[Review] Chinese-Taiwanese Movie: At Cafe 6 (2016)


Aku jarang sekali menonton movie Cina atau Taiwan, jadi belakangan aku tertarik mencoba movie dari 2 negara tersebut. Berawal dari teman di twitter yang nge-tweet kalau dia nggak suka ending movie ini dan gagal menarik perhatiannya sebagaimana You are the Apple of My Eyes dan Our Times, aku jadi tertarik menonton dan bertanya-tanya, memangnya ada apa dengan paruh terakhir movie ini, kenapa katanya ga bagus? hehhehehehe

Dan karena ini coming-of-age-movie, banyak yang membandingkan movie ini dengan beberapa youth movie yang populer seperti You are the Apple of My Eyes, Our Times dan Cafe Waiting Love. Kalau melihat teaser dan still-nya, memang mirip kelihatannya, tapi sebenarnya movie ini berbeda.  Tapi karena banyak yang bilang mirip, tentu saja kita penasaran kan ya, scara kita suka banged sama 3 movie itu. Dan aku-pun mencoba menonton dengan tidak membayangkan kalau ini mirip 3 movie yang sudah aku tonton diatas. Dan aku rasa ini movie berbeda, dan mengambil jalan ending yang berbeda dengan movie yang lain.

Jika kita punya Your are the Apple of My Eyes, sebuah movie yang membuat banyak orang menangis karena endingnya, movie yang mengajarkan bahwa cinta tak harus memiliki, bahwa melihat orang yang kita cintai bahagia adalah kebahagiaan kita tersendiri, atau Our Times, movie dengan happy ending meski butuh bertahun-tahun lamanya, kenangan cinta pertama yang tak pernah padam, sebuah movie yang mengajarkan mencintai tanpa syarat, atau Cafe Waiting Love, sebuah movie yang memperlihatkan bahwa cinta bisa menunggu, bahwa meski kita tak ragu mengatakan cinta, persahabatan adalah jawabannya, dan saat orang itu menghilang maka kita baru menyadari itu cinya, maka kali ini hadirlah At Cafe 6, sebuah movie yang mengajarkan bahwa hubungan cinta jarak jauh kadang tidak akan berhasil sekuat apapun kita mencoba, perbedaan kadang indah tapi membuat kita berpisah, sebuah cinta pertama yang berakhir menjadi tragedi.

Aku mengatakan, At Cafe 6 adalah cinta pertama yang berakhir menjadi tragedi. Dari hal itu maka kalian yang berencana menonton movie ini, siap-siap perasaan diaduk-aduk dengan kisah cute, sweet, perjuangan seorang kekasih dalam hubungan jarak jauh, kebencian akan beberapa tokoh, baper abis dan menangis saat endingnya. HAHAHAHAHA. Ini movie bikin baper, sumpah! XD

Dan bagiku, ini pertama kalinya aku menonton sebuah movie dimana aku membenci tokoh utama wanita-nya HAHHAAHAHAHA. Dan berdoa agar sang lead male nggak jadian sama lead female di ending LOL.
Dan ternyata ending movie ini bikin shock. Aku terngaga saat endingnya HAHHHAHAHA.

Sangat sulit mencari info movie ini, bahkan di asianwiki dan dramawiki nggak ada halaman yang membahas movie ini. Bahkan di page wikipedia nggak ada tautan ke aktor-aktornya T__T

At Cafe 6 adalah sebuah movie yang diangkat dari judul sama dan disutradarai oleh penulis novelnya sendiri, Niel Wu. Dibintangi oleh Dong Zijian, Cherry Ngan, Lin Bo Hong, Ouyang Nini dan Ireine Song, movie ini rilis pada musim panas 2016 di Taiwan dan China.

STORY

"The distance that cant be shorted, the uncertainty that cant be solved."

At Cafe 6 menceritakan tentang kisah dua sahabat, Guan Min Lu (Dong Zijian) dan Xiao Bo Zhi (Lin Bo Hong) yang termasuk siswa nakal dan mempunyai nilai rendah dikelas. Bersama anak nakal lainnya, mereka sering meribut dikelas, melakukan permainan saat jam pelajaran, bahkan mencuri celana olah raga teman mereka dan memasangnya sebagai topi di patung sekolah. LOL.

Diantara mereka berdua, Min Lu termasuk yang lebih kalem sementara Bo Zhi orangnya asik, suka berteriak dan pokoknya ini tipe temen yang kita kangenin saat SMA HAHHAHAHA.
Min Lu diam-diam menyukai siswi terpintar di kelas mereka, Li Xin Rui (Cherry Ngan). Sebenarnya nggak diam-diam juga sih, dia sering menunjukkannya dengan menatap gadis itu atau mengikutinya saat pulang sekolah HAHHAHAAH.
Sementara itu Bo Zhi tertarik pada teman Xin Rui, Cai Xin Yi (Ouyang Nini) yang tomboi dan tak takut melawan anak laki-laki. Dia adalah gadis yang mereka curi celana olahraganya wkkwkwk.

Mereka berempat sekelas, meski tidak dekat tentu saja mereka saling mengenal. Mereka PDKT dengan cara masing-masing. Min Lu pdkt dengan mengikuti Xin Rui pulang sekolah dan saat ia akhirnya ketahuan, ia memberikan surat cinta pada gadis itu yang ternyata lukisan wajah Xin Rui. Cara Bo Zhi pdkt adalah dengan mengembalikan celana olahraga Xin Yi yang tentu saja ditolak oleh Xin Yi dan juga mengatur pertemuan Min Lu dan Xin Rui, supaya ia bisa berdua dengan Xin Yi HHAHHAHA.
Aku suka banged sama Bo Zhi.

Bo Zhi juga menyarankan permainan kartu kalau Min Lu menang, maka Xin Rui harus mau kencan dengan Min Lu. Xin Rui sih setuju aja, Xin Yi mengkhawatirkannya dan akhirnya ia ikut kencan dimana Bo Zhi juga ikut dan jadilah double date. Meski akhirnya mobil mereka mogok di daerah persawahan dan berujung pada bermain lumpur, mereka berempat.

Min Lu bukannya tidak populer, ada gadis sekelasnya yang menyukainya juga. Yi Ren, gadis yang baik, sayangnya hatinya sudah terpaut pada Xin Rui. Ada sebuah insiden dimana preman-preman mengganggu Yi Ren dan Min Lu & Bo Zhi menyelamatkannya dari preman itu. Sayangnya keesokan harinya, Bo Zhi dihajar habis-habisan dan Min Lu terlambat menolongnya, jadi Bo Zhi sudah cukup parah terluka. Ia harus dirawat di rumah sakit beberapa lama. Dan berkat itu, sepertinya hubungannya dan Xin Yi berjalan lancar karena Xin Yi membantunya belajar.

Sementara hubungan cinta Min Lu dan Xin Rui juga berjalan lancar karena ternyata Xin Rui juga menyukainya. Mereka mulai pacaran dan berjanji akan masuk ke universitas yang sama. Sayang sekali, nilai Min Lu tidak mencukupi dan beruntung dia bisa masuk universitas lokal, sementara Xin Rui meninggalkannya dan kuliah di Taipei. Dan jadilah mereka melakukan hubungan jarak jauh.

Dan disinilah masalah baru dimulai. Kisah cinta manis masa SMA kemudian berubah menjadi betapa beratnya hubungan jarak jauh. Kata orang hubungan cinta jarak jauh tidak akan berhasil, itulah yang diangkat menjadi tema pada paruh kedua movie ini.
Hubungan cinta jarak jauh Min Lu dan Xin Rui awalnya berjalan lancar dan manis. Tapi lama kelamaan, mereka menjadi jauh. Hal ini terjadi karena saling pengertian mereka kurang.

Min Lu harus bekerja paruh waktu setiap hari demi untuk melihat Xin Rui di Taipei, ia menabung dan naik kereta api kesana, ongkosnya mahal jadi ia harus bekerja kalau tidak ada les kuliah. Hanya sekali jalan biayanya sudah menghabiskan uang kerja sambilannya. Sementara Xin Rui sepertinya tidak mengerti akan hal itu, betapa sulitnya bagi Min Lu untuk bertemu dengannya. Ia malahan tidak ingin kembali ke kampung halaman setelah selesai kuliah, ia ingin ke luar negeri dan ingin Min Lu ikut dengannya. Tentu saja tidak akan semudah itu. Dan hal itu membuat pertengkaran diantara mereka.

Sementara itu, Xin Rui yang jauh dari kekasih butuh kasih sayang, disaat ia membutuhkan Min Lu, Min Lu tidak bisa datang secepatnya. Hal itu membuat ia lelah dan memutuskan berselingkuh. Nah aku agak kurang paham, apakah mereka saat itu sudah putus atau belum, tapi dari sisi aku kayaknya Xin Rui selingkuh.
Aku mencoba memahami dari sisi Xin Rui yang membutuhkan orang disisinya, tapi aku tidak bisa simpati padanya, karena aku kasihan pada Min Lu yang butuh tenaga untuk bisa bertemu Xin Rui tapi malah menemukan gadis itu bersama pria lain. Aku tidak bisa simpati pada Xin Rui T____T

Tapi ceritanya tidak berakhir sampai disana, Min Lu sepertinya benar-benar terpuruk karena ia dan Xin Rui kali ini benar-benar putus, bahkan ia tidak mengikuti ujian. Bo Zhi sudah capek banged menasehatinya, ujung-ujungnya dia jadi males juga, karena lama-lama Min Lu menyebalkan, tidak mau mendengarkan kata sahabat. Dan hasilnya sebuah kejadian tak terduga terjadi, membuat Min Lu makin terpuruk lagi.
Dan saat itu Xin Rui kembali padanya.

CAST

"Its an ability to like someone, Its a gift to be liked."

Dong Zi Jian as Guan Min Lu

Dia adalah putera tunggal keluarganya, ia hanya hidup berdua dengan ibunya setelah kepergian ayahnya. Ibunya adalah seorang perawat yang bekerja untuk membesarkan dirinya.
Ia termasuk anak nakal dikelasnya dan nilainya rendah. Ibunya sangat marah saat Min Lu dihukum disekolah karena insiden celana olahraga tapi tidak marah saat ia bertengkar dengan preman demi membela temannya. Ibunya adalah orang yang pengertian.

Aku rasa selama ini perhatian Min Lu selalu pada ibunya sampai ia jatuh cinta pada Xin Rui. Ia menyukai gadis pintar di kelasnya itu dan menjadi stalker sepulang sekolah, mengikuti gadis itu, sampai suatu hari sang gadis mengetahuinya. Min Lu sangat pintar menggambar dan memberikan lukisannya pada Xin Rui sebagai surat cinta. Dengan bantuan Bo Zhi, sahabatnya, hubungannya dan Xin Rui berjalan lancar hingga akhirnya keduanya berpacaran.

Masa-masa pedekate memang masa paling indah kata orang, dan itu terlihat dalam drama ini, betapa manisnya mereka berdua saat masih belum resmi pacaran, malu-malu saat saling mendekati, membuat janji, berpelukan tanpa kata-kata, menonton movie horror berdua dan memberikan hadiah berisi rekaman lagu dengan gaji pertamanya. Pokoknya awal-awal pacaran manis banged.

Setelah keduanya diterima di universitas berbeda, demi bertemu dengan kekasihnya, Min Lu menghabiskan waktu bekerja sambilan disana sini, bahkan kadang ia mengambil shif siang malam demi gaji besar. Hal itu ia lakukan hanya untuk bertemu dengan Xin Rui sehari.
Tapi ternyata Xin Rui mempunyai impian yang lebih besar dari yang ia bayangkan dan itu membuat keduanya bertengkar.

Bo Zhi mengingatkan Min Lu kalau hubungan jarak jauh hanya bertahan 6 bulan, tapi Min Lu percaya pada cinta mereka. Bahkan demi berbaikan dengan Xin Rui, ia berniat membelikan Xin rui seekor kucing yang mereka lihat sebelumnya, jadi Min Lu bekerja paruh waktu lebih rajin. Sampai akhirnya terjadi sesuatu pada Xin Rui, ia datang ke Taipei dan menemukan kucing yang akan ia beli sudah terjual. Ia kecewa dan memutuskan membeli ponsel sebagai gantinya. Sayangnya hari itu ia melihat Xin Rui bersama pacar barunya, bahkan kucing yang rencananya akan ia beli ternyata sudah dibeli duluan oleh pacar baru Xin Rui.

Ditengah kegalauan hati karena patah hati, Mun Lu frustasi dan sesuatu terjadi pada ibunya. Ia tak sanggup menerima kenyataan padahal Bo Zhi selalu ada disampingnya.

Cherry Ngan as Li Xin Rui

Gadis paling pintar dikelas, ia sudah merencanakan masa depannya untuk masuk universitas di Taipei. Ia tahu Min Lu menyukainya dan selalu mendekatinya, awalnya ia tidak peduli, tapi lama kelamaan ia menyukai Min Lu. Ia menunjukkan cintanya pertama kali saat ia mendekati Min Lu dan memelukanya beberapa detik kemudian meninggalkannya. Dan bagiku, itu sangat-sangat manis.

Xin Rui selalu berfikir jauh kedepan, dan itu membuatnya menjadi sedikit egois. Aku tahu ia kesepian karena pacarnya jauh, tapi Min Lu selalu berusaha menemuinya jika terjadi sesuatu. Suatu hari, ia dikejar oleh pria hidung belang dan menangis menelpon Min Lu, sayangnya Min Lu tidak bisa datang karena tiket kereta sudah habis. Sejak itu hubungan keduanya menjadi renggang.

Xin Rui mengakui kalau mereka berdua punya banyak perbedaan setelah beberapa bulan menjalin hubungan jarak jauh. Meski Min Lu mengatakan ia tak pernah berubah, Xin Rui mengatakan kalau mereka berdua berbeda dan tak bisa bersama. Aku merasa disini Xin Rui egois, ia tidak membayangkan bagaimana sulitnya Min Lu hanya untuk datang menemuinya.

Xin Rui bekerja sambilan disebuah cafe dan ia mulai menyukai kopi. Ia berniat membuka kedai kopi sendiri suatu hari nanti dan mengajak Min Lu untuk belajar bersamanya ke luar negeri. Tapi tentu saja hal itu akan sangat sulit. Xin Rui kemudian terlihat berpacaran dengan ketua dari klub sulap yang ia ikuti. Adegan yang sangat menyedihkan bagiku adalah saat bertengkar Min Lu mengatakan kalau ia selalu ada untuk Xin Rui, ia bahkan menulisnya di kaset yang dulu ia berikan, tapi kemudian Xin Rui mengirim pesan kalau Min Lu tidak ada dengannya sekarang.

Aku tahu Xin Rui bersikap egois dengan alasannya sendiri, karena aku nggak pernah LDR jadi aku juga ga tau ya, tapi aku berharap dia memikirkan Min Lu sekali saja, tapi sayangnya karakternya membuatku membencinya wkwkkwkwk. Bahkan saat ia datang menemui Min Lu lagi, aku sama sekali tidak simpati dan berniat memasukkan movie ini menjadi movie menyebalkan kalau sampai keduanya jadian buwhahahaha.
Meski sampai akhir yang ada dipikiran Min Lu hanya Xin Rui dan itu membautku sangat frustasi karena Xin Rui tidak memikirkan ibunya sama sekali.

Lin Bo Hong as Xiao Bo Zhi

Sahabat terbaik Min Lu dan orang yang membuatku bertahan menonton movie ini sampai akhir. Ia termasuk anak nakal dan tidak pintar, tapi setidaknya ia punya kesadaran diri yang lebih daripada Min Lu. Ia sudah mengingatkan Min Lu tapi pada akhirnya ia tak bisa menghentikan sahabatnya.

Ia adalah orang yang membantu hubungan cinta Min Lu dan Xin Rui, tanpa dia, keduanya tidak akan bisa bersatu. Ia sendiri menyukai Xin Yi sahabat Xin Rui dan mendekatinya dengan cara yang unik.
Aku sangat menyukai adegan dimana ia dan Xin Yi makan es kacang merah dan saat mereka berdua belajar bersama di rumah sakit.
Sampai akhir ia masih terlihat naksir Xin Yi dan bahkan masih menyimpan celana olahraga Xin Yi HAHAHAHHA.

Ia dan Min Lu meski nakal tapi rasa persahabatan mereka sangat tinggi. Mereka berdua menyelamatkan temannya Yi Ren dari preman meski akhirnya ia harus luka-luka dan masuk rumah sakit. Ia juga selalu ada untuk Min Lu, bahkan melewatai badai berdua dengan sepeda motor menuju Taipei, demi sahabatnya.
Ia juga bertengkar dengan Min Lu di hari pemakaman ibunya untuk menyadarkan pria itu.
Dan ia bahkan melakukan hal terakhir yang ia bisa lakukan demi sahabatnya, membuka cafe.

Bo Zhi ini kesayangan banged ^^

Ouyang Nini as Cai Xin Yi

Sahabat Xin Rui, korban para anak nakal sekolah karena celana olahraganya dicuri. Pada akhirnya saat Bo Zhi mengembalikannya, Xin Yi menolak mentah-mentah karena ia tidak akan memakai celana yang sudah dipegang anak laki-laki HAHAHHA.

Ia tidak mudah didekati. Bo Zhi sering menggodanya tapi ia tidak termakan godaan Bo Zhi. Ia juga tidak dengan mudah jatuh dalam jebakan Bo Zhi dan tak segan-segan melawan. Ia bahkan tak peduli Bo Zhi patah tulang, jika memang harus dipukuli, maka ia akan memukuli pria itu HAHAHHAHA.
Xin Yi sangat kuat. Sayangnya dia malah nggak kelihatan lagi di paruh terakhir movie ini. Sayang sekali.
Tapi Bo Zhi masih terus berusaha dan tidak menyerah mendekatinya dan Xin Yi masih menolaknya lol. Tapi meski begitu, tiap Bo Zhi menelpon, ia masih mengangkatnya hehhehehee

Ireine Song as Yi Ren

Gadis cantik dan manis ini menyukai Min Lu. Ia bahkan mengajak Min Lu sekelompok dengannya saat jam olahraga meski akhirnya ditolak oleh Min Lu karena ia tak bisa mengikuti jam olahraga karena dihukum akibat insiden celana olahraga.

Yi Ren sempat diganggu para preman dan diselamatkan oleh Min Lu dan Bo Zhi. Menururku sangat keren saat mereka bertiga kabur dari kejaran para preman itu. Ia merasa sangat bersalah karenanya Bo Zhi masuk rumah sakit. Ia datang menjenguk dan membawa buah meski Bo Zhi bilang kalau ia lebih suka jika dibawakan ayam goreng dan milk tea HHAHAHAHA.

Saat dirumah sakit, Yi Ren menyatakan perasaannya pada Min Lu dan ditolak oleh Min Lu karena Min Lu menyukai Xin Rui. Yi Ren akhirnya merelakan cintanya.

Ini drama sebenarnya sangat menarik diawal. Kisah cinta anka SMA yang polos, cute dan manis, serta permasalahan mereka disekolah sangat asyik untuk diikuti. Aku awalnya berfikir kalau ini drama ringan, dan sudah punya feeling kalau mereka akan membahas tentang hubungan jarak jauh. Dan ternyata mereka benar-benar membahas masalah LDR yang tidak berhasil disini.

Hubungan jarak jauh sebenarnya bisa saja berhasil, jika ada kepercayaan dari masing-masing pihak dan mereima kesulitan dan perbedaan yang ada. Sayangnya Xin Rui tidak bisa menerima perbedaan yang ada itu. Ia bahkan tidak memikirkan bagaimana sulitnya bagi Min Lu hanya untuk datang menemuinya. Saat Xin Rui mengajaknya keluar negeri, meski Min Lu awalnya menolak, tapi ia sudah belajar bahasa inggris sambil memikirkan hal itu, dan itu membuktikan kalau ia sebenarnya serius ingin bersama Xin Rui.

Meski Bo Zhi mengatakan hubungan jarak jauh mereka tidak akan berhasil, Min Lu berusaha membuktikan kalau mereka bisa melakukannya, sayangnya kalau hanya satu pihak yang berusaha peduli dan berusaha melakukannya, itu tidak akan berhasil. Aku tahu kalau Xin Rui kadang sangat kesepian, tapi apa boleh buat jarak memisahkan mereka dan itu tidak dekat.

Aku tahu betapa frustasinya Min Lu dengan masalah yang ia hadapi, tapi menurut aku menyerah akan masa depan demi seorang gadis bukan hal yang pantas dilakukan seorang pria. Meski tidak diperlihatkan bagaimana Bo Zhi menasehati sahabatnya, aku tahu kalau Bo Zhi berusaha menyadarkan Min Lu, bahkan ia mengatakan kalau wanita nggak cuma 1 di dunia ini. Tapi apa boleh buat, udah cinta mati bahkan ibunya pun ia abaikan. Aku rasa itu adalah penyesalan terbesar Min Lu yang membuatnya mengambil jalan lain.
Padahal aku berharap ia bertahan demi sahabatnya, karena sejak awal sampai akhir, dalam suka duka, orang yang ada disisi Min Lu adalah Bo Zhi.

Mungkin itu alasan kenapa mereka tak suka ending movie ini. Well, aku juga tidak menyukai endingnya, awalnya aku berharap kalau Min Lu tidak akan jadi dengan Xin Rui, dan meski itu terjadi tapi pada akhirnya yang ada dipikiran Min Lu memang hanya gadis itu. Dan aku masih tidak bisa memaafkan gadi itu *memangnya lo siapa hHAHHAHAHAHA*

Mungkin kalian sudah tergambar bagaimana ending movie ini, iya kan?
Tapi ini masih termasuk movie yang aku rekomendasikan meski endingnya begitu. Kenapa?
Karena movie ini manis banged diawalnya lho, dan membahas mengenai LDR juga wkwkwkwkw.
Dan pelajarannya jangan jadi bodoh kaya Min Lu hahahahahhaha.

Mungkin banyak yang bertanya, jadi apa hubungannya ini film sama judulnya At Cafe 6? HAHAHAHA
Kalian akan mengerti kenapa judul movie ini ada cafe-nya, karena ini cerita berasal dari cafe. lol

Skor:

Story: 8/10
Character: 9/10
Opening: 10/10
Ending: 7/10
Music:8/10



 
 
EDIT:
Karena banyak yang ternyata bingung endingnya gimana, aku menambahkan pemikiran aku tentang ending movie ini XD



Awalnya aku mengira cowok dewasa pemilik cafe itu adalah Min Lu, tapi ternyata setelah ending, aku mengerti kalau itu adalah Bo Zhi. Kalo menurut admin sih, Min Lu memang bunuh diri pada akhirnya, karena ia menyesali semuanya, apa yang terjadi pada ibunya dan juga hubungannya dengan Xin Rui tidak berhasil.  Ada adegan dimana Min Lu terlihat berjalan di tepi pantai saat sebelum ending, dia bunuh diri disana, makanya pas terakhir Bo Zhi dewasa ke pantai untuk mengenang MinLu.

Pemilik cafe adalah Bo Zhi dewasa, bukan Min Lu, dia diminta oleh Min Lu melalui surat terakhirnya untuk membangunkan sebuah cafe, makanya dia menjadi pemilik cafe. Pada akhirnya persahabatan memang keren banged diantara keduanya, meski aku masih kesal karena Min Lu sampai akhir memikirkan Xin Rui HAHHAHA. Maaf >.<

Bo Zhi nikahnya sama Xin Yi, karena saat Bo Zhi dewasa kembali ke rumah, dia ngambil surat kan, nah itu ditujukan pada Xin Yi. Jadi istrinya adalah Xin Yi dan bisa jadi pengirim suratnya adalah Xin Rui.
Nah, di akhir movie, setelah credits ending, masih ada sambungannya. Kita melihat Xin Rui melanjutkan impiannya, dan ia masih menyimpan foto kenangan SMA-nya, foto-nya dan Min Lu serta sketsa wajahnya yang dulu dilukis Min Lu. Dan ia hidup bersama kucingnya, yang ternyata diberi nama little Lu, seperti yang ia janjikan dulu. ^^



14 comments:

  1. kk aku udah nonton.. iya bener endingnya aneh. tp aku bingung di akhir si Lu kan baca surat dan itu mengenang sahabatnya. emang sahabatnya kemana?? sampe skrg aku msh bingung.. malah aku lebih suka persahabatan mereka d banding hubungannya dg lead female..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gua kira cuman gua aja yg bingung haha

      Delete
  2. Jadi klo dari menurut q endingnya begini, Bozhi akhirnya nikah sama Cai Xin Yi (si cewek tomboi yg teteknya besar) tapi Min Lu (tokoh utama) bunuh diri karena g sanggup ternyata hidup itu sulit, dia kecewa sama perbuatannya sampai ibunya meninggal dan ternyata Xin Rui tetep g mau sama dia karena jarak jauh.
    Bo Zhi dibikinkan surat sama Min Lu untuk buatkan cafe yg dlu permintaan nya Xin Rui,
    Sementara Xin Rui di ending filmnya itu di akhir masih muncul, coba jgan dimatikan setelah tulisan akhir, dia (Xin Rui) masih hidup di luar negeri ngejar cita2nya ditemenin sama kucingnya Lu kecil.

    Endingnya bikin nyesek, kayak seolah2 g ada jalan keluar aja buat mereka berdua, hiks hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya bru selesai liat film "At Cafe 6" , tpi ngk dong sma sekali endingnya ,,, berarti cwo dewasa yang punya cafe itu Xiao Bo Zhi sahabatnya Guan Min Lu (pemeran utama cwo) ?
      dan cwe yang tidur di kasur (ending) itu Cai Xin Yi (cwe tomboy) itu ??
      terus Min Lu kmna ??? Sucide ?

      pohon pencerahannya ,, ngk enak klw ngk paham ceritanya ,, apalagi akhir ,, ngganjel brow ,,

      Delete
  3. Saya baru selesai nonton nih min, jadii yg dicafe itu bo zhi min sma xin yi?, jadi itu bukan min lu? Min lu kmna?._.

    Masih gak ngerti sma endingnya min butuh pencerahanT_T

    ReplyDelete
  4. Sama gua juga bingung
    Tp aku setuju ama hardiyanto
    Mungkin itu kesimpulannya

    ReplyDelete
  5. owh gitu endingnya to,,,
    makasih sudah di jelasin endingnya...
    gua tadinya masih blm paham endingnya, sudah di tonton beberapa kalipun masih blm paham....
    ehh,, akhirnya nemu ini...
    tengkyu lah...

    ReplyDelete
  6. Ah dah 2 kali nonton, baru ngerti....bapak2 yg pertama itu mnceritakan(bou zhi) mnceritakan tntg masa lalu yg terjadi persis oleh sahabatnya (min lu)...disitu lah mulai flashback.....nah endingnya malah pemeran utama yg kacau alias bad ending ttg si min lu dan xin rui.

    ReplyDelete
  7. Menurutku ini keren. Krn diawal kita bakal mengira pemilik kafe adl LU yg buka cafe demi mantan pacarnya si Xin Rui. Dia ceritain masa mudanya sama cewe yg numpang neduh dan kebetulan lg berantem sama pacarnya.

    Tp diakhir pendapat itu salah krn surat dr kaleng permainan dibaca ternyata ditujukan ke ZHI dan lagi surat dr kotak post ditujikan ke Xin Yi (gebetannya zhi)

    Jadi pemilik cafe bukan LU tp ZHI yg buka cafe untuk memenuhi keinginan sahabatnya. LU sendiri ga dgn jelas dibahas tp dr clue ada surat wasiat minta dibikinin cafe segala brrti dia emang bunuh diri krn masalah yg dihadapinya. Ya kalo liat masalahnya sih emang berat bgt. Bayangin bro lo rela nempuh berkilometer jauhnya motoran di tengah badai cuma buat liat doi selingkuh. Ga lama ortu satu satunya meninggal. Pasti berat banget deh hidupnya

    ReplyDelete
  8. Mengheningkan cipta dimulai 🙍🙍

    ReplyDelete
  9. Ada yang bisa kasih tau judul lagi di pas credit ending?

    ReplyDelete
  10. jadi pesan yg kita dptkan dri film ini, kalau cewek itu hnya bikin stress sama bawa masalah , akhirnya hubungan sama orang tua hncur krn lbh perhatiin sama si doi hahahaha just kidding :v

    ReplyDelete
  11. Ntn berkali2 + bantuan admin br ngerti ending nya wkwkwk
    G sk banget sm ending nya

    ReplyDelete

 

Random Post

Clover Blossoms Fanpage

In My Radar

Watching :
- We Married as A Job
- Jimi ni Sugoi!
- Weightlifting Fairy
- Goblin
- The Legend of The Blue Sea
- Father I'll Take Care of You
- Beppin-san
- Gochisousan

Waiting Drama:
- Miss in Kiss

Waiting Movies:
- One Week Friends
- Your Lie in April
- Aozora Yell
- Itakiss Movie

Favorite Song This Time :
- Red Cheek Puberty - Galaxy
- Ben - Foggy Road
- Twice - Next Page
- Utada Hikaru - Hanataba wo Kimini
- LYn - Love Story