[Review] J-Movie: Orange (2015)


Annyeong~
Here again, akhirnya aku punya waktu menonton J-Movie dan kemarin aku baru menyelesaikan sebuah J-Movie yang aku yakin adalah movie yang ditunggu fans Drama/Movie Jepang. ORANGE.
Sebenarnya aku juga baru menyelesaikan movie My Love Story, tapi entah kenapa nge-review Orange lebih asyik HAHHAHAHAHHAH.
Aku tidak tahu apakah karena aku tidak membaca manga-nya atau bagaimana, movie ini cukup membuatku puas dari beberapa live action movie yang tayang tahun kemarin dan sebelumnya.
Mungkin karena memang aku tidak terlalu tahu cerita manganya, jadi aku menikmati Orange.

Orange adalah J-movie yang tayang di Jepang 12 Desember 2015 dan merupakan teenage movie yang cukup sukses di bioskop Jepang. Bahkan akan dibuat animenya dan sebentar lagi tayang! YAI!!! Aku suka kalau movie keluar duluan dari animenya, jadi pas nonton animenya nanti lebih bisa menjelaskan ini dan itunya kenapa kekkekekekek.
Orange diadaptasi dari manga berjudul sama karya Ichigo Takano dan dibuat menjadi live action movie oleh penulis Arisa Kaneko (Helter Skelter, Rough, Train Man) dan disutradari oleh Kojiro Hashimoto (Kimi ni Todoke, Cobalt Blue).
Movie ini dibintangi oleh 2 bintang jepang yang sedang hangat, Yamazaki Kento (No Longer Heroine, LDK, Death Note, Mare) dan Tsuchiya Tao (Rurouni Kenshin, Mare, Ouran High School Host Club). Keduanya membintangi Asadora Mare yang tayang tahun kemarin dan menjadi cukup populer di Jepang. well, biasanya pemain asadora memang menjadi sangat populer XD.
Aku juga sempat ingin menonton Mare tapi karena episodenya sangat panjang, sampai sekarang nggak jadi hahahhahha, tapi aku tahu kalau Tao dan Yamaken married di Mare dan bahkan di dunia nyata mereka pacaran lho, KYAAAAAAAAAAA!!!

Orange sendiri menceritakan tentang seorang gadis bernama Naho Takamiya (Tsuchiya Tao) yang hari itu memasuki tahun keduanya di SMA, dalam perjalan di hari pertama masuk sekolah, ia menatap bunga sakura di jalanan dan menemukan sebuah surat dalam tas-nya.
Saat di kelas, ia membaca surat itu dan menemukan ada yang aneh dengan surat itu. Surat itu dikirim oleh Naho Takamiya, dirinya sendiri dari masa depan, 10 tahun kedepan. Awalnya Naho mengira itu hanya permainan anak yang iseng padanya.

Dalam surat dikatakan kalau akan ada anak pindahan di kelas mereka, dari Tokyo bernama Kakeru Naruse (Yamazaki Kento) yang akan duduk di sebelahnya dan beberapa detik kemudian benar-benar ada siswa pindahan bernama Kakeru Naruse dan duduk disebelahnya.
Setengah percaya setengah tidak, Naho merasa kalau ini sebuah kebetulan. Naho adalah gadis yang kalem dan dia tidak terbuka jadi dia tidak menceritakan pada teman-temannya.
Bahkan saat surat mengatakan harusnya mereka tidak boleh mengajak Kakeru nongkrong bersama, Naho tidak mengatakan apa-apa dan melihat Kakeru yang bahagia bersama mereka, ia lega karena tidak terjadi apa-apa dan Kakeru juga terlihat menikmatinya.
Tapi setelah kejadian itu Takeru tidak datang ke sekolah selama 2 minggu.

Naho juga adalah gadis yang tidak percaya diri dan kalau bisa ia tidak ingin menyebabkan masalah pada orang lain. Dalam surat dikatakan mengenai dirinya yang akan jatuh cinta pada Kakeru hari itu dan ia menjadi kepikiran. Ia juga tahu mereka akan kalah dari pertandingan baseball karena dia menolak menjadi pemukul. Meskipun Naho tidak ingin percaya pada surat itu, tapi akhirnya ia memberanikan diri untuk mengambil resiko atau mungkin lebih tepatnya membuktikan lagi itu benar atau tidak. Jadi dengan menahan rasa ego-nya, ia maju menjadi pemukul di saat terakhir dan ajaibnya ia berhasil melakukannya dan kelas mereka menang.

Mengenai Naho yang jatuh cinta pada Kakeru, hal itu tidak bisa dihindari. Karena kakeru orangnya peduli dan perhatian pada Naho, dia tahu sepatu Naho kesempitan dan kesulitan mengenakannya sehingga kakinya lecet. Saat Kakeru mengobati kakinya yang lecet, Naho mengatakan ia tidak mengatakannya pada siapapun karena ia tidka ingin menjadi beban orang lain. Ia selalu berusaha untuk tidak membuat masalah bagi orang lain.
Kekru mengatakan ia melihatnya, ia tahu Naho yang menolak roti kesukaannya karena semua orang suka roti itu, dan ia juga tahu Naho yang kesakitan karena kakinya terluka. Dan karena hal itu lah Naho menjadi menyukai Kakeru, ia juga mengatakan pada Kakeru kalau ia melihat Kakeru.

Sejak saat itu Naho selalu mengikuti apa yang ditulis di surat, apa yang harus ia lakukan dan apa yang harus ia hindari. Seperti membuatkan bekal untuk Kakeru meski akhirnya ia kesulitan memberikannya, karena Naho ini tipe-nya dibilang pemalu sebenarnya nggak pemalu juga, mungkin lebih ke arah ragu-ragu. Ia berusaha memberikannya saat teman-temannya tidak melihat, sayangnya tentu saja karena itu sekolah jadi rame.
Ia tahu Naho dimasa depan mempunyai penyesalan karena itu Naho masa depan ingin mengubah takdirnya dengan bantuan Naho agak penyesalan itu tidak ada. Memikirkan hal itu membuat Naho mempunyai keberanian. Karena dirinya dimasa depan punya begitu banyak penyesalan akan Kakeru, itu membuatnya mempunyai keberanian sekarang.

Karena ia mulai jujur, hubungannya dengan Kakeru menjadi membaik. Ia bahkan tahu apa yang terjadi selama 2 minggu Kakeru tidak masuk sekolah saat itu, karena ibunya meninggal dunia di hari mereka hangout bersama. Hal ini membuat Naho merasa dirinya gagal, harusnya ia menghentikan teman-temannya yang mengajak kakeru.
Hal ini membuat Naho menjadi merasa kalau masa depan tidak akan berubah, tapi ia berusaha untuk mengubah sesuatu dalam dirinya agar ia berani. Pada akhirnya ia memberikan bento yang ia buat untuk Kakeru, tentu saja Kakeru sangat senang menerimanya, bahkan Naho berjanji akan membuatkannya setiap hari.
Dari sana aku sudah bisa melihat kalau Kakeru menyukai Naho. senyuman Yamaken mengalihkan duniaku HAHAHHA.

Sementara itu Naho di masa depan terlihat bertemu dengan teman-teman lama SMA mereka.
Naho di masa depan sudah menikah dengan Suwa dan memiliki 1 orang anak.
Mereka akan pergi ke suatu tempat, yaitu rumah Kakeru.
Kakeru di masa depan sudah meninggal dan sepertinya teman-temannya menganggap kalau itu adalah kesalahan mereka. Karena Kakeru meninggal karena bunuh diri. Ia bahkan meninggalkan surat untuk neneknya, meminta nenek mengatakan pada temannya kalau ia meninggal karena kecelakaan T___T
Karena itu Naho merasakan banyak penyesalan dan ingin mengubah sesuatu di masa lalunya. Karena menurutnya, kalau dia lebih berani dimasa lalu, ia akan bisa mencegah hal itu. Karena kakeru yang tidak ada dimasa depan, terasa kosong dan meninggalkan luka yang sangat dalam.

Naho menemukan saingan cintanya saat seorang senior yang cantik, Ueda senpai menyukai Kakeru.
Ueda senpai selalu ada disekitaran Kakeru dan bahkan menembaknya, Kakeru mengatakan ia akan menjawabnya saat istirahat siang (kalo ga salah). NAho tahu akan hal itu karena itu tertulis di surat yang memintanya membuka sesuatu di penghapus yang ia pinjamkan pada Kakeru.
Naho sebenarnya sudah akan membukanya saat ia dipanggil untuk piket. Naho ini anaknya baik, jadi karena itu tugasnya ia mendahulukan tugasnya dan tidak jadi melihat sesuatu di penghapus itu.

Kakeru sebenarnya menantikan Naho melihatnya dan ia kelihatan sedih karena Naho tidak melihatnya.
Naho menyelesaikan piketnya dengan cepat dan kembali ke kelas, tentu saja membaca pesan tersembunyi Kakeru yang menanayakan apakah ia harus kencan dengan Ueda atau tidak.
Sayangnya Kakeru tidak ada disana lagi jadi Naho meletakkan jawabannya di loker sepatu Kakeru. Dan Kakeru baru melihatnya sore harinya, setelah ia menerima pernyataan cinta Ueda. Naho menjawab 'tidak'.
Naho tahu kalau itu terlambat, karena mereka melihat Kakeru menerima Ueda. Ia menangis karena masa depan tidak bisa di ubah.

Sejak saat itu Naho kembali kehilangan rasa percaya dirinya. Melihat Kakeru pacaran dengan Ueda senpai, hatinya sakit. Ia bahkan selalu menghindari Kakeru. Ia menolak bicara dengannya dan kalau Kakeru mau bicara dia selalu mencari alasan untuk pergi. Tapi diam-diam dia memandangi Kakeru dan kalau Kakeru melihatnya dia akan lari.
Sebenarnya Kakeru juga punya sesuatu yang ia ingin bicarakan dengan Naho,sayangnya Naho selalu kabur. Untung saja Suwa dkk membantu keduanya berbaikan lagi.
Dari surat, Naho dimasa depan memintanya untuk tidak menghapus satu kenangannya, yaitu melihat kembang api bersama Kakeru di hari festival.

Setelah keduanya berbaikan, Naho tahu kakeru sudah putus dari Ueda senpai dan bahkan Kakeru mengatakan kalau dia menyukai seseorang sekarang tapi Naho terlalu innocent untuk mengetahuinya, siapa HAHHAHAHHHA. Dan mereka berjanji melihat kembang api bersama, di kolam renang.
Tapi si Ueda yang cemburu pada Naho mengerjainya malam dimana mereka akan melihat kembang api, sehingga Naho terlambat kesana, untungnya Kakeru belum pulang dan keduanya untuk pertama kali berlari bergenggaman tangan dan bahkan meski mereka sudah menyadari mereka sedang genggaman tangan, Kakeru tidak melepaskannya sama sekali. KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!
Adegan ini romantis banged, saat merea berdua saling memandangi, tersenyum dan menikmati kembang api dimana mereka tetep holding hand. KYAAAAAAAAAA!!!!!!!!! Oksigen mana Oksigen!!!

Sejak itu keduanya menjadi dekat, bahkan teman-teman mereka juga sepertinya sudah tahu, jadi saat matsuri, teman-temannya sengaja sibuk dan nggak datang jadi Kakeru dan Naho hanya pergi berdua menikmati festival. Keduanya sangat bahagia dan menghabiskan waktu sampai malam. Mereka terkurung di kuil saat hujan deras dan disana Naho mencoba membuat Kakeru membicarakan tentang ibunya, karena Naho masa depan mengatakan Kakeru tidak pernah mau membicarakan tentang ibunya.

Meski Kakeru mengatakan kalau ia tidak mau membicarakannnya, akhirnya Kakeru menceritakan apa yang terjadi. Sehari sebelum sekolah ia dan ibunya bertengkar dan dia mengatakan hal yang buruk pada ibunya, ia kesal karena ibunya selalu memutuskan sendiri segala sesuatu bahkan tidak memperbolehkannya ikut kegiatan klub. Ia merasa ibunya menyebalkan dan bahkan saat ibunya mengirim pesan saat mereka hangout, ia tidak membalasnya / atau dia membalasnya tapi cuek gitu.
Dan sepertnya sorenya harinya ibunya meninggal, bunuh diri.

Singkat cerita, ternyata yang menerima surat dari masa depan bukan hanya Naho, tapi Suwa juga. Dia selama ini juga ikut membantu diam-diam tanpa tahu kalau Naho juga menerima surat yang sama. Suwa memperlihatkan suratnya, tapi menyembunyikan lembar terakhir yang berisi tentang perasaannya pada Naho, Suwa masa depan menulis kalau ia menyukai Naho, sangat menyukainya dan kadang ia merasa cemburu kalau melihat Naho dan Kakeru akrab. Tapi melihat tangisan Naho di hari kematian Kakeru, Suwa menyesal dan berharap mereka bersatu, jadi Suwa masa sekarang ingin membantu keduanya untuk tersenyum. Karena tidak aad Kakeru dimasa depan terasa kosong.

Setelah tahu mereka berdua menerima surat dari diri mereka dimasa depan, mereka berdua saling membantu untuk membuat Kakeru tetap tersenyum. Termasuk perasayaan ulang tahun Kakeru yang jelas banged kalau mereka ingin memberikan hadiah yang sudah ditebak Kakeru hehehhehehe.
Perayaan ulang tahun Kakeru dilakukan di kelas dan suwa memberikan hadiah yang tak biasa, buket bunga HAHHAAHHHAH. Tapi itu memang apa yang diminta Kakeru, karena katanya dia akan memberikannya pada Naho. Karena itu setelah perayaan mereka sengaja meninggalkan mereka berdua.
Sweet banged deh yamaken malu-malu gitu keekkekekeke.

Suwa dan Naho masih melakukan misi mereka untuk membuat Kakeru tersenyum dan tidak menyesal sehingga kematian mungkin bisa dihindari.
Dalam surat dikatakan kalau Kakeru akan menyalahkan diri sendiri karena mereka kalah dalam pertandingan lari. Suwa dan Naho berusaha membuat Kakeru tidak ikut pertandingan, tapi Kakeru percaya diri akan hal itu. Suwa dan NAho akhirnya menceritakan mengenai surat masa depan pada teman-teman mereka, dan meski awalnya mereka tidak percaya, tapi mereka memutuskan percaya karena itu adalah Naho dan Suwa. Mereka berlima membantu Kakeru dan menawaran diri sebagai pelari juga di pertandingan lari estafet.

Kakeru mungkin terlihat dekat dengan temannya, tapi sepertinya masih ada jarak, sama seperti Naho, dia tidak mau yang lain khawatir dan menyembunyikan luka kakinya. Tapi yang lain tahu akan hal itu. Saat festival olahraga itu lah Kakeru mengakui kepada semuanya kalau selama ini ia berbohong. Kakeru mengatakan pada temannya kalau ibunya sudah meninggal di hari pertama dia masuk sekolah dan ia juga menceritakan bagaimana sedihnya dia.
TApi tentu saja teman-temannya mengerti dirinya dan mereka semuanya berakhir dengan senyuman di hari itu, karena mereka berhasil memenangkan pertandingan. Dalam surat dikatakan kalau kelas nggak menang karena Kakeru jatuh disaat terakhir. Disini Kakeru jatuh juga, tapi ia bangkit karena semangat teman-temannya.

Itu adalah hari yang menyenagkan bagi persahabatan mereka, tentu saja bagi Naho dan Kakeru juga.
Saat Kakeru terluka, Naho membantu mengobatinya dengan menutup lukanya dengan plester.
Aku deg degan banged saat adegan ini, sumpah HAHAHHAAHHAAHAHAHA..
Jarak wajah mereka cukup dekat dan melihat ekspresi wajah Kakeru yang beneran suka sama Naho itu lhoooo aduuuuuuuuuuuuuuuuuuh, Yamakeeeen, aku tuh bukan fans kalu, tapi kalau gini jadinya kan aku jadi ngefans huhuhuhuhu.
Manis banged ciuman pertama mereka, meski dipipi, tapi sangat manis.
Tentu saja Kakeru menjadi orang yang paling bahagia KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!

Dalam surat dikatakan ada hari dimana Naho seharusnya tidak bertengkar dengan Kakeru. Naho sebenarnya sudah berusaha menghindarinya, tapi mereka tetap bertengkar hari itu.
Mereka masih saling menyapa keesokan harinya, tapi tidak terlalu dekat. Dan Naho ingat apa yang ditulis di surat itu, mereka bertemu di loker sepau, saling menyapa, dan itu adalah terakhir kalinya Kakeru bicara padanya sebelum ia meninggal.
Tentu saja hal ini membuat Naho menjadi sangat takut, karena waktu kematian Kakeru semakin dekat. Karena itu ia berusaha memberanikan diri mengajak kakeru bicara dengannya. Meski awalnya Kakeru menolak, tapi Naho memaksa.
Dan disalah Naho mencurahkan semua isi hatinya selama ini, bagaimana ia sangat senang saat Kakeru mengatakan kalau Kakeru 'melihatnya' dalam artian menyadari sesuatu tentangnya, dan disana juga Naho mengatakan kalau ia menyukai Kakeru.
Disana juga Kakeru mengatakan perasaannya pada Naho, perasaan bersalahnya pada ibunya karena ia menjadi anak yang sangat tidak baik.
Keduanya berakhir dengan berpelukan. Sediiiiiiiiiih banged yang ini, aku ga bisa cerita panjang lebar, ada bagusnya di tonton hehehhehehhe.

Sementara itu, dimasa depan, 5 sahabat menangis dijalan, sepulangnya mereka dari rumah Kakeru. Mereka masing-masing menangis dengan penyesalan yang amat dalam akan kematian Kakeru, karena pada kenyataannya Kakeru benar-benar bunuh diri malam itu. Setelah ia menemukan sesuatu dan Kakeru mengendarai sepeda dengan kencang di jalur lintasan Bus dan tertabrak disana.
Naho benar-benar merasa terluka untuk kesekian kalinya dan disanalah Suwa menyarankan untuk menulis surat pada diri masa lalu mereka, untuk mengubah takdir. Malam itu Naho dewasa menulis dan keesokan harinya, ia dan Suwa menguburnya dan mereka berdoa agar surat itu sanpai pada diri mereka di masa lalu.

Dihari kematian Kakeru, mereka berjanji untuk bertemu malam itu. Suwa memastikan klau Kakeru akan datang dan mereka akan berkumpul dengan begitu, Kakeru mungkin tidak akan berfikiran bodoh.
Sementara itu Kakeru di rumah masuk ke kamar ibunya dan menemukan sesuatu, sebuah rekaman dari ibunya yang meminta maaf karena ibunya selalu egois. Ibu menceritakan alasan sebenarnya kenapa ia egois dan mengambil keputusan sendiri.
Ibu mengatakan kalau ia bercerai dengan ayah Kakeru itu karena Kakeru sering dipukuli sejak kecil. Ia meminta Kakeru tidak masuk klub apapun itu karena Kakeru tidak punya teman dan sepertinya sering diremehkan gitu. Ia juga mengajak Kakeru pindah dari tokyo karena Kakeru tidak punya teman disana dan berharap disini mereka punya teman. Ibu melakukan semuanya untuk Kakeru sebenarnya dan Kakeru terlambat menyadarinya. Ini membuatnya dia terpukul.
Malam itu, teman-teman sudah menunggu Kakeru dan Kakeru tidak datang. Mereka menguhubunginya tapi tidak bisa.
Dan Kakeru terlihat mengayuh sepedanya dengan kencang.

Lalu apa yang akan terjadi?
Apakah Kakeru akan meninggal dunia?
Apakah Naho dan teman-temannya bisa menyelamatkan Kakeru?
Apa yang akan terjadi?

NOTE : POSTINGAN DIBAWAH INI MENGANDUNG SPOILER ENDING!

Mungkin benar alasan kenapa aku menikmati Orang adalah karena aku belum membaca manganya HAHHAHHAHAHAHHA.
Bagaimana yang sudah membaca manga? Apakah kalian puas dengan movie ini?
Movie ini termasuk movie yang lambat dan sepertinya bagi yang ga suka movie lambat akan bosan menontonnya.
Tapi Orange sangat aku rekomendasikan XD

Yamazaki Kento's Everywhere~
Masih ada buanyak movie Kento yang belum tayang dan belum ada link donwload-nya, kita harus bersabar minna-san XD
Orange tentu saja menjadi salah satu yang paling aku tunggu. Dan untuk next movie yang akan rilis, jika harus memilih satu, aku memilih Your Lie In April sebagai movie yamaken yang paling aku nantikan hehheheehheh.
Karena aku sudha menonton animenya, jadi aku berharap tidak mengecewakan :))

Chemistry Yamaken dan Tao dapet banged lhooooo!!! Apa cuma aku yang merasa kalau chemistry mereka oke ya? HAHHAAHAHHA
Awalnya saat melihat teasernya, aku merasa terganggu dengan gaya bicara Naho yang gimana ya, kayak dibuat-buat gitu imutnya HAHAHHAHHAHHA. Makanya aku fikir, aduh, kayaknya kok aku ga bakalan tertarik ya.
Tapi ternyata setelah ditonton, karakter Naho memang seperti itu. Dia kalem-kalem gimana gitu, pemalu tapi gak banged, dia ga pede-an dan selalu memikirkan orang lain lebih dahulu.
Awalnya aku pikir dia tipe yang nggak punya teman tapi ternyata dia akrab dengan Suwa dkk.

Apa cuma aku yang merasa Yamaken cocok dengan karakter seperti Naruse?
Maksud aku, biasanya kan dia mainnya cowok keren gitu, tapi yang Kakeru ini keren sih, cuma bukan populer, dia lebih ke kalem dan malu-malu juga. Aku masuk ke dalam aktingnya kali ini.
Jujur saja aku bukan fans Yamazaki Kento, aku menonton movie-nya juga karena aku menyukai kisah-kisah remaja Jepang. Saat menonton L-DK aku udah merasa aktingnya bagus dibanding flower boys lainnya, tapi ya gitu aja, ga sampai suka banged.
Tapi Orang membuat aku berfikir kalau aku menonton drama/movie-nya selanjutnya. Death Note aja aku nggak nonton lho, karena aku udah suka kebangetan sama movie-nya jadi aku menolak nonton Dramanya HAHHAHAHHAHAAHAHA.

Dan bicara mengenai chemistry Yamaken dan Tao tentu saja, di Mare mereka cocok sekali.
Aku hanya menonton dan melihat beberapa cuplikan Mare dan aku pikir mereka memang sangat cocok.
Beberapa waktu yang lalu aku juga membaca artikel kalau keduanya tertangkap sedang berkencan di private room gitu, ECIEEEEEEEEEEEE!!!
Pantes ya chemistry-nya bagus, mereka pacaran ternyata.
Aku lupa apakah mereka pacaran pas Mare, setelah Mare sebelum Orage,pas syuting Orange atau setelah selesai syuting orange ya? HAHHAHAHHAHAHAHHA
Pokoknya aku ship mereka memang heheheheehehehe

Sebenarnya banyak yang bertanya sama aku mengenai ending movie ini, karena banyak yang tidak mengerti.
Jadi aku mencoba mendalami endingnya dan menurutku endingnya sangat jelas, aku bingung kenapa banyak yang tidak mengerti HAHAHHAHHAAH.
Pertanyaannya adalah, apakah Kakeru dimasa depan masih hidup?
Jawabannya tidak.
Kita bisa melihat Kakeru dimasa depan sudah tidak ada dan itu lah yang membuat Naho dkk merasa menyesal karena tidak peka dan tidak bisa menyelamatkan Kakeru.
Jadi, sad ending donk? Terus gimana? Bukannya Kakeru selamat?

Nah, jika kalian memperhatikan pelajaran sains Naho dkk, kalian akan mengerti.
Bagaimana mengubah masa lalu. Jika seseorang dari masa depan mengubah masa lalunya di suatu titik, maka sebuah dunia baru akan terbentuk, dunia paralel. Dunia yang akan lama tetap ada.
Jadi intinya, dunia masa depan Naho dimana dia menikahi Suwa dan Kakeru meninggal, itu masih ada.
Dan dunia dengan masa depan baru dimana Kakeru masih hidup, juga ada. Didunia dengan masa depan baru itu Naho dan Kakeru saling mencintai dan Suwa tidak cemburu, karena melihat bagaimana penyesalannya dimasa depan lama, senyuman kakeru dan Naho adalah yang ia inginkan.
Jadi intinya apa? Ya, ini Happy ending.
Di masa depan, Naho dan teman-temannya juga terlihat tersenyum, karena mereka tahu kecelakaan itu dapat dihindari dan ada masa depan baru yang menunggu masa remaja mereka.

Ngerti kan?
HAHHAHAHAHAHHHAHAHAHA.
Aku rasa banyak yang bingung karena hal itu LOL.
Kalau nggak salah saat live action ini diumumkan aku sempat mengecek ending manga-nya dan sepertinya aku melihat Kakeru dewasa didunia masa depan, berselisih jalan atau bagaimana dengan Naho yang menggendong anaknya.
Apakah itu juga dunia paralel atau bagaimana?
Aku nggak baca manganya jadi aku nggak ngerti HAHHAHHAHA.

Satu sih yang kurang dari movie ini, menurut aku ya. OST-nya. HAHAHAHHAHAHHA. Dan BGM.
aku tuh suka movie yang full OST dan BGM. Beberapa adegan di movie ini kosong dan ga ada BGM jadi rasanya kurang nyessssssssss gitu HHAHAHAHA.
Tapi afterall bagus kok, aku bahkan baru tahu kalau dutradaranya dari Kimi Ni Todoke, pantes aku menyukainya. Ada aura-aura Kimi ni Todoke disini.
No Kiss, tapi manis kalau di Kimi ni Todoke. Disini ada sih, kiss pipi yang manis banged. Aku masih belum move on dari wajah Kakeru yang menatap Naho saat mengobati lukanya.
KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAa!!! Manis banged deh !!!!

Awalnya aku bingung sih kenapa judulnya Orange. HAHAHAHAHA.
Orange kan identik dengan jeruk oren ya, disini sama sekali nggak ada jeruk HAHHHAHHAHAHA.
Ternyata itu karena ada bukit di kota itu yang sangat indah disaat musim semi, dimana seluruh Kota ditutupi bunga sakura dan saat sunset langit akan terlihat orange.
Ending dua dunia ini juga berakhir di Bukit itu. Aku suka ending di dunia paralel, dimana Suwa menjodohkan Naho dan Kakeru heheehheehe.

Okeh, cukup sekian review dari Clover Blossoms.
Semoga kalian menyukainya :)
Aku menunggu animenya nih. Udah lama ga nonton anime jadi bingung mau ngikutin yang mana HAHAHHAA.
Yang Summer Anime aja aku belum cek LOL. Orange Anime termasuk summer anime tahun ini kayaknya XD

SKOR:

Story: 8/10
Opening: 8/10
Ending: 9/10
Akting: 8,5/10
Music: 7/10
Cinematography: 8/10



8 comments:

  1. Aku beneran gangerti sama endingnya wkwkwkwk😂. Tapi entah deh kalo udah nonton ngerti apa nggak wkwkwk. Oiya. Aku rekomen Sakamoto desu ga sama KnK kakk! Aku lagi ngikutin dua anime ini😆
    Makasih review nyaaa😍
    Btw, boleh minta review film junyeol? Hehehe

    ReplyDelete
  2. Makasih reviewnya mbaa, tlg banyakin dong mbaa review2 film yang bagus2 hehehe. Buat koleksi

    ReplyDelete
  3. haloo kak makasiih reviewnya, aku suka bgt tulisan" kakak, enak bgt di baca, oh ya sekedar info kak, klu d manga dijelasi knp judulnya orange, orange itu menggambarkan perasaan naho ke kakeru, kakak ingat kan waktu kakeru beri naho orange juice dan saat itu kakeru nerima cintanya ueda, disitu perasaannya campur aduk, seperti rasa orange juice yg diminum naho, asam,manis, namun juga pahiit, jujur kak buat aku yg udh baca manganya sedikit mengecewakan,terutama bagian arti kakeru dimata teman yg lain kurang menonjol, klu d manganya ada sedikit yg berbeda,wkwk takut spoiler yg pasti arti pentingnya kakeru untuk yg lain lebih menonjol,dan perasaan suwa lebih dijelaskan, recommended bgt mangaanya d jamin ngk bakalan nyesal dan bakalan meweek, wkwk duh panjang bgt, sekali lagi aku suka bgt sma tulisan" kakak, dan ini pertama kali comment biasanya cuma jdi silent reader, makasiih ya kak. tetap semangat , d tunggu tulisan lainnya!!!

    ReplyDelete
  4. Jujur sebagai orang yang udah baca manganya, film ini agak mengecewakan. Banyak adegan yang di skip, terutama scene Suwa x Naho yang sebenarnya manis banget. Terus kok yang dapat surat cuma Suwa sma Naho aja, padahal Hagita dll juga dapat. Aku juga agak kecewa sama akting Tao di sini, abisnya suaranya dibikin-bikin gitu, dan dia menurutku gak cocok berperan sbg cewek lemah lembut, lebih cocok berperan sbg cewek badass dan sangar kayak di RK, Suzuki Sensei. Yah, tapi itu menurutku aja sih. Selebihnya, movie ini cukup bagus kok emang :)

    ReplyDelete
  5. Ah iya kak aku rada2 bingung juga sama endingnya tapi pas baca reviewan kakak aku baru ingat tentang pelajaran dunia paralel mereka itu hahahhahaha baru ngeh aku padahal udah berulang kali ngulang adegan ending karna nggak ngerti2 😂

    ReplyDelete
  6. bingungnya di film ga trlalu jelas kakeru meninggal ato nggak hbis di selamatin masa lalunya. soalnya pas di endingnya adegan di masa depan, kakeru tetap ga ada. akunya yang gagal paham ato gmn, ga tau dehh. so far bagus sih, emng agak lamta dan durasinya smpe 2 jam, klimaksnya kurang greget mnurut aq. blm lgi cerita yg kyaknya memberi gambaran bunuh diri jdi pelarian ga bisa nyelsaain masalah. semoga jdi pelajaran jgn mudah mkir gitu penontonya, krna bkal ada yg menyesaal kalo mati konyol, pdhl masih bnyak banget org yg peduli.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan pas pelajaran fisika gurunya menjelaskan mengenai masa depan. Jadi kalau kita bisa mengubah masadepan, yang akan terbentuk masadepan baru di dunia paralel.
      Misalnya kita di tahun 2016, ingin mengubah masa depan dengan mengubah masa lalu di tahun 2010, nah masa depan kita di tahun 2016 tetap sama (intinya, Naho di masa depan yg ngirim surat, masa depannya sama, akeru meninggal dia nikah sama Suwa).

      Nah, sementara yang di kita yang di 2010, kita memulai perjalanan hidup baru dengan masa dean yang berbeda (Naho yang SMA, karena berhasil menyelamtkan kakeru, masa depannya beda lagi, dengan kakeru yang hidup).

      Intinya ada 2 masadepan disini, dunia paralel. Satu dimana Kakeru meninggal, yang satu dimana kakeru hidup. Gitu.

      Delete
  7. mau nanya dong info nya, emang bner ya kento pcaran sm tao? sumpah pnasaran bgt, aku ship mreka bgtt,

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story