapi mereka sangat dekat.

Aku juga ikut menangis saat Deok Sun menemui Bo Ra di rumah les-nya. Ia mungkin terlihat bete awalnya, karena ibunya menyuruhnya ke tempat Bo Ra, bagaimana pun hubungan mereka juga tidak terlalu baik.
TApi kita bsia melihat bagaimana mereka berdua adalah saudara, jika salah satu sedih maka yang lain akan sedih. Deok Sun begitu terkejut melihat rumah belajar kakaknya yang sangaaaaaaaaaat kecil dan bahkan hanya makan dengan mi instan. Itu membuatnya menangis sedih.
IA sebenarnya selama ini merindukan kakaknya, kita bisa melihat ia cukup gelisah malamnya karena merasa bosan di kamar sendirian dan berujung menulis diari.
Mereka berdua sebenarnya saudara yang cukup dekat :')
Sering bertengkar dengan saudaramu bukan berarti kalian nggak dekat lho.

Aku sangaaaaaaaat sangaaaaaaaaaaaat menyukai adegan Ssangmundong geng bersama-sama dalam episode 17 ini!
Awalnya mereka semua bermain sepak bola dan bahkan Dong Ryong sengaja ke rumah Deok Sun untuk memastikannya baik-baik saja. Sebagai satu-satunya wanita, aku iri pada Deok Sun yang punya teman-teman seperti 4 sekawan ini.
Aku sangat menyukai adegan mereka bermain bola di lapangan, aku merasa merindukan masa-masa kampus saat sibu-sibuknya tanding futsal HAHAHHAHAHAHA.
Aku nggak berhenti ketawa saat giliran Jung HWan shoot dan kalau ia mencetak gol dia mulai lebay dan Deok Sun ketawa-ketawa di pinggir lapangan sangat manis.

Aku juga menyukai narasi Deok Sun di tahun terakhir para geng berkumpul bersama di masa remaja mereka, mereka semua menonton MBC College Music Festival langsung ke gedungnya, artinya mereka menonton live.
sangat menyenangkan melihat mereka semuanya terus bersama-sama seperti ini.
kekhawatiran aku tentang ada yang pindah langsung hilang, karena sepertinya tidak akan ada yang pindah, kecuali keluarga Deok Sun yang mungkin akan pindah tapi tetap di Ssangmundong.
Aku cukup kaget mereka masih di rumah bawah tanah di tahun 1994, mungkin biaya kuliah anak-anak mereka banyak, jadi mereka bisanya menabung sedikit demi sedikit.

Oke. Apakah kita harus membicarakan cinta segitiga?
Aku agak kesal di episode ini tapi sedikit terobati juga setelah mendapat sugesti positif yang banyak HAHAHHAHAHA.
Tentu saja yang aku kesalkan adalah penulisnya. Oke, anggap aku delulu shipper, anggap aku maniak Jung Hwan dan aku memang tim Jung Hwan, jadi sebaiknya tim Taek jangan baca.
Aku merasa penulis benar-benar terlalu keras untuk membuat Taek sebanding dengan Jung Hwan sebagai calon suami Deok Sun. Hal ini dibuktikan dengan keanehan plot episode 17 ini. Aku tidak tahu apakah hanya aku yang merasakannya atau tidak, tapi aku merasa memang plot episode 17 ini terlalu ke arah Taek dan membuat Taek terlihat sebagai saingan Jung Hwan.
Bahkan di episode 16 lalu, aku masih jelas merasakan kalau Deok Sun sama sekali tidak memiliki perasaan apapun pada Taek, tapi di episode ini tiba-tiba dia memikirkan janjinya yang dibatalkan kenapa dan kenapa.
Oke, dia mungkin tentu saja kesal, karena dia awalnya menilak tapi Taek memaksa, eh di menit terakhir malah dibatalkan.

Kedua, saat Taek menggendong Deok Sun di lapangan, semuanya bisa melihat bagaimana ekspresi Deok Sun kan?
Dia terlihat kaget dan aku yakin dia menganggap Taek berbeda dari biasanya dan mungkin dia mulai menganggap Taek sebagai pria sekarang. Oke. Fine.
Tapi, apakah Sw-nim harus membuat Deok Sun nggak tidur hanya memikirkan adegan gendong itu selama bermalam-malam?!!!
Maksud aku adalah, Jung Hwan melakukan banyak hal padanya, ini dan itu, sangat manis dan lebih romantis, tapi kenapa Deok Sun malah terkesan nggak peduli atau tidak terlalu memikirkannya sama sekali atau mungkin dia memikirkannya tapi itu pun hanya sebentar gitu.
Jadi itu lah maksudku plot nya yang agak aneh, kenapa tiba-tiba Deok Sun jadi banyak memikirkan Taek.

Oke, itu memang membuatku khawatir meski aku masih 99,9% mendukung Jung Hwan.
Aku hanya takut SW-nim menikmati ini, mempermainkan perasaan dua ship demi rating dan well you know, rating drama ini memang meroket banged dan udah nyampe 20% untuk rating tertingginya selama penayangan episode 17, meski katanya rating tertinggi saat Jung Hwan dengan seragamnya muncul.
Aku merasa terlalu dibuat harapan palsu kalau kayak gini, bagi dua tim.
DAn lagi KISSU ITU!!!!!!!!!!

Aku sebenarnya nggak yakin kissu Taek dan Deok Sun itu benar atau tidak. Yang jelas itu memang bibir Hyeri dan PArk Bo Gum padahal aku berharap Ryu Jun Yeol duluan HAHAHAHHA.
Pertama, episode ini memperlihatkan dan menjelaskan kalau itu hanyalah mimpi. Buktinya, scene yang dibuat blur, posisi tiudr Deok Sun yang aneh dan juga Deok Sun yang terlihat biasa saja saat Taek menanyakan tentang hal itu. Mereka bilang, kalau itu real, itu adalah ciuman pertama Deok Sun dan biasanya seorang gadis yang mendapatkan ciuman pertamanya tidak akan bereaksi seperti itu.
Kedua,itu real dan artnya Deok Sun berbohong. TAPI KENAPA DIA BErBOHONG? KIta jelas melihat kalau Deok Sun membalas ciuman TAek, kalau dia kaget dan tak membalasnya, maka anggap saja itu memang benar dan Deok Sun punya alasan berbohong besoknya karena ia malu atau karena ia tidak punya perasaan apa-apa pada TAek. Tapi kita jelas melihat dia membalasnya, artinya dia menerimanya kan?
Nah, mataku terlalu gelap untuk menjelaskan masalah ciuman ini dan aku terus terbayang-bayang dan membuat aku kesal HAHAAHHAAHHAHAH.
Aku salut sama yang memprediksi ini akan menjadi ciuman spiderman dan ternyata benar LOL. MAta elang ntu orang.

Kenapa Taek merasa lega kalau itu mimpi?
Karena Taek itu baik. Kalau itu kejadian sebenarnya, ia akan merasa bersalah pada Jung HWan, tentu saja. Karena Jung Hwan berkorban untuknya jadi dia akan merasa bersalah kalau dia melakukan hal yang menyakiti Jung Hwan.
Aku berharap itu adalah alasannya. Ciuman itu hanya mimpi, membuktikan betapa besarnya cinta Taek pada Deok Sun sampai terbawa mimpi.
DAn aku teringat lagi akan permohonan Jung Hwan yang membuat aku menangis. IA jelas melihat Taek di atap seberang dan sambil menatapnya mengatakan kalau ia berharap TAek adalah pria yang jahat. Dalam artian, kalau Taek pria yang jahat, maka dia akan mudah membenci Taek. Sayangnya Taek terlalu baik untuk dibenci dan ia juga menjadi sulit dalam perasaan cintanya. Meski aku jujur sangat frustasi dengan pria satu ini HAHAHAHHAHA.

TApi seperti yang aku katakan di sinopsis ini, aku sama sekali nggak terganggu lagi setelah melihat ending Jung Hwan dan Deok Sun pake seragam HAHAHHAHAAHA.
Ada alasan kenapa mereka berdua sengaja ditampilkan belakangan, iya kan? BAhkan saat adegan mereka mau nonton MBC Music Festival, kalian pasti liat yang keluar duluan itu Deok Sun dan baru Jung HWan kemudian TAek dan lainnya hehehehee.
Tentu saja aku masih punya harapan yang tinggi Jung Hwan akan jadi suami Deok Sun, aku sudah terbiasa di giniin sama penulis ini sejak Reply 1997 yang benar-benar sampai akhir baru merasa lega.
Tapi di episode ini seperti yang aku katakan diatas, ini untuk membuat Taek jadi sepadan sebagai rival Jung Hwan, karena aku benci fakta bahwa Jung Hwan dan Deok Sun tidak ada scene berdua di episode ini UGH!!!

Tapi dari pada itu aku jujur akan sangat merindukan anak-anak SMA Ssangmundong T__T
Memikirkannya aja udah jadi sedih, soalnya mereka semua udah pada dewasa dan lagi drama ini akan segera berakhir!! T_____________T

Begitu banyak hal yang terjadi dan harapan selalu semoga episode selanjutnya lebih baik, ternyata makin cruel aja!! Sepertinya kita memang tidak akan bisa tersenyum sampai episode 20 tayang.
HAHAHHAHAHHAAH.

KEEP CALM AND LOVE OUR JUNG HWAN :)
DONT SPOILER EP 18 IN COMMENT SECTION :)
PLEASE DONT REPOST AND SHARE IN OTHER SITE!
JUST PUT THE LINK TO THIS POST!
 

28 comments:

  1. Oo yg bikin kliping itu drama school2015 bukan sih? Ya kan? Hahaha oot mian

    ReplyDelete
  2. Aku Team Taek tapi aku masih yakin Jung Hwan jadi suami Deok Sun sekitar 80% , karena apa? Karena terlalu sadis buat Jung Hwan, ciri khas drama korea kalo gak jadi sama si cewek utama, si cowok ini bakal sering deket sebelum"nya sama si cewek utamanya, sedangkan ini enggak, jadi aku masih cukup yakin kalo Jung Hwan jadi suaminya, mungkin PD nim sama SW nim mau bikin suatu klimaks yang bener" dan menyentuh saat pemilihan suami deok sun..

    Aku sedikit goyah, ya saat deok sun di episode ini mikirin Taek, inti dari cerita ini mah PERASAAN DEOK SUN, siapa yang dia suka, dari kemarin" kita mikir deok sun suka sama Jung Hwan tapi di episode ini berubah, deok sun malah mikirin taek sampe gak bisa tidur...
    Bisa jadi deok sun suka sama taek, tapi terlihat suka sama jung hwan di episode sebelum"nya...
    Atau deok sun berubah perasaannya...
    Atau deok sun suka sama jung hwan, tapi di episode ini dibuat bingung kitanya...
    Masih 2 episode lagi, kalem kalem...
    Semangat Team Junghwan..

    ReplyDelete
  3. ahhh sumpah aku udah nonton episode 17 ama 18 dan aku takut pas nonton episode 18 nanti deok sun balakan suka ama taek, aku juga takut kalau jung hwan bakalan lupain deok sun sebagai cinta pertamanya pas diakhir episode 18 kita ngeliat gimana pengorbanannya jung hwan buat nutup"pin rasa sukanya dia ama deok sun
    aku sebagai team jung hwa takutnya jung hwan bakalan kayak chilbong di reply 1994 ngegalau berat lah kalau liat episode 18 pas jung hwan nyatain perasaannya di deok sun tapi di depan temannya dia bilang cuma bercanda pasti berat banget perasaan jung hwan
    tapi optimis ajalah kalau suami deok sun di masa depan itu jung hwan
    semagat team jung hwan tinggal 2 episode lagi

    ReplyDelete
  4. Jadi ingat Pelemnya Johnny Depp yang judulnya Charlie and the chocolate factory...bapaknya juga buat kliping dari koran tentang anaknya gt

    ReplyDelete
  5. Jadi ingat Pelemnya Johnny Depp yang judulnya Charlie and the chocolate factory...bapaknya juga buat kliping dari koran tentang anaknya gt

    ReplyDelete
  6. Aku suka dengan para orangtua di episode 17 ini.Sangat menyentuh ceritanya apalagi ttg Ayah Dong Ryong,biasanya ayah dong ryong ini kan slalu cuek dan marah2 sama dong ryong,tp trnyata dia perhatian sama dong ryong bhkan bela2 buat beli pisang kesukaan dong ryong.
    Sedangkan ayah Taek,walau dia memang cuek di luar tapi dia perhatian sama Taek,dia bilang sama Ibu Sun Woo gak perlu untuk gunting2 artikel koran dan dijadiin kliping,pdahal Ayah sendiri trnyata diam2 selama brtahun2 uda kumpulin artikel untuk dijadiin kliping,menyentuh banget :")
    Lagi tentang hubungan Deok Seon dengan Bo Ra,biasanya mereka selalu berantam,jambak2an tp di episode ini trnyata Deok Seon perhatian sama Bo Ra walau awalnya dia cuek mungkin karena pengaruh Bo Ra yang uda gak ada di rumah jadinya Deok seon merasa kesepian karena gak ada Bo Ra,duh jadi keingat hubungan saya dengan abang sya yang memang mirip Bo Ra dan Deok Seon,sering bertengkar dan ngomel sana ngomel sini,tp ujung2nya stelah abang sya kerja di tmpt yg agak jauh,jdinya rindu hahaha
    Jung Hwan bener2 anak yg baik bangett dan tipikal cowok yg baik.Jarang banget zman skrg ktemu cowok yg tsundere nan baik kayak Jung Hwan.Dia bener2 peduli sama Jung Bong bhkan dia rela ikut2 impian Jung Bong asal Jung Bong bahagia.Biasanya hubungan kakak adik(pria-pria) itu agak kaku tp beda dgn hubungan saudara keluarga Kim ini,mreka bener2 hangat dan gak kaku.
    Ditunggu mbak sinop episode 18,jgn sedih ya mbak karena episode 18 toh masih ada 2 episode lgi,dalam 2 episode itu bisa aja ada banyak hal yg brubah lagi :)

    ReplyDelete
  7. mungkin DS dah nyadar kalo Taek suka padanya. ekspresi DS setelah digendong begitu gak kelihatan berbunga-bunga tapi galau. mungkin DS galau karena ga bisa membalas perasaan Taek atau mungkin galau karena gak yakin dengan perasaannya sendiri. DS ga mau menyakiti Taek.

    ReplyDelete
  8. mbak aku q jga team junghwan q bru dpat wangsit nih,, hahaha
    kita udah tau kan klo sunwoo nntinya jd psangan bora, nah bukanny d korea itu gk boleh nikah sma anggota kluarga yg sma, brhubung taek sma sunwoo udah jd kakak adek berarti taek gk bsa nikah sma deokseon krena sunwoo udah nikah sma bora,, klo q gk slah sih,,, maksa biar deokseon bsa sma junghwan hihihi

    ReplyDelete
  9. Thankyou airin for the spoiler aku udh nonton jg ep 17. So far dr segala episode yg udh kutonton (termasuk ep 18) ini one of the highlights episode for reply 1988. Despite of love triangle, kisak keluarga dan persahabatan ini masih bs dituangkan dan bagus bgt . Goodjob team reply1988!
    Btw,kegalauanku atas episode 18 sampe kbawa mimpi lho ahhahwhahhwhwhw

    ReplyDelete
  10. sukak bgt sma semua serial reply,,,,
    ngerasa reply 1988 ini agak lama& lambat jalan ceritanya , cerita ini gk loncat2,,kayak reply yg seblmnya,,

    ReplyDelete
  11. Bete banget... episode 17 ini sukses buat fanwar antara aku dan edua sahabatku yg di team teak. mereka gak menjelekkan junghwan atau melebih2 kan taek hanya saja teori2 aneh dan clue yg mereka dapat selama 1-18 R88 bener2 buat aku gak berkutik padahal baru kemarin mereka aku kenalin dengan drama R88, biar ada temen yg bs diajak heboh taunya kita diteam yg berbeda.
    adegan KISS itu menurut aku cman MIMPI doang, dr latarnya aja udh ketauan bnget tapi kedua shbatku bilang gini : 1.Kiss itu emang REAL, scara kan yg di tunjukin kita cman Deuksun berdiri dan berjaln meunuju pintu tapi kita gak diliatin Deuksun yang ninggalin taek. 2. pernytaan deuksun waktu ditanya sama taek soal pulngnya dri kmarnya, dia cuma jawab dia pergi setelah taek tidur itu bisa berarti dia memng benar2peri saat taek blg dia mau tdur atau bisa jadi dia pergi setelah taek ketiduran saat kiss itu. 3. melihat bgman deksun care bget sm taek kyknya wajr jika dia gak ninggalin taek bgtu aja. mungkin saat dia mau ninggalin kmar taek eh dia gak jadi pergi soalnya dia khawatr ama taek maknya dia temenin taek tdur dn para ibu2 jga masih ngumpl drumah deuksun kan. 4. kalo kiss itu bneran realmakanya kemungkinan alasan deuksun bohong karena itu FIRST KISS-nya tapi yg nyium aja bingung itu real/mimpi doang terlebih taek orngx memng pelupa, dan waktu taek lega saat tau jawaban deuksun, kamera cuma nyorot ekpressi taek tp gak ke deuksun, dn deuksun yg bertanya kenapa kmungkinan cman untuk memancing taek inget kejadian itu.
    MBAK AIRIN.. TEORI DUA ORANG TEMENKU ITU NGACO KAN? NGACO KAN? AKU MASIH YAKIN 90% KALO JUNGHWWAN JADI SUAMI DEUKSUN. BIAR DEH LOVEYDOVEY TAEK DEUKSUN HANYA JADI PEMANIS YG MEMBUAT KITA MERAGUKAN OTP KI. BANTUIN MATAHIN TEORI ANEH 2 SAHABTKU MBAK!
    FIGHTNG MBAK BUAT SINOP DAN SPOILERNYA SERTA TEORI-TEORINYA!
    #FIGHTING

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maap ya sebelumnya, maap banget..aku juga kepikiran kayak temen" kamu, kalo itu cuma mimpi, kenapa gak pas saat itu Taek kebangun dan nyadar kalo itu mimpi, tapi baru paginya dan pake nanya ke deok sun lagi, jadi masih 50:50 itu mimpi atau real, tapi kalo taek jadi suaminya, itu juga rada ngeganjel hati, walaupun aku team taek tapi aku masih cukup yakin Jung Hwan jadi suaminya...

      semangat, dan TEAM TAEK ataupun TEAM JUNGHWAN kelar ini drama jangan ricuh ya, wkwkwk

      Delete
    2. gak papa kok. sambil nunggu minggu depan aku ama temen2 aku emang lagi bikin kompetisi antar kami, buat nyari clue sama teori2 yg mendukung team masing2 tapi yg penting disini sih perasaan deuksun. kata temen aku, gak masalah endnya kyak gmana ya penting adil aja buat junghwan dan teak, gak ada yg saling nyakitin.
      aku coba ngereview kembali adegan kiss itu sama adegan taek nanya deuksun, dan sekeras apapun aku yakinin diri kalo itu mimpi, clue-nya jelas-jelas blg kalo emang itu real. #syoksendirijugapassadar
      apalgi waktu adegan deuksun buka mata, dia kyaknya mau jelasin knp dia bisa tdur dikamar taek (soalnya kan seharian taek selalu nyuruh deuksun buat balik kerumahnya) tapi gak jadi ngelasinnya soalnya tangan taek genggam tangan dia.
      aku mah ngedukung team junghwan tp ikhlas kok kalo emang deusun ama taek. #nangisdarah

      Delete
    3. nah masih belum jelas kan itu mimpi atau real, kemungkinan real ada banget..
      sama aku juga buat teori" sendiri, ya kita liat nanti saja di 2 episode terakhir.. tapi pas liat episode 18, kok gua nyesek ya, pas liat junghwan diem merhatiin deok sun, apalagi pas deok sun latihan pake hanbok buat olimpiade, si junghwan sampe ngintip di jendela, haduuuh sampe mau nangis...

      mudah"an endingnya sama" enak, buat ketiganya... ini drama bukan drama pembunuhan tapi penontonnya disuruh mikir sampe buat teori"... :v

      Delete
    4. iya aku juga setuju. kta aja suka banget ama deuksun gimana cowoknya! yang terbaiklah buat drama ini.

      Delete
  12. Makin ngegemesin nih drama. Tetap dukung junghwan

    ReplyDelete
  13. Gosh...
    Ini drama.. maniiisss banget family story nya.
    Jd pengen suami sifatnya ky appa kim :D *inimimpi

    Fase hidup para geng ssamundong bener2 kliatan alami yaaa... ish, daebak!!!

    Sy pikir, kiss scene itu bs jd real. Wkwkwk...
    Taek yg tidur duluan, bisa jadi pas duksun mau pergi, eh taek ngigau apaa gt yg bkin duksun nda jd pergi. *deja vu sm adegan di noble my love :p
    Siapa orang yang kau sukai, kau khawatirkan. Dari situ sih kuncinya.
    Namanya anak muda jaman segitu, cinta monyet kan belum tentu beneran bertahan lama ky jung hwan. Bisa dengan cepat berubah2.
    Bisa jadi duksun ky gt sih. Dia masih belum bisa menetap di satu orang. Buktinya? Impian aj dia belum punya.
    But, well.. qt liat lah 2 ep ntr. Gmn jurus terakhir.
    Mari kita nikmati saja drama ini sampai akhir. Supaya nda ada yang namanya ejek2an & patah hati :)

    ReplyDelete
  14. yang mau download cepet di sini ajaaa http://www.freemoviesub.com/2016/reply-1988/ pake yang openload ajaa, paling cepet diantara direct link yang lain.

    ReplyDelete
  15. menurut aku sih mungkin akal akalan PD-nim aja ...inget yg waktu reply 1997 ? akan di situ kakaknya yoon jae suka sama shi won ada pasti ada yg ngira kakanya yoon jae bakal jadi suami shi woo karna shi wo deket dan pacaran sama kakanya yoon jae...intinya itu hanya buat kita bingung sajan itu menurut sya :))

    ReplyDelete
  16. meskipun team taek aku rasa suaminya tetap jung hwan.. aku liat future husband kayak junghwan gak ada mirip taeknya rasa-rasanya.. karena aku terlalu menyukai taek jdi kayaknya tau lah sifat2nya taek hahaha #jadi sok tau pula.

    ReplyDelete
  17. Aku emang yg di tim abu abu sih trsrrah deoksun sama sapa.. tp hati yg paliinngggg dalemmmm tetep lebih rido klw deoksun sama junghwan ketimbang sama taek..haha
    Team junghwan semangat
    Team taek semangat
    Haha

    ReplyDelete
  18. Drama paling smart yang pernah aku tonton, Reply 94 & Reply 97 udah jelas dari awal pasangannya siapa. Yang ini bikin galau.
    Tapi tetep dukung team JW

    Thx for the fast recaps ya mba 😊

    ReplyDelete
  19. RYU JUN YEOL aktingnya bagus...kharismanya bertebaran..gak nahan..cakep gak cakep... keren..kece badai... apalagi di ep18..nambah kece maksimal... walaupun scene2nya nyebelin banget bikin kezel tapi gak pernah bosen liat pesonanya junghwan/junyeol...

    ReplyDelete
  20. Mksh airin sinopsisny,,,ak slalu setia nunggu sinop ataupun spoilerny dr,kamu.semangat ya,,tinggal 2 episode lagi.bener2 drama ini menguras emosi.dr eps 1-18 otpnya gak ada kemajuan sama sekali.kalah sama pemeran pendukungnya ky sun bora dan jung bong mi ok,dr pacaran sampai putus.ni otp ny adem ayem dr dulu,,jd bikin galau sdr menguras emosi di hati.hehehehehehe
    Smoga 2 episode terakhir di banyak in adegan dok sun ama jung hwan,,biar bisa nyembuhin kegalauan selama berminggu2 ini.

    ReplyDelete
  21. hai airin..tau judul bgm pas scene jung hwan liat taek ngerokok di atap itu tidak? suka bngt ma lagunya...

    ReplyDelete
  22. Kalo saya gak masalah daeok seon bakal dgn siapa krn yg saya nikmati prosese ceritanya sangat menyentuh apa lagi pas scane deok seon dgn ayah nya...
    orang tuh itu cuma ingin anak2 nya hidup sehat dan bahagia itu saja impian mereka..
    Jadi makin salut dgn penulisnya kayaknya drama ini benar2 di tulis dari hati ...heheee

    ReplyDelete
  23. Ada yang tau gak lagu yang diputer no eul pas ganti baju?

    ReplyDelete
  24. Untuk ep 17, suasananya hangat, terlebih lagi karakter oppa jungpal yg hangat. Cuek cuek tp, ternyata orgnya perhatian. Sangat perhatian malah. Hatinya baik, hangat, dan tak mau org yg disayanginya terluka..mmmm oppa..
    N untk para ibu2 dan bapak2, juga, perannya keren. Jadi, ke inget rumah di kampung #homesick. Sedih.. bnyk air mata pokoknya di ep. Ini. Hehehe..

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story