Tuesday, 7 March 2017

[Review] C-Movie: Yesterday Once More (2016)


Kembali ke review chinese movie dan masih dalam tema coming-of-age chinese movie, kali ini aku akan membahas sebuah movie yang tayang pada 2016 lalu berjudul Yesterday Once More. Seperti biasa, aku tertarik pada movie ini saat melihat list movie di salah satu site dan suka dengan posternya. Dan akhirnya aku menontonnya beberapa waktu yang lalu dan wow, aku sangat menyukainya.

Ceritanya sih masih seperti movie-movie sebelumnya, tapi Yesterday Once More ini punya keunikannya sendiri. Awanya aku berfikir ini movie akan fokus ke kisah cinta masa remaja para tokoh utama. Tapi siapa sangka, ini movie lebih ke arah persahabatan dan pencarian jadi diri. Pokoknya youth movie banged.
Saat  menontonnya, aku was was banged, karena mengingat beberapa coming-of-age chinese movie yang belakangan aku tonton berakhir dengan tragedi, jadi aku agak khawatir. Apalagi awal movie ini manis banged, suer manis banged, makanya jadi khawatir. Tapi untung saja, tidak ada tragedi di movie ini *sobs*
Meski endingnya memang ada yang kurang sih HAHAHAHHAHAHA *biasa lah ya, kepuasan pribadi*

Aku rasa aku bisa memasukkan Yesterday Once More ke list The Best Chinese/Taiwanese Movie yang pernah aku tonton bersama dengan Our Times, Starry Starry Night, Secret dan You are the Apple of My Eyes. Aku sangat menyukai kisahnya. Movie yang menghangatkan hati, tentang masa muda, cinta, impian dan persahabatan. Aku suka cara pengambilan gambarnya, kisahnya, akting para pemainnya dan musik yang mengisi movie ini ^^

Yesterday Once More (谁的青春不迷茫) atau tulisan china-nya bisa diartikan sebagai 'Who’s Youth Isn’t Confusing?' merupakan sebuah movie yang tayang pada tahun 2016. Di sutradarai oleh Yoyo Tao (Back In Time drama), movie yang berdurasi 1 jam 47 menit ini diangat diangkat dari novel berjudul sama karya Luo Tong yang diterbitkan pada tahun 2012. Memulai kisah pada tahun 2001, masa SMA para tokoh utama, movie ini mengambil alur maju. Dibintangi oleh Bai Jingting, Guo Shutong, Li Hongyi, Wang Herun, Ding Guansen, Zhao Wenlong dan aktor lainnya, movie ini sempat menjadi Box Office di China.

STORY

-SPOILER ALERT!-

"Sometimes people only speak the truth, because they don't care about other people."
"Sometimes people lie, because they want other people's approval."

Mengambil latar belakang di sebuah sekolah bernama, Yucai High School pada tahun 2001, movie ini dimulai dengan suasana ujian di sebuah kelas, dimana ada seorang gadis yang terlihat nervous karena ia mencontek dengan buku di bawah mejanya. Saking nervous-nya, salah satu kertas contekannya terbang dan jatuh ke lantai. Ia shock dan makin shock karena salah seorang siswa melihatnya, siswa itu malah tersenyum padanya.

Gadis itu adalah Lin Tian Jiao, siswa paling top di sekolahnya. Ia siswa dengan nilai paling tinggi, sejak kecil ia selalu mengikuti berbagai kompetisi di sekolahnya, ia memenangkan banyak piagam dan penghargaan. Ia mempunyai masa depan yang sangat cerah, begitulah pikiran orang-orang disekitarnya. Tapi ia tak pintar begitu saja, ia menghabiskan waktunya untuk belajar dan belajar dan belajar. Ia bahkan harus meyerah akan hobinya yang berhubungan dengan astronomi demi menjadi siswa teladan. Impiannya adalah ingin bekerja di bidang keuangan suatu hari nanti.
Tapi sepertinya semuanya akan berakhir karena ia ketahuan mencontek oleh salah seorang siswa yang nilainya jelek dikelas dan sering membuat masalah di kelas mereka, Gao Xiang.

Saat guru melihat kertas itu, guru langsung marah dan meminta mereka mengaku, siapa pemilik contekan itu. Tian Jiao tidak punya pilihan selain mengaku, tapi belum sempat ia berdiri, Gao Xiang tiba-tiba berdiri dan mengatakan kalau kertas itu miliknya. Guru tentu saja langsung marah dan menyuruhnya keluar. Dia akhirnya mendapat nilai 0 saat ujian itu.
Tian Jiao tentu saja merasa tidak enak. Saat ia di parkiran sepeda, ia nervous karena Gao Xiang juga disana. Ia bahkan hampir merobohkan semua sepeda disana saking nervous-nya. Saat ia berterima kasih pada Gao Xiang, Gao Xiang hanya tersenyum dan berkata kenapa Tian Jiao berterimakasih.

Tian Jiao menjadi tidak tenang karena hal itu, itu pertama kalinya ia mencontek tapi malah ketahuan. Saat melihat adiknya Zi Ao menonton sebuah film yang mengatakan 'uang bisa menyelesaikan segalanya', itu memberikannya ide. Keedokan harinya, ia berniat menyuap Gao Xiang dengan uang  untuk tutup mulut. Tian Jiao memang terkenal sebagai anak yang keras, percaya diri dan gayanya yang agak sok kalau bicara dengan orang lain. Gao Xiang sih cuma ketawa karena hal itu. Tapi Tian Jiao tidak mau berhutang budi pada orang lain. Gao Xiang memang menolak uang pemberian Tian Jiao, tapi ia malah iseng meminta Tian Jiao bisa mengerjakan PR nya sebagai gantinya. Tian Jiao tidak main-main kalau soal pelajaran, jadi ia menolak mentah-mentah. Tapi ujung-ujungnya karena ia tak ingin ketahuan, ia tak punya pilihan selain mengerjakan PR milik Gao Xiang LOL.

Tapi makin lama, PR Gao Xiang makin banyak dan ia stress mengerjakannya, ditambah kebenciannya pada GAo Xiang. Gao Xiang bahkan sampai tahu rahasianya, kalau ia menyukai astronomi yang membuat Tian Jiao makin kesal. Ia mulai mengatakan itu sebabnya ia tak suka berada di sekitaran orang seperti Gao Xiang. Gao Xiang malah penasaran dan bertanya pada Tian Jian, memagnya dia orang seperti apa. Tian Jiao sih menjawab dengan enteng kalau Gao Xiang itu suka tidur di kelas, tidak belajar dan tidak punya tujuan hidup. Ia tak mengerti kenapa orang seperti masih datang ke sekolah kalau tidak mau belajar. Gao Xiang sih merespon dengan enteng,  setidaknya ia lebih baik dari seorang pembohong. Dan Tian Jiao langsung merasa tertusuk dengan kata-kata itu. Ia mulai kesal lagi dan menolak untuk mengerjakan PR Gao Xiang. Gao Xiang sih oke-oke aja. Tapi pada akhirnya Tian Jiao tidak bisa membiarkan Gao Xiang yang bahkan tidak bisa membaca alfabet.

Tian Jiao yang terkenal dingin hanya mempunyai 1 teman di sekolahnya, Lu Tian Tian. Hari itu Tian Tian memperkenalkan pacarnya pada Tian Jiao, Ou Xiang Yang. Tapi Tian Jiao tidak terlihat excited, ia bahkan menolak salaman dengannya. Ia bertanya kenapa Tian Tian mau pacaran dengan pria itu padahal pria itu tidak pintar. Tian Tian tentu mengatakan kalau cinta tak ada hubungannya dengan peringkat di sekolah.

Tian Jiao masih melanjutkan mengerjakan PR Gao Xiang. Malam itu ia melihat coretan Gao Xiang di buku dan ada gambar wajahnya disana. Ia kesal Gao Xiang mengejeknya dan memutuskan mengerjai Gao Xiang. Ia membuat GAo Xiang menjadi satu-satunya siswa yang berhasil menyelesaikan PR matematika mereka dan tentu saja guru terkesan padanya. Ia meminta GAo Xiang menjelaskan jawabannya ke depan. Tian Jiao tersenyum menang saat Gao Xiang tidak bisa mengerjakannya. Gao Xiang akhirnya mengaku kalau yang mengerjakan PR nya bukan dirinya melainkan Tian Jiao. Tentu saja seisi kelas jadi heboh, apalagi saat GAo Xiang mengatakan alasannya adalah karena Tian Jiao menyukainya. Tian Jiao tentu saja menolak dan mengatakan kalau ia tak menyukai Gao Xiang, tapi kelas keburu heboh HAHAHAHAHA.

Tian Jiao sangat kesal karena hal itu, saat pelajaran olah raga, ia datang ke kolam renang dimana para siswa laki-laki sedang berenang. Ia datang untuk balas dendam dan mendang Gao Xiang masuk ke kolam renang LOL. Ia sangat kesal karena tak mungkin ia menyukai orang seperti Gao Xiang. Gao Xiang akhirnya mengalah dan mengambil toa untuk menjelaskan kesalahpahaman kalau Tian Jiao tidak menyukainya. Tapi Gao Xiang masih excited mengerjai Tian Jiao dan malah mengatakan kalau dia lah yang menyukai Tian Jiao HAHAHHAHAHAHA.

"Some people, aren't fit to live together."
Gosip langsung menyebar di seluruh sekolah. Ada siswa yang tak suka Tian Jiao, bertanya-tanya kenapa Gao Xiang bisa suka pada gadis seperti Tian Jiao. Ada siswa yang cintanya ditolak Tian Jiao dulu dan mengatakan selera Tian Jiao ternyata rendah LOL. Tian Jiao stres karena gosip-gosip yang beredar disekitarnya, bahkan dia dipanggil nyonya Gao di sekolah HAHAHAHHA. Bahkan adiknya sendiri yang juga sekolah disana mengejeknya. (Kalau nggak salah si itu sekolah campuran deh SMP & SMA gabung gitu). Tian Tian membantu Tian Jiao bagaimana caranya agar Gao Xiang tidak menganggunya dan Tian Tian menyarankan agar Tian Jiao bersikap manis pada Gao Xiang, tapi Tian Jiao menyerah dengan satu percobaan. Ia mempunyai ide lain, dengan mencarikan  pacar untuk Gao Xiang. Kalau Gao Xiang punya pacar, maka tidak akan ada yang mengejeknya. Tian Tian awalnya berfikir kalau Tian Jiao akan menjadikannya sebagai umpan, tapi Tian Jiao mengatakan pacar Gao Xiang adalah Xiao Hua dan tidak penting apakah orangnya ada atau tidak.

Jadi mereka mejalankan rencana mereka dengan mengirimkan bangau kertas di meja Gao Xiang, dari Xiao Hua, perayaan 1 tahun pacaran. Anak kelas sih heboh gitu, bahkan berfikir kalau Tian Jiao cemburu. Gao Xiang sendiri ga peduli juga sih sama pengirim itu. Teman sekelasnya malah mengejek pacar Gao Xiang mungkin anak SMP kelas 1 karena hadiahnya begitu kekanak-kanakan. Mendengar hal itu, Tian Jiao merubah rencana, kali ini ia mengirimkan hadiah yang lebih dewasa, buket bunga HAHAHHA. Semuanya iri pada GAo Xiang. Gao Xiang mulai curiga dan mengatakan kalau pacarnya akan mengirimkan bekal untuknya. Dan bodohnya, Tian Jiao yang mendengarkan hal itu benar-benar menyiapkan bekal. Dan ia ketahuan oleh Gao Xiang saat di parkiran sepeda LOL. Cara Gao Xiang tahu kalau si Xiao Hua itu adalah Tian Jiao sangat lucu, aku suka banged huhhuhuhuhu. *aktornya ganteng gilaaaaaa, cute!

Rencana Xiao Hua gagal. Tian Jiao dan Tian Tian harus memikirkan rencana lainnya. Saat itu lah adik Tian Jiao, Zi Ao yang menyukai Tian Tian datang menawarkan bantuan. Meski Tian Jiao menolak mentah-mentar tapi Zi Ao tetap ingin membantu untuk membuat Tian Tian terkesan LOL. Tian Jiao kesal sekali karena Zi Ao menganggu pembicaraan serius mereka dan menyuruh adiknya tidak menganggu. Ia tak mengerti kenapa kepribadian adikya sangat buruk. Disana adiknya juga mengatakan kalau ia mendapatkan kepribadian buruk itu dari kakaknya. HAHAHAHHA.

Dengan bantuan Xiang Yang, Zi Ao dan teman-temannya menjalankan rencana mereka. Rencanaya agak jorok sih, menyiram Gao Xiang dengan air seni mereka sendiri yang mereka kumpulkan LMAO. Xiang Yang bertugas membawa GAo Xiang ke lokasi. Tapi senjata malah makan tuan, yang kena malah Zi Ao. Ia pulang dengan malu banged, ia terlalu malu untuk menjelaskan apa yang terjadi pada kakaknya. Tian Jiao malah mengira kalau Gao Xiang mengerjai adiknya. Ia kesal dan ingin balas dendam. Ia pergi ke rumah Gao Xiang. Ternyata Gao Xiang tinggal di gang kecil, pemukiman orang-orang tidak mampu. Ia cukup kesulitan untuk tiba di rumah Gao Xiang. Dan saat tiba disana, ia melihat kakek Gao Xiang kesulitan karena pipa air mereka bocor, kakek Gao Xiang buta dan Gao Xiang tidak dirumah, jadi Tian Jiao membantu sang kakek.
Untung Gao Xiang akhirnya pulang dan ia membantu mereka.

Tian Jiao yang basah karena air mengeringkan diri di rumah Gao Xiang. Disana ia melihat banyak miniatur pesawat dan ia tahu kalau itu adalah hobi Gao Xiang, ia juga pernah melihat gambar di buku catatan Gao Xiang. Ia bahkan tak sengaja merusak pesawat disana hahahaahha, karena ia gugup tapi ia tak lupa tujuan utamanya untuk membahas adiknya. GAo Xiang sih bertanya baik-baik apakah Tian Jiao sudah menanyakan pada adiknya apa yang sebenarnya terjadi, sebelum menuduhnya membully anak SMP HAHAHAHA.
Saat mengantar Tian Jiao pulang, Tian Jiao masih saja bersikap dingin dan bahkan mengatakan hobi itu adalah alasan kenapa GAo Xiang nilainya rendah di sekolah. Ia membaha situ karena ia cukup gugup, apalagi saat mereka berdua akan berpisah, mereka terus bicara disaat yang sama hehehehhehe.

Sejak saat itu, Tian Jiao mulai mengubah pandangannya akan Gao Xiang. Saat ia mendengar anak-anak bertanya pada GAo Xiang, sebenarnya siapa pacar Gao Xiang, Tian Jiao atau Xiao Hua, Gao Xiang menjawab kalau ia hanya main-main dengan Tian Jiao, pacarnya Xiao Hua sangat baik, bahkan pacarnya membantu memperbaiki pipa di rumahnya, Tian Jiao terdiam. Karena ia tahu kalau Xiao Hua - Tian Jiao.

"Dont carry the world upon yout shoulders. Just go do what you want to do."
Guru wali kelas mereka sangat keras akan masalah peringkat di sekolah. Ia bahkan mulai memindahkan tempat duduk siswa yang nilainya rendah kebelakang dan saat ia bertanya impian mereka, ia menertawakan impian mereka, mengatakan kalau tidak mungkin anak bodoh seperti mereka mampu menggapai itu. Ia selalu memuji Tian Jiao yang punya nilai terbaik di sekolah mereka dan masa depan yang cerah. Gao Xiang jadi tersinggung karena hal itu, apalagi saat guru menertawakan impiannya untuk terbang dan merusak miniatur pesawatnya. Tian Jiao merasa tak enak, saat  ia ke ruang guru, iamengambil miniatur itu dari tempat sampah dan memberikannya pada GAo Xiang. Saat upacara, GAo Xiang membuktikan kalau ia bisa terbang, bahkan saat ini. Ia melompat dari atap sekolah dan terbang dengan sesuatu, meski ia berakhir di atas pohon dan terjatuh ke tanah, kakinya patah.

Gao Xiang di skors setelah kejadian itu. Tian Jiao menjadikan alasan mengembalikan buku catatan untuk pergi ke rumah Gao Xiang, mengunjunginya. Gao Xiang berteman dengan preman di lingkungannya dan itu membuat Tian Jiao takut. Tapi teman-teman Gao Xiang pengertian, begitu Tian Jiao datang mereka meninggalkan Tian Jiao dan Gao Xiang berdua, bahkan membawa kakek bersama mereka.
Tian Jiao dan Gao Xiang bicara berdua sambil mendengarkan siaran radio, Music Heaven, Tian Jiao mengatakan ia juga menyukai siaran radio itu, tapi ibunya tak suka kalau ia mendengarkan musik, jadi ibunya menarik radionya. Karena hal itu setelah Gao Xiang masuk sekolah kembali, ia memberikan rekaman music heaven pada Tian Jiao, dan hubungan keduanya menjadi dekat dalam diam. Tak banyak yang tahu keduanya diam-diam saling menukar buku catatan untuk membatu Gao Xiang belajar.

Tapi, Huang Tao mengetahui hal itu. Karena ia menyukai Tian Jiao, jadi ia selalu mengamati Tian Jiao, ia tahu bagaimana Tian Jiao berubah setelah dekat dengan Gao Xiang. Ia ingin balas dendam pada Gao Xiang dengan membuatnya menjadi pencuri. Ia dan temannya sengaja memasukkan jam ke saku GAo Xiang dan menuduhnya mencuri. Huang Tao juga menggunakan kesempatan itu untuk mengatakan pada semuanya kalau Gao Xiang adalah anak seorang kriminal, ayahnya dipenjara. Gao Xiang tidak suka masalah ayahnya disebut-sebut dan mereka berdua terlibat pertengkaran, lebih tepatnya, Gao Xiang dihajar oleh geng Huang Tao.

Meski perkelahian akirnya berhenti, Gao Xiang sangat sakit karena masalah keluarganya diketahui. Tian Jiao mencoba untuk tidak peduli, tapi pada akhirnya ia mengkhawatirkan Gao Xiang dan mengejarnya. Gao Xiang mengajak Tian Jiao ke tempat rahasianya dimana ia sering disana untuk menyendiri kalau banyak pikiran. Ia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan ayahnya. Saat ayahnya di tangkap polisi, ia berusia 7 tahun, hidupnya sangat sulit sejak saat itu, karena ia di cap sebagai anak seorang kriminal, padahal yang salah adalah teman-teman ayahnya yang menjerumuskan ayahnya ke penjara. Saat itu ia sangat membenci ayahnya. Ia juga menceritakan mengenai ibunya dan Tian Jiao menghiburnya dengan pengetahuannya akan bintang. Setidaknya, itu membuat Gao Xiang tersenyum.

"Everybody takes a different path in life, and nobody cares about your spite. The Lin Tian Jiao you've seen is the one she shows the world. Did you ever ask yourself if she was happy?"

Peringkat Gao Xiang naik atas bantuan Tian Jiao, tapi Huang Tao menuduh dia pasti menyontek. Tian Jiao sangat kesal kenapa Huang Tao seolah-olah sok tahu akan semuanya. Huang Tao menyadarkan Tian Jiao kalau ia menyukai Gao Xiang. Dan kata-kata Huang Tao mengenai 'Tian Jian tidak akan mendapat apapun dari anak seorang kriminal' membuatnya berfikir. Hari itu saat hujan turun, Gao Xiang datang menemui Tian Jiao dengan membawa tiket untuk sebuah pertujukan bintang, dimana Tian Jiao sebenarnya sudah lama ingin pergi tapi ia takut ibunya marah. Keraguannya langsung musnah begitu saja, karena Gao Xiang mengajaknya. Keduanya berlari di bawah hujan sore itu dengan lagi Richard Sanderson - Reality yang menambah manisnya adegan itu AAAAAAAACCCKKK *baper JHDS LOL*

Suatu hari, tim dari kementrian pendidikan datang ke sekolah mereka untuk meninjau sekolah dan bertanya pada para siswa. Kebetulan yang dipilih adalah Gao Xiang dan Gao Xiang jujur saat ditanya mengenai sekolah mereka, kalau mereka tak punya kelas musik dan olahraga lagi karena fokus pada ujian. Guru tentu saja sangat marah pada Gao Xiang karena mengatakan hal itu. Gao Xiang merasa kali ini ia tidak salah karena ia mengatakan hal yang sejujurnya. Guru makin marah karena Gao Xiang tidak tidak mau meminta maaf. Gao Xiang sudah muak dengan semuanya dan ia berniat keluar dari sekolah. Ia sudah membereskan barangnya di atap saat Tian Jiao datang dan mencoba menghentikannya. Menurutnya Gao Xiang bisa saja tadi meminta maaf, karena sebenarnya pertengkaran tadi ga ada gunanya. Tapi Gao Xiang mengatakan kalau ia tak ingin berbohong, makanya ia mengatakan sebenarnya.
Tian Jiao tidak mengerti dengan Gao Xiang, kalau memang begitu kenapa Gao Xiang dulu berbohong untuk menolongnya?

Saat tiba di rumah, Gao Xiang di marahi oleh ibunya karena ia ketahuan berteman dengan Gao Xiang. Ia tak suka anaknya berteman dengan siapapun harus fokus belajar. Itu benar-benar membuat Tian Jiao frustasi tapi ia tak bisa apa-apa. Bahkan saat hari janjinya dan Gao Xiang, ia tidak pergi melihat pameran itu, karena ia tak bisa keluar, ibunya ada di rumah mengawasinya. Keesokan harinya, ia mendapat kabar kalau GAo Xiang keluar dari sekolah.
Tian Jiao menemuinya, Gao Xiang berkerja di bengkel temannya dan Tian Jiao mencoba meyakinkannya untuk datang ke sekolah lagi. Tapi Gao Xiang sudah tidak mau lagi, menurutnya sekolah bukanlah satu-satunya jalan yang harus ditempuh dalam hidup. Tian Jiao bahkan merendahkan teman Gao Xiang yang hanya bekerja di bengkel dan membuat temannya kesal. Temannya menasehati Tian Jiao yang hanya pandai mengoreksi hidup orang lain dan tak melihat hidupnya sendiri.

Masalah lainnya muncul saat Tian Jiao tak sengaja melihat surat perceraian ayah dan ibunya. Ia terkejut kalau keduanya sudah bercerai dan tinggal serumah sekarang hanya untuk anak-anak mereka, sampai ia dan adiknya bisa mengambil jalan masing-masing. Ia sangat shock.
Gao Xiang juga dihadapkan masalah lain dalam hidupnya, mengenai apa yang ingin ia lakukan selanjutnya setelah berhenti sekolah. Ia memikirkan untuk berpetualang, tapi ia tak bisa meninggalkan kakeknya sendirian. Tapi kakek meyakinkan kalau mereka bisa hidup dimana saja, kemanapun dan dimanapun, mereka pasti akan selamat. Jadi ia ingin Gao Xiang melakukan apa yang ia inginkan.

Tian Tian dan Xiao Yang ketahuan pacaran oleh pihak sekolah dan dihukum karena sekolah mereka tidak memperbolehkan pacaran. Tian Jiao mencoba menghibur Tian Tian yang bersedih. Tian Tian mengatakan tidak seperti Tian Jiao yang punya impian besar, ia sama sekali tidak mempunyai impian yang besar. Impiannya hanyalah ingin menjadi ibu rumah tangga biasa dan hidup dengan biasa, menjadi istri dan ibu yang baik bagi anak-anaknya. Bukan keinginannya juga masuk ke sekolah berprestasi seperti ini.
Dan satu yang membuat aku wah banged adalah, bagaimana aktor dan aktris pemeran Tian Tian dan Xiang Yang total banged, keduanya setelah hari itu, memotong rambut mereka menjadi botak, tanda cinta dan kesetiaan mereka.*sobs* adegannya keren banged lho.

Sementara itu Tian Jiao ketahuan ibunya, karena melihat rekaman pemberian Gao Xiang di bawah bantal Tian Jiao. Ibunya marah besar dan merusak rekaman itu. Tian Jiao yang selama ini memendam perasaannya sendiri akhirnya mengatakan kalau ia tidak ingin masuk ke jurusan keuangan, ia ingin belajar astronomi. Ia tidak ingin seperti ibunya yang menjalani hidup yang palsu seperti ini. Ibunya marah dan menampar anaknya. Tian Jiao kabur dari rumah.
Aku sangat menyukai disaat seperti ini yang pergi mencarinya adalah adiknya. Jadi kita bisa melihat hubungan kakak dan adik yang cukup dalam disini. Cara bagaimana Zi Ao menghiburnya, mengingatkan masa kecil mereka berdua yang sering bertengkar dan Zi Ao mengatakan kalau ia sudah lama tahu ayah dan ibu bercerai. Ia diam saja karena ia tak ingin menganggu belajar kakakknya.
Kita juga melihat pembicaraan ayah dan anak, saat Tian Jiao dan ayahnya bicara berdua. Ayahnya menjelaskan kenapa mereka bercerai dan ingin Tian Jiao tetap bersikap baik pada ibunya.

Hari itu, Tian Jiao akan menerima penghargaan. Ia datang ke sekolah dan di depan kelas mereka benar-benar heboh. Tian Jiao melihat ke dalam kelas dan ada lukisan galaksi di atap kelas mereka. Tian Jiao sangat terkejut, itu adalah lukisan yang sangat indah dan kita bisa menebak siapa yang melakukannya.
Sebelum Tian Jiao menuju panggung untuk menerima penghargaannya, Huang Tao datang menemuinya dan mengatakan padanya kalau Gao Xiang akan berangkat hari ini, Gao Xiang sudah memutuskan akan melakukan perjalanan keliling dunia bersama kakeknya. Tian Jiao tentu saja terkejut.

Tapi ia tetap naik ke panggung menerima penghargaannya. Di sanalah ia menceritakan bagaimana ia belajar selama ini, tapi pikirannya menuju Gao Xiang dan ia mulai menyadari kalau selama ini ia berbohong pada semua orang dan mengakui dirinya yang sebenarnya. Untuk menerima penghargaan ini, Ia mengakui kalau ia mencontek saat ujian, mengabaikan perasaan temannya, ia memandang rendah pacar temannya, tidak mengerti bagaimana adiknya, dan seseorang mengajarkan padanya mengenai kebebasan yang sebenarnya. Tapi orang itu akan pergi hari ini dan ia memutuskan tidak menerima penghargaan itu.
Semua orang bertepuk tangan atas pidato Tian Jiao. Dan Tian Jiao segera berlari ke stasiun kereta untuk menyusul GAo Xiang. Tapi ia dihalangi para bodyguard disana dan teman-temannya berhasil membantunya kabur dari sekolah.

"I think, even though the universe is huge, our world is pretty small. We'll see each other again."
 
Ia tiba di stasiun kereta saat hujan dan mencari Gao Xiang, tapi sayang sekali keretanya sudah berangkat. Keduanya sama sekali tidak sempat bertemu. Tian Jiao keluar dari stasiun kereta tanpa hasil dan teman-temannya juga datang menyusul kesana. Saat itu lah teman preman Gao Xiang lewat dengan moge mereka disana dan Tian Jiao meminta bantuan mereka untuk membawanya kesuatu tempat.

Awalnya aku berfikir mereka akan mengejar Gao Xiang ke stasiun berikutnya, ternyata mereka malah pergi ke stasiun radio, Music Heaven yang saat itu sedang rekaman. Tian Jiao memohon agar ia bisa mengatakan sesuatu untuk temannya. Awalnya sih para staf shock juga, tapi akhirnya mereka memperbolehkan Tian Jiao bicara di siaran langsung itu. Tian Jiao menyampaikan kata-kata yang yang tak sempat ia katakan pada Gao Xiang melalui siaran radio itu. Rasa terimakasihnya pada Gao Xiang atas semuanya.

Tian Jiao kemudian menyanyikan lagu Hey Jude untuk Gao Xiang yang liriknya pas banged! banged!
Dan aku suka banged kita diperlihatkan flashback sejak pertama mereka bicara sampai saat terakhir. Kita juga diperlihatkan flashback yang tidak diperlihatkan sebelumnya, bagaimana Gao Xiang melihat kepergian Tian Jiao saat pertama ia ke rumah Gao Xiang, saat pameran astronomi, Gao Ciang menunggu sampai malam dan bahkan menyelinap masuk ke dalam untuk mengambil foto, foto itu yang digunakan untuk melukis di atap kelas mereka, adengan bantuan teman-teman mereka.

CAST

 
Guo Shutong as Lin Tian Jiao

Ia adalah siswi paling top di sekolahnya. Sejak kecil ia suka berkompetisi dan mengumpulkan berbagai piagam penghargaan. Itu adalah kepuasan tersendiri baginya, ia harus memenangkan kompetisi apapun yang ia ikuti. Tapi meski ia menyukainya, kadang ia merasa tertekan. Ibunya adalah orang yang mempengaruhinya. Ia harus meninggalkan hobinya dan segala hal yang tak berhubungan dengan pelajaran. Ia dituntut belajar dan belajar setiap saat, demi masuk ke universitas yang mempunyai jurusan keuangan yang top.
Ibunya bahkan tidak memperbolehkannya punya teman, ibunya ingin ia menganggap semua orang disekolahnya adalah saingan, bukan teman.

Awalnya Tian Jiao tidak masalah dengan hal itu. Menurutnya ibunya ada benarnya dan semuanya untuk masa depannya. Sampai Gao Xiang masuk dalam kehidupannya dan menunjukkan bagaimana kebebasan itu sesungguhnya bukan sebuah kesuksesan. Tian Jiao awalnya tidak menyukai Gao Xiang karena menurutnya Gao Xiang anak pemalas dan tak punya tujuan hidup. Tapi Gao Xiang sellau terlihat bahagia dengan apapun yang ia miliki dan bagaimana ia menjalani hidup tanpa terikat dengan yang namanya peringkat. Sejak mengenal Gao Xiang, Tian Jiao mulai berubah, ia menjadi lebih terbuka dan tidak dingin lagi. Mungkin ia menyadari ada perasaan cinta dihatinya, tapi mereka berdua lebih nyaman sebagai sahabat dan sampai saat terakhir mereka adalah sahabat yang membuka pintu masing-masing.

 Bai Jingting as Gao Xiang

Meski masuk ke sekolah yang bagus, Gao Xiang tidak belajar dengan serius. Ia termasuk salah satu siswa dengan nilai rendah dan cukup membuat para guru frustasi, tapi pada dasarnya dia adalah anak yang baik. Ia tidak mengetahui alasan kenapa ia membantu Tian Jiao saat mencontek dan sampai akhir kita tidak diberikan jawabannya. Ia sangat suka menggoda Tian Jiao dan ia orangnya tidak mudah kalah. Ia menyukai saat Tian Jiao marah padanya dan kesal karenanya. Ia terlihat tidak punya teman dekat disekolah tapi ia cukup populer dengan siswi dari kelas lain.

Ia tinggal berdua dengan kakeknya setelah ayahnya masuk penjara. Ibunya meninggal saat ia masih kecil. Ia sangat membenci ayahnya saat masih kecil, karena meninggalkannya dan membuat dia menjadi bahan pembicaraan semua orang. Ayahnya tahu anaknya yang frustasi karena itu memutuskan tidak pernah bertemu dengan Gao Xiang lagi. Gao Xiang sebenarnya sesekali merindukan ayahnya. Ia tidak serius sekolah karena menurutnya itu bukan jalannya, karena bahkan guru tidak mempercayainya dan selalu memandang rendah siswa sepertinya. Ia ingin berpetualang tapi ia tak bisa meninggalkan kakeknya sendirian. Saat kakeknya setuju, ia menetapkan hati untuk pergi bersama kakeknya.

Ia ingin membuat kenangan sebelum kepergiannya, karena itu ia menunggu Tian Jiao sampai malam saat pameran itu, meski gadis itu tidak datang, ia setidaknya ingin membuat kenangan pada gadis itu. Ia tahu kalau Tian Jiao sekarang melakukan semuanya bukan untuk diri sendiri, tapi untuk orang tuanya. Ia menangis saat mendengar siaran radio dimana Tian Jiao menyampaikan pesannya. Mereka berdua adalah sahabat yang akhirnya menemukan jalan masing-masing.

 
 Wang Herun as Lu Tian Tian
Ding Guansen as Ou Xiao Yang

Tian Tian adalah satu-satunya teman Tian Jiao di sekolah itu. Meski mereka berdua tidak kelihatan begitu akrab karena kepribadian Tian Jiao yang dingin. Ia gadis yang ceria dan menjadi teman curhat Tian Jiao mengenai masalahnya dan Gao Xiang. Sementara itu Xiao Yang adalah pacar Tian Tian yang baru diperkenalkan pada Tian Jiao, meski Tian Jiao tidak tertarik. Tapi Xiao Yang adalah anak yang baik meski peringkatnya tidak tinggi. Keduanya sangat dekat dan sangat manis.
Tian Tian sangat mencintai Xiao Yang, karena itu ia tak putus asa saat keduanya dipisahkan oleh pihak sekolah. Aku sangat menyukai adegan saat keduanya memotong rambut dan saling tersenyum disekolah. Mereka mendapat akhir yang bahagia.

Li Hongyi as Huang Tao

Ia termasuk salah satu siswa dengan nilai tinggi di sekolah. Ia menyukai Tian Jiao dan menurutnya hanya dirinya yang pantas menjadi pendamping Tian JIao, meski Tian Jiao sama sekali tak pernah meliriknya. Huang Tao merasa terancam karena GAo Xiang terlihat dekat dengan Tian Jiao, meski awalnya hanya pertengkaran tapi lama-lama ia bisa melihat kalau Tian Jiao menyukai Gao Xiang. Karena itulah ia membongkar masa lalu Gao Xiang.

Tapi Gao Xiang sama sekali tidak dendam padanya. Bahkan saat Huang Tao datang menemuinya secara pribadi untuk menyuruhnya menjauhi Tian Jiang. Gao Xiang bahkan menyadarkan Huang Tao untuk melihat lebih dalam ke diri Tian Jiao, wajah yang Tian Jiao perlihatkan selama ini, apakah Huang Tao penah bertanya dia bahagia atau tidak.

Hu Xianhu as Lin Ziao (yang diatas)

Lin Zi Ao adalah adik Tian Jiao yang masih SMP. Ia menyukai Tian Tian dan selalu berusaha terlihat baik di hadapannya. Untuk membuat Tian Tian terkesan, ia menawarkan diri membantu kakaknya balas dendam pada Gao Xiang. Meski akhirnya ia gagal HAHAHHAHA. Ia meminta kakaknya jangan mengatakan apa-apa pada Tian Tian mengenai masalah itu.
Ia kesal Tian Tian punya pacar nggak keren dan berniat merebutnya HAHAHA.

Meski terlihat kekanakan, ia lebih dewasa dari yang dibayangkan. Tian Jiao menghabiskan waktunya untuk belajar dan ia tidak terlalu tahu dengan semua yang ada disekitarnya, karena itu ia shock saat tahu ayah dan ibunya bercerai. Ternyata adiknya malah sudah tahu sejak lama. Meski sering bertengkar, Ziao sangat perhatian pada kakaknya.

"When we graduated, we were together. Let's hope we're still together in the future."

Aku sangat menyukai movie ini, karena dengan tema yang sudah sering dijadikan movie, tapi terasa tidak biasa karena kisahnya yang menurut aku menarik dan menyentuh. Aku suka karena kita tidak hanya fokus pada hubungan Tian Jiao dan Gao Xiang, tapi kita juga melihat bagaimana hubungan kakak adik, orang tua, sahabat dan hubungan dengan orang asing.

KAlau di uouth movie biasa sih kalau sang tokoh utama menangis, maka sang tokoh utama laki-laki yang datang menenangkan. Aku suka karena disini adiknya peka banged sama kakaknya. Ini memperlihatkan hubungan persaudaraan. Meski singkat tapi ngena banged lho.
Dan aku suka karena fokusnya tidak dalam masalah percintaan aja. Dari pada cinta, aku rasa tema yang diangkat disini adalah persahabatan. Mungkin ada perasaan itu, tapi tidak terlalu diperlihatkan. Karena lebih mengarah ke pertemuan 2 orang yang berbeda dan mengubah hidup dan masa depan mereka.

Endingnya sih udah bagus, aku suka mereka membuat drama ini open ending, tapi ternyata aku masih pengen ada pertemuan antara Tian Jiao dan Gao Xiang HAHAHAHAHA.

Kita bisa melihat Tian Jiao menggapai impiannya untuk bekerja di bidang astronomi. Sejak saat terakhir, ternyata ia dan Gao Xiang tidak pernah bertemu lagi. Gao Xiang masih melanjutkan perjalanannya. Tian Jiao mendengar kabar kalau Gao Xiang ada di afrika, jadi ia berniat ke sana dalam wkatu dekat , ia yakin mereka bisa bertemu lagi. Tian Tian dan Xiao Yang masih menjadi pasangan yang manis, kita melihat Xiao Yang akan melamar Tian Tian. Lin Zi Ao menjadi artis yang sangat populer. Teman-teman reuni di pernikahan Huang Tao. Sementara ayah dan ibu masih bertemu meski sudah menjalani kehidupan masing-masing, tapi mereka masih bertemu untuk makan. Teman Gao Xiang, geng bermotor sudah membuka showroom mobil dan sukses dengan hidupnya, bahkan anaknya juga baru lahir.

Dan Open endingnya memang di pasangan utama sih. Jadi apakah mereka bisa bertemu atau tidak? LOL.
Tapi udah indah sih endingnya, hanya kepuasan pribadi aja. Sayang sekali nggak bisa liat wajah manis Gao Xiang di saat terakhir AHHAHAHAHAHAHA.
Aku kaget banged, pemeran Gao Xiang maniiiiiiiiiiiiis banged. Aku cek filmografi-nya dan aku belum pernah menonton film-nya selain ini. Aku lihat juga dia main di Back in Time, jadi tergoda untuk menonton, padahal aku sudah memutuskan hanya menonton movie-nya saja, karena tragedinya aku nggak kuat HAHAHAHA.

Syukur deh disini nggak ada tragedi. Aku was was banged, takut ada yang mati atau terjadi sesuatu gitu. Meski di endingnya juga terjadi perpisahan, tapi ini sih nggak tragedi-tragedi banged ya.
Setidaknya kita mendapatkan pelajaran kalau kita harus melakukan apa yang sebenarnya kita inginkan. Bukan berarti kita mengabaikan perasaan orang tua. Hanya saja, sejak awal kalau kita jujur itu lebih baik.
Aku benci banged sama guru di movie ini, masa mengajari anak didiknya gitu banged, menertawakan impiannya, bukannya membimbing. Aku juga nggak suka sama ibu Tian Jiao. Aku tahu belajar itu penting, tapi gila aja, masa dengerin musik aja ga boleh, berteman juga ga boleh wow banged. Tahan ya Tian Jiao digituin. Adeknya sih nggak peduli, dia lebih bebas hidupnya HAHAHHAHA.

Sebenarnya aku agak nggak ngerti apa hubungannya judul inggris drama ini dan ceritanya. Judulnya Yesterday Once More. Aku pikir bakalan ada adegan dimana mereka pengen kembali ke masa lalu atau bagaimana. Judul chinanya justru lebih pas, Who’s Youth Isn’t Confusing?, memangnya masa muda siapa sih yang nggak memusingkan?
Masa muda memang memusingkan saat kita menjalaninya. Kita diberikan pilihan ini dan itu dan kita harus memilih diantara pilihan itu untuk menentukan masa depan kita. Tapi masa muda adalah masa-masa dimana kita akan sangat merindukannya. Saat kita menjalaninya, terkadang kita ingin cepat-cepat menjadi dewasa dan saat dewasa kita akan sangat merindukan masa-masa itu. Aku rasa disini hubungannya ya, dimana saat kita sudah melaluinya, kita ingin mencoba hari kemarin satu kali lagi, LOL, sayangnya itu tidak akan terjadi.

Aku rasa aku harus mendownload HD movie ini untuk disimpan, karena aku menontonnya cuma 360p LOL. Ini movie layak banged dikoleksi dan di tonton ulang huhuhuhuhuhu.
Aku suka sama couple-nya. Mereka ada main lagi gitu ga ya di drama ato movie yang sama HAHAHAHA XD
Susah ya mencari reuni drama atau movie XD

"True freedom comes from facing yourself."

Skor:

Story: 4,5/5
Cinematography: 4,5/5
Character: 4/5
Music: 4,5/5
Opening: 4,5/5
Ending: 4/5

Recommended!


Share:

7 comments:

  1. gue nonton ini udh lama, waktu lagi gencar bgt nyari movie china dan gue demen sama sinematografinya yanggg bagusssss uwaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kaaaaaaan? Sinematigrafi nya keren bangeeeeeed 😆

      Delete
  2. Awwwww kalau mbak hazuki jadi nginget jhds karena lagu itu, saya malah keingetan romantic doctor karena hey jude. Lagunya beneran ya mbak ngena banget...
    Ternyata juga masuk mocie ini dasar dunia emang kecil :p
    Saya jg ikutan was was waktu tahu ini film coming age lagi haha takut senyeremin left ear kemarin. Untung deh nggak.
    Menurut saya ya setelah ngikutin beberapa drama yg punya villain nggak masuk akal, saya rasa komen salah satu penonton drama ini bisa jadi alasan kenapa kadang emang perlu ngasih tokoh yg ekstrim seperti guru atau ortu yang strict dalam cerita: mereka ada untuk membuat heroine lain terlihat lebih keren. Dengan adanya guru dan ortu strict yg kadang langka jg di sini jadi kelihatan kan gimana beraninya tian jiao dan gao xiang? Hampirlah sama ketika menghadapi villain yg jahatnya ga ketulungan hahahaha to make a great heroine, they make the great villain too meski yah, ada jg cerita yg bisa bikin heroine hebat dr ketangguhannya akan ujian dunia^^
    Sip mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih mba nambah seru klo ada villainnya, tapi ya kok seorang guru gitu hahahaha

      Delete
  3. eh...ternyata storytellernya orang yang sama dg yg buat story film "my old calssmate" salut dah...apalagi berani menampilkan para pemain new commer lagi

    ReplyDelete
  4. Kak... aku nggak nemu subtitlenyaa 😢

    ReplyDelete
  5. film ini highly recommended! punya plot twist yang keren. bikin kesel sama endingnya tapi itu part bagusnya! menurut gue ini film paling bagus yang gue tonton dari semua film china yang udah di review di sini.

    ReplyDelete

Translate

Dapatkan Update Via Email

Powered by Blogger.

Actress & Actor Tags

Airi Matsui Anna Ishii aoi miyazaki aom sushar Bae Min Jung baro Chen Duling choi si won Dori Sakurada Eikura Nana Eita Eun Ji Won Fukushi Sota Fuma Kikuchi Go Kyung Pyo Gong Yoo Haruma Miura Hashimoto Ai Hikari Mitsushima Hiroki Narimiya Hirose Suzu Hong Jong Hyun Honoka Miki horii arata Hoya hwang jung eum Hyeri Ikuta Toma Inoue Mao Ishihara Satomi James Reid Jang Se Hyun Jeon Ji Hyun jo seung woo Joo Won Jun Shison Jung Eun Ji jung gyu won Jung Ryu Won Kamiki Ryunosuke Kasumi Arimura kawakami juria Kei Tanaka Kengo Kora Kento Hayashi Kim Go Eun Kim Jong Kook Kim Seul Gi Kim So Hyun Kim Soo Hyun kim tae woo Kim Woo Bin kim yoo bin Kim Yoo Jung Kim Yoo Mi Kim Yura lee bo young Lee Chung Ah Lee Dong Wook lee gi kwang Lee Jong Suk Lee Soo Hyuk Mackenyu Marie Itoyo Masahiro Higashide Masaki Suda Mei Nagano Mikako Tabe mike d angelo Min Do Hee Minami Hamabe Mirai Shida mirai suzuki Mitsuki Takahata Miyu Yoshimoto Nadine Lustre nagasawa masami Nijiro Murakami noemie nakai Osamu Mukai Park Bo Gum Park Eun Bin Park Hae Jin Park Shin Hye Reina Visa rena nounen risako ito Ryo Ryusei Ryo Yoshizawa Ryoma Takeuchi Ryoo Hye Young Ryoo Joon Yeol Sakaguchi Kentaro Sakurako Ohara Sato Kanta Satoshi Tsumabuki Seo In Guk Shim Eun Kyung Shin So Yul Shuhei Nomura Suzuki Ryohei Suzy Takeru Sato Tao Sattaphong Tomoshita Yamashita Tsubasa Honda Tsuchiya Tao Ueno Juri yamada yuki Yamazaki Kento Yoo In Na Yook Sung Jae Yoshine Kyoko Yu Aoi Yudai Chiba Yui Aragaki Yuina Kuroshima Yuki Furukawa Yuko Oshima Yuriko Yoshitaka Zhou Dongyu

Blog Archive

Recent Comments

Random Post